Selasa, 30 November 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 28-29 November 2021

Golkar Riau Bahas Tantangan Kedepan, Mulai dari Soal Militansi hingga Berubahnya Pemilih
Sabtu, 13 November 2021 19:26 WIB
Golkar Riau Bahas Tantangan Kedepan, Mulai dari Soal Militansi hingga Berubahnya Pemilih

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Diskusi Rumpi Politik yang digelar Bapilu Golkar Riau dengan menghadirkan narasumber-narasumber berkualitas, dengan tema Golkar dan tantangan Demokrasi kedepan, digelar Sabtu (13/11/2021).

Pantauan CAKAPLAH.com, para narasumber menuangkan serta menceritakan pemikirannya untuk Golkar kedepan di tengah tantangan zaman.

Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Riau, Yuherman Yusuf banyak menceritakan tentang tantangan dari perbedaan militansi para kader Golkar dahulu dan saat ini. Ia menilai militansi hari ini lebih rendah jika dibandingkan pada masa dahulu.

Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah dimana militansi kader-kader dahulu, membawa kebanggaan Golkar di dada dan hati mereka, berbeda dengan saat ini.

"Dulu kader sangat militan, jika ditugaskan pasang bendera langsung tancap gas. Kita main dari jam 11 malam, kuning satu Pekanbaru. Setelah itu, makan kami di Cikapundung. Nah, itu ada perasaan senang dan bahagia, kekerabatan yang erat. Jika ada turun satu bendera, patah kaki, itulah militansinya dahulu," papar mantan anggota DPRD Riau itu.

"Namun hal itu yang berkurang sekarang. Kalau sekarang tidak lagi, disuruh pasang bendera harus pakai uang minyak, uang pulsa, itu yang berbeda. Maka dari itu, memang dari militansi serta kebanggaan terhadap Golkar inilah yang harus kita jaga dan tingkatkan saat ini. Di momen ulang tahun Golkar ke 57 inilah kader Golkar harus bersama, sama-sama menjaga nama baik Golkar," cakapnya lagi.

Selanjutnya, Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) Dr drh Chaidir yang sangat kental dengan Golkar, dan pernah menjabat dua kali sebagai Ketua DPRD Riau dari Partai Golkar mengemukakan beberapa pemikiran terkait tantangan Golkar kedepannya.

Dalam pertemuan tersebut, Chaidir mengatakan bahwa Golkarlah yang membesarkan namanya, sampai ia selama 35 tahun berseragam Golkar dengan dua kali menjabat Ketua DPRD Riau.

Ia mengaku, bahwa saat beberapa orang aktifis kampus kala itu berhasil dirangkulnya untuk masuk Golkar. Mulai dari Zulfan Heri, Gumpita sampai Repol.

"Golkar ini partai yang membesarkan saya, 35 tahun saya aktif di Golkar, dari 70-an saya di Golkar, dan akhirnya saya mundur dari Golkar tahun 2008 karena maju calon gubernur. Saya junjung tinggi etika demokrasi, saya ketua DPRD Riau kala itu, dan Rusli Zainal ketua saya. Maka, saya mundur dari Golkar. Lawan RZ, saya kalah. RZ dilawan," kata Chaidir membuka cerita.

Demokrasi, kata Chaidir dalam ungkapan lain, mengatakan bahwa Demokrasi bukan sistem terbaik, tapi belum ditemukan sistem lain yang lebih baik dari demokrasi. Dalam artian, Tak ada demokrasi tanpa pemilu, tak ada pemilu tanpa partai politik.

"Golkar bagian dari paradigma itu. Golkar aset produktif dalam sistem demokrasi Indonesia. Tak boleh jadi aset kontraproduktif," kata Chaidir lagi.

Chaidir menjelaskan, Demokrasi saat ini sedang sakit, perlu tantangan, hal tersebut juga tak terlepas sebagai tantangan Golkar ke depannya.

"Demokrasi saat ini, cenderung disfungsional, bergerak dinamis, bukan struktur tapi budaya demikrasi belum menjunjung nilai demokrasi itu sendiri. Demokrasi mengidap banyak penyakit, antada lain pemilu yang belum jurdil, belum lagi masalah kedewasaan politisi dan parpol. Demokrasi kita demokrasi prosedural, miskin nilai," cakapnya.

Ada beberapa hal di demokrasi, antara lain kemerdekaan, kebebasan, persamaan dan persaudaraan. Nah, persaudaraan inilah kata Chaidir yang tidak tercapai di politik, demokrasi minus rasa persaudaraan. Banyak ungkapan bahwa sebagai lawan politik, jika bisa diinjak, diinjak walaupun sampai kubur. Rasa persaudaraan inilah kata Chaidir yang sulit tercipta dalam sistem demokrasi.

Lebih jauh, dalam isu kekinian, kata Chaidir, masyarakat kita mengutip dari sosiolog Prancis, adalah masyarakat yang aneh. Keanehan ini karena, masyarakat kehilangan keteladanan, kehilangan norma yang seharusnya diberikan contoh oleh pemimpin.

"Jadinya, masyarakat suka iri hati, dengki, berdebat tidak terbatas dan suka suka hati.
Muncul social distrust, yang saling tak percaya, Low trust society, tingkat kepercayaan yang rendah. Padahal kedua hal tersebut adalah modal sosial, yang paling penting bahkan lebih penting dari sumber daya alam. Dan akhirnya, masyarakat yang tak bisa dipercaya adalah masyarakat yang tak bisa diajak nerunding. Ini yang terjadi saat ini," cakapnya lagi.

Dalam era kekinian juga, perubahan dan kecanggihan teknologi membuat masyarakat cepat berubah. Hal tersebut harus betul-betul bisa dibaca oleh Golkar. Chaidir mencontohkan soal beberapa surat kabar poluler pada masanya, yang akhirnya gulung tikar karena kalah dengan teknologi, dimana saat ini masyarakat bisa membaca berita dari gadget yang digenggam.

"Kemudian kartu ucapan lebaran dari pos, saya dulu sebagai ketua DPRD, seribu saya pesan. Akhirnya, pelan-pelan kalah dengan teknologi, mulai dari hadirnya Nokia dengan SMS nya, Blackberry dengan pin-nya, dan sekarang gadget smartphone yang semakin canggih. Perubahan ini preferensinta milenial," cakapnya

"Saat ini, era ini, cara komunikasi berubah, kalau Golkar masih menggunakan cara-cara lama, Golkar akan hanyut. Dalam selimut isu kekinian inilah Golkar berada. Golkar saat ini dalam rimba belantara demokrasi. Ada harimau biawak, ular, singa, semua. Dengan milenial yang jadi penentu pemilih kedepan," ujarnya lagi.

Lebih jauh, Chaidir menyarankan, kedepan, bagaimana Golkar jadi partai moderen, dengan fungsi rekrutmen dan kaderisasi yang baik, menjadikan parpol jadi sebuah sekolah serta kader dididik untuk jadi seorang pemimpin dengan cara mengikuti perkembangan zaman dengan teknologinya.

Sementara itu, Kepala Bapilu Golkar Riau, Zulfan Heri, mengungkapkan program diskusi semacam ini direncanakan setiap bulannya.

"Kita mau lihat pandangan aktivis soal partai politik, terutama Partai Golkar. Kemudian tentang kondisi demokrasi hari ini, harapan kepada Parpol dan lain-lainnya yang berkaitan dengan demokrasi. Kita tampung pandangan-pandangan ini untuk Golkar yang lebih baik depannya," terangnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Politik, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 12 November 2021 22:36 WIB
Airlangga: Belum Saatnya Bicarakan Pilpres 2024
Senin, 01 Februari 2021 20:03 WIB
Golkar Minta Pemerintah Lindungi WNI di Myanmar
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Siak Jadi Salah Satu Kabupaten Pembuka Kegiatan Festival Kabupaten Lestari ke-4 di Gorontalo
Senin, 29 November 2021
Bupati Siak Terima Penghargaan Dwija Praja Nugraha
Senin, 29 November 2021
8 Mabisaka Tingkat Daerah Riau Dilantik, Ketua Kwarnas Harapkan Saka Harus Terus Dikembangkan
Senin, 29 November 2021
Gelora Meranti Tuan Rumah Program Tanam 10 Juta Pohon

Serantau lainnya ...
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat
Kamis, 18 November 2021
Tips Mix and Match Busana Couple Kekinian

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung
Minggu, 26 September 2021
Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui, Demi Menjaga Buah Hati dan Kesehatan Keluarga

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
Diskes Riau November 2021 Ok
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 2
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 4
Indeks Berita
DPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau Hari Guru 2DPRD Riau 2 Panglima
www www