Jumat, 03 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 1-3 Desember 2021

Saking Kotornya Udara, New Delhi Diusulkan Terapkan Lockdown
Selasa, 16 November 2021 06:11 WIB
Saking Kotornya Udara, New Delhi Diusulkan Terapkan Lockdown
Kuil Akshardham hampir tidak terlihat karena kota itu dilanda kabut asap tebal di New Delhi, India, 5 November 2021. Foto: EPA-EFE/HARISH TYAGI

(CAKAPLAH) - Pemerintah Partai Aam Aadmi (AAP) di New Delhi mengajukan proposal untuk memberlakukan penguncian atau lockdown ke Mahkamah Agung pada Senin (15/11). Penguncian harus dilakukan di tengah meningkatnya polusi udara di Ibu Kota India.

Sebelumnya pengadilan tinggi meminta pemerintah pusat dan kota untuk mengambil langkah meningkatkan kualitas udara di Delhi. Pengadilan tinggi menyarankan sejumlah langkah seperti menghentikan kendaraan dan memberlakukan penguncian di ibu kota nasional.

Dengan dimulainya musim dingin, kualitas udara Delhi turun ke tingkat berbahaya setiap tahun. Penurunan udara disebabkan oleh pembakaran jerami, emisi dari transportasi, pembangkit listrik tenaga batu bara di luar kota, dan industri lainnya termasuk pembakaran sampah dan debu terbuka.

Tahun ini, Indeks Kualitas Udara (AQI) di India telah memburuk menjadi 470-499 dari skala 500. Tingginya tingkat polusi akan berdampak serius pada orang-orang yang memiliki penyakit tertentu maupun mereka yang dalam kondisi sehat.

Pemerintah AAP memerintahkan penutupan sekolah hingga 20 November dan meminta semua kantor pemerintah di Delhi untuk bekerja dari rumah mulai Senin. Pemerintah juga melarang kegiatan konstruksi hingga 17 November.

"Dalam perintah yang dikeluarkan pada Sabtu malam oleh departemen, kami telah mengklarifikasi bahwa semua lembaga pendidikan akan ditutup hingga 20 November," ujar Menteri Lingkungan Delhi Gopal Rai dilansir Hindustan Times, Senin (15/11).

Sedangkan karyawan di sektor bisnis dan swasta juga disarankan untuk bekerja dari rumah. “Sekolah akan ditutup sehingga anak-anak tidak perlu menghirup udara yang tercemar,” kata Kepala Menteri Arvind Kejriwal dilansir Aljazirah, Sabtu (13/11).

Pemerintah AAP juga telah menyarankan untuk menutup generator diesel dan batu bara di Delhi, termasuk meningkatkan biaya parkir untuk mengurangi polusi. Rai juga mengatakan tindakan darurat ini bertujuan untuk mengurangi polusi kendaraan dan debu di kota.

Sekitar 400 tanker akan menyiramkan air untuk meredam debu di kota. Pemerintah akan melakukan penyemprotan bio-dekomposer di 4.000 hektare ladang pada 20 November.

New Delhi merupakan salah satu kota yang paling tercemar di dunia. Kota tersebut memiliki tingkat polusi yang berbahaya dari emisi pabrik dan kendaraan, termasuk asap dari kebakaran pertanian.

Pada Sabtu (13/11), Mahkamah Agung menyarankan untuk memberlakukan penguncian di Delhi untuk memerangi krisis kualitas udara. Kejriwal mengatakan pemerintahnya akan mempertimbangkan saran untuk memberlakukan lockdown setelah berkonsultasi dengan para pemangku kepentingan.

“Penguncian akibat polusi belum pernah terjadi sebelumnya. Ini akan menjadi langkah yang ekstrem,” kata Kejriwal.

Dewan Pengendalian Polusi Pusat menyarankan pihak berwenang untuk mempersiapkan sebuah langkah di bawah kategori darurat. Dewan Pengendalian Polusi menyebut kualitas udara yang buruk kemungkinan akan berlangsung hingga 18 November.

Pada Sabtu, tingkat partikel PM 2.5 atau partikel terkecil dan paling berbahaya karena dapat memasuki aliran darah mencapai 300 pada indeks kualitas udara. Jumlah tersebut mencapai 20 kali lipat dari batas harian maksimum yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Aljazirah melaporkan orang-orang di Delhi mengalami kabut asap tebal selama lebih dari sepekan. Mereka memiliki visibilitas rendah dan situasinya menjadi sangat buruk. "Ada beberapa momen dalam sehari Anda benar-benar dapat merasakan polusi. Situasi menjadi sangat buruk pada tahun ini,” ujar laporan Aljazirah.

Pemerintah Delhi telah berjanji untuk membuat udara kota menjadi bersih. Pembakaran limbah pertanian di negara bagian tetangga Delhi menjadi penyumbang utama tingkat polusi kota setiap musim dingin. Hal ini terus berlanjut meskipun ada larangan Mahkamah Agung.

Sementara itu puluhan ribu petani di sekitar ibu kota membakar tunggul atau sisa tanaman mereka pada awal setiap musim dingin. Pembakaran tersebut bertujuan untuk membersihkan ladang sehingga petani dapat menanam gandum. Jumlah kebakaran lahan pertanian musim ini merupakan yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Awal tahun ini, pemerintah Delhi membuka "menara asap" pertamanya yang berisi 40 kipas raksasa. Kipas itu memompa 1.000 meter kubik udara per detik melalui filter. Instalasi senilai dua miliar dolar AS ini dapat mengurangi separuh jumlah partikel berbahaya di udara. Namun instalasi tersebut hanya berlaku untuk radius satu kilometer persegi (0,4 mil persegi).

Sebuah laporan pada 2020 oleh organisasi Swiss IQAir menemukan 22 dari 30 kota paling tercemar di dunia berada di India. New Delhi menduduki peringkat teratas sebagai ibu kota paling tercemar secara global.

Editor : Ali
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Internasional, Lingkungan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Kamis, 02 Desember 2021 05:37 WIB
AC Milan Bungkam Genoa 3-0
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 02 Desember 2021
BKNDI Siap Fasilitasi Desa di Bengkalis Ikut Workshop Tajaan Kemendagri
Kamis, 02 Desember 2021
PPID Kabupaten Siak Raih Predikat Menuju Informatif
Kamis, 02 Desember 2021
Siak Juara 1 Lomba Masak Kenduri Riau
Kamis, 02 Desember 2021
Kisah Penuh Warna Ahmad Ghani Al Ghifari, Dyslexia Bukan Hambatan Tuai Prestasi

Serantau lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www