Senin, 24 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 22-28 Januari 2022

Ade Hartati Beberkan Kritik dan Sarannya Tentang APBD Riau Tahun 2022
Selasa, 23 November 2021 14:52 WIB
Ade Hartati Beberkan Kritik dan Sarannya Tentang APBD Riau Tahun 2022
Ade Hartati.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Setelah disampaikan secara langsung di rapat paripurna DPRD Riau dalam MoU KUA-PPAS APBD 2022 kemarin, Ade Hartati kembali mengkritik pembahasan APBD Riau 2022.

Kepada CAKAPLAH.com, Ade Hartai mengungkap beberapa hal pandangannya dalam pembahasan APBD 2022.

"Yang pertama, pembahasan APBD 2022 terkesan tarik ulur tanpa satu alasan yang jelas. Hal ini terlihat dari adanya perubahan KUA-PPAS dan rapat rapat yang tertunda," kata Ade Hartati, Selasa (23/11/2021).

Kemudian, Ade mengatakan, adanya interpretasi yang dalam hal memaknai logika konstitusi menimbulkan kerancuan dan keraguan dalam tahapan dan mekanisme pembahasan APBD 2022.

Logika konstitusi yang menyebabkan kerancuan dan keraguan tersebut adalah terkait tidak singkronnya Tatib DPRD, menurut pimpinan dari hasil konsultasi ke Kemendagri, dengan PP 12 tahun 2018 tentang Penyusunan Tatib DPRD.

"Dimana Tatib DPRD menyatakan bahwa Rancangan APBD dibahas, bukan dikonsultasikan ke Komisi, sementara PP 12 tahun 2022 mengatur bahwa Badan Anggaran "dapat" mengkonsultasikan. Selama ini kata "dapat" tersebut diartikan dilakukan pembahasan di tingkat komisi/tahun sebelumnya dilakukan pembahasan di tingkat komisi," kata Ade.

PP 12 tahun 2018 juga, sambung Ade Hartati, tidak mengatur waktu kapan dilakukan pembahasan di komisi. Dalam artian bisa sebelum KUA-PPAS atau setelah KUA-PPAS.

Sementara dalam aturan di atasnya, yakni UU 23 thn 2014 tentang Pemerintahan Daerah dinyatakan bahwa, Hak dan Kewajiban Anggota DPRD salah satunya terkait dengan Hak Budgeting.

"Dikarenakan ada interpretasi logika konstitusi seperti point 2 di atas, maka hal ini menyebabkan pembahasan APBD tidak lagi melibatkan Komisi yang pada akhirnya akan memfokuskan pembahasan Rancangan APBD melalui Badan Anggaran dan TAPD. Kita ketahui bersama ada 40 Organisasi Perangkat Daerah dengan total anggaran Rp8 triliun lebih. Kita semua berharap, apa yang tertuang dalam Rancangan APBD tersebut merupakan program dan kegiatan yang fokus pada visi misi Gubernur selaku keala daerah," cakapnya lagi.

Di tengah waktu dan mekanisme yang singkat tersebut sambung politisi PAN ini dalam pembahasan APBD, bagaimanapun pola dan mekanisme pembahasan, pilihannya jelas, kualitas perencanaan anggaran yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan memperhatikan kebutuhan prioritas dimasyarakat (menyentuh substansi) atau pembahasan yang sekedar memenuhi mekanisme prosuderal saja.

"Maka saya ada beberapa pandangan, yakni Program dan Kegiatan fokus pada masa pemulihan pasca bencana covid-19 (bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan)," ujarnya.

"Dalam rapat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa beberapa waktu yang lalu saya menyampaikan, agar mengukur dampak bantuan keuangan orovinsi terhadap ketimpangan nyata di masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan hubungan keuangan pusat dan daerah/agar tidak tumpang tindih). Ketimpangan tersebut dalam hal, angka putus sekolah, angka lama sekolah, gizi buruk, stunting, kesulitan air bersih, akses pendidikan menengah, akses pelayanan kesehatan. Bankeu provinsi yang diperuntukan bagi Bumdes, sudah seharusnya dapat mengurangi ketimpangan tersebut dengan menggerakan ekonomi kecil yang pada akhirnya dapat membantu ekonomi keluarga untuk menyekolahkan anaknya, memberi asupan gizi yang baik dan meningkatkan kualitas hidup keluarga," ungkapnya.

Selanjutnya, dalam Bidang Pendidikan, pemetaan kondisi pendidikan menengah menjadi keharusan agar Pemerintah dapat mewujudkan capaian dan target yang diinginkan. Angka lama Sekolah yang singkat di Riau (anak lama sekolah 8 tahun sebesar 40 % / artinya 40% anak hanya baru bisa lulus SMP), menjadikan Riau harus benar-benar fokus untuk menyiapkan akses pendikan untuk anak usia Sekolah Menengah, dalam hal ini menyiapkan Unit Sekolah Baru, Ruang Kelas Baru, tenaga pendidik dan inovasi serta strategi dalam meningkatkan kualitas SDM Guru maupun Siswa / termasuk di dalamnya kesejahteraan guru dan menyiapkan Bosda, tidak hanya anak di Sekolah Negeri tapi juga di Sekolah Swasta.

Politisi Dapil Pekambaru ini mengatakan, dalam kondisi bencana pendemi Covid-19, tentu saja bidang kesehatan menjadi ordinat dari seluruh upaya pengendalian pendemi. Yakmi vaksinasi yang harus terus digesa, pengendalian melalui 4 M dan kesiapan kita dlm menghadapi lonjakan varian baru Covid-19.

"Untuk itu harus ada sinergisitas antara Dinkes dan RS. Saran saya, anggaran BLUD yang ada di RS dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pelayanan/jangan lagi disimpan atau didepositokan," cakap Ade.

Kemudian, kesiapan Riau dalam hal menyiapkan anggaran jaring pengaman sosial juga perlu diperhatikan. Anggaran bantuan iuran kesehatan dan anggaran kemitigasian bencana melalui validasi pendataan dengan kordinasi intensif ke kab/kota.

Selanjutnya, keberpihakan Pemerintah pada anggaran yang responsif gender, dengan menginisiasi pelatihan pemberdayaan perempuan, pemberian bantuan stimulan bagi perempuan pelaku UMKM, dan program kegiatan perempuan yang dilakukan secara swadaya/penguatan gerakan PKK, Pos Yandu, Majelis Taklim, dan lainnya.

Kemudian, dalam hak keberpihakan pemerintah dalam hal keagamaan untuk menjadikan Riau Negeri Agamis dan menciptakan kerukunan umat beragama, dalam hal ini bantuan bagi rumah ibadah harus juga diperhatikan.

"Dalam hal Program Bantuan Iuran (antara Provinsi dan kab/kota), tetap diperlukan ruang bagi kondisi tertentu yang secara dinamis terjadi di tengah masyarakat. Contohnya, masyarakat yang dengan keterbatasan informasinya, selama ini mengikuti BPJS Mandiri, namun di tengah jalan karena kesulitan ekonomi tidak lagi mampu membayar BPJS nya secara mandiri, dan tidak lagi mampu melanjutkan pembayaran mandiri tersebut, sementara mereka butuh pengobatan dan layanan kesehatan. Sudah seharusnya Program PBI tetap memberikan ruang sesuai mekanisme dan syarat yang berpihak pada kondisi kondisi tersebut," cakapnya lagi.

"Semoga pandangan saya ini dapat menjadi perhatian bersama," tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 23 Januari 2022
Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Polsek Pangkalan Kuras Gencar Operasi Yustisi
Minggu, 23 Januari 2022
Polsek Teluk Meranti Sosialisasi Pencegahan Karhutla
Minggu, 23 Januari 2022
Bagi-bagi Makser, Polsek Ukui Imbau Warga Tetap Disiplin Terapkan Prokes
Minggu, 23 Januari 2022
Begini cara Polsek Pangkalan Lesung Jaga Wilayah Hukumnya

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Rabu, 19 Januari 2022
Punya iPhone 12 Sekarang Lebih Gampang, Siapapun Bisa Memilikinya!
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 21 Januari 2022
Dewan Energi Mahasiswa Riau Apresiasi Hadirnya SPKLU Pertama di Riau
Kamis, 20 Januari 2022
Unilak Jalin Kerjasama dengan SMKN 4 Pekanbaru, Mulai dari Peningkatan Kompetensi Guru Hingga Magang
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Ahad
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www