Selasa, 06 Desember 2022

Breaking News

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap
Yamaha 27-30 November 2022

Ade Hartati Beberkan Kritik dan Sarannya Tentang APBD Riau Tahun 2022
Selasa, 23 November 2021 14:52 WIB
Ade Hartati Beberkan Kritik dan Sarannya Tentang APBD Riau Tahun 2022
Ade Hartati.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Setelah disampaikan secara langsung di rapat paripurna DPRD Riau dalam MoU KUA-PPAS APBD 2022 kemarin, Ade Hartati kembali mengkritik pembahasan APBD Riau 2022.

Kepada CAKAPLAH.com, Ade Hartai mengungkap beberapa hal pandangannya dalam pembahasan APBD 2022.

"Yang pertama, pembahasan APBD 2022 terkesan tarik ulur tanpa satu alasan yang jelas. Hal ini terlihat dari adanya perubahan KUA-PPAS dan rapat rapat yang tertunda," kata Ade Hartati, Selasa (23/11/2021).

Kemudian, Ade mengatakan, adanya interpretasi yang dalam hal memaknai logika konstitusi menimbulkan kerancuan dan keraguan dalam tahapan dan mekanisme pembahasan APBD 2022.

Logika konstitusi yang menyebabkan kerancuan dan keraguan tersebut adalah terkait tidak singkronnya Tatib DPRD, menurut pimpinan dari hasil konsultasi ke Kemendagri, dengan PP 12 tahun 2018 tentang Penyusunan Tatib DPRD.

"Dimana Tatib DPRD menyatakan bahwa Rancangan APBD dibahas, bukan dikonsultasikan ke Komisi, sementara PP 12 tahun 2022 mengatur bahwa Badan Anggaran "dapat" mengkonsultasikan. Selama ini kata "dapat" tersebut diartikan dilakukan pembahasan di tingkat komisi/tahun sebelumnya dilakukan pembahasan di tingkat komisi," kata Ade.

PP 12 tahun 2018 juga, sambung Ade Hartati, tidak mengatur waktu kapan dilakukan pembahasan di komisi. Dalam artian bisa sebelum KUA-PPAS atau setelah KUA-PPAS.

Sementara dalam aturan di atasnya, yakni UU 23 thn 2014 tentang Pemerintahan Daerah dinyatakan bahwa, Hak dan Kewajiban Anggota DPRD salah satunya terkait dengan Hak Budgeting.

"Dikarenakan ada interpretasi logika konstitusi seperti point 2 di atas, maka hal ini menyebabkan pembahasan APBD tidak lagi melibatkan Komisi yang pada akhirnya akan memfokuskan pembahasan Rancangan APBD melalui Badan Anggaran dan TAPD. Kita ketahui bersama ada 40 Organisasi Perangkat Daerah dengan total anggaran Rp8 triliun lebih. Kita semua berharap, apa yang tertuang dalam Rancangan APBD tersebut merupakan program dan kegiatan yang fokus pada visi misi Gubernur selaku keala daerah," cakapnya lagi.

Di tengah waktu dan mekanisme yang singkat tersebut sambung politisi PAN ini dalam pembahasan APBD, bagaimanapun pola dan mekanisme pembahasan, pilihannya jelas, kualitas perencanaan anggaran yang lebih baik dari tahun sebelumnya dengan memperhatikan kebutuhan prioritas dimasyarakat (menyentuh substansi) atau pembahasan yang sekedar memenuhi mekanisme prosuderal saja.

"Maka saya ada beberapa pandangan, yakni Program dan Kegiatan fokus pada masa pemulihan pasca bencana covid-19 (bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan)," ujarnya.

"Dalam rapat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa beberapa waktu yang lalu saya menyampaikan, agar mengukur dampak bantuan keuangan orovinsi terhadap ketimpangan nyata di masyarakat. Hal ini berkaitan erat dengan hubungan keuangan pusat dan daerah/agar tidak tumpang tindih). Ketimpangan tersebut dalam hal, angka putus sekolah, angka lama sekolah, gizi buruk, stunting, kesulitan air bersih, akses pendidikan menengah, akses pelayanan kesehatan. Bankeu provinsi yang diperuntukan bagi Bumdes, sudah seharusnya dapat mengurangi ketimpangan tersebut dengan menggerakan ekonomi kecil yang pada akhirnya dapat membantu ekonomi keluarga untuk menyekolahkan anaknya, memberi asupan gizi yang baik dan meningkatkan kualitas hidup keluarga," ungkapnya.

Selanjutnya, dalam Bidang Pendidikan, pemetaan kondisi pendidikan menengah menjadi keharusan agar Pemerintah dapat mewujudkan capaian dan target yang diinginkan. Angka lama Sekolah yang singkat di Riau (anak lama sekolah 8 tahun sebesar 40 % / artinya 40% anak hanya baru bisa lulus SMP), menjadikan Riau harus benar-benar fokus untuk menyiapkan akses pendikan untuk anak usia Sekolah Menengah, dalam hal ini menyiapkan Unit Sekolah Baru, Ruang Kelas Baru, tenaga pendidik dan inovasi serta strategi dalam meningkatkan kualitas SDM Guru maupun Siswa / termasuk di dalamnya kesejahteraan guru dan menyiapkan Bosda, tidak hanya anak di Sekolah Negeri tapi juga di Sekolah Swasta.

Politisi Dapil Pekambaru ini mengatakan, dalam kondisi bencana pendemi Covid-19, tentu saja bidang kesehatan menjadi ordinat dari seluruh upaya pengendalian pendemi. Yakmi vaksinasi yang harus terus digesa, pengendalian melalui 4 M dan kesiapan kita dlm menghadapi lonjakan varian baru Covid-19.

"Untuk itu harus ada sinergisitas antara Dinkes dan RS. Saran saya, anggaran BLUD yang ada di RS dapat dimanfaatkan untuk peningkatan pelayanan/jangan lagi disimpan atau didepositokan," cakap Ade.

Kemudian, kesiapan Riau dalam hal menyiapkan anggaran jaring pengaman sosial juga perlu diperhatikan. Anggaran bantuan iuran kesehatan dan anggaran kemitigasian bencana melalui validasi pendataan dengan kordinasi intensif ke kab/kota.

Selanjutnya, keberpihakan Pemerintah pada anggaran yang responsif gender, dengan menginisiasi pelatihan pemberdayaan perempuan, pemberian bantuan stimulan bagi perempuan pelaku UMKM, dan program kegiatan perempuan yang dilakukan secara swadaya/penguatan gerakan PKK, Pos Yandu, Majelis Taklim, dan lainnya.

Kemudian, dalam hak keberpihakan pemerintah dalam hal keagamaan untuk menjadikan Riau Negeri Agamis dan menciptakan kerukunan umat beragama, dalam hal ini bantuan bagi rumah ibadah harus juga diperhatikan.

"Dalam hal Program Bantuan Iuran (antara Provinsi dan kab/kota), tetap diperlukan ruang bagi kondisi tertentu yang secara dinamis terjadi di tengah masyarakat. Contohnya, masyarakat yang dengan keterbatasan informasinya, selama ini mengikuti BPJS Mandiri, namun di tengah jalan karena kesulitan ekonomi tidak lagi mampu membayar BPJS nya secara mandiri, dan tidak lagi mampu melanjutkan pembayaran mandiri tersebut, sementara mereka butuh pengobatan dan layanan kesehatan. Sudah seharusnya Program PBI tetap memberikan ruang sesuai mekanisme dan syarat yang berpihak pada kondisi kondisi tersebut," cakapnya lagi.

"Semoga pandangan saya ini dapat menjadi perhatian bersama," tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Jajaran Polres Bengkalis dan TNI Bersinergi Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Selasa, 06 Desember 2022
Sambut Hari HAM se-Dunia, Imigrasi Siak Buka Pekan Layanan Ramah Hak Asasi Manusia
Selasa, 06 Desember 2022
Dit Intelkam Polda Riau Santuni penyandang Disabilitas
Selasa, 06 Desember 2022
Kantongi Persetujuan OJK, bank bjb Resmi Masuk jadi Pemegang Saham Bank Bengkulu

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

03

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www