Rabu, 19 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 16-18 Januari 2022

Gletser Besar di Antartika Meleleh Cepat dan Dapat Pecah Dalam 5-10 Tahun
Kamis, 16 Desember 2021 06:45 WIB
Gletser Besar di Antartika Meleleh Cepat dan Dapat Pecah Dalam 5-10 Tahun

(CAKAPLAH) - Para ilmuwan memperingatkan perubahan dramatis di salah satu gletser terbesar di Antartika berpotensi terjadi dalam lima hingga 10 tahun ke depan.

Mereka mengatakan bagian depan Gletser Thwaites yang mengambang dan sampai sekarang relatif stabil bisa "pecah seperti kaca depan mobil".

Sekelompok peneliti dari AS dan Inggris saat ini terlibat dalam program penelitian yang intens di Thwaites karena kecepatan lelehan gletser itu.

Saat ini saja, Gletser Thwaites sudah membuang 50 miliar ton es ke laut setiap tahun.

Ini tidak banyak berdampak pada permukaan laut global, namun ada cukup banyak es di hulu cekungan drainase gletser tersebut untuk menaikkan permukaan laut setinggi 65cm - jika semuanya mencair.

Skenario "kiamat" seperti itu mungkin tidak akan terjadi selama berabad-abad, tetapi tim peneliti mengatakan Thwaites sekarang merespons dunia yang memanas dengan cara yang sangat cepat.

"Akan ada perubahan dramatis di bagian depan gletser, mungkin dalam waktu kurang dari satu dekade. Sejumlah studi, baik yang dipublikasikan maupun yang belum dipublikasikan, menunjukkan ke arah itu," kata ahli glasiologi Prof Ted Scambos, koordinator utama AS untuk International Thwaites Glacier Collaboration (ITGC).

"Ini akan mempercepat pelelehan (Thwaites) dan secara efektif memperluas bagian berbahaya dari gletser," katanya kepada BBC News.

Thwaites adalah gletser raksasa. Luasnya kira-kira seukuran Inggris, atau Florida, dan kecepatan arus keluarnya telah berlipat ganda dalam 30 tahun terakhir.

ITGC telah memastikan bagaimana ini terjadi, yaitu akibat menghangatnya air laut di bawah bagian depan Thwaites yang mengambang, dikenal sebagai bongkahan es, dan mencairkannya.

Air hangat menipis dan melemahkan es ini, sehingga mengalir lebih cepat dan mendorong zona tempat badan gletser utama mengambang.

Saat ini, tepi bongkahan es bagian timur tertahan di tempat oleh pegunungan bawah laut, yang berarti kecepatan alirannya hanya sepertiga dari yang teramati di bagian barat bongkahan es yang tidak tertahan seperti itu.

Tetapi tim ITGC mengatakan rak timur kemungkinan akan lepas dalam beberapa tahun ke depan yang akan menjadikannya tidak stabil. Dan bahkan jika ia bertahan, retakan yang terus terjadi pada bongkahan es hampir pasti akan memecah area tersebut.

"Saya memvisualisasikannya agak mirip dengan jendela mobil di mana Anda memiliki beberapa retakan yang perlahan-lahan menyebar, dan kemudian tiba-tiba Anda melewati polisi tidur dan semuanya mulai pecah ke segala arah," jelas Dr Erin Pettit dari Oregon State University, AS.

Daerah yang terdampak amatlah kecil dalam konteks gletser secara keseluruhan, namun perubahan situasi ini dan artinya bagi nasib gletser di masa depanlah yang merupakan signifikansi sebenarnya.

Saat ini, bongkahan es bagian timur, yang memiliki lebar sekitar 40 km, bergerak dengan kecepatan 600m per tahun. Namun di masa depan mungkin kecepatan tersebut akan meningkat menjadi sekitar 2 km per tahun - sama dengan kecepatan saat ini yang tercatat di sektor barat selebar 80 km.

Didanai bersama oleh Yayasan Sains Nasional AS dan Dewan Penelitian Lingkungan Alam Inggris, proyek ITGC lima tahun menempatkan Thwaites di bawah pengawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Setiap musim panas Antartika, tim ilmuwan menyelidiki perilaku gletser dengan segala cara yang mungkin. Dari satelit, di atas es, dan dari kapal di depan Thwaites.

Tim-tim itu sedang dalam perjalanan untuk musim baru penelitian sekarang, beberapa di antara mereka sedang menjalani karantina Covid sebelum turun ke lapangan.

Salah satu proyek untuk Tahun Baru akan melihat kapal selam kuning yang dinamakan "Boaty McBoatface" menyelam di bawah es mengambang Thwaites untuk mengumpulkan data tentang suhu air, arah arus, dan turbulensi - semua faktor yang mempengaruhi pelelehan.

Kendaraan tanpa awak itu akan melakukan misi yang berlangsung satu hingga empat hari, menavigasi jalannya sendiri melalui rongga di bawah bongkahan. Ini berisiko tinggi karena medan di dasar laut sangat kasar.

"Ini menakutkan. Kita mungkin tidak akan mendapatkan Boaty kembali," kata Dr Alex Phillips dari Pusat Oseanografi Nasional Inggris.

"Kami telah berusaha keras dalam setahun ke belakang untuk membuat kendaraan ini dapat menghindari tabrakan, untuk memastikan tidak menabrak dasar laut. Kami juga punya rencana cadangan di mana jika ia (kapal selam) menemui masalah, ia dapat menelusuri kembali langkah-langkahnya dan mundur ke tempat yang aman. "

Temuan ilmiah terbaru tentang Gletser Thwaites sedang dipresentasikan minggu ini di American Geophysical Union Fall Meeting di New Orleans.

Editor : Ali
Sumber : Suara.com
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Januari 2022
Lapangan MAC HCML Siap Berproduksi
Selasa, 18 Januari 2022
Polsek Bandar Sei Kijang Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga
Selasa, 18 Januari 2022
Silaturrahmi, Kapolres Pelalawan Minta Dukungan Para Tokoh untuk Menjaga Kamtibmas
Selasa, 18 Januari 2022
Wabup Minta Seluruh Perusahaan di Rohil Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Senin
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www