Selasa, 11 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 6 Agustus 2020

Disdik Riau Akhirnya Selesaikan Kisruh PPDB SMA di Siak
Kamis, 13 Juli 2017 08:47 WIB
Disdik Riau Akhirnya Selesaikan Kisruh PPDB SMA di Siak

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Dinas Pendidikan Provinsi langsung turun Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak untuk menyelesaikan kisruh Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk 6 Sekolah Negeri  yang ada di Kecamatan Tualang. 

Tercatat ada sebanyak 322 calon siswa SMA di daerah tersebut tidak di terima sekolah negeri. 

Salah satunya kejadian di SMAN 2 Tualang, dimana dari 600 siswa yang mendaftar,  hanya Diterim 288 siswa saja.  Akibatnya ratusan orangtua siswa yang anaknya tidak diterima di sekolah tersebut mendatangi sekolah, meminta agar anak mereka di terima di sekolah tersebut. 

Plt Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Rudyanto menjelaskan, polemik yang terjadi di Tualang karena masyarakat menginginkan anak-anak mereka sekolah di SMA Negeri, sementara kuota SMA Negeri yang ada di Kecamatan Tualang tidak mencukupi, untuk menampung seluruh siswa SMP yang lulus.

Sementara sekolah swasta yang ada di Kecamatan Tualang hingga saat ini penerimaan siswa baru, belum mencapai belasan siswa yang mendaftar. 

"Untuk menyelesaikan permasalahan inilah kita turun ke Siak ini. Sebenarnya permasalahan ini karena masyarakat menginginkan anak-anaknya sekolah di Sekolah Negeri, sementara sekolah Negeri  hanya ada 6 SMA negeri," ujar Rudianto, kepada CAKAPLAH.COM, usai mengadakan pertemuan dengan kepala sekolah negeri dan swasta di Kecamatan Tualang bersama masyarakat, Rabu (12/7/2017). 

"Tapi kalau dihitung jumlah sekolah swasta dan negeri yang ada di Tualang ini sanggup menampung jumlah siswa SMP yang tamat. Ini karena masyarakat menginginkan anaknya sekolah Negeri, ada lagi sekolah Swasta baru menerima 7 siswa jadi tidak seimbang," tambahnya. 

Dijelaskan Rudyanto, salah satu cara untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di Kecamatan Tualang dan 300 anak- anak yang belum mendapatkan sekolah negeri, pihaknya membagi penambahan kuota untuk 6 SMA negeri mulai dari SMAN 1 menambah kuota 30 siswa, SMAN 2 menambah 72 siswa, SMAN 3 menambah 72 siswa, SMAN 4 menambah 55 siswa, SMAN 5 menambah 50 siswa, dan SMAN 6, menambah 48 siswa. 

Dan sesuai kesepakatan telah ditetapkan masing-masing SMA menerima 40 persen melalui jalur reguler, 50 persen warga tempatan dan 10 persen melalui jalur prestasi. 

"Jadi kita menginginkan tidak ada terjadi konflik, dan anak-anak yang ada di Tualang ini bisa sekolah. Maka dibagilah penambahan siswa di masing-masing sekolah Negri untuk menampung siswa yang belum diterima, sesuai dengan kuota. Masalah penambahan guru di selesaikan. Sekarang kita kembalikan kepada masyarakat dan guru bagaimana menyelesaikannya," ungkap Rudi. 

Dijelaskannya, untuk menerima siswa yang belum diterima tersebut, telah disepakati semua pihak, mulai dari Kepala Sekolah, tokoh masyarakat, anggota DPRD Siak, dan masyarakat, penerima melalui tes, tidak melalui tempatan. Karena kuota yang tempatan telah di selesaikan pada penerimaan awal. 

"Jadi yang dibuka itu nanti ada sebanyak 400 lagi, dan dibagi ke sekolah-sekolah yang ditetapkan. Semuanya melalui tes, dan yang berhak ikut itu hanya yang mendaftar di awal, sedangkan yang pendaftar baru tidak di terima. Semua sudah sepakat tidak ada lagi yang protes-protes. Bagi yang tidak lulus silahkan mendaftar di SMK atau yang swasta," tegas  pria yang menjabat sebagai Kepala Biro Ekonomi ini. 

Lebih jauh dikatakan Rudi, sebelum pengalihan kewenangan SMA dari Kabupaten ke Provinsi, sekolah di Siak, hanya menerima warga tempat sebanyak 20 persen melalui Peraturan Bupatinya. Namun sekarang tidak berlaku lagi Perbup tersebut, dan mengikuti peraturan baru, warga tempatan 40 persen. 

"Selama ini hanya 20 persen penerimaan warga tempatan sekarang 40 persen. Yang lama tidak berlaku, dan memang dari seluruh Riau, hanya di Siak ini saja yang PPDB tidak berjalan dengan baik, sementara daerah lain lancar saja," kata Rudianto. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 2 Tualang, Yulita, menjelaskan bahwa disekolahnya telah menjalankan program sesuai dengan Juknis (petunjuk tekhnis) yang dikeluarkan oleh Provinsi dan Pemerintah pusat. Bahkan warga tempatan melebihi dari kuota 40 persen. 

Dan permasalahan yang terjadi di sekolahnya ini, akibat membludaknya siswa yang mendaftar. Sedangkan kuota yang ada di sekolahnya tidak mencukupi jumlah siswa yang mendaftar, termasuk ruang kelas belajar masih kurang, begitu juga dengan jumlah guru yang akan mengajar. 

"Banyak yang memaksakan untuk masuk ke sekolah kami. Tapi mau bagaimana kuotanya tidak mencukupi, kalau ada tambahan lagi ruang kelas tidak mencukupi dan gurunya juga kurang. Kami hanya bisa menambah 72 siswa lagi, tentunya nanti perlu di tambah ruang kelas dan gurunya," kata Yulita. 

Terpisah, salah seorang orangtua siswa Dede, yang anaknya tidak lulus, mengatakan, mereka memang menginginkan anaknya masuk di sekolah negeri. Namun setelah mendaftar nama anaknya tidak keluar, untuk itulah ia bersama orangtua yang lain mendatangi sekolah. 

"Kami hanya menginginkan anak kami di negeri, kalau di swasta biayanya besar. Dan syukurlah pihak Pemprov melalui Pak Kadisnya mau turun dan mencarikan solusinya dan anak saya berpeluang bisa masuk di sekolah ini," harap Dede. 

Setelah dilakukannya pertemuan dengan seluruh kepala sekolah, masyarakat dan anggota Dewan, telah sepakat apapun hasilnya mereka akan menerima. 

Dijadwalkan tes akan di laksanakan hari Jumat (14/7/2017). Selanjutnya pengumuman pada hari Sabtu (15/7/2017). Dan mulai Senin (17/7/2017) siswa baru mulai sekolah aktif.

Penulis : Ck1
Editor : Hadi
Kategori : Pendidikan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 26 April 2020 20:32 WIB
Pasien Positif Covid-19 di Siak Sembuh
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 10 Agustus 2020
Pemko Pekanbaru Usulkan 2 Ranperda ke DPRD Pekanbaru
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Pangkalan Lesung Berjibaku Padamkan Karhutla di Dusun Batang Kulim
Senin, 10 Agustus 2020
Polsek Ukui Gelar Patroli C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Minggu, 09 Agustus 2020
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Mahasiswa STIT Al-Kifayah Bagikan 1000 Bibit Ikan Lele

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 10 Agustus 2020
KKN Desa Palas Kunjungi PLUT-KUMKM Pelalawan
Senin, 10 Agustus 2020
Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR
Jumat, 07 Agustus 2020
Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi
Rabu, 05 Agustus 2020
Dosen Unilak Terbanyak Lulus Serdos di LLDIKTI Wilayah X, Jumlahnya 47

Kampus lainnya ...

AMSI Webinar
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
BSP Hut Riau ke-63
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Unilak Juli 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
AMPI Riau
Indeks Berita
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www