Rabu, 19 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 16-18 Januari 2022

Sidang Penggelapan Uang Nasabah Rp84 Miliar, Saksi Sebut Terdakwa Bos Perusahaan Penipu
Senin, 20 Desember 2021 15:20 WIB
Sidang Penggelapan Uang Nasabah Rp84 Miliar, Saksi Sebut Terdakwa Bos Perusahaan Penipu

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Sidang dugaan penggelapan uang nasabah senilai Rp84,9 miliar kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (20/12/2021).

Sidang dugaan penggelapan uang tersebut dengan lima terdakwa dan empat diantaranya merupakan anggota Keluarga Konglomerat Salim, yakni petinggi PT Wahana Bersama Nusantara (WBN) dan PT Tiara Global Propertindo (PT TGP) company profil Fikasa Grup.

Kali ini sidang yang dipimpin majelis hakim Dahlan dengan dibantu dua hakim anggota Estiono dan Tomy Manik, mendengarkan keterangan lima saksi (korban) yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kelima saksi yakni, A N, P S, MN, DJ M SS, dan AY M PP.

Para saksi memberikan keterangan untuk terdakwa BS selaku Direktur Utama (Dirut) PT WBN dan PT TGP, AS selaku Komisaris Utama (Komut) PT WBN, ES, selaku Direktur PT WBN dan Komisaris PT TGP dan CS selaku Direktur PT TGP.

Kemudian, terdakwa M selaku Marketing Freelance PT WBN dan PT TGP (berkas tuntutan terpisah).

Napitupulu dalam kesaksiannya menceritakan, ia menjadi nasabah setelah ditawarkan oleh terdakwa M. Saat itu, terdakwa langsung mendatangi rumahnya.

"Dia datang ke rumah untuk membujuk saya masuk menjadi nasabah. Dia bilang bunganya 10% dan tanpa ada resiko," ungkap saksi di persidangan.

Tawaran tersebut membuat saksi terguyur, apalagi terdakwa menyebutkan bunga yang melebihi di bank tersebut akan dibayarkan tiap bulannya, kemudian modal pokok akan dikembalikan.

Terdakwa M juga mengatakan kepada saksi, bahwa perusahaan PT Fikasa milik keluarga konglomerat Salim yang memiliki banyak usaha seperti hotel serta properti besar.

"Karena yakin, akhirnya tahun 2016 lalu, saya masuk dan menanamkan investasi sebesar Rp5 miliar. Kami juga pernah diajak oleh Agung ke Bali melihat hotelnya, untuk meyakinkan kami. Walau akhirnya kami mengetahui kalau Hotel Renaissance itu dijadikan agunan oleh Agung ke bank," cakapnya.

Namun setelah total investasi yang ditanam saksi Napitupulu mencapai Rp18,3 miliar, mulailah perusahaan tersebut macet membayarkan bunganya. Ia mengungkapkan sejak bulan Maret tahun 2020 sudah mulai macet.

Setiap didesak melalui terdakwa M selaku Branch Manager (BM) PT Fikasa di Pekanbaru, dia mengaku semua tergantung dari kebijakan pusat. Hingga akhirnya, saksi menemui terdakwa Agung Salim di Jakarta, selaku owner.

Saat itu Agung berjanji akan membayarnya, bahkan ia juga berjanji akan mengembalilan uang modal pokok saksi.

Bahkan, saat saksi Napitupulu ingin menarik uangnya sebagai nasabah di PT Fikasa, Agung sempat menahannya. Agung merayu saksi untuk tidak memutuskan kontrak investasi di PT Fikasa.

"Agung merayu saya untuk terus memperpanjangnya. Dia berjanji akan membayarnya, namun kenyataannya sampai saat ini belum dibayarkan," pungkasnya.

Kepada majelis hakim, saksi juga menjelaskan pernah mempertanyakan izin PT Fikasa yang dipimpin oleh keluarga Salim itu. Saat itu, Agung mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya memiliki izin dari Bank Indonesia (BI) dan Otoriras Jasa Keuangan (OJK).

"Namun saat saya minta dilihat izin itu, Agung tidak bisa menunjukkannya. Dia berjanji akan mengirimkan dan sampai saat ini tidak pernah ada," tukasnya.

Parahnya lanjut Napitupulu, sejak terjadinya kemacetan pembayaran bunga tiap bulannya itu, semua terdakwa tidak bisa lagi dihubungi. Hingga akhirnya, kasus penipuan ini dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada Juli tahun 2020.

Saksi lainnya yakni P Simanungkalit juga mengatakan hal yang sama. Dia tergiur setelah dibujuk oleh terdakwa.

"Namun sejak awal 2020, mereka tidak ada membayarkan lagi bunganya. Macetlah pembayarannya," kata P Simanungkalit.

Dia juga mengatakan, jika terdakwa M pembohong. Apalagi, hingga kini bunga dan uang modal pokok belum dikembalikan para terdakwa.

Ia meminta kepada majelis hakim untuk menghukum berat para terdakwa. Apalagi, para terdakwa dinilainya telah membuat rugi orang lain.

"Saya sedih Yang Mulia, sampai sakit saya. Tolonglah Yang Mulia, uang saya dikembalikan seutuhnya," pinta saksi.

Menanggapi permintaan saksi itu, hakim Dahlan kemudian memintanya untuk bersabar. Pihaknya berjanji akan menyidangkan perkara ini seadil-adilnya.

JPU dalam dakwaan menerangkan, dugaan penggelapan uang nasabah yang dilakukan para terdakwa ini terjadi pada tanggal 14 Oktober 2016 sampai dengan 25 Maret 2020.

Setidaknya ada 10 orang nasabah yang menjadi korban para terdakwa dengan total dana Rp84.916.000.000.

Akibat perbuatannya para terdakwa JPU menjerat para terdakwa dengan Pasal 46 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 378 Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 372 Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana dan Pasal 372 Jo Pasal 64 Ayat (1) Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Penulis : Bintang
Editor : Yusni
Kategori : Hukum, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Selasa, 18 Januari 2022 05:58 WIB
AC Milan Dipermalukan Spezia 1-2
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Januari 2022
Lapangan MAC HCML Siap Berproduksi
Selasa, 18 Januari 2022
Polsek Bandar Sei Kijang Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga
Selasa, 18 Januari 2022
Silaturrahmi, Kapolres Pelalawan Minta Dukungan Para Tokoh untuk Menjaga Kamtibmas
Selasa, 18 Januari 2022
Wabup Minta Seluruh Perusahaan di Rohil Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Senin
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www