Rabu, 19 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 16-18 Januari 2022

CAKAP RAKYAT
Bela Negara Tanggung Jawab Bersama
Selasa, 21 Desember 2021 08:02 WIB
Bela Negara Tanggung Jawab Bersama
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

19 Desember kita memperingati Hari Bela Negara. Sebuah momen spesial dalam perjalanan sejarah Republik Indonesia tercinta. Dilatarbelakangi peristiwa pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) 73 tahun lalu atau tepatnya 19 Desember 1948. Kala itu bangsa menghadapi situasi genting yang memaksa perpindahan ibukota negara dari Yogyakarta ke Bukittinggi, Sumatera Barat. Adapun Pemerintahan semula berpusat di Yogyakarta kembali jatuh ke tangan Belanda. Bukan hanya kembali dikuasai, Belanda juga menangkap Soekarno-Hatta serta beberapa menteri lain yang pada akhirnya menghambat jalannya pemerintahan.

Peristiwa penangkapan juga dikenal dengan gerakan Agresi Militer Belanda II yang kemudian mendorong pembentukan wilayah dan sistem pemerintahan sementara agar pemerintahan bisa tetap berjalan. Setelah perjalanan waktu cukup lama, untuk mengenang peristiwa penting tadi, pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden 28/2006 menetapkan 19 Desember sebagai peringatan Hari Bela Negara (HBN).

Pemaparan sejarah Bela Negara di atas memang terlalu singkat untuk menyampaikan cerita penting dibalik penetapan hari Bela Negara. Apalagi mengandung banyak makna dan pelajaran. Pertanyaan sekarang, apa warisan berpikir dan bersikap yang dikehendaki dari peristiwa historik dimaksud? Selama ini penerjemahan konsep Bela Negara yang dipahami secara luas adalah segala upaya konstruktif yang bisa dilakukan setiap warga negara dan dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai peran dan profesi masing-masing. Namun, maaf saja, defenisi berusan tampak usang dengan berbagai tuntutan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan bersifat kekinian. Kita sepakat bahwa bela negara memiliki spektrum sangat luas. Mengacu ke paradigma tersebut, semestinya Bela Negara tidak terpaku pada tuntutan satu arah yakni kepada warga negara saja. Tetapi tuntutan dan kewajiban, yang sama belakangan semakin menguat, juga wajib ditunaikan oleh Negara.

Dua Arah

Begitu penting penerapan dua arah Bela Negara. Kayaknya, kecintaan kebanyakan warga kepada bangsa tak perlu lagi dipertanyakan. Pengalaman selama wabah Covid-19 menerjang bisa jadi bukti betapa solid dan tingginya kesadaran dan kepedulian antara sesama warga di akar rumput: saling membantu menyelamatkan ekonomi mereka yang terdampak pandemi. Sementara Negara malah terkesan gagap dan tak sigap melindungi rakyat. Jadi tak salah ketika warga menyampaikan uneg-uneg, termasuk curhat lewat Kami selaku perwakilan mereka, turut mempertanyakan seberapa besar upaya negara menjaga agar nilai-nilai Bela Negara dapat tumbuh. Terlebih dalam fenomena penyelenggaraan pemerintahan di era demokrasi, kemampuan negara menjalankan peran bisa mempengaruhi tingkat kesadaran warga.

Coba tengok fenomena belakangan. Skeptisme dan resistensi kalangan masyarakat terhadap lembaga negara malah cenderung bereskalasi. Jelas bukan pertanda baik. Sejumlah kebijakan dan regulasi diterbitkan Pemerintah justru mendapat penentangan masif dari elemen masyarakat, contoh UU Cipta Kerja yang akhirnya diputus Mahkamah Konstitusi tidak sejalan dengan Undang-Undang alias inkonstitusi. Begitu juga desakan pembenahan terhadap lembaga Kepolisian RI akibat banyak muncul ke permukaan perilaku buruk oknum yang malah merugikan institusi, dan penegakan hukum yang dianggap masyarakat tak adil, pandang bulu serta pandang kubu. Terkait penegakan hukum sampai-sampai muncul sindiran bahwa kasus-kasus tak akan diusut kalau belum viral.

Perihal kewajiban Negara atau Pemerintah dalam konteks Bela Negara, melansir laman Kemenhan.go.id, dari sejumlah upaya menjaga dan membela negara yang tercantum dalam kebijakan umum pertahanan negara sebagai pengejawantahan Nawa Cita, ada beberapa dinilai relevan. Yakni menghadirkan kembali negara guna melindungi segenap bangsa dan memberi rasa aman pada seluruh warga negara Indonesia; Membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya: Memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi; dan membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. Disebut terakhir punya nilai signifikansi. Kenapa? Sebab memperkuat daerah kunci Bela Negara.

Sejarah penetapan Bukit Tinggi pusat pemerintahan dulu secara implisit adalah pesan betapa pentingnya pemerataan perhatian dan pembangunan. Sudah rahasia umum, pembangunan lebih terkonsentrasi di pulau Jawa. Sementara di luar, terkesan kurang prioritas. Perpindahan ibukota masa itu merepresentasikan pandangan sinis yang masih eksis hingga kini, bahwa daerah luar pulau Jawa kerap dilirik ketika ada kepentingan saja. Bela Negara momentum merubah stigma negatif. Perlu perubahan radikal. Diawali pemerataan pembangunan dan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah lebih adil. Selama gap antara anggaran pusat dengan daerah masih lebar, jangan harap pemerataan terwujud. Bukankah spirit otonomi daerah memperkuat dari bawah?

Pemerataan

Pemerataan pembangunan selalu jadi PR besar dan tantangan bagi setiap pemerintahan. Akan tetapi akar masalah sesungguhnya adalah kemauan politik. Memang kesenjangan Sumber Daya Manusia (SDM) tiap daerah menyumbang faktor penghambat dan kadang penyebab gagalnya pengelolaan keuangan yang ujungnya berdampak terhadap efektivitas pembangunan di daerah. Namun hambatan bukan sesuatu yang mutlak. Contoh dana desa. Dulu banyak meragukan kemampuan pihak di lingkup desa mengelola anggaran. Namun sekarang segala asumsi dan skeptis berubah optimis. Banyak desa-desa alami pembangunan dan kemajuan drastis. Warganya pun “kecipratan” transfer pengetahuan dan wawasan. Artinya secara tak langsung meng-upgrade daya saing SDM daerah.

Terkhusus Riau, akselerasi pemerataan juga semakin kencang disuarakan. Selama ini pola pembangunan di Riau lebih didominasi kawasan ibukota dan pusat pemerintahan di kabupaten/kota. Serta banyak menyentuh daerah Riau pedalaman ketimbang Riau Pesisir. Gubernur Riau, Syamsuar saat Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau dalam rangka Pidato Sambutan Gubernur Riau Masa Jabatan 2019-2024 pernah menekankan, bahwa membereskan permasalahan pembangunan dan pemenuhan kualitas infrastruktur dasar merupakan kunci mengatasi kesenjangan kualitas SDM antar Kabupaten/Kota dan persoalan disparitas lainnya.

Secara data juga mendukung. Jurnal penelitian STIE Mahaputra Riau pernah membahas masalah kesenjangan di Provinsi Riau. Menggunakan data rentang tahun 2011-2018, hasil penelitian mengungkap bahwa Riau sebenarnya masuk kelompok daerah ekonomi relatif cepat bertumbuh. Namun ketimpangan pembangunan sangat mengganggu. Akibat konsentrasi kegiatan ekonomi wilayah, alokasi investasi dan tingkat mobilitas faktor produksi antar daerah sangat terbatas di beberapa wilayah. Menyinggung infrastruktur dasar tak merata, indeks aksesibilitas rata-rata di Provinsi Riau juga tergolong masih rendah. Sekaligus menggambarkan mengapa belum optimalnya mobilitas penduduk. Pembangunan kurang merata berimbas terhadap perekonomian daerah dan juga ikut andil terhadap bertambahnya angka kemiskinan.

Berkaca dari hambatan-hambatan, perlu itikad politik dan kebijakan bersifat segera. Menuntut perimbangan keuangan pusat dan daerah lebih fair perlu terus disuarakan. Selain itu, pembenahan organisasi Pemerintahan di tingkat daerah dan komunikasi dua arah dan saling terbuka Provinsi dengan Kabupaten/Kota agar kekurangan dapat diatasi secara bersama-sama. Cara efektif lain seperti mendorong kerjasama pembangunan antar wilayah juga dinilai menjanjikan dalam rangka mendorong pemerataan pembangunan. Melalui berbagai ikhtiar yang disampaikan Bela Negara bisa terwujud secara paripurna.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 30 Desember 2021 12:58 WIB
Riau Menatap 2022
Senin, 17 Januari 2022 21:27 WIB
Tancap Gas Di Awal Tahun
Kamis, 09 Desember 2021 21:00 WIB
Memaknai Hari Antikorupsi Sedunia
Senin, 27 Desember 2021 08:02 WIB
Revitalisasi Desa Sebagai Pilar Bangsa
Rabu, 10 November 2021 17:29 WIB
Warisan Berharga Para Pahlawan
Selasa, 04 Januari 2022 16:40 WIB
“Membangun” Kebahagiaan Penduduk
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Selasa, 02 November 2021 19:30 WIB
Myanmar ‘Duri’ dalam ASEAN
Minggu, 31 Oktober 2021 19:28 WIB
Berani Berinovasi Itu Hebat!
Selasa, 16 November 2021 20:56 WIB
Penguatan Otonomi Daerah di Kabupaten/Kota
Kamis, 09 Desember 2021 16:34 WIB
Menanti Tuah Tuan Rumah Anti Rasuah
Jum'at, 03 September 2021 08:02 WIB
Mendulang Berkah Dari Musibah
Kamis, 16 September 2021 21:10 WIB
Mandiri Mengelola Kekayaan Negeri
Sabtu, 04 Desember 2021 08:01 WIB
Investasi Butuh Yang Pasti-pasti
Jum'at, 24 Desember 2021 08:04 WIB
Menanti Angin Surga UU HKPD
Minggu, 21 November 2021 19:57 WIB
Membangunkan Lahan Yang Tertidur
Minggu, 19 September 2021 19:24 WIB
Menata Bahasa demi Alam Semesta
Kamis, 23 September 2021 20:46 WIB
Misi Penyelamatan UMKM
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Jum'at, 27 Agustus 2021 08:16 WIB
Mengurai “Benang Kusut” Aset Daerah
Selasa, 16 November 2021 08:05 WIB
Mengembalikan Kejayaan Sungai Riau
Sabtu, 08 Januari 2022 18:48 WIB
Asa Teruntuk Kapolda Baru
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Minggu, 10 Oktober 2021 07:01 WIB
Mengawal Spirit Otonomi Daerah
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 18 Januari 2022
Lapangan MAC HCML Siap Berproduksi
Selasa, 18 Januari 2022
Polsek Bandar Sei Kijang Bagi-bagi Masker Gratis ke Warga
Selasa, 18 Januari 2022
Silaturrahmi, Kapolres Pelalawan Minta Dukungan Para Tokoh untuk Menjaga Kamtibmas
Selasa, 18 Januari 2022
Wabup Minta Seluruh Perusahaan di Rohil Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Senin
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www