Minggu, 26 Juni 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 25-26 Juni 2022
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


Meski Dilarang Pemerintah, Pelajar Muslimah India Istiqamah Berhijab
Senin, 21 Februari 2022 06:39 WIB
Meski Dilarang Pemerintah, Pelajar Muslimah India Istiqamah Berhijab

Mereka tetap istiqamah berhijab meski pemerintah setempat telah melarang penggunaan hijab di ruang kelas.Para pelajar muslimah di Negara Bagian Karnataka, India, terus melakukan perlawanan atas larangan penggunaan hijab di lembaga pendidikan. Mereka tetap istiqamah berhijab meski pemerintah setempat telah melarang penggunaan hijab di ruang kelas sejak awal Februari.

Pada Sabtu (19/2), banyak dari mereka yang tetap mengenakan hijab saat datang ke sekolah dan kampus masing-masing. Karena aturan tersebut didukung perintah sementara Pengadilan Tinggi Karnataka, para siswi serta mahasiswi Muslim tersebut dilarang masuk ke lingkungan sekolah dan kampus mereka.

Hal tersebut seperti yang terjadi di Srisaila Jagadguru Vageesha Panditaradhya (SJVP) College di Harihar. Mahasiswi-mahasiswi Muslim berhijab dilarang memasuki area kampus. Mereka menolak melepaskan hijabnya dan menekankan bahwa mengenakan hijab sama pentingnya dengan pendidikan.

Pemandangan serupa berlangsung di Sarala Devi College di Ballari. Sekelompok mahasiswi Muslim dilarang masuk karena memakai hijab. Pelarangan masuk bagi mahasiswi Muslim berhijab juga terjadi di Government College di Gangavathi di Koppal. Di Desa Kudur, Distrik Ramanagara, beberapa mahasiswi menggelar unjuk rasa di halaman kampus setelah dilarang masuk ke ruang kelas.

"Kami tidak akan duduk tanpa penutup (hijab). Biarkan kampus menyadari bagaimana hal itu memengaruhi pendidikan kami," ujar seorang mahasiswi, dikutip dari laman Outlook India, Ahad (20/2).


Seorang mahasiswi, Bibi Ameena, masih tak dapat menerima aturan pelarangan pemakaian hijab di ruang kelas. "Tidak ada rasa kemanusiaan untuk perasaan kami," katanya.

Ameena menilai, bagi para wanita Muslim, mengenakan hijab dapat menimbulkan perasaan aman. Menurut dia, larangan pemakaian hijab bagi pelajar di sekolah menengah atas dan perguruan tinggi bakal menimbulkan dampak besar.

"Saya merasa banyak perempuan akan mati, mereka akan bunuh diri. Larangan ini mengejutkan bagi kami, ini seperti trauma bagi kami. Kami tak dapat keluar tanpa hijab," ucapnya.

Pada 9 Februari lalu, Pengadilan Tinggi Karnataka menggelar sesi untuk mendengar petisi yang diajukan para remaja dan gadis Muslim di sana. Dalam petisinya, mereka meminta pemerintah mengizinkan pemakaian hijab di lembaga pendidikan.

Advokat senior yang menjadi pengacara para gadis Muslim tersebut, Devadatt Kamat, mengatakan, praktik penggunaan hijab dilindungi oleh konstitusi kebebasan beragama. Hal tersebut dijamin konstitusi India. Oleh sebab itu, dalam pandangan Kamat, negara tidak memiliki kekuatan untuk melarang.

Dalam sidang terbaru pada Jumat (18/2), Advokat Jenderal Karnataka Prabhuling Navadgi mengatakan, hijab bukan merupakan praktik agama Islam yang penting atau esensial. Menurut Navadgi, mencegah pemakaiannya tidak melanggar jaminan konstitusional kebebasan beragama.

"Kami telah mengambil sikap bahwa mengenakan hijab bukanlah bagian penting dari agama Islam," ujar Navadgi di hadapan Ketua Hakim Ritu Raj Awasthi, hakim JM Khazi, dan hakim Krishna M Dixit, dikutip laman NDTV.

Dia mengatakan, tak ada pelanggaran hukum saat Pemerintah Karnataka meluncurkan aturan larangan pemakaian hijab dan syal safron di ruang kelas.

"Tidak ada masalah hijab dalam aturan pemerintah. Perintah pemerintah itu sifatnya tidak berbahaya. Itu tidak memengaruhi hak-hak para pemohon," kata Navadgi.

Jaksa Agung telah menolak tuduhan sejumlah mahasiswi Muslim yang menyebut larangan pemakaian hijab di ruang kelas melanggar Pasal 25 Konstitusi. Pasal itu memberikan kebebasan hati nurani dan profesi, praktik, serta penyebaran agama yang bebas kepada warga negara India.

Menurut Navadgi, peraturan larangan hijab di ruang kelas yang dirilis pemerintahan Karnataka juga tak menabrak Pasal 19 (1) (a) Konstitusi. Pasal itu menjelaskan tentang jaminan kebebasan berbicara dan berekspresi bagi semua warga India.

Selagi proses pertimbangan petisi, Pengadilan Tinggi Karnataka telah menerbitkan perintah sementara yang melarang pemakaian hijab, selendang safron, syal, dan bendera agama apa pun di dalam kelas.

Polemik larangan mengenakan hijab di Karnataka, India, mendapat sorotan dari dunia internasional. Kelompok hak asasi di Turki mengadakan aksi protes, menentang larangan penggunaan jilbab di Karnataka. Protes dilakukan di Istanbul pada Sabtu (19/2).

Aksi tersebut diprakarsai Free Thought and Educational Rights Society (Ozgurder) dan Association for Human Rights and Solidarity for the Oppressed (Mazlumder). Beberapa warga terlihat berkumpul di sekitar Konsulat Jenderal India.

Seperti diberitakan Anadolu Agency pada Ahad (20/2), Ketua Ozgurder Ridvan Kaya mengatakan, larangan itu adalah puncak dari kecenderungan anti-Muslim dan nasionalisme India, yang semakin berani dalam beberapa tahun terakhir. Dia juga menggarisbawahi bahwa "penindasan" terhadap 200 juta Muslim India harus diakhiri.

Di sisi lain, seorang aktivis hak asasi manusia dan pengacara Gulden Sonmez menekankan, larangan hijab di India tidak dapat diterima. "Kami tidak menyetujui larangan pakaian komunitas agama apa pun," katanya.

Pakar pendidikan India menyampaikan, permasalahan yang ditimbulkan dari kebijakan larangan jilbab di perguruan tinggi India bisa memicu kemunduran pendidikan bagi para perempuan Muslim. Hal itu mengingat banyaknya mahasiswi yang telah berjanji tak memasuki ruang kelas tanpa jilbab mereka.

Ahli pendidikan pembangunan Niranjanaradhya VP khawatir perempuan Muslim di India mengalami kemunduran di bidang pendidikan. Dia mengatakan, isu jilbab yang sedang berlangsung, yang diciptakan oleh kekuatan komunal, menciptakan semacam ketakutan, kecemasan, dan ketidakamanan bagi anak perempuan Muslim.

Permasalahan itu diyakini sangat bisa memengaruhi status psikososial mereka di lingkungan sosial yang terganggu. "Bahkan, orang tua juga dapat menekan gadis-gadis ini untuk menghentikan pendidikan mereka," katanya, dilansir the Hindu, Sabtu (19/2).

Ilmuwan politik senior Muzaffar Assadi mengatakan, kontroversi jilbab telah menjadi ajang kontestasi antara agama dan pendidikan, masyarakat dan sistem.

"Gadis-gadis Muslim makin memilih pendidikan tinggi. Namun, dengan perkembangan ini, mungkin ada kemunduran dengan menarik anak perempuan dari pendidikan modern sekuler," ujarnya.

Editor : Ali
Sumber : Republika.id
Kategori : Internasional, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?

Berita Terkait
Kamis, 08 Juli 2021 06:33 WIB
12 Menteri di India Mengundurkan Diri
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 26 Juni 2022
Berbagi Keuntungan, Al Ananda Tour and Travel Gratiskan 27 Pengurus Masjid di Riau Umrah ke Tanah Suci
Minggu, 26 Juni 2022
Digelar TUK Hira Harapan Sukses Pekanbaru, Puluhan Peserta Ikuti Uji Kompetensi PSKK BNSP 2022
Minggu, 26 Juni 2022
Pengurus Resmi Dikukuhkan, Gempar Riau Siap Berkontribusi Bangun Bumi Lancang Kuning
Sabtu, 25 Juni 2022
Akhir Pekan, Misnarni Syamsuar Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan di Bengkalis

Serantau lainnya ...
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan
Selasa, 31 Mei 2022
Meniti Mimpi, Wujudkan Rumah Impian untuk Calon Istri

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan
Selasa, 31 Mei 2022
Kominfo akan Bangun 42 BTS di Wilayah 3T Riau

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 26 Juni 2022
Pencanangan GERMAS, Sekda Pekanbaru Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR
Selasa, 14 Juni 2022
Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 26 Juni 2022
Pengurus IKA USU Riau Dilantik, Diajak Berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Jumat, 24 Juni 2022
Fakultas Psikologi UIR Raih Hibah Penelitian Pengembangan Kurikulum dari Kemendikbukristek
Selasa, 21 Juni 2022
Dewan Pembina-nya Syamsuar, Zul Anshari Terpilih Jadi Ketua IKA FISIP USU Wilayah Riau
Selasa, 21 Juni 2022
SEF Berbagi Keceriaan dengan Panti Asuhan di Pekanbaru

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
Demokrat 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera

Religi lainnya ...
Waisak 16 Mei 2022 - APRIL
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www