Rabu, 28 September 2022

Breaking News

  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi   ●   
  • Kunjungan di Mall Vaksinasi Riau Menurun, Rata-rata Cuma 100 Orang Perhari   ●   
  • ASN Meninggal di Basement Kantor DPRD Riau, Polisi: Murni Gantung Diri   ●   
  • 1.353 Orang Terserang DBD di Riau Sepanjang Tahun 2022, Pekanbaru Tertinggi   ●   
  • Tarif Listrik Oktober-Desember 2022 Dipastikan Tidak Naik   ●   
  • Ada Lagi Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Riau, Tetap Waspada   ●   
  • Antisipasi Krisis Pangan, Sorgum Ternyata Cocok Dikembangkan di Riau
Yamaha 26-28 September 2022

Ahli Hukum Perbankan sebut Kasus Dugaan Investasi Bodong Maryani dan Agung Salim Cs Murni Pidana
Sabtu, 12 Maret 2022 12:15 WIB
Ahli Hukum Perbankan sebut Kasus Dugaan Investasi Bodong Maryani dan Agung Salim Cs Murni Pidana
Ahli hukum pidana perbankan Prof Dr Jongker Sihombing SH, SE, MH

PEKANBARU (CAKAPLAH) – Kasus investasi bodong dalam perkara nomor 1169/Pid.Sus/2021/PN.Pbr dengan terdakwa Maryani, dan perkara nomor 1170/Pid.Sus/2021/PN.Pbr atas nama terdakwa Agung Salim, Bhakti Salim, Christian Salim dan Elly Salim, murni kasus pidana.

Kalau ada pihak yang menyatakan kasus tersebut diseret-seret dari kasus perdata ke pidana, hal itu hanyalah stereotipe, menggiring opini, dengan harapan semoga putusan hakim onslag (lepas dari tuntutan hukum).

Hal seperti itu pernah terjadi dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait kasus Indosterling.

Dan kasus itulah yang dicoba dianalogikan Yunus Husein saat memberi kesaksian pada persidangan beberapa waktu lalu.

Namun Ketua Majelis Dr Dahlan MH saat itu langsung memotong penjelasan Yunus Husein dan menegaskan, bahwa kekuasaan kehakiman di Indonesia independensi, tidak menganut yurisprudensi.

Sehingga, kalaupun terdakwa Maryani ataupun terdakwa Bhakti Salim menyampaikan tidak mengerti kasus yang menjerat mereka hingga 8-9 bulan ditahan, itu hanyalah penggiringan opini saja.

Hal itu disampaikan Ahli hukum pidana perbankan Prof Dr Jongker Sihombing SH, SE,MH, menanggapi pledoi Maryani dan Bhakti Salim dalam sidang yang digelar secara virtual Jumat (10/3/2022) sore dipimpin Dr Dahlan MH dibantu Istiono MH dan Tommy Manik SH.

Prof Dr Jongker Sihombing menegaskan, kasus dugaan investasi bodong mengakibatkan korban warga Pekanbaru rugi Rp 84,9 miliar, adalah akibat promissory note atau surat sanggup yang dijual terdakwa kepada masyarakat luas, mencapai ribuan orang.

Investor yang membeli adalah masyarakat awam yang tingkat literasi keuangan tidak memadai.

"Jika namanya surat hutang (promissori note) atau sejenisnya, alternatifnya adalah, apakah hal itu merupakan instrumen pasar uang?," ungkapnya.

Menurut doktor hukum dari Universitas Pajajaran ini menyatakan, jelas tidak. Karena tidak sesuai dengan ketentuan PBI ataupun POJK.

Alternatif kedua, apakah promissory note tersebut merupakan yang diperdagangkan di pasar modal berupa efek ?

Juga tidak terpenuhi, karena diterbitkan tidak sesuai atau tidak melalui proses penawaran umum sesuai dengan Undang-Undang Pasar Modal, tidak melalui due diligensi, tidak menerbitkan prospektus, dan tidak memasukkan pernyataan pendaftaran ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lebih lanjut Jongker mempertanyakan, apakah promissory note yang diperdagangkan Maryani ataupun Agung Salim, Bhakti Salim, Christian Salim dan Elly Salim melalui PT WBN dan PT TGP dibawah naungan Fikasa Group telah memenuhi kriteria surat hutang yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) ?

Prof Dr Jongker menyatakan bahwa, promissory note yang mereka jual tidak memenuhi syarat sebagaimana tertuang  dalam KUHD.

"Sebab, syarat ketiga dari 7 syarat yang diatur dalam pasal 174 KUHD menyatakan harus ada pernyataan sanggup membayar tanpa syarat," ucapnya.

Jongker menegaskan, pernyataan sanggup bayar tanpa syarat itu harus tercantum didalam warkat Promissory Note (PN) atau surat sanggup tersebut.

Sedangkan dalam fakta persidangan, dalam promissory note yang mereka perdagangkan melalui PT WBN atau PT TGP dibawah naungan gorup Fikasa, tidak ada tercantum surat sanggup bayar tanpa syarat.

Dengan demikian, apakah hal itu dapat di golongkan sebagai private placement, ujar Jongker dengan nada tanya.

Namun apa yang dipertanyakan ahli hukum perbankan itu, dalam penjelasannya juga dinyatakan tidak bisa digolongkan sebagai private placement.

Karena jika private placement, maka promissory note harus dijual kepada 2-3 orang investor strategis, yang telah mempunyai hubungan saling mengenal dan mengetahui identitas.

"Dengan demikian, perbuatan terdakwa adalah menghimpun dana masyarakat dalam bentuk yang dipersamakan dengan deposito (pasal 1.5 UU Perbankan) yang seharusnya mendapat ijin dari OJK (pasal 16 UU Perbankan)," sebutnya.

Karena tanpa ijin Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maka penerbitan promissory note (surat sanggup) tersebut, jelas melanggar pasal 46 Undang Undang Perbankan, yang termasuk perbuatan pidana.

"Kita mengharapkan pada majelis yang menyidangkan perkara ini, agar menjatuhkan pidana yang berat, agar perbuatan para terdakwa tidak ditiru orang lain di kemudian hari," Cakap Prof Jongker.

Sebagaimana diketahui, dalam sidang pledoi terdakwa Maryani dan Agung Salim Cs yang digelar secara virtual di Pengadilan  Negeri Pekanbaru Jumat (10/3/2022) sore, penasehat hukum Maryani dari Tim Penasehat Hukum Yudi Krismen, secara bergantian membacakan pembelaan.

Dalam pledoinya, penasehat hukumnya mempertanyakan JPU yang menuntut Maryani 12 tahun penjara ditambah denda 15 miliar, karena menurutnya, Maryani bukan pengambil keputusan di dalam organisasi PT WBN maupun PT TGP perusahaan di bawah naungan Fikasa Group.

Bahkan saat Maryani diberi kesempatan membacakan pledoinya sendiri, di bawah linangan air mata, Maryani menyampaikan bahwa dalam persoalan dugaan investasi yang disebut-sebut bodong, pihaknya tidak berdosa, sehingga tidak patut untuk dihukum.

"Dari dulu hingga sekarang, keluarga kami tidak pernah berbuat tercela, sehingga mohon majelis hakim untuk membebaskan saya dari segala tuntutan, karena masih banyak tanggungan yang menjadi beban dalam pundak saya," ujar Maryani sambil menangis.

Begitu juga pada sidang kedua perkara nomor 1170/Pid.Sus/2021/PN.Pbr atas nama terdakwa Bhakti Salim, Agung Salim, Christian Salim dan Elly Salim, para terdakwa melalui pengacaranya juga beranggapan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut ke-empat terdakwa 14 tahun penjara ditambah denda 20 miliar subsider 11 bulan kurungan, adalah keliru.

Menurut pledoi yang dibacakan secara bergantian oleh tim penasehat hukumnya bahwa, masalah Bhakti Salim masuk dalam ranah perdata, bukan pidana.

Akan halnya Bhakti Salim yang membacakan pledoi sendiri dari ruang tahanan Sialang Bungkuk – Gobah menyampaikan, hingga saat ini mereka ditahan sudah 9 bulan, namun keempatnya tidak mengetahui dimana akar permasalahan yang dituduhkan kepadanya.

Sebab menurut Bhakti Salim, mereka tidak pernah berbuat salah sehingga tidak patut dihukum secara pidana, ungkap Bhakti Salim lewat sidang secara virtual yang dipimpin Majelis Dr Dahlan MH didampingi Estiono MH dan Tommy Manik SH yang juga dihadiri Jaksa Penuntut Umum Lina Samosir MH, Lastarida SH dan Rendi Panalosa MH.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Yusni
Kategori : Hukum, Kota Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 28 September 2022
OPD Pemprov Riau Diminta Terbuka Berikan Informasi ke BPK Terkait Implementasi Stranas PK
Rabu, 28 September 2022
Komisi III DPRD Riau Dorong BUMD Tingkatkan PAD
Rabu, 28 September 2022
Pimpin ESI Rohul, Fahrudin Siap Angkat Prestasi Esports Rohul
Rabu, 28 September 2022
Hingga September, 11 Orang Penderita DBD Meninggal Dunia di Riau

Serantau lainnya ...
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022
Kamis, 15 September 2022
Hadirkan Artis Nicky Tirta, MamaSuka dan LOTTE Grosir Ungkap Rahasia Bisnis Cuan Horeka di Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Rabu, 28 September 2022
PKM Penangan Limbah Ternak Sapi dan Psikoedukasi Pasca Covid-19
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat
Jumat, 16 September 2022
Peneliti Sadar ternyata Simpanse Pukul Akar Pohon untuk Kirim Pesan Jarak Jauh
Jumat, 19 Agustus 2022
Kesiapan Isuzu Menyambut Era Elektrifikasi Kendaraan Bermotor di Indonesia

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 26 September 2022
Yayasan SIKLUS Melayani Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 28 September 2022
Unilak Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 1 Oktober 2022
Selasa, 27 September 2022
Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UMRI Kampung Rantau Panjang 2022 Tanam 100 Bibit Pohon Buah
Senin, 26 September 2022
Kolaborasi dengan DAAD Jerman, UIR Laksanakan Pengabdian Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal di Kampar
Jumat, 23 September 2022
Wakil Bupati Bengkalis Apresiasi Pengabdian Masyarakat Himadata FH UIR

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

LAMR Rohul
Terpopuler

05

Ketua Bawaslu Riau
Foto
Pertamina
Khas 1 September 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
Diskes Rohul Agustus 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Indeks Berita
www www