Rabu, 08 Juli 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 8 Juli 2020

Passing Grade Terlalu Liberalis, PPMR Prihatin Pendidikan di Riau
Kamis, 20 Juli 2017 14:07 WIB
Passing Grade Terlalu Liberalis, PPMR Prihatin Pendidikan di Riau
Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau, Nasrun Effendi
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 diwarnai beragam cerita pahit di berbagai daerah, termasuk di Riau. Anak-anak berprestasi di 12 Kabupaten/Kota di Bumi Melayu itu banyak yang harus tereliminasi ketika bersaing masuk ke sekolah-sekolah bermutu dan favorit di Pekanbaru, karena adanya pemberlakuan passing grade.


Passing grade adalah batas nilai minimal yang dipakai sebagai salah satu acuan untuk memilih jurusan di suatu sekolah atau Perguruan Tinggi.

Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR), Nasrun Effendi saat berbincang dengan CAKAPLAH.COM mengatakan, dalam beberapa pekan belakangan ia banyak mendapat pengaduan dari masyarakat terkait sistem penerimaan siswa baru dan regulasi yang digunakan cenderung tidak adil.

"Misalnya, ada siswa berprestasi selalu juara dan nilainya 9,3 di Kabupaten, dan mereka ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah bermutu ataupun favorit di Pekanbaru. Tetapi dengan adanya pemberlakuan passing grade tadi, nilai mereka yang tinggi jadi 6,5, dan mereka pasti tersisih," ungkapnya, Kamis (20/7/2017)

Dikatakan Nasrun, penerapan passing grade penerimaan siswa baru tersebut belum layak saat ini. "Sangat tidak adil bagi siswa yang berprestasi di daerah dengan fasilitas dan infrastruktur minim, diadu dengan anak Pekanbaru yang fasilitas pendidikannya sudah sangat bagus. Passing grade fasilitas dan infrastruktur pendidikan, sama," ucapnya.

Nasrun mencontohkan kondisi yang terjadi di SMA Plus Riau dan Fakultas kedokteran Universitas Riau (UR). Kedua sarana pendidikan dulunya diharapkan bisa menampung anak-anak berprestasi dari 12 Kabupaten dan Kota di Riau melanjutkan proses pendidikan di sana.

"Sekarang filosofi itu terkikis karena passing grade tadi. Dulu SMA Plus itu dibangun dengan semangat menampung anak-anak berprestasi dari daerah untuk merasakan dan mengecap pendidikan bermutu, makanya SMA Plus itu dulu siswanya berasal dari seluruh Kabupaten dan Kota di Riau, jadi itu ada porsinya, tidak seperti sekarang," jelasnya.

Sebagai salah satu penggagas berdirinya SMA Plus dan Fakultas Kedokteran UR, Nasrun mengaku sangat prihatin melihat sistem penerimaan siswa tingkat SMA di Riau yang belakangan menuai persoalan.  

"Sebenarnya Pemda tidak perlu melulu ikut aturan pusat itu. Aturan pusat itu secara umum saja, tekhnisnya ada di daerah. Makanya saya minta Pemprov memperhatikan ini. Kalau tidak kita pikirkan nasib anak-anak terbaik kita di daerah ini, bisa berbahaya ke depannya," pungkas Nasrun.

Disamping itu, lanjut Nasrun, dunia pendidikan saat ini sudah sangat liberalis. Sehingga mengabaikan nilai-nilai dan semangat perjuangan membangun SDM handal yang berasal dari daerah.

"PPMR prihatin melihat kondisi pendidikan Riau saat ini. Pemprov jangan kaku dengan aturan pusat. Kita bisa lawan itu, asalkan semangatnya sama, untuk nasib pendidikan anak-anak kita sepuluh bahkan duapuluh tahun ke depan," pungkasnya.

Ia menyarankan, agar Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan membuat kebijakan pembagian porsi bagi anak-anak daerah untuk mengecap pendidikan bermutu di Pekanbaru.

"Pemprov bisa menerapkan pembagian porsi. Misalnya kuota untuk anak daerah bisa masih sekolah bermutu 30 persen, anak-anak kurang mampu 10 persen. Itu tinggal kita yang atur tekhnisnya, tidak mesti kaku dengan aturan yang ada. Pemda harus melawan ini, jangan jadi robot!" cetusnya.


Penulis : Hadi
Editor : Ali
Kategori : Riau, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Jum'at, 26 Juni 2020 13:22 WIB
Gesa Infrastruktur, Gubri Temui Dirjen SDA
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 08 Juli 2020
Kapolda Riau Hadiri Penutupan Khatmil Quran di Masjid Hibbah Istana Sayap Pelalawan
Rabu, 08 Juli 2020
Bupati Kampar Minta Ambulan Digratiskan untuk Masyarakat
Rabu, 08 Juli 2020
PT Gagas Energi Indonesia Bagikan Sembako untuk Pelanggan Gasku Terdampak Covid-19 di Batam
Rabu, 08 Juli 2020
Pertemuan LAMR dan Disdik Sepakati Mulok BMR Keperluan Bersama, Bukan Hanya Pelepas Tanya

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT
Selasa, 14 April 2020
Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Migas Serahkan APD ke Pemprov Riau
Kamis, 27 Februari 2020
PGN Rutin Lakukan Pemeliharaan Transmisi dan Jalur Distribusi

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 07 Juli 2020
Tandatangani MoA dengan UIR, Bupati Kampar Berharap Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selasa, 07 Juli 2020
Tim Relawan Covid-19 Unri Kecamatan Tualang Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Jumat, 03 Juli 2020
Prodi Ilmu Komunikasi Univrab Gelar Penyuluhan Covid-19 di Pekanbaru
Senin, 29 Juni 2020
Tim PKM Dosen Fekon Unilak Bantu Manajemen Bank Sampah di Rumpes

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler
Polres Rohul 27 Juni 2020
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL HUT KAMPAR
Indeks Berita
Imlek 2019 RAPP
www www