Kamis, 13 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 13 Agustus 2020

Pengamat: Serang KPK Lewat Akun Resmi, DPR tak Beretika
Jum'at, 21 Juli 2017 21:12 WIB
Pengamat: Serang KPK Lewat Akun Resmi, DPR tak Beretika
JAKARTA (CAKAPLAH) - Pengamat Komunikasi Politik, Anang Sudjoko menilai serangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui akun instagram resminya sebagai tindakan tak beretika.


Bahkan pengamatannya, tindakan semacam itu sudah berkali-kali. Hal ini menunjukkan bagaimana etika, pejabat-pejabat negara sedang mengalami krisis moral.

"Kalau saya amati sebenarnya mereka itu tahu aturan, tahu beberapa resiko ketika melakukan sesuatu itu tetapi landasan-landasan moralnya menipis," keluh Anang, Jumat (21/7/2017).

Kemudian juga ada desakan desakan yang sifatnya lebih emosional dan politis. Sehingga, kata Anang, mereka lebih mengumbar perilaku-perilaku yang sebetulnya tidak baik dijadikan panutan untuk rakyat. Apalagi itu sudah masuk ke ranah media media sosial yang mudah diakses oleh siapapun.

"Banyak generasi muda yang mengakses ke sana yang kan kalau mereka membuat itu sebagai panutan mau jadi apa negara kita," tegasnya.

Anang menambahkan, kewibawaan atau marwah sebagai lembaga negara yang harusnya dihormati tapi dengan perilaku-perilaku semacam itu akan membuat marwahnya hilang. Apalagi saat ini kepercayaan publik kepada lembaga negara ini sudah mengkhawatirkan.

Seharusnya, lanjutnya, para pejabat justru berlomba-lomba merebut kembali kepercayaan rakyatnya, bukan sebaliknya. Selain itu para pejabat yang terhormat tersebut tidak hanya mentaati regulasi atau aturan yang ada, tapi juga etika.

Karena, jelas Anang, regulasi itu diperlukan ketika etika atau sanksi sanksi moral sudah tidak bisa bekerja. "Saat ini makin banyak aturan artinya makin banyak terjadi pelanggaran, terutama sudah tidak peduli lagi dengan etika yang ada," tutup dosen Fisip Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Hal yang sama juga disampaikan Indonesia Corruption Watch (ICW). Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo menganggap sikap DPR RI lebih kekanak-kanakan dan tidak mencerminkan sebagai pejabat negara.

"Ya itu sepertinya kekanak-kanakan semestinya lembaga negara itu tidak seperti itu jadi ini terlihat lembaga yang isinya orang-orang yang tidak mengabdi posisinya sebagai pejabat negara," kritik topan.

Dia berharap DPR RI meralat dan menarik ungguhannya tersebut. Topan menilai, sikap DPR RI tersebut menandakan adanya degradasi kualitas anggota DPR RI itu sendiri. Apalagi jika dibandingkan dengan era Presiden Soekarno yang memang sangat negarawan bicara mengenai banyak isu-isu kenegaraan. Disamping itu, juga sangat kental aspek penyalahgunaan posisi.

"Secara etika juga tidak tepat bagaimanapun juga cara mengkritik mereka seperti gaya masyarakat sipil Padahal mereka itu kan pejabat negara," ujarnya.

Namun dengan demikian, ICW tidak semerta-merta menyalahkan pengelolah akun Instagram DPR RI itu. Sebab, kata Topan, pengelolah akun pastinya bekerja berdasarkan perintah. Mereka juga tidak akan mungkin berani mempublish itu kalau tidak ada perintah atasannya.

"Kritik mereka (DPR) RI pun mereka tidak didukung dengan data yang memadai sudah begitu gaya bahasanya menurut saya tidak berkelas lagi lebih buruk tidak didukung data oleh informasi yang memadai," katanya.

Sebelumnya, DPR RI mengungnggah gambar dengan tulisan di akun resmi Instagramnya pada Rabu (19/7/2017). Tulisan itu mengutip ucapan Koordinator Komite Aksi Pemantau Angket KPK (Kompak) M Amin Fahrudin. Disebutkan, KPK kerjanya hanya menguping untuk menangkap para koruptor.

"KPK Kerjanya Nguping. Kerja KPK hampir semua bergantung pada alat sadap. Kemudian ditindaklanjuti OTT. Maka sudah pasti yang didapat nilainya kecil. Coba KPK bekerja dengan nalar hukum yang canggih dengan mendasarkan pada hasil audit BPK, pasti (korupsi) yang dibongkar nilainya ratusan miliar bahkan triliunan," demikian kutipan dalam akunya tersebut.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : republika.co.id
Kategori : Nasional, Politik, Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 30 Juli 2020 19:06 WIB
DPRD Riau akan Gelar Salat Id di Lapangan
Jum'at, 24 Juli 2020 08:29 WIB
Penataan Aset di Pekanbaru Diawasi KPK
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 13 Agustus 2020
Cegah Penularan Covid-19, Polres Pelalawan Gelar Penyemprotan Disinfektan
Kamis, 13 Agustus 2020
Kapolres Henky Poerwanto Silaturahmi ke Tokoh Kuansing di Pekanbaru
Kamis, 13 Agustus 2020
Polsek Ukui Patroli Antisipasi C3 dan Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru di Pasar Tradisional
Kamis, 13 Agustus 2020
Kapolsek Kerumutan Dampingi Muspida Sosialisasi Adaptasi Kehidupan Baru di Lingkungan Tenaga Pendidik

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 12 Agustus 2020
8 Mahasiswa UIR Terima Beasiswa Cendekia dari Baznas Pusat
Senin, 10 Agustus 2020
KKN Desa Palas Kunjungi PLUT-KUMKM Pelalawan
Senin, 10 Agustus 2020
Bupati Rohil Kirim 96 ASN Studi Lanjut ke PPs UIR
Jumat, 07 Agustus 2020
Hakikat Evaluasi Standar Pendidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi

Kampus lainnya ...

Dapo Kanisya
Terpopuler
BSP Hut Riau ke-63
Foto
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www