Minggu, 14 Agustus 2022

Breaking News

  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun   ●   
  • Riau Belum Berlakukan Penghapusan STNK Mati Pajak 2 Tahun   ●   
  • Kenaikan Tarif Ojol Berpotensi Buat Inflasi Indonesia Makin Tinggi   ●   
  • Penambahan Kuota Belum Disetujui, Stok Pertalite di Riau Bakal Habis Oktober 2022   ●   
  • Pertama di Indonesia, Riau Buka Mall Vaksinasi dan Imunisasi   ●   
  • MA Vonis Bebas Dekan FISIP Unri Nonaktif Syafri Harto   ●   
  • Bermain di Sungai, Bocah 7 Tahun di Kuansing Tewas Tenggelam   ●   
  • Peresmian Tol Pekanbaru-Bangkinang Tunggu Jadwal Presiden   ●   
  • Kasus Covid-19 di Sekolah Naik, Diskes Riau Minta Sekolah Tidak Full Day   ●   
  • BPBD Riau Water Boombing Karhutla 25 Hektare di Rohul
Yamaha 14-25 Agustus 2022
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


Melihat Potensi Industri Pulp dan Kertas Gerakkan Ekonomi Daerah
Kamis, 07 April 2022 16:00 WIB
Melihat Potensi Industri Pulp dan Kertas Gerakkan Ekonomi Daerah

JAKARTA (CAKAPLAH) – Keberadaan industri kehutanan yang memproduksi kayu olahan dan turunannya, seperti bubur kertas (pulp), kertas, kayu lapis (plywood), hingga produk perabotan menjadi salah satu penggerak roda perekonomian di Indonesia.

Industri pulp dan kertas juga menjadi andalan ekspor Indonesia. Industri ini menempati peringkat ke-delapan di dunia dan ketiga di Asia, sedangkan industri kertas peringkat ke-enam dunia dan ke-empat Asia setelah China, Jepang dan India.

Peringkat tersebut berasal dari kapasitas produksi pulp yang mencapai 11,83 juta ton dan kertas sebesar 17,94 juta ton per tahun. Di masa pandemi Covid-19, permintaan pulp dan kertas global meningkat sekitar 2,1 persen. Permintaan dalam negeri juga tumbuh 63 persen dalam lima tahun terakhir. Saat ini, sebanyak 99 perusahaan pulp dan kertas ada di Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.

Berdasarkan data dari Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) memaparkan kinerja produk kehutanan tercatat positif di awal 2022. Total ekspor produk kayu pada Januari 2022 mencapai 1,23 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

Angka ini naik sebesar 28,2 persen dibanding Januari 2021. Untuk wilayah Uni Eropa (UE) dan Inggris, ekspor pada Januari 2022 juga tercatat mengalami kenaikan sebesar 29,69 persen dengan nilai 104,1 juta dollar AS daripada kinerja 2021 yang hanya 80,2 juta dollar AS. Catatan positif tersebut juga diimbangi oleh sumber daya dan kapasitas produksi yang tersedia di Indonesia, khususnya dalam industri pulp dan kertas.

Kondisi geologi Indonesia menjadi faktor utama produktivitas industri pulp dan kertas. Jenis tanah Indonesia dinilai kondusif untuk pengembangan hutan tanaman industri (HTI). Didukung iklim tropis, pertumbuhan tanaman di Indonesia juga lebih cepat dibanding hutan di negara luar beriklim subtropis. Hal inilah yang membuat Indonesia unggul sebagai negara penghasil tanaman produktif dibandingkan Brasil, AS, dan China.

Membuka Peluang Kerja

Pemerintah memprioritaskan sektor ketenagakerjaan industri pulp dan kertas. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 14 Tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015–2035. Penetapan tersebut karena industri kertas berkontribusi terhadap perekonomian bangsa terutama berkontribusi terhadap penambahan devisa negara. Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto menyebut keberadaan industri pulp dan kertas dapat menghemat devisa miliaran rupiah.

“Dari investasi (industri pulp dan paper/ paperboard), penjualan atau devisa yang bisa dihemat mencapai 1,1 miliar dollar AS,” kata Menko Airlangga saat meninjau salah satu pembangunan pabrik baru industri paperboard senilai Rp33,4 triliiun di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Selasa (29/3/2022) baru-baru ini.

Informasi dari Katadata, Jumat (2/4/2021), industri pulp dan kertas menghasilkan Rp101 triliun nilai ekspor dan menyerap investasi sebesar Rp8,22 triliun tahun 2019. Data Kementerian Industrian RI (Kemenperin), industri pulp dan kertas mampu menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 261.000 orang. Industri tersebut juga mempekerjakan 1,1 juta tenaga kerja tidak langsung di seluruh rantai industri.

Sebagaimana diketahui, serapan tenaga kerja menjadi salah satu komponen penggerak roda ekonomi krusial di suatu negara. Hal ini dikarenakan, tenaga kerja adalah mereka yang terlibat langsung dalam proses produksi suatu barang dan jasa serta dapat menggerakkan perekonomian. Tenaga kerja ini merupakan penduduk dalam usia produktif yang berkisar antara 15 sampai 64 tahun.

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan peningkatan investasi adalah satunya dari industri pulp dan kertas telah berhasil menurunkan angka pengangguran dari 6 persen tahun 2020 menjadi 4 persen tahun 2021 atau menyerap sebanyak 61.338 orang tenaga kerja.

“Keberadaan investasi mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 3,31 persen di tahun 2021, ini adalah sejarah dimana 5 tahun sebelumnya Riau belum pernah mencapai 3 persen pertumbuhan ekonomi,” ujar Syamsuar.

Pengelolaan Hutan secara Bertanggung Jawab

Industri pulp dan kertas diharapkan dapat terus mempraktikkan standar pengelolaan hutan yang berkelanjutan sebagai suatu yang tak terpisahkan dari proses produksi. Terlebih industri ini berpeluang besar untuk tumbuh dan berkembang. Proses produksi yang sejalan dengan upaya menjaga lingkungan menjadi penting dalam mewujudkan operasional usaha yang baik.

Di Indonesia, keabsahan legalitas produk dapat dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kayu disebut legal bila sumber, izin penebangan, sistem dan prosedur penebangan, pengangkutan, pengolahan, serta perdagangan atau pemindahtanganannya memenuhi peraturan berlaku.

Sertifikat SVLK menjadi jaminan bagi konsumen di luar negeri. Selain SVLK, terdapat sejumlah sertifikasi legalitas lain yang juga diakui dan digunakan untuk perdagangan di berbagai negara. Di antaranya Programme for the Endorsement of Forest Certification (PEFC) dan Forest Stewardship Council (FSC). Ada juga FLEGT License keluaran Uni Eropa (UE) bagi negara yang memiliki kerja sama voluntary partnership agreement (VPA). VPA merupakan kesepakatan bilateral yang mengatur perdagangan kayu dari negara produsen kayu ke negara-negara UE.

FLEGT License digunakan untuk mengatasi pembalakan liar dan perdagangan produk kayu ilegal. Sertifikat tersebut menjamin kayu yang berasal dari negara VPA telah dipanen, diproses dan diekspor berdasarkan prinsip berkelanjutan sesuai hukum berlaku. Indonesia menjadi satu-satunya negara VPA yang mengantongi sertifikat produk kayu (SLK) yang setara dengan FLEGT License.

Oleh karena itu, Indonesia berpeluang besar meningkatkan pangsa pasar produk kayu di UE di tengah rencana penerapan kebijakan rantai pasok bebas deforestasi atau Deforestation-Free Supply Chain (DFSC). Duta Besar Indonesia untuk Belgia merangkap Luksemburg dan UE Andri Hadi mengatakan, meski belum mendominasi pasar UE, kinerja ekspor produk kayu Indonesia menunjukkan peningkatan sejak terjalin FLEGT VPA.

Andri menjelaskan, saat FLEGT VPA pertama kali terjalin pada 2016, ekspor produk kayu Indonesia tercatat 813,5 juta euro. Angka ini naik secara konsisten hingga mencapai 1,07 miliar euro pada 2021.

“Produk turunan kayu, seperti parket kayu, furnitur, kertasdan kayu lapis, menunjukkan kenaikan lebih dari 20 persen pada 2021 ketimbang tahun 2020,” ujarnya.

Beranjak dari hal itu, wajar saja aspek keberlanjutan (sustainability) menjadi hal penting dan vital dalam menjamin keberlangsungan usaha sekaligus menjaga bumi.

Komitmen dunia usaha terhadap keberlanjutan

Salah satu dunia usaha yang terus aktif mengedepankan prinsip keberlanjutan adalah APRIL Group. Produsen serat, pulp dan kertas terbesar di dunia ini menjalankan usahanya terintegrasi dengan pengelolaan hutan tanaman industri (HTI) secara berkelanjutan. APRIL memiliki unit usaha, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 2,8 juta ton pulp dan 1,15 ton kertas per tahun. PaperOne, salah satu merek produk kertas unggulan APRIL Group yang telah dipasarkan ke 70 negara di dunia.

Guna memastikan implementasi pengelolaan hutan yang berkelanjutan, APRIL telah memiliki kebijakan Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0. Komitmen ini diperkuat dengan diluncurkannya komitmen satu dekade “APRIL2030” pada 2030. Melalui komitmen transformatif ini, APRIL senantiasa berupaya untuk memberikan dampak positif bagi alam/ iklim, serta masyarakat dengan tetap menjadi perusahaan yang terus tumbuh dan berkembang senantiasa memperhatikan aspek keberlanjutan.

Visi APRIL2030 memiliki empat pilar utama di antaranya mewujudkan iklim positif, mendukung lanskap yang maju dan berkembang, kemajuan inklusif dan tumbuh menjadi perusahaan yang sustainable di tahun 2030. Salah satu upaya APRIL dalam mewujudkan iklim positif adalah komitmen meningkatkan penggunaan energi terbarukan yang ramah lingkungan untuk memenuhi 90 persen kebutuhan energi pabrik dan 50 persen energi operasional.

Mendukung hal tersebut, APRIL membangun panel surya sebagai sumber energi terbarukan di area operasionalnya. Direktur Utama PT RAPP, Sihol Aritonang mengatakan APRIL telah menyelesaikan tahap pertama proyek instalasi panel surya sebesar 1 megawatt (MW) dari rencana total 20 MW di lokasi operasional perusahaan di Pangkalan Kerinci. Proyek ini akan selesai dibangun pada 2025. Ketika selesai, APRIL akan menjadi salah satu perusahaan swasta yang memiliki teknologi panel surya terbesar di Indonesia.

“Sejalan dengan prioritas pemerintah untuk merealisasikan strategi jangka panjang rendah karbon dan ketahanan iklim serta menjawab konsensus global tentang pentingnya peran swasta untuk memitigasi perubahan iklim, APRIL menjalankan sejumlah strategi demi mengendalikan emisi kami sendiri,” ujar Sihol.

Selain itu, APRIL juga mendorong upaya konservasi sebagai bagian dari pendekatan proteksi-produksi dalam pengelolaan lanskap yang berkembang. Salah satu implementasi yang telah dilakukan adalah mendirikan laboratorium penelitian di fasilitas Eco-Camp. Laboratorium ini akan mendukung penelitian berkelanjutan mengenai ilmu lahan gambut tropis.

Adapun target dari agenda itu adalah menciptakan zero-net loss di kawasan konservasi, meningkatkan 50 persen produktivitas tanaman, serta mendukung inisiatif kolaborasi dari pemangku kepentingan untuk perlindungan satwa dan peningkatan manfaat keanekaragaman hayati. Menurut Sihol, langkah tersebut sejalan dengan target yang dicanangkan pemerintah guna mencapai komitmen kontribusi penurunan emisi yang ditetapkan secara nasional atau Nationally Determined Contribution (NDC) pada 2030 melalui "Indonesia FoLU Net Sink 2030".

Untuk kemajuan inklusif APRIL meluncurkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Sejumlah tujuannya antara lain menghapus kemiskinan ekstrem pada radius 50 kilometer (km) dari area operasional, mengurangi angka stunting di Riau hingga 50 persen, meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menengah, serta memastikan terciptanya kesetaraan gender.

Kemudian, APRIL juga berkomitmen pada pertumbuhan yang berkelanjutan lewat diversifikasi, bisnis yang sirkular dan produksi yang bertanggung jawab hingga 2030. Hal ini diwujudkan dengan sejumlah rencana aksi nyata. Salah satunya memperkenalkan serangkaian proyek khusus untuk mengurangi penggunaan air dan meningkatkan daur ulang air limbah. Komitmen APRIL Group ini diharapkan dapat diikuti oleh perusahaan lain di Indonesia. Pasalnya, menjaga kelangsungan bumi bukan tugas segelintir pihak, melainkan kewajiban kolektif antarsektor.***

Penulis : Rilis
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Ekonomi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?

Berita Terkait
Sabtu, 25 Desember 2021 23:25 WIB
Program Desa Bebas Api, Jaga-jaga Berhadiah
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 14 Agustus 2022
Semarakkan HUT RI ke 77, Warga Kampung Baru Gelar Lomba Sepeda Hias
Minggu, 14 Agustus 2022
BKNDI Bengkalis Apresiasi Semarak Kampung Simpang Ayam, Terobosan Geliatkan Ekonomi
Minggu, 14 Agustus 2022
Sebelum Minta Penambahan, Stok Vaksin PMK di Riau Harus Dimaksimalkan Lebih Dulu
Sabtu, 13 Agustus 2022
Meriahkan HUT 65 Riau, Misnarni Syamsuar Berbagi Resep Masakan Bersama Masyarakat

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Agustus 2022
Nasabah Unit Imambonjol Dapat Honda Brio pada Pengundian PHS BRI
Minggu, 31 Juli 2022
Hadir di Pekanbaru, HijabChic Sambut Antusiasme Fashion Kaum Hawa dengan Tema Romantis
Sabtu, 30 Juli 2022
Ingin Make Over Gaya Rambut Ala Korea atau Jepang? Yuk.. Ke Haoon Hair Dressing
Kamis, 21 Juli 2022
Armada Band akan Meriahkan Hiburan Rakyat Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan
Rabu, 10 Agustus 2022
Peringatan HUT ke-65 Riau, Momentum Perkuat Sinergi Bersatu Bangun Riau
Selasa, 26 Juli 2022
Hari Mangrove Sedunia, Gubri Tanam 200.000 Bibit Mangrove di Bengkalis
Senin, 25 Juli 2022
GALERI FOTO: Buka MTQ XL Provinsi Riau di Rohil, Gubri: Mari Syiarkan Alquran di Bumi Melayu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 07 Agustus 2022
iPhone 14 Pro Ucapkan Selamat Tinggal Notch
Kamis, 04 Agustus 2022
Sukses Dihelat di Pekanbaru, STEAM Cup Sumatera Direncanakan Digelar Setiap Tahun
Selasa, 19 Juli 2022
Bengkalis Creative Network MoU dengan Meet Up Co-Working dan Founders Live
Senin, 27 Juni 2022
Fenomena Planet Sejajar Akan Terjadi Lagi 28 Juni 2022!

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
52 Nakes di Pulau Terluar Rupat Dilatih Tangani Kasus Darurat Ibu Hamil dan Bayi
Kamis, 07 Juli 2022
Permudah Pasien, Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Buka Layanan Poliklinik Sore
Rabu, 06 Juli 2022
Pemko Pekanbaru Kejar Target Angka Stunting 6 Persen di 2024, Optimis Tercapai
Minggu, 03 Juli 2022
Penyebab Keputihan Darah yang Perlu Anda Ketahui

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
CAKAPLAH.COM Menerima Kunjungan Silaturahmi dari Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI
Jumat, 12 Agustus 2022
Gubernur Usulkan Pendirian LLDikti XVII di Riau ke Menko PMK
Kamis, 11 Agustus 2022
Kukerta BK UNRI Buat Plang Nama dan Petunjuk Arah Wisata Alam Air Terjun Lubuok Nginio
Rabu, 10 Agustus 2022
Mahasiswa Kukerta Unri Serahkan Peta Desa untuk Merempan Hulu

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


HUT Riau 2022 - April RAPP
Terpopuler
PCR 2022
Foto
Khas Agustus 2022
Diskes Rohul Agustus 2022
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www