Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 25-26 Juni 2022
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


Pengamat Sebut Riau Sulit Lepas dari Korupsi Politik, Simak Analisa Lengkapnya
Sabtu, 04 Juni 2022 15:13 WIB
Pengamat Sebut Riau Sulit Lepas dari Korupsi Politik, Simak Analisa Lengkapnya
Ilustrasi.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Pengamat politik dari Universitas Riau, Dr. Tito Handoko, S.IP., M.Si menganalisa terkait korupsi politik yang sudah terjadi beberapa kali di Provinsi Riau.

Korupsi politik, kata Tito, tidak berbeda dengan korupsi biasa yang sama-sama dilakukan oleh individu maupun kelompok yang memiliki peluang dari jabatannya untuk mengambil ataupun menerima uang yang bukan haknya. Namun, korupsi politik memiliki perbedaan dengan korupsi lainnya dari aspek pelaku.

Dimana, korupsi politik dilakukan oleh elit-elit partai politik yang memiliki kekuasaan dalam pemerintahan maupun lembaga negara dan pengertian korupsi politik ditekankan secara subversif dari kepentingan umum dengan kepentingan pribadi.

Kasus korupsi yang melibatkan para pejabat publik yang berasal dari partai politik seolah menegaskan bahwa partai politik menjadi sumber “korupsi”.

Bentuk-bentuk korupsi yang dilakukan oleh perwakilan partai politik sangat beragam, mulai dengan modus penyuapan, pemerasan terhadap sektor-sektor strategis, merugikan keuangan negara, memperdagangkan pengaruh, serta penyalahgunaan wewenang dan menyalahgunakan atau memainkan anggaran setiap program-program pembangunan.

"Seperti Kasus korupsi yang menjerat 3 orang Gubernur Riau pada masa lalu juga hampir sama dengan modus perilaku korupsi pada umumnya di Indonesia. Arus informasi anggaran yang terpusat di lingkaran eksekutif (Gubernur) menjadi celah untuk mengatur dan mendistribusikan berbagai program dan kegiatan kepada para kroni/koleganya termasuk memastikan program/kegiatan yang diusulkan oleh para kroni/kolega masuk menjadi anggaran prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)," papar Tito.

Secara spesifik, sambung Tito, usulan itu akan dikawal dan memastikan para kroni/kolega itu akan mendapatkan kegiatan sebagaimana dimaksud.

Tersangkutnya para Gubernur Riau dalam pusaran korupsi menyebabkan Riau masuk sebagai daerah rawan korupsi dan dinyatakan sebagai salah satu daerah binaan Komisi Pemberantasan Korupsi tahun 2016, bersama lima provinsi lainnya.

Ini membuktikan rendahnya komitmen daerah dalam upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Tito menjelaskan, seperti kasus Annas Maamun. Dimana Annas Maamun mengawali karir politiknya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis sejak pemilu 1997. Pada pemilu 1999, Annas Maamun kembali terpilih dan berhasil meraih jabatan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis.

Ketika Kabupaten Bengkalis mengalami pemekaran wilayah dan Rokan Hilir menjadi kabupaten sendiri, terlepas dari Kabupaten Bengkalis, Annas Maamun berhasil mengekalkan kedudukannya, meraih posisi Ketua DPRD Rokan Hilir tahun 2000 sampai 2006.

Pada pemilihan kepala daerah Rokan Hilir tahun 2006, Annas Maamun ikut dan berhasil menjadi Bupati Rokan Hilir tahun 2006-2011. Tahun 2011 dia kembali memenangkan pemilihan Bupati Rokan Hilir untuk masa jabatan kedua, tahun 2011 sampai 2016.

Tidak sampai berakhir masa jabatan periode kedua sebagai Bupati Rokan Hilir, Annas Maamun bertarung pada pemilihan Gubernur Riau tahun 2013 dan berhasil memenangkannya. Maka sejak 19 Februari 2014, Annas Maamun adalah Gubernur Riau untuk masa jabatan tahun 2014-2019.

Namun tragisnya pada 25 September 2014 atau baru menjabat 7 bulan 6 hari sebagai Gubernur Riau ke-12, Annas Maamun ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tuduhan menerima suap atau gratifikasi dan ditahan untuk menjalani proses hukum.

"Sejak menjabat sebagai Bupati Rohil hingga terpilih sebagai Gubernur Riau, Annas Maamun dikenal sebagai pemimpin yang eksentrik dengan gaya bahasa yang ringan “ala uyang rokan” namun tegas dari gaya kepemimpinan. Annas Maamun juga dikenal sebagai pemimpin yang royal, dalam aktifitas kampanye ia tak segan-segan menggelontorkan uang untuk mendapatkan dukungan publik," kata Tito.

Konsekuensi royalitas itu tentu pada upaya untuk mengembalikan modal kampanye yang telah dikeluarkan. Sehingga kebijakan-kebijakan Annas Maamun ketika menjadi Bupati maupun Gubernur sering kontroversial, misalnya soal pengangkatan anak dan menantu menjadi pejabat eselon di Pemprov Riau, maupun soal kebijakan anggaran.

Selanjutnya, kebijakan transaksional yang merupakan kebijakan yang ditempuh oleh pejabat birokrasi dengan menukarkan keputusan birokrasi yang menjadi kewenangannya dengan kepentingan, baik pribadi maupun kelompok atau golongan, baik materi maupun non-materi pun dilakukan Anas Maamun.

Manfaat dari kebijakan transaksional tersebut digunakan secara langsung atau tidak langsung untuk kepentingan diri sendiri maupun digunakan untuk kepentingan kelompok atau golongan. Kondisi demikian ditengarai sebagai dampak dari pergeseran kekuasaan dari pusat ke daerah. Perubahan pola pemerintahan yang tersentralisasi menjadi terdesentralisasi dengan adanya otonomi daerah telah menggeser praktik korupsi yang dahulu hanya didominasi oleh pemerintah pusat kini menjadi marak terjadi di daerah.

"Jika merujuk pada teori korupsi yang dikemukakan Klitgaard, maka sejak otonomi daerah dilaksanakan di Indonesia, posisi seorang gubernur – apalagi di daerah yang baru mengalami perkembangan, seperti Provinsi Riau, merupakan figur pemimpin yang memonopoli semua kekuatan, baik politik maupun ekonomi. Di tangan gubernur, seluruh proyek-proyek di pemerintahan yang dilelang, ditentukan pemenangnya. Posisi seorang gubernur yang secara politik memang merupakan posisi tertinggi di pemerintahan sebuah provinsi adalah posisi dengan pengawasan yang sangat minim oleh aparat pengawasan. Hal ini disebabkan karena bidang-bidang pemerintahan yang bertugas dalam pengawasan, seperti inspektorat, secara struktural berada di bawah Kepala Daerah. Berkaitan dengan itu, tidak heran jika kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh Gubernur sebagai pemegang otoritas tertinggi di daerah diwarnai kebijakan transaksional antara Gubernur dan para koleganya," cakap Tito lagi.

Lebih jauh, Tito mengatakan, Korupsi yang melibatkan pejabat tinggi negara pada level pusat maupun daerah mencerminkan bahwa proses politik yang ada baik pada rekrutmen maupun promosi belum mengarah pada substansi etik dan norma serta miskin integritas.

Para pejabat publik yang terlibat kasus korupsi sulit melepaskan diri dari tekanan kepentingan ekonomi yang datang dari kelompok pendukung sehingga politik balas budi menjadi tidak terelakkan.

"Pergeseran kekuasaan dari pusat ke daerah pasca Orde Baru nyatanya turut menggeser perilaku korupsi dari pusat ke daerah, kondisi ini semakin menegaskan bahwa monopolistic kewenangan pada satu orang memperbesar peluang terjadinya korupsi," cakapnya lagi.

"Korupsi politik akan terus mewarai roda pemerintahan di Indonesia umumnya dan Riau khususnya sebagai akibat mahalnya biaya politik dan sulitnya seorang pejabat publik melepaskan diri dari kontrol partai dan tekanan kelompok kepentingan orang-orang di sekelilingnya. Monopolistic kekuasaan di tangan Gubernur/Kepala Daerah juga akan berdampak pada lemahnya pertanggungjawaban (akuntabilitas) publik sehingga potensi korupsi, kolusi, dan nepotisme akan semakin mengemuka," tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Politik, Pemerintahan, Hukum, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 Juni 2022
HMJ Ekonomi Syariah STAI Diniyah Pekanbaru Gelar Kegiatan Pekan Ekonomi Syariah
Sabtu, 25 Juni 2022
Tingkatkan Kepedulian Generasi Muda BEO Gelar Ajang Lestari Budaya Nusantara di Living World Pekanbaru
Sabtu, 25 Juni 2022
Pekan Raya Wisata Diharapkan Hidupkan Produk Lokal Unggulan Tenayan Raya
Sabtu, 25 Juni 2022
5 Orang Buruh Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polisi

Serantau lainnya ...
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan
Selasa, 31 Mei 2022
Meniti Mimpi, Wujudkan Rumah Impian untuk Calon Istri

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan
Selasa, 31 Mei 2022
Kominfo akan Bangun 42 BTS di Wilayah 3T Riau

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR
Selasa, 14 Juni 2022
Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB
Jumat, 10 Juni 2022
Counter Mandiri InHealth Hadir di Eka Hospital, Berikan Layanan Cepat dan Maksimal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Juni 2022
Fakultas Psikologi UIR Raih Hibah Penelitian Pengembangan Kurikulum dari Kemendikbukristek
Selasa, 21 Juni 2022
Dewan Pembina-nya Syamsuar, Zul Anshari Terpilih Jadi Ketua IKA FISIP USU Wilayah Riau
Selasa, 21 Juni 2022
SEF Berbagi Keceriaan dengan Panti Asuhan di Pekanbaru
Senin, 20 Juni 2022
FISIP Unri Buka Pendaftaran Calon Dekan periode 2023-2027, Berikut Syaratnya

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
Demokrat 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera
Kamis, 21 April 2022
Menjemput Lailatul Qadar

Religi lainnya ...
Waisak 16 Mei 2022 - APRIL
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www