Sabtu, 25 Juni 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 25-26 Juni 2022
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


CAKAP RAKYAT
Mengatasi Kesenjangan Dunia Pendidikan
Jum'at, 10 Juni 2022 10:21 WIB
Mengatasi Kesenjangan Dunia Pendidikan
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau membentuk tim Pengentasan Anak Tidak Sekolah (PANTAS). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Provinsi Riau, M Job Kurniawan mengatakan bahwa program tadi merupakan salah satu program Kepala Daerah dalam rangka menuntaskan wajib belajar 12 tahun. Adapun program PANTAS berupaya mengotimalkan pusat kegiatan belajar masyarakat PKBM lewat paket C dan mengoptimalkan program SMA terbuka khusus di daerah 3T terpencil, serta memotivasi masyarakat orang tua bagaimana anak bisa bersekolah.

Adapun kegiatan meliputi pendataan dan menginventarisasi agar dapat diketahui latar belakang dan penyebab kenapa anak tidak sekolah, sebagai bahan untuk mengambil solusi dan kebijakan. Dalam implementasi, tim PANTAS juga melibatkan seluruh stokeholder seperti BKKBN, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Riau, dinas pendidikan kabupaten/kota, akademisi, tokoh masyarakat, cabang dinas dan lainnya.

Langkah Pemprov di atas patut diapresiasi. Sebagaimana kita ketahui, pendidikan merupakan proses sangat penting dalam pembentukan pola pikir dan karakter manusia. Selain menjadi sarana menambah wawasan dan meningkatkan kualitas SDM, pendidikan juga faktor yang dapat menempa kemampuan seseorang dalam menyelesaikan masalah. Di tataran praktis lumrah ada pemikiran awam mengganggap pendidikan ibarat tiket menuju pencapaian lebih baik dari sisi perekonomian atau sederhananya membuka peluang kesempatan kerja.

Adapun bagi kepentingan bangsa, semakin baik kualitas SDM maka semakin maju dan berkembang bangsa tersebut. Berangkat dari urgensi pendidikan itulah Pemerintah mengusung program Wajib Belajar 12 Tahun, sebuah program lanjutan dari program Wajib Belajar 9 Tahun yang mana menurut Undang-Undang (UU) No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) adalah program pendidikan minimal yang seharusnya dapat diikuti oleh warga negara Indonesia. Tugas ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kronis

kita berharap ikhtiar Pemprov Riau berujung langkah konkrit mengatasi akar permasalahan. Tak bisa dipungkiri sektor pendidikan punya masalah tersendiri di negeri ini. Paling mengemuka soal kesenjangan. Ini sebenarnya klise tapi hingga kini masih menghantui dunia pendidikan kita. Paling ketara perihal sarana dan fasilitas. Jangankan antara swasta dengan negeri, sesama sekolah negeri juga alami hal sama. Sebut saja antara sekolah negeri kota dan desa; sekolah “favorit” dan “non favorit” dan lain-lain.

Siswa dari keluarga kelompok ekonomi ke bawah kesulitan mendapat kesempatan pendidikan lebih baik. Ketika anak usia sekolah idealnya menghabiskan waktu untuk belajar, masih banyak anak harus berjuang nyambi bekerja untuk lanjutkan sekolah sekaligus bantu menghidupi keluarga. Persoalan ekonomi bukan faktor tunggal penghambat mereka bersekolah. Seringkali komplikasi keterbatasan ekonomi yang mereka alami dibenturkan dengan tuntutan pengeluaran untuk bersekolah. Mulai keperluan operasional ke sekolah sampai kutipan uang atau biaya yang memberatkan dan terkadang dilakukan secara serampangan. Sebagian dapat ditanggulangi setelah viral di berita dan sosial media.

Kembali menyoal Riau, problem pendidikan boleh dibilang cukup kronis. Paling gerah tentunya kabar Riau menempati rangking ketiga nasional persentase tertinggi angka putus sekolah. Secara garis besar ada beberapa faktor penyebab anak tidak sekolah atau putus sekolah di Riau. Mulai persoalan geografi, ekonomi, sosial dan kesenjangan antar sekolah SMP dengan SMA serta sarana. Yang disinggung terakhir termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau 2019-2024 mengungkap kondisi bangunan sekolah di Riau sebagian besar dalam keadaan rusak. Selama tahun 2021 Pemprov Riau berupaya membangun ratusan Ruang Kelas Baru (RKB) di berbagai daerah.

Namun pembangunan masih kurang untuk memenuhi kebutuhan. Karena ini tak hanya menyoal kualitas berupa perbaikan tapi juga kuantitas. Terutama pelosok desa, masih banyak jauh dari jangkauan sekolah. Laporan dinas terkait menyebut bahwa dari Angka Partisipasi Sekolah (APK) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA mengungkap bahwa masih ada puluhan ribu siswa tak tertampung setiap tahunnya.

Temuan barusan bukan informasi baru. Di sisi lain, implikasi belum meratanya sarana-prasarana sekolah negeri memicu gejolak tiap tahun manakala Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Belum memadainya jumlah sekolah negeri di zonasi berdampak pada tidak terpenuhinya hak pendidikan bagi setiap anak. Berkaca dari PPDB sistem zonasi telah berjalan, eksekusinya boleh dibilang kurang terukur. Terkesan Pemda kurang paham daerahnya sendiri. Baik itu lalai mempertimbangkan jumlah dan penyebaran sekolah negeri, kepadatan penduduk di suatu tempat dengan ketersediaan jumlah sekolah negeri dan aspek lainnya.

Penghambat

Problematika kesenjangan di sektor pendidikan jelas penghambat utama mewujudkan kemajuan daerah jika tidak ditanggulangi secara sistematis dan responsif. Pengalaman selama pandemi yang mengungkap berbagai kekurangan selama ini luput dari perhatian semestinya menyadarkan pemangku kepentingan untuk berbenah. Selama pandemi terbukti kesenjangan dihadapkan perubahan metode pembelajaran berbasis daring menghasilkan shock nasional. Kebijakan dipaksakan jalan secara mendadak tanpa didahului penguatan unsur utama pendidikan seperti sarana dan prasarana serta tenaga pengajar.

Mengacu ke fenomena tersebut, kebijakan merdeka belajar yang pernah dicanangkan Menteri Nadiem Makarim dipertanyakan. Karena istilah "merdeka belajar" bermakna bebas, independen, tanpa ada tekanan. Namun nyatanya di lapangan justru menambah beban. Meski konsep pembelajaran daring punya nilai positif, tapi pelaksanaannya terkesan latah dan sekedar ikut-ikutan tren online. Padahal pelaksanaan daring butuh penguasaan mumpuni. Bagi para siswa di pedalaman tentu makin kesulitan dan membuat mereka makin tertinggal.

Kita berharap upaya pusat dan daerah membenahi pendidikan realistis. Seringkali perubahan kebijakan mengundang kontroversi. Habis dibuat lalu diralat. Sementara akar permasalahan pendidikan terlupakan. Termasuk paling hangat rencana revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas). Mengutip pemberitaan media massa, ada hal menarik saat Aliansi Penyelenggara Pendidikan Indonesia (APPI) bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan kritik terhadap rencana revisi UU tersebut. Dalam kesempatan itu, APPI terkejut ternyata Presiden Jokowi belum mengetahui proses perubahan UU Sisdiknas. Setelah mendengar masukan, Presiden Jokowi setuju membuat kajian sebelum revisi UU Sisdiknas, supaya ada perumusan peta jalan pendidikan sebelum pemerintah dan DPR mengubah UU.

Meski respon Presiden bagus, tapi agak lucu rasanya revisi UU substansial ditempuh tanpa kajian komprehensif. Sedari awal revisi UU Sisdiknas menuai polemik sebab dianggap jauh dari semangat gotong royong dan kontraproduktif dengan visi Jokowi membangun SDM unggul. Belum lagi tudingan lain terhadap muatan RUU seperti isu permulaan penghapusan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), penghapusan frasa madrasah dan sejumlah isu krusial lain.

Membahas langkah realistis, pembenahan kesenjangan sarana dan prasarana serta penguatan aktor utama di bidang pendidikan harusnya diprioritaskan. Di lingkup daerah, Pendekatan Pemprov di tahun 2021 sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) menyasar permasalahan pembangunan SDM dipandang sudah oke. Sekarang tinggal konsistensi. Terutama pembenahan akses pelayanan pendidikan masih rendah dan rasio ketersediaan sekolah belum memenuhi standar berikut memfasilitasi guru yang belum berkualifikasi S1/DIV dan akses pendidikan lebih baik bagi penyandang disabilitas.

Mengenai tenaga pengajar, dari publikasi statistik pendidikan Provinsi Riau didasarkan pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau bahwa ada kesenjangan persentase guru layak mengajar di Riau. Guru yang telah memenuhi syarat kualifikasi akademik tersebut dikelompokkan sebagai guru layak mengajar oleh Kemendikbud. Berdasarkan jenjang pendidikan, terjadi kesenjangan persentase guru layak mengajar antara jenjang pendidikan SMA dan SMK. Selain kualitas, beban kerja guru juga turut mempengaruhi bagaimana kualitas proses belajar mengajar di dalam kelas. Beban kerja guru tersebut dapat dilihat dengan menghitung rasio murid-guru yang menggambarkan jumlah murid terhadap jumlah guru pada jenjang pendidikan tertentu. Hal-hal mendasar inilah seharusnya mendapat porsi perhatian dalam kebijakan ke depan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?

Berita Terkait
Sabtu, 21 Mei 2022 07:00 WIB
Menggali Unsur Kebangkitan Nasional
Sabtu, 28 Mei 2022 07:01 WIB
Jalan Menuju Berkah Tidak Mudah
Rabu, 01 Juni 2022 17:46 WIB
Revitalisasi Nilai Pancasila
Kamis, 23 Juni 2022 16:25 WIB
Pekanbaru Butuh Mindset Baru
Kamis, 05 Mei 2022 20:38 WIB
Aspirasi Kunci Pembangunan
Senin, 28 Maret 2022 08:45 WIB
Keberpihakan Kunci Kebangkitan
Selasa, 24 Mei 2022 08:01 WIB
Toleransi Bukan Untuk Mengebiri
Sabtu, 23 April 2022 06:18 WIB
Pentingnya Iqro’
Selasa, 05 April 2022 16:22 WIB
Impor dan Kemandirian Bangsa
Rabu, 30 Maret 2022 17:01 WIB
Rohingya dan Permasalahannya
Selasa, 10 Mei 2022 21:49 WIB
Menjawab Dilema Para Buruh
Senin, 09 Mei 2022 20:46 WIB
G20 dan Politik Luar Negeri Indonesia
Kamis, 31 Maret 2022 08:23 WIB
Ramadhan Dan Momentum Ekonomi Syariah
Minggu, 01 Mei 2022 23:16 WIB
Fitrah Dan Kekuatan Untuk Merubah
Kamis, 17 Februari 2022 12:30 WIB
Maksimalkan Perlindungan Pekerja
Kamis, 10 Maret 2022 12:27 WIB
Energi Dan Kebangkitan Ekonomi
Kamis, 16 Juni 2022 08:15 WIB
Kebijakan Teror Honorer
Senin, 23 Mei 2022 07:40 WIB
Berdamai dengan Perubahan
Kamis, 30 Desember 2021 12:58 WIB
Riau Menatap 2022
Selasa, 12 April 2022 16:00 WIB
Komitmen Setengah Hati Urus BUMD
Kamis, 07 April 2022 08:27 WIB
Misi Jadikan Melayu Bahasa Pemersatu
Minggu, 17 April 2022 14:52 WIB
Ekonomi Hijau Demi Riau Berkilau
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Rabu, 10 November 2021 17:29 WIB
Warisan Berharga Para Pahlawan
Senin, 27 Desember 2021 08:02 WIB
Revitalisasi Desa Sebagai Pilar Bangsa
Kamis, 09 Desember 2021 21:00 WIB
Memaknai Hari Antikorupsi Sedunia
Sabtu, 22 Januari 2022 08:02 WIB
Kolaborasi Tunaikan Tanggung Jawab
Minggu, 03 April 2022 21:07 WIB
Taat Konstitusi Bukti Cinta NKRI
Jum'at, 03 September 2021 08:02 WIB
Mendulang Berkah Dari Musibah
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 Juni 2022
Tingkatkan Kepedulian Generasi Muda BEO Gelar Ajang Lestari Budaya Nusantara di Living World Pekanbaru
Sabtu, 25 Juni 2022
Pekan Raya Wisata Diharapkan Hidupkan Produk Lokal Unggulan Tenayan Raya
Sabtu, 25 Juni 2022
5 Orang Buruh Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Pertanyakan Kinerja Polisi
Jumat, 24 Juni 2022
Pemkab Siak dan RAPP Perpanjang MoU Mitigasi Karhutla dan Stunting

Serantau lainnya ...
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan
Selasa, 31 Mei 2022
Meniti Mimpi, Wujudkan Rumah Impian untuk Calon Istri

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan
Selasa, 31 Mei 2022
Kominfo akan Bangun 42 BTS di Wilayah 3T Riau

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR
Selasa, 14 Juni 2022
Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB
Jumat, 10 Juni 2022
Counter Mandiri InHealth Hadir di Eka Hospital, Berikan Layanan Cepat dan Maksimal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Juni 2022
Fakultas Psikologi UIR Raih Hibah Penelitian Pengembangan Kurikulum dari Kemendikbukristek
Selasa, 21 Juni 2022
Dewan Pembina-nya Syamsuar, Zul Anshari Terpilih Jadi Ketua IKA FISIP USU Wilayah Riau
Selasa, 21 Juni 2022
SEF Berbagi Keceriaan dengan Panti Asuhan di Pekanbaru
Senin, 20 Juni 2022
FISIP Unri Buka Pendaftaran Calon Dekan periode 2023-2027, Berikut Syaratnya

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
Demokrat 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera
Kamis, 21 April 2022
Menjemput Lailatul Qadar

Religi lainnya ...
Waisak 16 Mei 2022 - APRIL
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www