Minggu, 26 Juni 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 25-26 Juni 2022
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


Apkasindo: Menyedihkan! BOTL Beban Kelima TBS Petani Sawit
Selasa, 14 Juni 2022 10:21 WIB
Apkasindo: Menyedihkan! BOTL Beban Kelima TBS Petani Sawit

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.IMA mengatakan, Peratuan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar (TBS) Petani menorehkan banyak misteri.

Sebelumnya, ada kisruh dan klaim dari PKS (Pabrik Kelapa Sawit) yang mengatakan bahwa TBS Petani swadaya tidak ada regulasi yang mengatur sehingga bisa suka-suka dalam membuat harga.

Petani swadaya juga mempersoalkan mengenai potongan timbangan di PKS yang mencapai 15%. Semua misteri ini sangat berpotensi masuk ke ranah hukum, terutama yang namanya Potongan Biaya Operasional Tidak Langsung (BOTL).

Menurut Gulat, cukup menarik mengenai BOTL ini, karena hanya beberapa PKS yang ikut rapat penetapan harga kesepakatan TBS Petani di Dinas Perkebunan tapi 100% PKS di Indonesia (1.118 PKS) ikut menduplikasi harga TBS setelah potongan BOTL tersebut di PKS-PKS dengan berbagai modus.

Apa itu BOTL ? Yaitu potongan yang dilakukan terhadap harga TBS Petani sebelum diumumkan ke masyarakat umum. Menurut Permentan 01/2018 bahwa Potongan BOTL ini dipergunakan cost of money sebesar 1,33% (bunga dan biaya bank, asuransi kemanan pengiriman uang), penyusutan timbangan CPO/PK dalam transportasi 0,30% dan Over head kebun plasma (kegiatan penetapan harga TBS, Pembinaan Pekebun dan pembinaan kelembagaan pekebun) 1,0%, sehingga totalnya maksimum 2,63%.

Potongan ini dilakukan berlaku mundur tiap bulan jika penetapan harganya TBS dilakukan tiap bulan. Jadi semua pengeluaran PKS yang termasuk dalam kelompok BOTL dihitung dengan menunjukkan bukti-bukti kwitansi serta daftar pengeluaran dan dibebankan ke harga TBS Petani dengan maksimum potongan sebesar 2,63%. Jika dihitung-hitung rata rata, potongan BOTL ini antara Rp.50-150/kg TBS Petani sawit.

"Sudah saatnya petani sawit itu merasakan kemerdekaannya. Ya, sekalipun harga TBS rendah namun jika itu adalah hasil jerih payah sesungguhnya, kami tetap mensyukuri asal tidak kena tokohin. Meskipun rata rata potongan BOTL kisaran Rp.50-Rp150/kg, namun bagi kami itu sangat berarti, apalagi dalam kondisi turbulensi harga TBS pada 2 bulan terakhir ini, semakin terasa nilainya," kata Gulat.

Untuk itu, APKASINDO kata Gulat, meminta semua Gubernur Provinsi sawit supaya meniadakan Potongan BOTL ini sementara waktu. Karena selama ini proses pertanggungjawabannya tidak jelas.

Padahal regulasi mengamanahkan supaya setiap rapat penetapan harga TBS Petani di Dinas Perkebunan Provinsi supaya dipertanggungjawabkan pemanfaatan dana potongan BOTL ini kepada Gubernur melalui Kepala Dinas Perkebunan Provinsi pada saat rapat Tim harga.

"Jika tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka potongan BOTL di rapat berikutnya (kalau Riau tiap sekali seminggu) ditiadakan atau di nol kan. Bagi saya jika tetap dilakukan potongan BOTL padahal tidak ada pertanggungjawaban, ini sudah jelas tindak pidana korupsi. Dan saat ini kami Apkasindo sedang on progress membuat draft revisi Permentan 01 tahun 2018 tersebut," ujarnya lagi.

Sementara itu, Andi Kasruddin Raja Muda, Ketua Apkasindo Provinsi Sulawesi Barat, mengatakan bahwa BOTL ini identik dengan “penggelapan”, karena tidak jelas juntrungnya. Di Sulawesi Barat sudah beberapa kali hal ini diprotes oleh petani, karena tidak ada wujud manfaat yang dirasakan oleh petani, malah digunakan untuk pengeluaran internal perusahaan. Hal ini harus dihentikan segera apalagi saat ini semakin terbeban harga TBS akibat banyaknya beban yang ditimpakan ke TBS Petani.

"Ada lima beban tersebut antara lain Pungutan Ekspor, Bea Keluar, DPO, potongan timbangan di PKS dan yang kelima adalah BOTL. Timbangan di PKS setahu saya tidak pernah ditera (dicek ulang keakuratannya), timbangan tomat saja ditera," ujar Andi.

"Jadi soal timbangan ini dua kali kena, pertama kecurangan timbangan di PKS dan kedua setelah ditimbang kena potong lagi hasil timbangan 10-15%, anehnya tidak pernah menjadi perhatian kementerian terkait, meskipun sudah bertahun-tahun dikeluhkan akibat permainan timbangan ini," lanjutnya.

Sementaea itu, KH Suher, Ketua Apkasindo Riau lebih tegas mengatakan bahwa potongan BOTL ini adalah akal-akalan berlindung dengan regulasi.

"Coba sebut satu saja pembinaan apa yang sudah dilakukan oleh PKS yang menikmati BOTL tersebut? Seperti di Riau misalnya sangat lumayan jumlahnya. Untuk PKS yang selalu ikut rapat di Disbun Riau, untuk periode minggu lalu saja mereka berhasil meraup uang dari potongan BOTL ini kisaran Rp4,1 M. Potongan ini diambil dari harga yang harusnya diumumkan ke masyarakat Rp.2.638/kg TBS, namun dipotong terlebih dahulu sebesar 2,63% (Rp. 69.38/kg) menjadi Rp.2.571, angka inilah yang diumumkan ke masyarakat. Angka yang terkumpul Rp4,1 M tersebut baru hasil hitungan pungutan TBS Petani yang dijual ke PKS peserta rapat tiap minggu (ada 10 PKS)," ketusnya.

"Gawatnya harga TBS yang sudah kena beban BOTL ini juga diduplikasi oleh PKS yang tidak ikut bersepakat di Disbun Riau. Nah tinggal kalikan saja jika PKS di Riau menurut Disbun di Riau (2021) ada 264 PKS. Luar biasanya jumlah rupiahnya. Ibaratnya, yang 10 PKS tersebut saja tidak pernah mempertanggungjawabkan kemana uang yang Rp4,1 M/minggu tersebut kemana dan untuk apa mereka gunaka kononlah yang 254 PKS lagi? Oleh karena itu saya sepakat dengan usulan Ketua Umum, supaya potongan BOTL ini ditiadakan saja, dengan alasan pertama, tidak jelas pertanggungjawabannya, kedua karena situasi anjloknya harga TBS saat ini, ketiga potongan BOTL ini telah menjadi modus bagi PKS di luar yang 10 PKS tadi untuk meraup untung," ujarnya.

Ia mencontoh PKS yang tanpa kebun dengan kapasitas 45 ton per jam. Maka setiap hari PKS ini sudah meraup untung Rp62 juta dengan menduplikasi ala mereka harga Disbun tadi, yang berasal dari potongan “modus BOTL” Rp69,38/kg TBS petani.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPW Apkasindo Sumbar, Dr Wily Nofranita, cerita bahwa pada rapat penetapan harga TBS Sumbar, pihaknya selalu meminta kepada perusahaan anggota tim penetapan harga, supaya menyerahkan bukti-bukti pengeluaran dana BOTL itu.

"Bukti pengeluaran itu sesuai perintah yang tertera di Permantan 01 tahun 2018. Tapi perusahaan enggak mau memberikan. Karena perusahaan tidak mau menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan BOTL maka kami meminta supaya potongan BOTL ditiadakan (di nolkan) di bulan berikutnya. Setelah beberapa bulan deadlock akhirnya awal Tahun 2022 disepakati bahwa potongan BOTL hanya 1,2% dan itu berlangsung hingga saat ini,"  ujar Wily mengenang perjuangan APKASINDO ketika itu.

"Ya kami sangat terbantu karena dana itu bisa kami pakai untuk berbagai kegiatan organisasi Apkasindo. Dan Mungkin karena itulah mengapa harga TBS Sumbar selalu lebih tinggi dari Riau," tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 Juni 2022
Akhir Pekan, Misnarni Syamsuar Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti Asuhan di Bengkalis
Sabtu, 25 Juni 2022
HMJ Ekonomi Syariah STAI Diniyah Pekanbaru Gelar Kegiatan Pekan Ekonomi Syariah
Sabtu, 25 Juni 2022
Tingkatkan Kepedulian Generasi Muda BEO Gelar Ajang Lestari Budaya Nusantara di Living World Pekanbaru
Sabtu, 25 Juni 2022
Bupati Aprizal Sitong Pimpin DPD LLPN Rokan Hilir

Serantau lainnya ...
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan
Selasa, 31 Mei 2022
Meniti Mimpi, Wujudkan Rumah Impian untuk Calon Istri

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan
Selasa, 31 Mei 2022
Kominfo akan Bangun 42 BTS di Wilayah 3T Riau

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR
Selasa, 14 Juni 2022
Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB
Jumat, 10 Juni 2022
Counter Mandiri InHealth Hadir di Eka Hospital, Berikan Layanan Cepat dan Maksimal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 Juni 2022
Fakultas Psikologi UIR Raih Hibah Penelitian Pengembangan Kurikulum dari Kemendikbukristek
Selasa, 21 Juni 2022
Dewan Pembina-nya Syamsuar, Zul Anshari Terpilih Jadi Ketua IKA FISIP USU Wilayah Riau
Selasa, 21 Juni 2022
SEF Berbagi Keceriaan dengan Panti Asuhan di Pekanbaru
Senin, 20 Juni 2022
FISIP Unri Buka Pendaftaran Calon Dekan periode 2023-2027, Berikut Syaratnya

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Bagaimana menurut Anda kinerja Anggota DPRD Riau dalam menjalankan fungsi Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan sejak dilantik 6 September 2019?


HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
Demokrat 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera
Kamis, 21 April 2022
Menjemput Lailatul Qadar

Religi lainnya ...
Waisak 16 Mei 2022 - APRIL
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www