Senin, 26 September 2022

Breaking News

  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi   ●   
  • Kunjungan di Mall Vaksinasi Riau Menurun, Rata-rata Cuma 100 Orang Perhari   ●   
  • ASN Meninggal di Basement Kantor DPRD Riau, Polisi: Murni Gantung Diri   ●   
  • 1.353 Orang Terserang DBD di Riau Sepanjang Tahun 2022, Pekanbaru Tertinggi   ●   
  • Tarif Listrik Oktober-Desember 2022 Dipastikan Tidak Naik   ●   
  • Ada Lagi Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Riau, Tetap Waspada   ●   
  • Antisipasi Krisis Pangan, Sorgum Ternyata Cocok Dikembangkan di Riau
Yamaha 23-25 September 2022

Andi, Pak Ogah Penakluk Macet Simpang Garuda Sakti yang Selalu Ikhlas dari Hati
Rabu, 22 Juni 2022 17:40 WIB
Andi, Pak Ogah Penakluk Macet Simpang Garuda Sakti yang Selalu Ikhlas dari Hati
Andi, Pak Ogah di persimp ngan Jalan Garuda Sakti yang tidak pernah memaksa pengendara memberikan imbalan kepadanya.

PARA pengatur lalu lintas tidak resmi di persimpangan jalan atau belokan U, kerap disebut 'Pak Ogah' karena kebiasaan mereka meminta 'tip' ke pengendara.

Sebutan itu sesuai dengan karakter Pak Ogah dalam serial anak Laptop Si Unyil, yang kerap meminta imbalan bila dimintai tolong. "Bagi cepek dong den," celetukan Pak Ogah yang terkenal.

Namun di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, ada seorang Pak Ogah yang terkenal di areanya karena tak pernah meminta tip dari pengendara yang dia bantu. Dia sehari-hari beroperasi di persimpangan Jalan Garuda Sakti, Panam.

Seperti sore itu, Senin (20/6/2022), kondisi cuaca yang teduh berawan tak dapat mewakili kondisi perempatan Garuda Sakti kilometer 2 yang gerah, sesak dengan kendaraan yang melimpah ruah hingga ke luar badan jalan.

Tepat di tengah perempatan, muncullah Pak Ogah yang terlihat lihai langsung membantu mengurangi kemacetan lalu lintas sore itu. Dia berulang kali memberikan instruksi 'maju' atau 'berhenti'.

Mengandalkan sebuah peluit tua dan teriakan -untuk mengalahkan bising mesin-mesin kendaraan-, Sang Pak Ogah mengatur arus kendaraan hingga kembali berjalan, walau pelan.

“Maju..Maju..Maju”. Teriaknya ke kanan. Dia memutar badan lalu membuat isyarat dengan tangan. "Terus..terus...terus". Satu Karimun mungil lolos dari jebakan macet itu. Sekeping Rp1000 berpindah ke tangannya.

Pak Ogah itu terus menggerakan tubuhnya dengan cekatan, membelah padatnya antrean kendaraan di jalan dengan mengenakan topi bundar hitam. Pelindung dari terik dan silau matahari Kota Bertuah.

Sesekali dia mengayunkan peluit kuning di tangannya. Hadiah dari seorang aparat yang pernah ia bantu melalui macet di tempat yang sama.

Laki-laki 47 tahun itu menceritakan, dia diberi peluit 'sakti' itu supaya tidak terus-terusan berteriak terus kepada sopir-sopir yang ia bantu.

“Saya dikasih peluit ini sama aparat yang lewat, supaya tak payah teriak-teriak ke pengendara,” ungkapnya dengan senyum tipis.

Sepanjang menunaikan tugasnya mengurai kemacetan di perempatan tanpa lampu lalu lintas ini, tak sekali pun ia terlihat menengadahkan tangan, meminta balas jasa, ke pengendara yang lewat.

"Bila ada yang kasih, kita terima," katanya malu-malu.

Di perempatan ini, sosok Pak Ogah memang berjasa membantu pengguna jalan. Beragam jenis kendaraan dari dan menuju Jalan Garuda Sakti-Jalan Melati bertemu di persimpangan ini.

Kondisi ini diperparah Jalan Garuda Sakti sebagai jalan lintas antar provinsi, yang biasa dilalui jejeran truk besar pengangkut barang. Kondisi jalan yang sempit, rusak, dan bergelombang membuat arus lalu lintas kerap stuck. Bukan sekali dua kali beragam jenis kendaraan bersusun tak bisa bergerak di lokasi ini. Di saat seperti itu, untung ada Pak Ogah.

Menolong dan Berizin

Andi sudah 4 tahun melakoni peran sebagai Pak Ogah. Simpang empat Garuda Sakti jadi 'pentas'-nya.

Saat ditemui CAKAPLAH.com, Senin (20/6/2022), usai Magrib, Andi mengisahkan alasan ia memutuskan berkarir sebagai Pak Ogah.

Dengan peluh di dahi dan wajahnya, jelas terlihat semangatnya masih on fire untuk berkisah.

"Inisiatif saya aja, karena pernah ada tabrakan di depan saya. Di sini," katanya mulai bercerita. Dia memberi isyarat menunjuk ke perempatan Garuda Sakti. Lokasi seorang ibu pernah terjatuh dari sepeda motor dan ia menyaksikannya secara langsung.

"Tersenggol mobil yang lewat," tambahnya. Saat itu macet parah. Tak ada petugas yang mengatur lalu lintas.

"Coba keluarga kita yang kena, kan susah juga. Itulah, karena inisiatif hati," tutur Andi sembari mengangkat bahunya sekilas. Bajunya masih basah oleh keringat.

Dia meneguk minuman yang tersaji, lalu setuju untuk ditanya lebih lanjut.

Pria dengan 9 anak itu kerap dijumpai saat jam rawan macet lalu lintas di persimpangan Garuda Sakti. Sebut saja sekitar pukul 16.00 wib. Saat jalan dipenuhi oleh truk pengangkut barang dan pengendara motor atau mobil yang semua pengendaranya seolah diburu agar sampai ke tujuan masing-masing.

"Jalan padat bisa sampai Magrib," kata dia lagi.

Selama tiga atau empat jam, Andi akan menyatu dalam bisingnya kendaraan serta asap dan debu jalanan. Sigap bergerak dan menyelip di antara puluhan kendaraan yang nyaris berhimpitan.

Tidak pernah ada tarif khusus yang dia patok. Murni menolong. Begitu katanya. "Takut kejadian tabrakan itu terulang lagi," katanya menekankan alasan betah menjadi Pak Ogah hingga bertahun-tahun.

“Saya sudah izin sama Babinsa dan RT-RW setempat. Alhamdulillah mereka mengizinkan, asal saya tidak anarkis dan memaksa meminta uang,” sebut Andi.

Semenjak ia 'terjun' di perempatan itu, Andi mengatakan tidak pernah lagi ada kejadian tabrakan.

Bahkan, ia mengklaim warga sekitar bersyukur akan kehadirannya.

Selain Andi, terkadang ada orang lain yang membantu mengatur jalan, hanya saja warga sekitar kerap mengusir mereka karena konon tidak ahli mengurai macet. Bukan mengurangi kemacetan malah memperparah.

Dimaki Lalu Dibela Polisi

Selain beramal dengan membebaskan para pengendara dari kemacetan di simpang Garuda Sakti, Andi juga melakoni pekerjaan lainnya. Sesekali ia menjadi supir atau melakukan pekerjaan apa saja. Yang penting halal.

Namun, beberapa bulan belakangan ini, kemacetan di perempatan Garuda Sakti bertambah. Praktis, jadwal Andi sebagai Pak Ogah semakin padat.

Tak hanya sore hingga lepas Magrib. Jam terbang Pak Ogah yang murah senyum ini juga bertambah di kala pagi hari.

"Sekarang di jam jelang sekolah dan orang-orang berangkat kerja juga," jelasnya.

Selama melakoni peran sebagai Pak Ogah, bukan sekali dua kali Andi mengalami hal kurang mengenakkan. Beberapa kali ia dimarahi dan dimaki pengguna jalan.

“Dimarahi pernah, tapi tidak sering. Pernah sekali ada pengendara mobil yang memaki saya. Tetapi saya dibela oleh polisi bermotor di belakang saya,” ujarnya.

Polisi baik itu mengerti kondisi jalan. Paham kalau Andi hanya berusaha membantu mengurai macet.

“Tak pakai seragam polisinya, cuman lagi lewat biasa,” jelasnya lagi.

Saat ditanya soal pemasukannya sebagai Pak Ogah. Andi tersipu. "Tak banyak, karena kan tujuannya memang menolong," katanya.

Kadang pengendara menyelipkan uang Rp2000 ke tangannya saat nyaris berlalu dari jebakan macet. Kadang ada juga yang mengangsurkan Rp10.000.

"Paling besar pernah dapat Rp100 ribu dari Asar ke Magrib," katanya tertawa. Tapi itu tak sering.

"Berapapun hasilnya saya sukuri saja," imbuh dia.

Katanya, yang penting bisa membantu mengurangi kemacetan dan membeli rokok atau jajanan untuk anaknya.

"Yang terpenting saya tidak pernah meminta dan memaksa pengendara untuk memberikan upah. Sesuai wejangan aparat ke saya," tambahnya lagi.

Mulai dengan Niat, Akhiri dengan Ikhlas

Selama 4 tahun menjadi Pak Ogah, Andi kerap mendapat apresiasi dari para aparat di sekitar simpang Garuda Sakti. Bukan berbentuk benda atau lainnya. Namun berupa acungan jempol dan dukungan dalam menjalankan perannya sebagi Pak Ogah.

Ia juga bersyukur orang-orang di sekitarnya banyak yang memberi dukungan.

Saat ditanya apakah ada bentuk apresiasi resmi dari instansi terkait atas niat baiknya selama ini, ia menggeleng.

Menurutnya, penghargaan bukan masalah. "Kan sukarela," katanya. Kembali lagi, sedari awal memang niatnya hanyalah untuk membantu, ikhlas semata.

Cukup dengan apresiasi personal seperti acungan jempol dan senyum ramah dari pengendara dan aparat yang lewat, Ia sudah senang.

Andi sendiri mengaku tidak tahu sampai kapan akan menjadi Pak Ogah. Tetapi, ia akan menuruti perintah pemerintah atau instansi terkait. Apabila ada larangan baginya untuk mengatur jalan, ia akan serta merta berhenti.

“Saya membantu ikhlas, kalau nanti disuruh berhenti, tentu saya turuti. Yang penting niat saya dari hati,” ujarnya.

“Mungkin kalau jalan sudah tidak macet lagi saya berhenti,” sambungnya sejuru kemudian.

Andi berharap, pemerintah atau instansi terkait benar-benar melakukan apa yang terbaik menurut mereka untuk mengatasi kemacetan di perempatan Garuda Sakti.

Selain itu, ia juga menitip pesan kepada pengendara yang kerap melewati jalan ini, khususnya truk-truk pengangkut, untuk lebih berhati-hati dan menaati peraturan lalu lintas. Jangan sampai terjadi kemacetan parah yang merugikan, terlebih kecelakaan lalu lintas.

Penulis : Susan/Salma Rahma Dewi
Editor : Yusni
Kategori : Serba Serbi, Kota Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 September 2022
Hari Kelima 157 Warga Pekanbaru Lamar Lowongan Panwascam
Minggu, 25 September 2022
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad Ajak Pendamping PKH Implementasikan Nilai-nilai Kebangsaan Dalam Bertugas
Minggu, 25 September 2022
Menkumham Resmikan Showroom Sepeda Motor Listrik di Pekanbaru
Minggu, 25 September 2022
Yasonna Ajak Kader PDI Perjuangan Riau Tetap Solid

Serantau lainnya ...
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022
Kamis, 15 September 2022
Hadirkan Artis Nicky Tirta, MamaSuka dan LOTTE Grosir Ungkap Rahasia Bisnis Cuan Horeka di Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat
Jumat, 16 September 2022
Peneliti Sadar ternyata Simpanse Pukul Akar Pohon untuk Kirim Pesan Jarak Jauh
Jumat, 19 Agustus 2022
Kesiapan Isuzu Menyambut Era Elektrifikasi Kendaraan Bermotor di Indonesia
Minggu, 07 Agustus 2022
iPhone 14 Pro Ucapkan Selamat Tinggal Notch

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'
Selasa, 13 September 2022
Jangan Abaikan! Ini Tanda-Tanda yang Ditunjukkan Tubuh ketika Kehabisan Energi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 23 September 2022
Wakil Bupati Bengkalis Apresiasi Pengabdian Masyarakat Himadata FH UIR
Rabu, 21 September 2022
Tim Dosen UIR Berikan Sosialisasi Pentingnya Merek Bagi Pelaku UMKM
Rabu, 21 September 2022
Diwisuda Hari Ini, Wakil Rektor I Unilak Raih Gelar Doktor dari UNP
Selasa, 20 September 2022
Monev Mahasiswa KKN, Rektor UMRI: Alhamdulillah KKN UMRI Berjalan HEBAT

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

LAMR Rohul
Terpopuler
Ketua Bawaslu Riau
Foto
Pertamina
Khas 1 September 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
Diskes Rohul Agustus 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Indeks Berita
www www