Senin, 15 Agustus 2022

Breaking News

  • Gedung Kesenian SMP Bernas Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar   ●   
  • Diskes Minta Pemeriksaan di Bandara Kembali Diperketat   ●   
  • Ribuan Pelayat Hadir di Tabrani Islamic Center untuk Mendoakan Almarhum Tabrani Rab   ●   
  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun   ●   
  • Riau Belum Berlakukan Penghapusan STNK Mati Pajak 2 Tahun   ●   
  • Kenaikan Tarif Ojol Berpotensi Buat Inflasi Indonesia Makin Tinggi   ●   
  • Penambahan Kuota Belum Disetujui, Stok Pertalite di Riau Bakal Habis Oktober 2022   ●   
  • Pertama di Indonesia, Riau Buka Mall Vaksinasi dan Imunisasi   ●   
  • MA Vonis Bebas Dekan FISIP Unri Nonaktif Syafri Harto   ●   
  • Bermain di Sungai, Bocah 7 Tahun di Kuansing Tewas Tenggelam
Yamaha 14-25 Agustus 2022
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


CAKAP RAKYAT:
Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak dan Remaja
Selasa, 12 Juli 2022 11:45 WIB
Mencegah Pelecehan Seksual pada Anak dan Remaja

(CAKAPLAH)- Beberapa waktu terakhir  ini lalu lalang berita mengenai pelecehan seksual yang terjadi pada remaja putri yang menempuh pendidikan di pondok pesantren oleh oknum pengasuh. Dan itu bukanlah berita pertama kali yang mungkin pernah kita dengar. Ada banyak berita lainnya yang terjadi diberbagai tempat dan situasi. 

Tentu hal ini membuat kita merasa  khawatir dan was-was. Pelecehan seksual sebenarnya tidak hanya terjadi pada remaja putri saja. Remaja putra, anak-anak, bahkan orang dewasa pun kerap menjadi sasaran dari tindakan ini. Tempat kejadiannya pun beragam, bisa di lingkungan pendidikan, transportasi umum, rumah, pusat-pusat keramaian atau yang lainnya. Begitupun dengan pelakunya, mulai dari orang tidak dikenal hingga orang terdekat dengan korban.

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan pelecehan seksual (sexual Harassment)? Mengapa ini bisa terjadi? Mengapa yang paling banyak menjadi korban adalah anak-anak dan remaja? Apa dampaknya terhadap diri korban? Bagaimana memproteksi anak dan remaja agar tidak menjadi korban? Apa yang harus dilakukan bila ini terjadi pada diri kita ataupun orang lain?

Pelecehan seksual (Seksual Harrasment)

Sexual Harassment atau  pelecehan seksual merupakan tindakan bernuansa seksual, baik melalui kontak fisik maupun non fisik. Tindakan ini mengakibatkan seseorang merasa tidak nyaman, tersinggung, direndahkan martabatnya bahkan dapat menimbulkan gangguan kesehatan fisik maupun mental.

Adapun jenis pelecehan seksual ini seperti pelecehan jenis kelamin, pencabulan, pemaksaan seksual, mengajak berhubungan intim dengan memberikan iming-iming sehingga menyinggung perasaaan, serta sentuhan fisik yang disengaja dengan tujuan seksual tanpa persetujuan. Tindakan pelecehan seksual yang tidak dicegah akan memunculkan kekerasan seksual pada korban. Perbedaan antara pelecehan seksual dan kekerasan seksual terletakpada skopnya lebih luas.

Faktor penyebab terjadinyan Sexual harassment

Ada banyak hal yang menjadi faktor penyebab terjadinya kasus-kasus pelecehan seksual, diantaranya :

1. Minimnya pengenalan pendidikan seks pada anak sejak dini

Sedikitnya edukasi oleh orang tua atau orang-orang disekitar anak tentang pendidikan seks disebabkan karena membicarakan seks masih dianggap tabu dan kurang pantas. Padahal pendidikan seks sejak dini sangat penting agar anak mengetahui seluruh anggota tubuhnya dan apa fungsinya. Apa yang boleh disentuh dan apa yang tidak boleh. Siapa yang boleh menyentuh dan siapa yang tidak boleh.

2. Otoritas yang tidak seimbang

Anak-anak dan remaja merasa tidak mempunyai kekuasaan yang seimbang dengan pelaku pelecehan. Pelaku misalnya adalah orang dewasa yang memiliki kekuatan, kekuasaan yang mempengaruhi dirinya. Dalam hal ini  seringkali korban biasanya dibawah ancaman pelaku. Misalnya diancam tidak diluluskan, tidak naik kelas, disebarkan aibnya bahkan hingga diancam akan dibunuh. Otoritas yang tidak seimbang ini menempatkan anak-anak dan remaja menjadi korban yang paling banyak perilaku pelecehan seksual.

3.  Kendali pikiran ada diluar diri korban

Terjadinya pelecehan seksual pada anak dan remaja biasanya dikarenakan mereka membiarkan pusat pikirannya dikendalikan oleh pelaku. Korban tidak berani menolak tindakan pelaku, tidak berani berteriak, lari, bercerita ataupun melapor. Belum terampilnya anak dan remaja  untuk mengendalikan pusat pikirannya menjadikan mereka korban terbanyak dari tindakan ini.

4. Sosialisasi dan edukasi yang belum massive dari berbagai pihak

Sosialisasi dan edukasi yang masih terbatas pada ruang-ruang tertentu juga menjadi penyebab masih tingginya kasus pelecehan seksual saat ini. Belum semua pihak mengetahui apa-apa saja kategori sexual harassment, apa yang harus dilakukan bila mengetahui kasus ini ada disekitar kita dan bagaimana tindak pencegahannya.

5. Sanksi hukum dan perlindungan terhadap korban dinilai rendah

Pelecehan seksual pada anak dan remaja ini seperti fenomena gunung es, dimana yang terlihat hanyalah puncaknya saja. Korban merasa takut, malu, terancam, hingga stigma negatif dari lingkungan sosial atas kejadian yang menimpanya. Bahkan terkadang bila melaporkan, kasus ini bisa berbalik kepada korban sehingga menyebabkan banyak korban lebih baik memilih diam. Efek jera yang diberikan kepada pelaku selama ini dinilai juga belum setimpal dan maksimal dengan tindakan yang dilakukannya.

Dampak pada diri korban

Pelecehan seksual yang terjadi pada anak dan remaja tentunya meninggalkan luka yang mendalam baik secara fisik maupun psikis. Trauma psikologis yang mendalam dapat dialami korban dan keluarganya. Perasaan malu, rendah diri, tidak berharga, prestasi belajar menurun, menarik diri dari pergaulan sosial, hilang rasa percaya diri, kecurigaan, sulit membangun relasi dengan orang lain, kecemasan, menyalahkan diri sendiri, balas dendam (victim blaming), powerless, helpless hingga depresi bahkan bunuh diri.

Tindakan pencegahan sexual harassment

Hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah perilaku pelecehan seksual pada anak dan remajam diantaranya adalah:

1. Memberikan pendidikan seks dini kepada anak.

Orang tua berperan aktif mengedukasi anak dan remaja mengenai organ tubuh dan fungsinya. Apa yang boleh disentuh oleh orang lain dan apa yang tidak boleh, siapa yang boleh menyentuhnya dan siapa yang tidak. Ajarkan kepada anak, bila ada yang menyentuh, memperlakukan organ kelaminnya atau berkata cabul kepadanya untuk berani menolak, berteriak, lari, melaporkan kepada orang tua. Edukasi ini juga dapat dilakukan dilingkungan sekolah ataupun dilingkungan kelompok bermain anak.

2. Memberikan pendidikan moral dan agama kepada anak dan remaja

Mengajarkan anak-anak dan remaja terkait perbuatan baik dan buruk yang menjadi pegangan hidup dimasyarakat. Pengetahuan mengenai imbalan dan hukuman atas perbuatan yang dilakukan. Menekankan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehingga dalam bertindak anak dan remaja selalu terarah.

2. Membangun komunikasi terbuka antara orang tua dan anak

Ini terkhusus pada remaja. Dimana remaja sudah memiliki pola berpikir yang lebih tinggi dan kompleks bila dibandingkan dengan anak-anak. Jangan ragu mengkomunikasikan hal-hal yang mungkin dianggap tabu. Beri tahu secara mendetail fungsi organ kelamin yang semakin sempurna. Minta remaja untuk menjaganya dengan cara berpakaian yang tertutup, menjaga sikap dan tutur kata. Berdiskusi dengan remaja terkait kejadian-kejadian mengenai pelecehan seksual yang pernah ada atau potensi yang mungkin muncul. Ajarkan remaja untuk memiliki kepribadian tegas, berani menolak dan melawan atas sikap yang tidak sepantasnya ia dapatkan, berani melaporkan bila ia mengetahui ada kejadian pelecehan disekitarnya.

3. Melakukan sosialisasi massive diberbagai lini

Sosialisasi ini dapat dilakukan di sekolah-sekolah atau lingkungan pendidikan, di kelompok- kelompok ibu PKK atau pengajian, di ruang-ruang publik seperti pasar, alat transportasi umum, kantor-kantor pelayanan umum, di komunitas remaja dan yang lain. Sosialisasinya pun  bisa dilakukan beragam cara, seperti memberikan nyanyian,lukisan, fliyer, spanduk, seminar, pengembangan kepribadian, keterampilan hingga membentuk komunitas anti pelecehan seksual.

4. Melakukan penegakan hukum yang berkeadilan

Penting kiranya memberikan tindakan hukum yang sesuai bagi pelaku pelecehan seksual. Tidak memberikan kesempatan kepada pelaku untuk berdalih, menunda-nunda ataupun membalikan fakta yang sesungguhnya. Usut hingga tuntas kasus yang terjadi dan berikan hukuman yang seharusnya ia terima.   

Memberikan dukungan sosial terhadap korban pelecehan

Penerimaan tulus, ber-empati,  tidak mendiskriminasi, memberikan bantuan materi, bantuan hukum, penanganan pemulihan pasca trauma psikologis terkait  kasus yang menimpa korban merupakan hal yang dapat dilakukan oleh orang-orang disekitarnya. Hal ini sangat besar pengaruhnya pada diri korban untuk dapat kembali memaknai diri dan hidupnya.

Kepedulian kita terhadap kasus-kasus pelecehan seksual akan membantu mencegah kasus ini muncul dikemudian hari.

Penulis : Fatmawati, Guru BK SMKN Pertanian Terpadu Provinsi Riau, Mahasiswa S2 Psikologi UIN Suska Riau
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 15 Agustus 2022
Strategi Dobrak Zulhas dan Kenyataannya Harga TBS, Mungkinkah?
Senin, 15 Agustus 2022
Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-61, Bupati Rohil Sampaikan Sambutan Ketua Kwartir Nasional
Minggu, 14 Agustus 2022
Semarakkan HUT RI ke 77, Warga Kampung Baru Gelar Lomba Sepeda Hias
Minggu, 14 Agustus 2022
BKNDI Bengkalis Apresiasi Semarak Kampung Simpang Ayam, Terobosan Geliatkan Ekonomi

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Agustus 2022
Nasabah Unit Imambonjol Dapat Honda Brio pada Pengundian PHS BRI
Minggu, 31 Juli 2022
Hadir di Pekanbaru, HijabChic Sambut Antusiasme Fashion Kaum Hawa dengan Tema Romantis
Sabtu, 30 Juli 2022
Ingin Make Over Gaya Rambut Ala Korea atau Jepang? Yuk.. Ke Haoon Hair Dressing
Kamis, 21 Juli 2022
Armada Band akan Meriahkan Hiburan Rakyat Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan
Rabu, 10 Agustus 2022
Peringatan HUT ke-65 Riau, Momentum Perkuat Sinergi Bersatu Bangun Riau
Selasa, 26 Juli 2022
Hari Mangrove Sedunia, Gubri Tanam 200.000 Bibit Mangrove di Bengkalis
Senin, 25 Juli 2022
GALERI FOTO: Buka MTQ XL Provinsi Riau di Rohil, Gubri: Mari Syiarkan Alquran di Bumi Melayu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 07 Agustus 2022
iPhone 14 Pro Ucapkan Selamat Tinggal Notch
Kamis, 04 Agustus 2022
Sukses Dihelat di Pekanbaru, STEAM Cup Sumatera Direncanakan Digelar Setiap Tahun
Selasa, 19 Juli 2022
Bengkalis Creative Network MoU dengan Meet Up Co-Working dan Founders Live
Senin, 27 Juni 2022
Fenomena Planet Sejajar Akan Terjadi Lagi 28 Juni 2022!

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
52 Nakes di Pulau Terluar Rupat Dilatih Tangani Kasus Darurat Ibu Hamil dan Bayi
Kamis, 07 Juli 2022
Permudah Pasien, Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Buka Layanan Poliklinik Sore
Rabu, 06 Juli 2022
Pemko Pekanbaru Kejar Target Angka Stunting 6 Persen di 2024, Optimis Tercapai
Minggu, 03 Juli 2022
Penyebab Keputihan Darah yang Perlu Anda Ketahui

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
CAKAPLAH.COM Menerima Kunjungan Silaturahmi dari Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI
Jumat, 12 Agustus 2022
Gubernur Usulkan Pendirian LLDikti XVII di Riau ke Menko PMK
Kamis, 11 Agustus 2022
Kukerta BK UNRI Buat Plang Nama dan Petunjuk Arah Wisata Alam Air Terjun Lubuok Nginio
Rabu, 10 Agustus 2022
Mahasiswa Kukerta Unri Serahkan Peta Desa untuk Merempan Hulu

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


HUT Riau 2022 - April RAPP
Terpopuler
PCR 2022
Foto
Khas Agustus 2022
Diskes Rohul Agustus 2022
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi

Religi lainnya ...
UIR 2022
Indeks Berita
www www