Senin, 15 Agustus 2022

Breaking News

  • Gedung Kesenian SMP Bernas Pangkalan Kerinci Ludes Terbakar   ●   
  • Diskes Minta Pemeriksaan di Bandara Kembali Diperketat   ●   
  • Ribuan Pelayat Hadir di Tabrani Islamic Center untuk Mendoakan Almarhum Tabrani Rab   ●   
  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun   ●   
  • Riau Belum Berlakukan Penghapusan STNK Mati Pajak 2 Tahun   ●   
  • Kenaikan Tarif Ojol Berpotensi Buat Inflasi Indonesia Makin Tinggi   ●   
  • Penambahan Kuota Belum Disetujui, Stok Pertalite di Riau Bakal Habis Oktober 2022   ●   
  • Pertama di Indonesia, Riau Buka Mall Vaksinasi dan Imunisasi   ●   
  • MA Vonis Bebas Dekan FISIP Unri Nonaktif Syafri Harto   ●   
  • Bermain di Sungai, Bocah 7 Tahun di Kuansing Tewas Tenggelam
Yamaha 14-25 Agustus 2022
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


CAKAP RAKYAT:
Penguatan Pemerintahan di Daerah : Penerapan Asas Desentralisasi dan Asas Dekonsentrasi
Kamis, 14 Juli 2022 12:11 WIB
Penguatan Pemerintahan di Daerah : Penerapan Asas Desentralisasi dan Asas Dekonsentrasi

(CAKAPLAH) - Penguatan Otonomi Daerah menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diterapkan sebagai suatu kebijakan Desentralisasi. Oleh sebab itu, penguatan Otonomi Daerah merupakan sesuatu yang mutlak dan wajib dilakukan dalam rangka mempercepat dan mengejar ketertinggalan di daerah serta dalam upaya meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyakarat di daerah.

Sudah 21 tahun dan akan mencapai usia 22 tahun penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah berjalan, terhitung sejak mulai diberlakukannya penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah pada 1 Januari 2001. Pertanyaan yang mendasar perlu dikemukakan bahwa, sudahkah penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah tersebut dirasakan oleh pemerintah di daerah dan sejauh mana kesejahteraan rakyat sudah terpenuhi dengan penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah tersebut?. Kemudian pertanyaan berikutnya adalah dengan penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah di daerah dan maraknya pemekaran daerah, benih-benih potensi disintegrasi bangsa dapat dicegah?

Tentu salah satu faktor mencegah potensi disintegrasi bangsa adalah dengan pemberian otonomi daerah dan pembentukan daerah baru (daerah otonomi baru). Kemudian untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut di atas, tentu pula memerlukan kajian yang mendalam, sejauh mana penerapan dan pelaksanaan otonomi di daerah dapat dirasakan oleh pemerintah di daerah dan sejauh mana pula pemekaran daerah (DOB) tersebut tidak menimbulkan dominasi oleh kepentingan tertentu. Kalau semuanya itu telah dilakukan secara baik, maka potensi dan benih-benih perpecahan terhadap bangsa dan disintegrasi bangsa dapat dicegah sedini mungkin.

Salah satu penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah adalah meminimalkan potensi perpecahan bangsa yang mana pada akhirnya akan masuk ke dalam disintegrasi bangsa yang akan membahayakan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, penerapan dan pelaksanaan otonomi di daerah salah satu solusinya. Pertanyaan-pertanyaan yang demikian merupakan hal yang mesti dicermati dan perlu adanya penyelesaiannya. Oleh sebab itu, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah harus berjalan dengan sungguh-sungguh demi kesejahteraan rakyat di daerah tentunya. Kalau tidak sejahtera? mengapa ada otonomi daerah?

Otonomi daerah tujuannya kesejahteraan rakyat. Masyarakat tentu berharap banyak terhadap penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah yang betul-betul melaksanakan asas desentralisasi yang memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengelola segala potensi sumber daya baik alam dan manusianya, demi kesejahteraan masyarakat dan pelaksanaan asas desentralisasi tersebut salah satunya bertujuan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dalam berotonomi daerah dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai salah satu agenda reformasi, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah merupakan salah satunya. Penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah menjadi sesuatu yang sangat penting untuk diterapkan sebagai suatu kebijakan desentralisasi. Oleh sebab itu, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah di era reformasi sekarang ini merupakan sesuatu yang mutlak dan wajib dilakukan sesuai dengan amanah Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Tujuannya adalah dalam rangka mempercepat dan mengejar ketertinggalan di daerah serta dalam upaya meningkatkan pelayanan publik demi kesejahteraan masyakarat di daerah. Dalam perjalanannya, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah tidak terlepas dari pro dan kontra menyangkut hasil yang telah dicapai.

Kemandirian daerah semakin meningkat karena adanya keleluasaan pemerintah daerah untuk berinovasi dan berkreativitas dalam hal membangun daerahnya sendiri seperti halnya di sektor ekonomi yaitu semakin banyaknya para investor untuk menanamkan modalnya di daerah khususnya dalam menggerakkan iklim investasi. Hal yang demikian merupakan salah satu dari sekian banyak keuntungan dari penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah yang sungguh-sungguh dilakukan. Hal yang demikian pula akan menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk tetap konsisten dalam menjalankan otonomi daerah dengan sebaik-baiknya dan mengedepankan kepenti­ngan masyarakat di daerah.  

Penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah memberikan kesempatan kepada daerah untuk memberdayakan dae­rahnya masing-masing demi kesejahteraan rakyat dan diberi kewenangan untuk mengatur daerahnya sendiri yang diamanatkan oleh Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Namun kewenangan yang diberikan tersebut dikecualikan atas 6 kewenangan yang mutlak (absolut) diurus oleh pemerintah pusat seperti halnya politik luar negeri, pertahanan, keamanan, moneter dan fiskal, yustisi dan agama. Namun selain 6 kewenangan yang mutlak diurus oleh pemerintah pusat tersebut, urusan pemerintahan yang bersifat concurrent diurus bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota). Ini merupakan penerapan asas dekonsentrasi. Kewenangan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota) menjadi kewenangan bersama dan wajib dilaksanakan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah sudah melaksanakan asas desentralisasi dan asas dekonsentrasi.

Ada 31 urusan wajib dan pilihan yang harus dilaksanakan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota). Urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah seperti halnya urusan wajib harus dilaksanakan yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Pelayanan dasar tersebut seperti halnya kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, pekerjaan umum dan sebagainya. Sedangkan urusan pilihan adalah urusan pemerintahan yang secara nyata ada dan berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan kondisi, kekhasan dan potensi unggulan daerah yang bersangkutan dan diterapkan oleh pemerintah daerah. Urusan pilihan tersebut seperti halnya di sektor kelautan, perikanan, pertanian, kehutanan serta energi dan sumber daya mineral. Oleh karenanya, penerapan dan pelaksanaan otonomi daerah telah diatur secara jelas mana yang menjadi porsi kewenangan pemerintah pusat dan mana porsi kewenangan pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten/kota).

Penulis : Hasrul Sani Siregar, MA Widyaiswara di BPSDM Provinsi Riau
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?

Berita Lainnya
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 15 Agustus 2022
Strategi Dobrak Zulhas dan Kenyataannya Harga TBS, Mungkinkah?
Senin, 15 Agustus 2022
Pimpin Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-61, Bupati Rohil Sampaikan Sambutan Ketua Kwartir Nasional
Minggu, 14 Agustus 2022
Semarakkan HUT RI ke 77, Warga Kampung Baru Gelar Lomba Sepeda Hias
Minggu, 14 Agustus 2022
BKNDI Bengkalis Apresiasi Semarak Kampung Simpang Ayam, Terobosan Geliatkan Ekonomi

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Agustus 2022
Nasabah Unit Imambonjol Dapat Honda Brio pada Pengundian PHS BRI
Minggu, 31 Juli 2022
Hadir di Pekanbaru, HijabChic Sambut Antusiasme Fashion Kaum Hawa dengan Tema Romantis
Sabtu, 30 Juli 2022
Ingin Make Over Gaya Rambut Ala Korea atau Jepang? Yuk.. Ke Haoon Hair Dressing
Kamis, 21 Juli 2022
Armada Band akan Meriahkan Hiburan Rakyat Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan
Rabu, 10 Agustus 2022
Peringatan HUT ke-65 Riau, Momentum Perkuat Sinergi Bersatu Bangun Riau
Selasa, 26 Juli 2022
Hari Mangrove Sedunia, Gubri Tanam 200.000 Bibit Mangrove di Bengkalis
Senin, 25 Juli 2022
GALERI FOTO: Buka MTQ XL Provinsi Riau di Rohil, Gubri: Mari Syiarkan Alquran di Bumi Melayu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 07 Agustus 2022
iPhone 14 Pro Ucapkan Selamat Tinggal Notch
Kamis, 04 Agustus 2022
Sukses Dihelat di Pekanbaru, STEAM Cup Sumatera Direncanakan Digelar Setiap Tahun
Selasa, 19 Juli 2022
Bengkalis Creative Network MoU dengan Meet Up Co-Working dan Founders Live
Senin, 27 Juni 2022
Fenomena Planet Sejajar Akan Terjadi Lagi 28 Juni 2022!

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
52 Nakes di Pulau Terluar Rupat Dilatih Tangani Kasus Darurat Ibu Hamil dan Bayi
Kamis, 07 Juli 2022
Permudah Pasien, Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Pekanbaru Buka Layanan Poliklinik Sore
Rabu, 06 Juli 2022
Pemko Pekanbaru Kejar Target Angka Stunting 6 Persen di 2024, Optimis Tercapai
Minggu, 03 Juli 2022
Penyebab Keputihan Darah yang Perlu Anda Ketahui

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 12 Agustus 2022
CAKAPLAH.COM Menerima Kunjungan Silaturahmi dari Fakultas Ilmu Komunikasi UMRI
Jumat, 12 Agustus 2022
Gubernur Usulkan Pendirian LLDikti XVII di Riau ke Menko PMK
Kamis, 11 Agustus 2022
Kukerta BK UNRI Buat Plang Nama dan Petunjuk Arah Wisata Alam Air Terjun Lubuok Nginio
Rabu, 10 Agustus 2022
Mahasiswa Kukerta Unri Serahkan Peta Desa untuk Merempan Hulu

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...
Polling
Pemko Pekanbaru berencana menaikkan tarif parkir tepi jalan umum September 2022. Untuk kendaraan roda dua jadi Rp 2.000 dan roda empat Rp 3.000. Bagaimana menurut Anda?


HUT Riau 2022 - April RAPP
Terpopuler
Libertad Sport
Foto
Khas Agustus 2022
Diskes Rohul Agustus 2022
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi

Religi lainnya ...
UIR 2022
Indeks Berita
www www