Rabu, 07 Desember 2022

Breaking News

  • Bapenda Riau Pastikan Tak Ada Pemutihan Denda Pajak Tahun Ini   ●   
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Ada kalimat bijak bilang: kemerdekaan adalah kebahagiaan. Namun lain kepala lain isi, lain orang lain pula pandangan. Apabila ditanya makna kemerdekaan pasti jawaban kita berbeda-beda. Meski begitu, ada satu titik kesamaan bicara merdeka dalam konteks kebangsaan. Yakni tatkala manusia atau bangsa mampu lepas dari penindasan, penjajahan dan kezaliman.

Bicara merdeka, transformasi tak tuntas manakala negara memperoleh kemerdekaan. 17 Agustus 1945 justru sebuah permulaan sekaligus momentum bersejarah untuk beranjak ke proses berikut mencapai negara bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Kemerdekaan diperoleh Indonesia bukan hadiah. Melainkan hasil perjuangan dan pengorbanan panjang penuh duka dan lara. Tanah kita pijak dan langit kita pandang jadi saksi perjuangan pendahulu. Bersimbah darah demi masa depan bangsa.

Sekarang tugas kita mensyukurinya. Adapun bentuknya dengan menjaga dan mempertahankan warisan kemerdekaan. Karena, seperti telah disinggung tadi, proses belum selesai. Tugas melanjutkan cita-cita kemerdekaan harus terus berlanjut. Sebagaimana telah dirumuskan bapak bangsa dalam filosofi bernegara Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Begitujuga spirit Proklamasi Kemerdekaan, sebagai bentuk pernyataan formal sebagai sebuah negara yang menegaskan bahwa sejak detik itu kita adalah bangsa merdeka yang berhak menentukan nasib dan arah bangsa serta tanah airnya sendiri.

Kalau kita kaji nilai-nilai warisan kemerdekaan secara mendalam, akan didapati bahwa esensi merdeka adalah kembali fitrah. Bicara fitrah, sunatullah sebagai manusia pasti anti penjajahan, penindasan, kezaliman dan pengekangan. Sudah sunatullah pula sewaktu kita melihat sesuatu yang salah pasti terbersit di hati nurani bisikan bahwa itu salah dan ini benar diiringi keinginan untuk memperingatkan atau meluruskan.

Inilah mendasari munculnya perjuangan melawan imprealisme dan kolonialisme di tanah air. Fitrah adalah sumber kebaikan. Anugerah terbesar dari Tuhan. Secara pribadi akan muncul rasa plong dalam diri saat kita menyampaikan kebenaran atau mengoreksi suatu kekeliruan. Manfaatnya juga sangat besar dalam lingkup lebih luas, yakni komunitas bermasyarakat terlebih berbangsa dan bernegara. Moralitas jembatan bangsa menuju ke puncak. Seorang cendekiawan Amerika Serikat John Gardner (1933-1922) pernah berkata, “Sebuah bangsa atau negara hanya dapat mencapai puncaknya ketika mereka mempercayai sebuah nilai dan dimensi moralitas.

Bagi kita perkara moralitas tentu tak asing. Riau dengan nilai Melayu yang bersumber dari ajaran Islam sudah mengenal aspek dimaksud. Dalam kehidupan berbangsa bernegara, Pancasila dan UUD 1945 juga diintisarikan dari norma dan agama. Saat peringatan Isra Mikraj 7 Februari 1959, Presiden Soekarno dalam pidato mengatakan bahwa “Tidak ada suatu bangsa dapat berhebat, jikalau batinnya tidak terbuat dari nur iman yang sekuat-kuatnya. Jikalau kita bangsa Indonesia ingin kekal, kuat, nomor satu jiwa kita harus selalu jiwa yang ingin Mikraj kenaikan ke atas, supaya kebudayaan kita naik ke atas, supaya negara kita naik ke atas. Bangsa yang tidak mempunyai adreng, adreng untuk naik ke atas, bangsa yang demikian itu, dengan sendirinya akan gugur pelan-pelan dari muka bumi (sirna ilang kertaning bumi).”

Filosofi ini juga dilestarikan dalam lagu kebangsaan “Indonesia Raya”: “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya!”. Mengacu dari pandangan barusan, manusia bangsa bukan hanya ditentukan pembangunan jasmani melainkan pembangunan kejiwaan Namun sayangnya sekarang penerapan moralitas langka. Dalam konteks bernegara kita patut malu dengan negara lain. Tak perlu jauh-jauh, cukup Asia kayak Jepang dan Korsel. Kalau pejabat atau tokoh publik melakukan tindakan melanggar norma atau berbohong, mereka minta maaf dan memilih mundur karena malu. Bukan sibuk pikirkan tambah jabatan.

Pertahankan

Pancasila dan UUD 1945 telah mengurai secara eksplisit warisan kemerdekaan. Pancasila sebagai filosofi bangsa yang merangkum nilai dan norma yang dianut masyarakat, berorientasi kepada penguatan moral bangsa sebagai bekal berharga mencapai cita-cita. Oleh karena itu setiap kita berkewajiban mempertahankannya. Dalam suasana merdeka, menjaga nilai Pancasila dengan menerapkan dalam lingkup terbatas hingga mengambil sikap dan bersuara manakala ada pihak berupaya merongrongnya.

Kembali mengulas fenomena bangsa. Tiap tahun Hari Kemerdekaan selalu diperingati secara kenegaraan. Namun ironisnya esensi sering dikhianati. Paling ketara soal hak bersuara dan berpendapat sebagai bagian mendasar dari fitrah manusia merdeka. Terungkap dari laporan Indeks Demokrasi Dunia tahun 2021 yang dirilis lembaga The Economist Intelligence Unit (EIU). Dalam indeks EIU, Indonesia menduduki peringkat ke-52 dunia dengan skor 6,71. EIU mengelompokkan Indonesia sebagai negara dengan demokrasi cacat (flawed democracy).

Menurut laporan, negara dengan demokrasi cacat memang menganut sistem demokrasi pada umumnya. Namun memiliki masalah fundamental seperti rendahnya kebebasan pers, budaya politik antikritik, partisipasi politik warga yang lemah, serta kinerja pemerintah belum optimal.

Laporan tersebut bukan mengada-ngada. Sering kami mendengar warga menyampaikan uneg-uneg betapa takut menyampaikan sesuatu, terutama terkait kebijakan pemerintah. Harus diakui, banyak peraturan dibuat bukan memperkuat demokrasi dan reformasi, malah dipakai untuk melemahkan dan memperkuat hegemoni. Unsur negara yang idealnya menegakkan Pancasila dan UUD 1945, justru sebaliknya.

Contoh paling ketara UU Cipta Kerja yang divonis melanggar konstitusi oleh MK. Bagi kami kalangan legislatif daerah sadar betul berharganya aspirasi warga. Sudah dikritik saja masih kerap didapati jalan pembangunan di luar trek atau tak sesuai kebutuhan, apalagi sepi kritikan. Musuh terbesar negara bukan pendapat berseberangan atau kerasnya kritikan.

Musuh terbesar adalah segala yang mengancam esensi kemerdekaan itu sendiri. Kisah Umar bin Khattab saat memimpin bisa jadi pembelajaran terbaik. Walaupun wataknya keras dan tegas, namun terbuka dan demokratis. Di suatu kesempatan, seorang sahabat, Khudzaifah bin Al Yaman mendatangi sang Khalifah. Ia mendapati Umar dengan raut muka muram penuh kesedihan. Lantas bertanya, “apa yang engkau pikirkan wahai Amirul Mukminin?” Umar menjawab ia sedih dan galau bukan karena banyak masalah rakyat yang sudah pasti bikin letih. Tapi Umar khawatir memikirkan kondisi diri. “Aku sedang dihinggapi ketakutan, sekiranya aku melakukan kemunkaran lalu tak ada orang yang mengingatkan dan melarang sebab segan dan rasa hormat padaku,” ujar Umar pelan.

Umar pun dikenal pernah menyampaikan pernyataan ekstrim dalam pidato di awal pemerintahan: “Jika kalian melihatku menyimpang dari jalan Islam maka luruskan aku walaupun dengan pedang”. Dan itu bukan sebatas retorika. Umar pernah dikritik keras soal kebijakan membatasi mahar nikah. Maksud sebenarnya baik, agar tak memberatkan. Seorang wanita langsung menyanggah Umar yang baru selesai bicara seraya mengutip ayat Al Qur’an sebagai dalil meluruskan. Umar sadar akan khilaf tanpa malu membenarkan ucapan sang wanita dan mengakui kesalahan. Hebatnya peristiwa itu terjadi di depan banyak orang.

Sebagai penutup pada HUT RI ke 77 mari sama-sama refleksi: sudah sejauhmana kita berupaya menjaga warisan kemerdekaan. Boleh jadi kenapa kemerdekaan yang dirayakan setiap tahun terasa kurang bermakna diakibatkan kehidupan berbangsa dan bernegara semakin jauh dari fitrah merdeka.

Begitu banyak paradoks. Pihak meluruskan dianggap musuh, sementara yang zalim dan mungkar dipuja; permainan hukum oleh elit dipertontonkan terang-terangan: tumpul ke atas tajam ke bawah. Tak heran buah kemerdekaan jauh dari genggaman. Lihat saja, kekayaan alam di atas dan di bawah bumi tapi bukan kemakmuran, malah beban hidup dirasakan rakyat. Malah anugerah kemakmuran pemberian Tuhan seolah dikerdilkan. Padahal banyak bangsa luar sana cemburu dan ingin memiliki apa yang kita miliki.

SDA bertabur di setiap jengkal daratan dan perairan. Begitupula potensi SDM tak kalah dibanding negara lain. Cuman akibat salah kelola peluang membuat semua potensi sirna. Negara ini tak kekurangan orang pintar. Hanya saja ketika dikelola dengan kemiskinan jiwa, sebanyak apapun kekayaan alam tak akan berdampak terhadap kesejahteraan warganya. Semoga di hari istimewa ini kita diberi kekuatan untuk menjawa warisan kemerdekaan. Jangan sampai di satu sisi memperingati kemerdekaan bangsa tapi di sisi lain kita membiarkan pihak yang mencoba merampas esensi kemerdekaan tersebut.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Cerita Petugas Padat Karya di Pelalawan Berhenti Bekerja Lantaran Temukan Sarang Ular
Selasa, 06 Desember 2022
Bupati Rohil Pimpin Rakor Forkopimda tentang Antisipasi Banjir dan Persiapan Nataru
Selasa, 06 Desember 2022
Jajaran Polres Bengkalis dan TNI Bersinergi Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Selasa, 06 Desember 2022
Sambut Hari HAM se-Dunia, Imigrasi Siak Buka Pekan Layanan Ramah Hak Asasi Manusia

Serantau lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Kotak Baca Gairahkan Lagi Literasi di Pekanbaru
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Siak sudah Mulai Transformasi Keuangan ke Sistem Digital
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Rektor Unri Resmikan Stasiun Meteorologi Pertanian Khusus Fakultas Pertanian
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www