Rabu, 07 Desember 2022

Breaking News

  • Bapenda Riau Pastikan Tak Ada Pemutihan Denda Pajak Tahun Ini   ●   
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Ketika Pendidikan Hilang Arah
Senin, 22 Agustus 2022 10:01 WIB
Ketika Pendidikan Hilang Arah
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Baru-baru ini Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly menobatkan seorang penyanyi cilik bernama Farel Prayoga sebagai Duta Kekayaan Intelektual Pelajar Bidang Seni dan Budaya tahun 2022. Penghargaan diberikan dalam rangkaian kegiatan malam syukuran peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-77 Kemenkumham (18/8/2022).

Sepintas acara dimaksud tampak lumrah. Namun kemudian menuai silang pendapat di tengah masyarakat. Perkaranya ada yang dinilai kurang tepat. Kami dalam kesempatan ini bukan dalam posisi mempermasalahkan sang anak. Sebagai informasi, Farel berasal dari sebuah desa di Jawa Timur, viral di media sosial setelah menyanyikan lagu “Ojo Dibandingke”. Bocah yang duduk di kelas 6 SD tersebut sukses mencuri perhatian publik saat diundang untuk tampil mendendangkan lagu pemungkasnya di Istana Negara (17/8/2022).

Saat penampilan, para undangan termasuk menteri ikut bergoyang mendengar nyanyian Farel. Termasuk ibu negara pun turut berdiri dan berjoget kecil di samping Presiden. Patut diakui dari segi suara sang bocah termasuk bagus dan merdu. Namun dipermasalahkan adalah betapa gegabah dan blunder-nya langkah negara (baca: Pemerintah).

Tak sedikit kalangan menyayangkan penghargaan di atas. Sekali lagi, atensi bukan kepada sang penyanyi cilik. Bagaimanapun anak bangsa bebas mengekspresikan diri dan bakat dimiliki, selagi dalam koridor positif. Akan tetapi cara pemerintah dirasa sangat berlebihan. Atau kata orang sekarang, lebay. Di media sosial riuh suara netizen mengomentari sikap pemerintah yang sering ikut arus massa. Bukannya sejalan, malah ujungnya kontraproduktif dengan kepentingan bangsa.

Mungkin masih ingat tahun 2017 pernah viral anak perempuan bernama Afi Nihaya karena tulisannya begitu memukau. Sampai diundang khusus ke Istana Negara bahkan berpidato di hadapan Presiden Jokowi soal toleransi. Namun terungkap hasil karyanya plagiat. Sempat membela diri, akhirnya si anak mengakui kesalahan setelah di-bully di Sosmed. Sekarang pola serupa berulang: gemar mempolitisasi sesuatu yang viral di tengah masyarakat tanpa menkaji akibatnya. Sementara konsekuensinya tak bisa dianggap enteng. Diawali mempertanyakan kepantasan. Masing-masing ada saat dan tempat yang tepat.

Lantas apakah pantas peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara diisi nyanyian yang sama sekali tak bernuansa kebangsaan? Bukankah semestinya momen sakral diisi kontemplasi dan refleksi, dengan begitu menjadi sarana pembelajaran sejarah bangsa bagi generasi. Kemerdekaan diperoleh bangsa ini juga bukan atas suka cita tapi duka cita. Para pejuang gugur bersimbah darah dan berkorban harta, jiwa dan raga. Sementara pemimpin dan pejabat kini malah joget diiringi musik koplo. Semakin kabur cita-cita kemerdekaan yakni pembangunan karakter manusia bangsa.

Blunder?

Selanjutnya mempertanyakan dalih Menkumham memberi penghargaan, bahwa sang bocah di usia 12 tahun mempopulerkan lagu-lagu campur sari berlirik bahasa Jawa dan sosok yang menginspirasi pelajar untuk menghormati, menghargai budaya tradisional dengan mengenalkan bahasa jawa melalui lagu dan seni, juga dianggap terlalu memaksa. Bagaimana mungkin anak kecil menyanyikan lagu yang dari segi lirik bukan untuk usia anak-anak malah disanjung setinggi-tingginya? Kami yakin dalam konteks pelestarian budaya, ada pelajar melakukan langkah lebih progresif mempopulerkan kesenian daerah.

Secara umum langkah pemerintah juga dinilai kurang baik bagi dunia pendidikan. Terlebih di luar sana banyak para pelajar berprestasi tapi minim perhatian. Contoh kayak Salsabilla Putri Reivalita seorang siswi yang 2 kali meraih juara Kompetisi Matematika tingkat internasional. Ironisnya saat perlombaan harus mengeluarkan dana sendiri. Bahkan kembali ke tanah air tanpa ucapan apapun dari pemerintah. Begitujuga seorang siswi SDN bernama Najwa Ameera Kurniawan peraih medali emas di ajang Topaz Olimpiade Nasional tahun 2019 dan terakhir medali perak pada kompetisi Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO).

Sama kasus, sang siswi dan keluarga juga pakai biaya pribadi. Mirisnya alasan kenapa tak di-support pemerintah baik itu pusat hingga daerah terkendala birokrasi. Karena teknis aturan di pemerintahan begitu kaku dan terkesan jadul memandang kompetisi pelajar. Misal dalam banyak kasus, kalau penyelenggara olimpiade atau kompetisi oleh pihak ketiga (swasta) atau bukan Olimpiade Sains Nasional (OSN) atau kegiatan tidak berkoordinasi dengan Kemendikbud, maka jangan harap dibiayai negara. Bagi kami Komisi 5 DPRD Riau kendala tadi menjadi catatan. Selain kompetisi bidang pelajaran umum, juga cukup banyak pelajar dan santri Indonesia torehkan prestasi di bidang lain, seperti menjuarai perlombaan hafidz dan MTQ tingkat dunia.

Riau juga tak sepi kisah pelajar berprestasi. Sebut diantaranya siswa asal Pekanbaru meraih medali emas di ajang International Conference of Young Scientists (ICYS) di Rumania pada tahun 2016, medali perak dalam kategori Physics di Ajang Asia Pacific Conference of Young Scientists (APCYS) 2016 India, sembilan siswa Pekanbaru meraih medali emas, perak dan perunggu dalam International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) 2019 di India, siswa MAN 2 Pekanbaru meraih medali emas dan perak dalam World Innovation Competition and Exhibition di Putra Jaya di Malaysia hingga diganjar penghargaan oleh Association Of Biritish Inventors & Innovator, siswa menyabet medali perak di ajang The International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) dan medali emas The International Junior Math Olympiad (IMJO) di Dubai Desember 2021, serta teranyar siswi MTsN Pekanbaru juara satu MTQ Internasional Tijan Annur Qatar 2022.

Sebenarnya pelajar Riau berprestasi di level internasional terbilang banyak. Tapi pemerintah cenderung tunggu bola. Kalau sekolah tak melapor maka tak terdata. Kisah mereka sebuah ironi. Sudahlah ada yang tak dapat pembiayaan, minim apresiasi pula. Kalau seorang penyanyi cilik diundang ke Istana dan dapat penghargaan istimewa, maka pelajar berprestasi sangat pantas dapat perlakuan serupa. Kalau tunggu viral baru diundang tentu sesat jalan berpikirnya. Mustahil juga kayaknya prestasi disebut di atas bisa populer di dunia maya, yang lebih didominasi konten jago nyanyi dan joget. Padahal status juara kompetisi internasional mewakili negara dan mengharumkan nama bangsa.

Berangkat dari pemaparan dapat disimpulkan bahwa sikap dan langkah Pemerintah sangat menentukan. Jangan sampai perlakuan tak adil memicu kecemburuan. Ujungnya akan mendegradasi bangsa. Apalagi menyinggung pendidikan sebagai kunci keberlanjutan peradaban. Kembali ke kasus disinggung di atas, sudah sepantasnya tolak ukur siswa mengacu kepada dedikasi terhadap dunia pendidikan. Adapun bakat dan seni boleh dikembangkan, namun bukan berarti mengenyampingkan peran utamanya sebagai pelajar.

Langkah Pemerintah sampai melabeli Duta Kekayaan Intelektual Pelajar Bidang Seni dan Budaya kepada seorang anak usia sekolah dikhawatirkan bisa berdampak negatif. Baik itu bagi mental siswa bersangkutan dan pelajar lain. Disamping membuat para pelajar hilang orientasi akan kewajiban, juga bakal tertanam pola pikir menilai sesuatu serba instan. Gak viral gak akan terkenal. Sementara para pelajar yang meraih prestasi dan penghargaan menjalani semua tahapan melalui proses, sabar dan tekun serta memakan waktu tak sebentar. Apabila yang dilestarikan pemahaman salah, bisa-bisa bangsa kehilangan arah.

 

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Cerita Petugas Padat Karya di Pelalawan Berhenti Bekerja Lantaran Temukan Sarang Ular
Selasa, 06 Desember 2022
Bupati Rohil Pimpin Rakor Forkopimda tentang Antisipasi Banjir dan Persiapan Nataru
Selasa, 06 Desember 2022
Jajaran Polres Bengkalis dan TNI Bersinergi Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Selasa, 06 Desember 2022
Sambut Hari HAM se-Dunia, Imigrasi Siak Buka Pekan Layanan Ramah Hak Asasi Manusia

Serantau lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Kotak Baca Gairahkan Lagi Literasi di Pekanbaru
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Siak sudah Mulai Transformasi Keuangan ke Sistem Digital
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Rektor Unri Resmikan Stasiun Meteorologi Pertanian Khusus Fakultas Pertanian
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www