Rabu, 08 Juli 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 8 Juli 2020

Jemaah Haji Asal Gunungkidul Pakai Blangkon Selama di Tanah Suci
Kamis, 03 Agustus 2017 18:42 WIB
Jemaah Haji Asal Gunungkidul Pakai Blangkon Selama di Tanah Suci
BOYOLALI (CAKAPLAH) - Jemaah calon haji asal Gunungkidul memiliki cara unik untuk menunjukkan identitas sesama anggota kelompoknya. Mereka mengenakan blangkon sebagai penutup kepala saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.


Pemandangan berbeda itu terlihat ketika jemaah haji kelompok 1 dari kloter 23 asal Gunungkidul turun dari bus di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kamis (3/8/2017).

Bukannya menggunakan peci, mereka mengenakan penutup kepala blangkon. Blangkon merupakan penutup kepala dalam pakaian adat tradisional Jawa.

Blangkon yang dikenakan pun bergaya Yogyakarta sesuai dengan asal jemaah haji. Blangkon gaya Yogyakarta ditandai adanya mondol di bagian belakang. Keberadaan mondol itu berbeda dengan blangkon gaya Solo yang tidak memiliki mondol.

Blangkon yang dikenakan calon jemaah haji asal Gunungkidul itu pun seragam dengan warna hitam dengan kombinasi garis putih menyerupai lurik di bagian atas. Karena difungsikan sebagai seragam penutup kepala, di bagian atasnya pun ditempeli kertas yang berisikan data jemaah seperti nama, asal, kloter dan nomor handphone.

Meski blangkon menjadi identitas bagi sejumlah jemaah haji asal Gunungkidul, mereka juga tetap membawa peci yang disimpan dalam tas. Peci tersebut dipakai di sela-sela ketika para jemaah haji tak memakai blangkon.

"Blangkon dipakai ketika berada dalam kerumunan orang banyak. Jadi akan mudah untuk mengenalinya jika ada anggota yang terpisah saat melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci," kata Ahmad Haris, Ketua Kelompok 1 Jemah Haji Kloter 23 di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Ide mengenakan atribut blangkon itu, dijelaskan dia, tidak begitu saja muncul. Mereka berulang kali berembug dengan jemaah haji lainnya untuk mencari identitas yang tepat guna dipakai di Tanah Suci nanti. Setelah muncul beberapa ide, diputuskan memakai blangkon sesuai dengan pakaian adat tradisional yang berlaku di Yogyakarta.

"Dalam satu rombongan ini dibutuhkan identitas yang kuat supaya memudahkan untuk saling mengenalnya, diputuskanlah memakai blangkon," katanya.

Haris mengatakan para jemaah haji mencoba ikut melestarikan keberadaan blangkon yang merupakan bagian dari pakaian adat tradisional masyarakat Yogyakarta. Sebanyak 135 jemaah haji yang tergabung dalam kelompok 1, khusus untuk jemaah haji laki-laki ,mengenakan blangkon.

"Blangkon adalah kita. Ini bagian dari nguri-uri budaya kita. Apalagi, blangkon jika dipakai enak dan nyaman," ujarnya.

Blangkon tersebut dipesan secara khusus kepada abdi dalem Keraton Yogyakarta yang juga merupakan perajin blangkon. Blangkon yang dipesannya pun warnanya seragam didominasi warna hitam dengan kombinasi warna putih.

Tak hanya itu, di dalam lipatan blangkon itu juga memiliki simbol-simbol. "Di samping kiri dan kanan blangkon itu terdapat 17 lipatan yang menunjuk kepada 17 rakaat salat wajib dalam satu hari," jelas dia.

Sementara itu, Ketua Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) Kloter 23 asal Gunungkidul, Muh Kamsun mengatakan ide mengenakan seragam penutup kepala blangkon murni dari para jemaah sendiri. "Seragam blangkon itu bukan dari TPIH tetapi ide dari jemaah," kata dia.

Ia pun menyambut baik penutup kepala khas Yogyakarta itu dikenakan sejumlah jemaah haji asal Gunungkidul. Memakai blangkon berarti simbol cinta dengan budaya yang digunakan dalam melaksanakan ibadah haji.

"Budaya dengan keagamaan bisa memperindah aktivitas dan kehidupan dalam beribadah. Ini cukup menarik dan menunjukkan Islam rahmatan lil 'alamin," ujarnya bangga.
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Liputan6.com
Kategori : Nasional, DI Yogyakarta
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 06 Desember 2019 11:30 WIB
Pemprov akan Usulkan Riau Sebagai EHA 2020
Minggu, 29 April 2018 22:38 WIB
Aset Abu Tours di Riau Status Quo
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 08 Juli 2020
Pertemuan LAMR dan Disdik Sepakati Mulok BMR Keperluan Bersama, Bukan Hanya Pelepas Tanya
Rabu, 08 Juli 2020
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Bersinergi Patroli dan Sosialisasi Tentang Protokol Kesehatan
Rabu, 08 Juli 2020
Ujung Tombak Teritorial, Babinsa Desa Pulau Muda Turun ke Sawah Menanam Padi Serentak
Rabu, 08 Juli 2020
Kadisparpora Rohil: Tata Cara Upacara HUT RI Masih Menunggu Petunjuk Provinsi

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT
Selasa, 14 April 2020
Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Migas Serahkan APD ke Pemprov Riau
Kamis, 27 Februari 2020
PGN Rutin Lakukan Pemeliharaan Transmisi dan Jalur Distribusi

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 07 Juli 2020
Tandatangani MoA dengan UIR, Bupati Kampar Berharap Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selasa, 07 Juli 2020
Tim Relawan Covid-19 Unri Kecamatan Tualang Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Jumat, 03 Juli 2020
Prodi Ilmu Komunikasi Univrab Gelar Penyuluhan Covid-19 di Pekanbaru
Senin, 29 Juni 2020
Tim PKM Dosen Fekon Unilak Bantu Manajemen Bank Sampah di Rumpes

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler
Polres Rohul 27 Juni 2020
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL HUT KAMPAR
Indeks Berita
Imlek 2019 RAPP
www www