Senin, 03 Oktober 2022

Breaking News

  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi   ●   
  • Kunjungan di Mall Vaksinasi Riau Menurun, Rata-rata Cuma 100 Orang Perhari   ●   
  • ASN Meninggal di Basement Kantor DPRD Riau, Polisi: Murni Gantung Diri   ●   
  • 1.353 Orang Terserang DBD di Riau Sepanjang Tahun 2022, Pekanbaru Tertinggi   ●   
  • Tarif Listrik Oktober-Desember 2022 Dipastikan Tidak Naik   ●   
  • Ada Lagi Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Riau, Tetap Waspada   ●   
  • Antisipasi Krisis Pangan, Sorgum Ternyata Cocok Dikembangkan di Riau
Yamaha 29-30 September 2022

Harga BBM Subsidi Naik
KAMMI Riau: Bukti Pemerintah Gagal Urus Negara, Rakyat Jadi Tumbal!
Kamis, 08 September 2022 14:18 WIB
KAMMI Riau: Bukti Pemerintah Gagal Urus Negara, Rakyat Jadi Tumbal!

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Riau, Wahyu Andrie Septyo, S.H mengatakan, sikap arogan dan abainya Pemerintah RI terhadap gelombang massa yang melakukan protes dan kecaman, serta penolakan terhadap kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi, ialah bentuk matinya nurani Pemerintah Indonesia.

Kebijakan tersebut tentunya akan berimplikasi langsung kepada masyarakat kelas menengah ke bawah serta berpotensi menyengsarakan rakyat dan sangat membebani rakyat (tidak pro rakyat).

"Kebijakan Pemerintah menaikan harga BBM Subsidi sebagai tindakan yang sangat terburu-buru tanpa mempertimbangakan kondisi pemulihan perekonomian Rakyat Indonesia pasca berlalunya pandemi, adapun dalih dari Kebijakan menaikkan harga BBM Subsidi ialah dikarenakan semakin besarnya beban subsidi dan ketidaktepatan sasaran pemberian subsidi BBM. Jika kacamata yang digunakan Pemerintah melihat subsidi sebagai sebuah beban, maka tentunya hal ini merupakan kegagalan pemerintah dalam menjalankan konstitusi sebagai upaya untuk mensejahterakan kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Wahyu, Kamis (8/9/2022).

Tetapi, katanya jika subsidi dipandang sebagai bentuk usaha pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka subsidi tidak akan lagi menjadi sebagai sebuah beban bagi pemerintah Indonesia melainkan tanggungjawab negara untuk memberikan kesejahteraan bagi Rakyat sebagaimana yang telah termaktub dalam Pasal 33 Ayat 3 UUD 1945.

"Kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi merupakan tindakan pengkhianatan dan pengecut pemerintah Indonesia karena menjadikan rakyat sebagai tameng untuk melindungi kegagalan pemerintah Indonesia dalam melaksanakan tugas dan kewenangannya, sehingga mengorbankan rakyat terlebih rakyat dengan kondisi kelas menengah ke bawah," ujarnya.

Kegagalan mengelola negara, sambungnya, telah ditampakkan secara nyata di hadapan publik hari ini. Melaksanakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai bentuk upaya antisipasi dampak secara langsung dari dinaikannnya BBM Bersubsidi juga dianggap langkah terburu-buru. Apalagi, yang menjadi indikator pemberian BLT ini berdasarkan data yang didapatkan sebelum penaikan harga BBM Subsidi, bukan orang yang terdampak pasca kebijakan ini dikeluarkan.

"KAMMI Wilayah Riau memandang kebijakan tersebut adalah upaya untuk menyogok masyarakat serta mempertegas bagaimana pemerintah Jokowi dan Ma'ruf hari ini gagal mengurus negara. Idealnya pemberian BLT ini diberikan untuk memulihkan ekonomi masyarakat pasca pandemi bukan malah menjadi alternatif agar memuluskan akal bulus pemerintah untuk menaikan BBM Subsidi," ulasnya.

Potensi terjadinya Inflasi yang tinggi merupakan dampak signifikan dari adanya kebijakan kenaikan tarif BBM bersubsidi yang tentunya akan mempengaruhi berbagai sektor yang ada di Indonesia bahan pokok sebagai kebutuhan dasar masyarakat Indonesia ikut naik.

Sebagai bentuk upaya dalam menangani kebocoran APBN salah satunya ialah menghemat pengeluaran Lembaga Negara dan Belanja Negara dengan menunda Mega Proyek Strategis Nasional yang tidak berimplikasi pada calon kelas menengah (Aspiring Middle Class) dan lebih mengutamakan serta mengedepankan kondisi serta hajat hidup orang banyak.

Bersikerasnya pemerintah Indonesia menaikkan Harga BBM Subsidi, juga harus ditopang dengan Kenaikan Upah para Buruh, Tenaga Pendidik (Honorer), atau para pekerja yang terkena dampak secara langsung terhadap kebijakan penaikan BBM Subsidi, pemotongan biaya Transportasi Umum.

Kegagalan pemerintah mengendalikan pembatasan penggunaan BBM Subsidi dari tahun 2014 sampai sekarang jangan serta merta melalui kebijakan yang memangkas hajat hidup orang banyak dan mengabaikan kesejahteraan Rakyat melalui penaikan harga BBM Subsidi yang merupakan kebijakan yang sangat amat mudah dengan hanya hitungan jam saja.

Tidak adanya skema dan kebijakan konkrit untuk penerima BBM subsidi yang pada akhirnya kebijakan tersebut secara universal diterapkan kepada seluruh kartel penerima manfaat BBM yang tidak tepat sasaran.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) mencatat, saat ini terdapat 208 proyek dan 10 program yang merupakan proyek strategis nasional (PSN). Estimasi nilai investasi tersebut sebesar Rp 5.739,7 triliun, anggaran yang di gunakan berasal dari APBN/APBD, BUMN/BUMD, dan Swasta. Dari Jumlah itu, sebanyak 135 PSN selesai dibangun. Proyek Strategis Nasional yang menelan biaya cukup fantastis tersebut, nyatanya tidak berdampak serius pada percepatan ekonomi Indonesia, apalagi pemulihan ekonomi pasca pandemi. Penundaan harus segera di laksanakan oleh pemerintah, karena kebutuhan subsidi BBM menyangkut hajat hidup orang banyak.

Air Susu Dibalas Air Tuba

Apabila ditelisik kembali ke belakang, sambungnya, mengenai sejarah dan hadiah berharga serta mulia dalam menyongsong kemerdekaan Republik Indonesia yang diberikan oleh Sultan Syarif Kasim II mulai dari membujuk Kesultanan melayu di timur Sumatera untuk bergabung bersama Pemerintah Indonesia dan menyumbang 13 juta gulden untuk menyongsong kemerdekaan Indonesia. Namun seperti Air Susu dibalas Air Tuba, pemberian gelar pahlawan nasional beliau baru diberikan tahun 1998 tepat 30 tahun setelah beliau wafat 1968 dengan rentan waktu yang sangat lama.

"Provinsi Riau bukanlah provinsi yang mandiri pangan, tetapi Provinsi Riau mandiri dalam energi (Sumber Daya Alam). Sebutan provinsi Riau yang disematkan sebagai negeri yang kaya akan minyak. Dengan analogi di atas minyak dan di bawah minyak, menjadi salah satu Provinsi yang paling terdampak di tambah lagi seperti apa yang diumumkan oleh Presiden RI dalam pidatonya yang menekankan bahwasanya "Provinsi Riau" masuk kedalam 5 Provinsi dengan urutan ke-4 dengan kondisi inflasi tinggi," cakapnya lagi.

Riau telah berkontribusi besar dalam menyongsong kemerdekaan Indonesia, serta memenuhi kebutuhan Negara Indonesia dalam bidang energi yang terus mengeruk Sumber Daya Alam Provinsi Riau. Namun kebijakan Pemerintah Indonesia menaikkan harga Subsidi BBM betul-betul mengabaikan kondisi masyarakat Riau. Kado kemerdekaan Indonesia ke-77 tahun ini merupakan kado pahit dan hadiah yang sangat tragis dan sadis apabila dibandingkan dengan kontribusi yang telah diberikan Provinsi Riau.

Lebih jauh, kata Wahyu, kebijakan penaikan BBM Subsidi tentunya akan berdampak secara langsung terhadap harga bahan pangan (pokok) dikarenakan mayoritas kebutuhan pangan Riau masih di kirim dari provinsi tetangga. Apakah sebagai provinsi penghasil minyak terbesar di Indonesia kita akan berdiam diri saja? Di saat pemerintah Indonesia melarikan diri dari kewajibannya memberikan subsidi BBM yang terjangkau untuk mencapai kemakmuran rakyat sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 33 ayat 3 UUD 1945 dan membebankan semua kepada rakyat.

"Berangkat dari hal tersebut KAMMI Riau mengeluatkan tuntutan yang harus diterima dan di laksanakan oleh Pemerintah RI. Yakni, .endesak Pemerintah RI untuk mencabut dan membatalkan kenaikan harga BBM Bersubsidi. Mendesak Pemerintah kendalikan harga bahan pokok. Kemudian, mendesak Pemerintah Tunda Proyek Strategis (PSN) yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat dan alihkan anggaran untuk subsidi BBM," tegas Wahyu.

Selanjutnya, KAMMI Riau mendesak pemerintah RI dan Pertamina untuk menjamin stok BBM solar dan Pertalite di Riau hingga akhir tahun
KAMMI Riau juga mendesak pemerintah untuk menuntaskan mafia dalam industri hulu migas Indonesia.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 01 Oktober 2022
Bupati Rohil Ajak Masyarakat Refleksikan Nilai-nilai Pancasila
Jumat, 30 September 2022
Danrem 031 Wirabima dan Istri Dikukuhkan Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting Riau
Jumat, 30 September 2022
Dilaporkan LSM BAN Garap Kawasan Hutan Tanpa Izin, Budiman Lubis Minta Pelapor Belajar Undang-Undang
Jumat, 30 September 2022
Kasus Penganiayaan Anak Bawah Umur di Dalu-Dalu Mulai Disidangkan

Serantau lainnya ...
Minggu, 02 Oktober 2022
Hadir dengan 30 Brand Ternama, FCL Jadi Surga Belanja Muslimah Pekanbaru
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Jumat, 30 September 2022
Wujud Dukungan “Green Energy”, DPR Siapkan 55 Mobil Listrik di Acara P20
Rabu, 28 September 2022
PKM Penangan Limbah Ternak Sapi dan Psikoedukasi Pasca Covid-19
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat
Jumat, 16 September 2022
Peneliti Sadar ternyata Simpanse Pukul Akar Pohon untuk Kirim Pesan Jarak Jauh

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 26 September 2022
Yayasan SIKLUS Melayani Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 01 Oktober 2022
Melestarikan Budaya dan Kearifan Lokal melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kamis, 29 September 2022
Umri Puncaki Ranking LL DIKTI Wilayah X Versi UniRank Edisi 2022
Rabu, 28 September 2022
Unilak Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 1 Oktober 2022
Selasa, 27 September 2022
Peduli Lingkungan, Mahasiswa KKN UMRI Kampung Rantau Panjang 2022 Tanam 100 Bibit Pohon Buah

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

Khas 1 September 2022
Terpopuler
Pegadaian Oktober 2022
Foto
Pertamina
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT RI 77 - APRIL RAPP
Indeks Berita
www www