Senin, 30 November 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 25 November 2020

Menelusuri Dunia Hitam Kota Pekanbaru
Dari yang Berusia Muda Hingga Sudah Baya
Sabtu, 05 Agustus 2017 22:09 WIB
Dari yang Berusia Muda Hingga Sudah Baya
Ilustrasi/int

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Sejak lokalisasi Teleju ditutup Pemerintah Kota Pekanbaru, praktik prostitusi masih tetap eksis di ibukota ini. Ada yang melakukannya secara terang-terangan namun ada pula yang mengemasnya dengan cara yang sangat rapi.

Para penjaja seks ini pun dari berbagai usia, mulai dari yang masih sangat muda hingga yang sudah baya. Dari perempuan dewasa hingga yang masih berstatus pelajar. Mereka memanfaatkan aktivitas di ibukota yang tidak pernah tidur ini.

Dari penelusuran yang dilakukan CAKAPLAH.COM, pekerja seks ini ini mangkal di berbagai tempat. Seperti terlihat di Komplek Jondul Lama, Jalan Teuku Umar, Jalan Sudirman dan sejumlah kafe remang-remang yang ada di Kecamatan Payung Sekaki.

Motif yang dilakukan Pekerja Seks Komersial (PSK) dilakukan dengan berbagai modus seperti pekerja panti pijat, menjadi pelayan warung-warung remang, hingga menjajakan langsung di pinggir-pinggir jalan di tengah malam.  Bahkan di sepanjang Jalan Sudirman Pekanbaru sendiri ada beberapa titik yang menjadi tongkrongan mereka seperti di depan May Bank, depan Van Hollano dan simpang Jalan Teuku Umar.

“Kami nongkrong di sini karena kalah saing dengan cewek-cewek yang nongkrong di Diskotik dan tempat Karaoke, kalau kami di sini transaksi bisa berjalan cepat,” kata Bunga (28) salah seorang PKS yang biasa mangkal di pinggir jalan Sudirman saat ditemui CAKAPLAH.COM, baru-baru ini.

Kepada CAKAPLAH.COM, Bunga bicara blak-blakan, dirinya mengaku mendapat pemasukan yang lumayan besar dari hasil kerja di dunia hitam tersebut. Meski pendapatan setiap harinya tidak menentu, tetapi pada hari-hari tertentu seperti Sabtu dan Minggu ia bisa mendapat Rp600 ribu hingga Rp1 jutaan dalam semala. Namun tidak jarang pula ia harus gigit jari.

“Sehari saya bisa melayani beberapa tahu, bisa dua hingga tiga kalilah, kadang juga enggak ada tamu," cetusnya.

Bunga menyadari kalau pekerjaan yang dilakoninya di dunia hitam tersebut salah dan tidak benar, tetapi ia berdalih harus mencukupi kebutuhan anaknya di kampung dan mahalnya biaya hidup di Pekanbaru. “Demi anak saya berani berbuat apa saja. Karena semua orang belum tentu peduli kepada saya dan anak saya,” sesal Bunga yang masuk dunia hitam karena ditinggal oleh suami.

Kian Larut Makin Murah

Penelusuran selanjutnya dilakukan di sejumlah tempat panti pijat yang ada di lokasi Perum Jondul Lama. Kawasan ini sudah dikenal sebagai tempat kosan Texas dan tempat sejumlah panti pijat esek-esek. Pada malam hari, komunikasi atau transaksi yang dilakukan tepat di depan panti pijat esek-esek itu. Sekalipun razia dilakukan, di kawasan ini tidak susah untuk mencari hiburan seks dengan modus panti pijat sehat.

"Mereka hanya sembunyi kalau dirazia oleh Polisi dan Satpol PP, kalau sama yang lain mah pastilah tidak sembunyi,” ujar seorang warga yang enggan menyebutkan namanya yang tinggal tak jauh dari lokasi esek-esek itu.

Soal tarif, lagi-lagi menyebut paket hemat. “Cukup dengan beberapa lembar ratusan ribu aja,” ujarnya.

Dia memberikan tips, kalau mau mendapatkan harga murah maka datanglah pada tengah malam. “Kian larut kian murah,” ujarnya sambil tersenyum.

Terakhir CAKAPLAH.COM mengunjungi sejumlah tempat hiburan malam besar yang tersebar di banyak tempat di Pekanbaru. Di tempat hiburan besar ini, penampilan mereka lebih cantik dan sensual. Apalagi dengan balutan rok mini dan pakaian seksi serba menggoda.

Sebutan bagi wanita ini adalah pemandu lagu alias PL. Sering juga disebut purel atau kadang Lady Escort alias LC. Tapi semua nama itu artinya sama saja. Tugas wanita-wanita ini menemani tamu berkaraoke ria dan menyuguhkan minum beralkohol. Mereka ini dikomandoi para mami atau papi, julukan buat sang mucikarinya.

Untuk menarik tamu, para wanita muda ini berpakaian seksi. PL adalah daya tarik utama sebuah tempat karaoke. Selain cantik, PL yang ramah dan pandai menyanyi dan disukai para tamu karaoke. Mereka rata-rata tamatan SMA bahkan para mahasiswi yang masih kuliah.

Menurut sumber, harga cas mereka bervariasi tergantung tempat karaokenya. Sekali cas para LC ini berkisar Rp550 hingga Rp600 ribu perenam jam, itu pun diluar tips mereka.

Nah, seringnya wanita pemandu lagu ini juga bisa dibooking. Setelah suasana panas dalam ruang karaoke, biasanya berlanjut ke hubungan yang lebih intim ke hotel. Parahnya lagi, sejumlah tempat karaoke besar di Kota Pekanbaru ini malah menyediakan kamar tidur tempat untuk berhubungan intim.

Diakui seorang Pemandu Lagu, Putri (25), memang karaoke hanya pemanasan. Wanita berparas cantik dan rambut sebahu asal Jawa Barat ini sudah biasa dirangkul atau dicolek tamu di dalam room karaoke. "Biasanya mereka penasaran, dan mengajak hubungan lanjut. Saya lihat-lihat orangnya tapi biasanya saya tawarin Rp1 juta sampai Rp1,5 juta sekali sort time. Ya kurang dikit bolehlah, untuk sekali main, itu semua diluar harga cas sebagai LC," kata Putri kepada CAKAPLAH.COM.

Putri mengaku belum setahun bekerja sebagai LC. Sebelumnya dia hanya ibu rumah tangga, setelah bercerai seorang teman mengajaknya bekerja di karaoke di Pekanbaru. Setelah dicoba, Putri kerasan dengan profesi barunya. Alasannya apalagi kalau bukan uang demi menghidupi anaknya yang tinggal bersama orang tuanya.

"Ya inginnya sih enggak kerja kayak gini, tapi terpaksa dikerjain saja. Susah cari kerja, apalagi saya janda anak satu," ucap Novi.

Pengamat: Ada Oknum Pejabat yang Menikmati

Menurut Pengamat Sosial dan Doktor Antropologi M Rawa El Amady, perkembangan kota di seluruh dunia, terutama kota dagang seperti Pekanbaru, memang tidak bisa lepas dari masalah sosial, salah satunya adalah pedagangan manusia berupa transaksi seks.

Permasalahan tersebut bisa dikurangi jika Pemerintah Kota mempunyai konsep kota yang bisa mengurangi masalah sosial tersebut.

"Dalam pandangan saya, Kota Pekanbaru baru berkembang secara alamiah yang diatur oleh pemilik modal tanpa perencanaan. Apalagi misi sebagai yang manusia dan sebagai kota Islami yang ada identik dengan Melayu-nya," ujar Rawa.

Ia menilai pemerintah kota tidak ikut campur terhadap perkembangan kota. Kebijakan untuk Kota Pekanbaru sepenuhnya ditentukan oleh pasar atau kapital. "Apalagi perdagangan manusia dan perjudian merupakan alat akumulasi modal yang paling mudah," kata M Rawa saat dimintai pendapatnya Rabu (2/8/2017).

Bahkan, lanjut Rawa, bisa diduga oknum pejabat di Pekanbaru ikut menikmati akumulasi modal dari bisnis seks tersebut. Karena Pekanbaru sebagai kota datang, orang berdatangan dari mana-mana, maka sumber daya seks juga tersedia dengan mudah.

Jadilah perkembangan bisnis seks sangat pesat di Pekanbaru. Untuk mengurangi maka, pada kota baru harus dimulai dari pemerintah. "Jika Walikotanya concern terhadap masalah ini maka dipastikan bisa dikurangi seperti di Surabaya misalnya," katanya. 

Penulis : Dagen
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Kota Pekanbaru, Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 30 November 2020
Ciptakan Lingkungan Kondusif, Polsek Kerumutan Patroli dan Sosialisasi Prokotol Kesehatan
Senin, 30 November 2020
Kapolsek Kuala Kampar Hadiri Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Tingkat KPPS
Senin, 30 November 2020
Polwan Polsek Teluk Meranti Turun ke Pasar Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Senin, 30 November 2020
Polsek Langgam Patroli dan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Rabu, 25 November 2020
Tingkatkan Kompetensi, 80 Mahasiswa Penerima Bidik Misi Ikuti Pembinaan Mutu Akademik
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik

Kampus lainnya ...

Dapo Kanisya September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www