Minggu, 04 Desember 2022

Breaking News

  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta   ●   
  • Satpol PP Pekanbaru Turunkan 100 Personel Amankan Tour de Siak
Yamaha 27-30 November 2022

Warga Ukraina Khawatirkan Referendum Rusia
Selasa, 27 September 2022 06:04 WIB
Warga Ukraina Khawatirkan Referendum Rusia
Sebuah kendaraan militer melaju di sepanjang jalan dengan papan iklan bertuliskan: Dengan Rusia selamanya, 27 September. Foto: AP Photo

(CAKAPLAH) - Setelah tujuh bulan perang yang melelahkan, banyak orang Ukraina takut akan mengalami lebih banyak penderitaan dan represi politik ketika terjadi referendum oleh Kremlin. Banyaknya polisi yang berjaga sambil membawa senjata di wilayah Luhansk, Kherson, Donetsk, dan Zaporizhzhia menandakan aneksasi Rusia akan segera terjadi atas empat wilayah yang diduduki tersebut.

Banyak penduduk meninggalkan empat wilayah tersebut sebelum referendum berlangsung. Mereka takut dipaksa untuk memilih atau berpotensi mengikuti wajib militer menjadi tentara Rusia.

Salah satu warga, Petro Kobernik meninggalkan Kota Kherson yang dikuasai Rusia tepat sebelum pemungutan suara dimulai pada Jumat (23/9/2022). Dia mengatakan, prospek hidup di bawah hukum Rusia dan perang yang meningkat membuatnya sangat gelisah tentang masa depannya.

“Situasi berubah dengan cepat, dan orang-orang takut bahwa mereka akan dilukai oleh militer Rusia, atau gerilyawan Ukraina dan pasukan Ukraina yang menyerang,” Kobernik dalam sebuah wawancara melalui telepon.

Beberapa pejabat Rusia membawa surat suara ke lingkungan tempat tinggal Kobernik ditemani oleh polisi bersenjata. Kobernik mengatakan, ketika pejabat Rusia datang, ayahnya yang berusia 70 tahun menutup pintu rumahnya di Desa Novotroitske, Kota Kherson. Ayah Kobernik bersumpah untuk tidak membiarkan siapa pun masuk ke dalam rumahhya.

Kiev dan Barat mengecam referendum tersebut. Mereka secara luas menilai referendum sebagai dalih untuk aneksasi. Pihak berwenang Rusia diperkirakan akan mengumumkan kepemilikan empat wilayah tersebut setelah pemungutan suara berakhir pada Selasa (27/9/2022).

Kremlin telah menggunakan taktik ini sebelumnya. Pada 2014, Rusia mengadakan referendum di wilayah Krimea, Ukraina. Langkah ini dikecam oleh sebagian besar dunia dan dianggap ilegal.

Pihak berwenang Ukraina telah mengatakan kepada penduduk dari empat wilayah yang diduduki Rusia bahwa mereka akan menghadapi hukuman pidana jika ikut memberikan suara. Pihak berwenang Ukraina menyarankan agar warga yang tinggal di wilayah Luhansk, Kherson, Donetsk, dan Zaporizhzhia segera pergi.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, dia siap menggunakan senjata nuklir untuk melindungi wilayahnya. Putin juga telah memobilisasi 300 ribu tentara cadangan untuk bertempur di Ukraina. Gubernur wilayah Kherson selatan yang ditunjuk Moskow, Vladimir Saldo, bersumpah bahwa, upaya Ukraina untuk menggagalkan referendum dengan melakukan serangan tidak akan berhasil.

“Ini rumit karena masalah keamanan, tetapi semuanya akan dilakukan untuk membuat pemungutan suara aman bagi pemilih dan penyelenggara pemilu. Orang-orang menunggu untuk bergabung dengan Rusia dan ingin itu dilakukan secepat mungkin," kata Saldo dalam pidato video.

Separatis yang didukung Moskow di wilayah Donetsk dan Luhansk timur mengklaim, sebagian besar penduduk wilayah ini telah bermimpi untuk bergabung dengan Rusia sejak pencaplokan Krimea. Namun banyak warga di sana menceritakan kisah yang berbeda.

“Jalan-jalan kosong karena orang-orang tinggal di rumah. Tidak ada yang menyatakan kami ingin menjadi bagian dari Rusia dan mulai mengumpulkan orang-orang kami," ujar Marina Irkho, seorang penduduk Kota Berdyansk melalui telepon.

Irkho mengatakan, mereka yang secara aktif mendukung Ukraina telah meninggalkan kota atau bersembunyi. Dia menambahkan, banyak orang tua yang mendukung Rusia tetap tinggal di rumah mereka tetapi merasa takut.

Gerilyawan Ukraina terus-menerus menargetkan pejabat yang ditunjuk Moskow di wilayah pendudukan. Hanya seminggu sebelum referendum, seorang wakil kepala pemerintahan Kota Berdyansk dan istrinya yang merupakan komisi pemilihan kota tewas dalam sebuah serangan.

Anggota kelompok militan Ukraina Yellow Band telah menyebarkan selebaran yang berisi ancaman bagi mereka yang ikut memberikan suara. Kelompok ini mendesak penduduk untuk mengirim foto dan video orang-orang yang memilih untuk melacak mereka.

Para gerilyawan juga mengunggah nomor telepon ketua komisi pemilihan di wilayah Kherson.

Seorang penduduk Kota Mariupol, Larysa Vinohradova, meninggalkan kotanya setelah invasi Rusia. Vinohradova mengatakan, banyak temannya tetap tinggal di Mariupol karena mereka harus merawat orang tua yang sudah lanjut usia, yang sebagian besar menolak untuk melarikan diri.

“Mereka tidak mendukung Rusia, mereka ingin Mariupol menjadi bagian dari Ukraina, dan mereka menunggunya,” kata Vinohradova, sambil menangis.

Gubernur Luhansk Serhiy Haidai meninggalkan wilayah itu setelah disapu oleh pasukan Rusia. Dia mengatakan, penduduk takut bahwa Rusia akan mengumpulkan lebih banyak orang di wilayah itu untuk dinas militer mengikuti perintah mobilisasi Putin.

“Rusia menggunakan pseudo-referendum ini sebagai dalih bagi orang-orang bersenjata untuk mengunjungi apartemen dan mencari orang yang tersisa untuk memobilisasi mereka dan juga mencari sesuatu yang mencurigakan dan pro-Ukraina,” kata Haidai kepada The Associated Press.

"Serangan balik Ukraina yang cepat telah membuat takut Rusia," tambah Haidai.

Para analis mengatakan, Putin berharap ancaman eskalasi militer dapat digunakan untuk memaksa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bernegosiasi dengan Kremlin. Kepala lembaga think tank Penta Center yang berbasis di Kiev, Volodymyr Fesenko, menilai, referendum yang tergesa-gesa justru menunjukkan kelemahan Kremlin.

“Tergesa-gesanya referendum itu menunjukkan kelemahan Kremlin, bukan kekuatannya. Kremlin sedang berjuang untuk menemukan pengungkit untuk mempengaruhi situasi yang telah lepas dari kendalinya," Fesenko.

Pejabat Ukraina mengatakan tanda-tanda tidak sahnya referendum mulai terlihat. Walikota Melitopol, Ivan Fedorov, mengatakan, Rusia melihat ada ketakutan dan keengganan warga untuk memilih.

“Kelompok kolaborator dan orang Rusia yang ditemani oleh pasukan bersenjata pergi dari satu apartemen ke apartemen lain, tetapi hanya sedikit orang yang membuka pintu. Tergesa-gesanya mereka mengorganisir pseudo-referendum itu menunjukkan bahwa mereka bahkan tidak akan menghitung surat suara dengan sungguh-sungguh," kata Fedorov.

Editor : Ali
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 03 Desember 2022
Kanwil DJPb Riau Dukung Desa Pulau Gadang sebagai Desa Berintegritas dan Anti Korupsi
Sabtu, 03 Desember 2022
Bawaslu Rohil Sosialisasikan Peraturan Pengawasan Pemilu 2024 Kepada Awak Media
Sabtu, 03 Desember 2022
Hadir di FBLE, Ini Tanggapan Zulkifli Indra
Sabtu, 03 Desember 2022
Yuliarso Nakhodai Purna Paskibraka Indonesia Pekanbaru, Pelantikan Digelar Pekan Depan

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler
Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www