Minggu, 04 Desember 2022

Breaking News

  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta   ●   
  • Satpol PP Pekanbaru Turunkan 100 Personel Amankan Tour de Siak
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Siasat Paska Kenaikan BBM
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

"Dimano jual minyak bensin di Desa Teluk Binjai ini kawan," begitu postingan seorang warga di akun Medsosnya. Pertanyaan barusan bukan sekedar minta informasi ke netizen. Tetapi di balik itu terungkap kegetiran sekaligus keprihatinan. Waktu kenaikan harga BBM diumumkan, pejabat Pemerintah Pusat memang mudahnya berkata bahwa kenaikan memang menyakitkan, tapi dampak tak akan lama. Namun di lapangan, ekses mungkin akan terasa setahun ke depan. Bagi kami di Komisi V DPRD Provinsi Riau menyorot aspek sosial dan kesejahteraan. Kembali ke postingan warga di sosmed tadi, itulah yang dialami warga di Desa Teluk Binjai setelah kenaikan harga BBM bersubsidi. Sudahlah harga naik, stok dan pembelian dibatasi pula.

Sebagai informasi, Desa Teluk Binjai terletak di hilir Sungai Kampar (tepatnya jalan lintas Bono). Jarak tempuh ke ibukota Kabupaten Pelalawan kurang lebih empat jam. Warga sempat alami kesulitan mendapatkan BBM, yang berimbas ke aktivitas mereka sehari-hari. Mulai antar anak ke sekolah, mobilisasi, paling utama urusan mata pencaharian. Susahnya memperoleh BBM lantaran masyarakat tak bisa beli BBM di SPBU pakai jerigen. Padahal biasanya pedagang membeli minyak di SPBU lalu diangkut ke desa untuk diecerkan ke masyarakat. Melihat geografis Riau banyak wilayah jaraknya berjauhan, Desa Teluk Binjai boleh jadi bukan satu-satunya yang mengalami hal serupa.

Semakin mahal dan sulitnya warga mendapat BBM bersubsidi paska kenaikan harga BBM juga dirasakan para nelayan. Ratusan nelayan di Kota Dumai mengeluh tak bisa melaut karena kekurangan stok BBM bersubsidi Pertalite dan Solar. Keluhan telah disampaikan ke Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau, lalu ditindaklanjuti surat permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi ke BPH Migas atau Pertamina. Kisruh BBM saat kondisi perekonomian belum sepenuhnya pulih membuat rakyat bak pepatah, sudah terjatuh bukannya dibantu malah dibiarkan ketiban tangga.

Bagi para nelayan, tak bisa melaut ibarat kiamat kecil. Jangankan bicara kesejahteraan, untuk kebutuhan rutin saja sudah terancam. Jadi jangan heran muncul gejolak sosial paska kenaikan harga. Entah berbentuk protes dan demonstrasi dari berbagai elemen yang terus terjadi hingga kini dan lainnya. Apalagi kenaikan BBM bersubsidi tanpa disertai penyesuaian upah bagi para pekerja dan buruh. Hanya mengandalkan bantalan sosial lewat program Bansos dan BLT untuk meminimalisir dampak. Padahal kenaikan terjadi secara simultan termasuk harga-harga berbagai komoditas.

Banyak pihak menilai, Pemerintah Pusat hanya peduli sudut pandang “penyelamatan keuangan negara” versinya saja. Sementara abai akan dampak sosial, yaitu potensi bertambahnya penggangguran dan kemiskinan ekstrim. Makin miris, bukannya fokus menyiasati dampak, malah luncurkan program baru yakni konversi kompor gas ke listrik 1.000 watt. Menurut Kementerian Keuangan, sumber anggaran berasal dari pemangkasan alokasi subsidi LPG 3 kg yang bertahap mulai dikurangi. Artinya, masyarakat harus siap-siap kembali berkorban demi “menyubsidi” negara. Bukan tak mungkin LPG 3 kg bakal lenyap kayak minyak tanah. Sudahlah subsidi BBM dipangkas, ditambah LPG 3 Kg.

 Sungguh tega dan terlalu. Terkait BBM, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (BPK RI) Achsanul Qosasi pernah berkicau lewat akun Twitter (11/7/2022), bahwa rentang 5 tahun terakhir subsidi BBM sudah dikurangi dengan nilai cukup fantastis, mencapai ratusan triliun rupiah. "Yang pasti pemerintah telah berhasil turunkan subsidi BBM dari Rp 210 triliun menjadi Rp 79 triliun dalam 5 tahun," ujar Qosasi. Menurutnya, dengan pemangkasan subsidi BBM, secara tak langsung biaya subsidi dibebankan ke masyarakat. Berangkat dari data BPK, timbul pertanyaan: kok Presiden beralasan beban subsidi BBM lebih Rp 500 Triliun?

Fokus

Fokus Pemerintah Pusat dan Daerah sekarang seharusnya all out mengantisipasi dampak kenaikan BBM bersubsidi dan bagaimana masyarakat tidak terjerembab lebih dalam kubang kemiskinan. Kini momen dimana empati dan nurani mesti dikedepankan. Bukan sunat subsidi lain atau lahirkan program dan proyek baru. Mengacu ke kebijakan, ada tiga jenis bantalan sosial. Pertama, BLT sebesar Rp 12,4 triliun bagi 20,65 juta penerima selama 4 bulan mulai September-Desember 2022, dengan besaran per bulan sebesar Rp 150.000.

Kedua, Bantuan Subsidi Upah (BSU) dengan anggaran sebesar Rp 9,6 triliun bagi 16 juta pekerja berpendapatan Rp 3.500.000 per bulan. Ketiga, bantuan angkutan umum yang diberikan kepada pekerja angkutan umum, ojek online, dan nelayan. Sekedar penjelasan, dana BLT dikeluarkan Pemerintah Pusat. Adapun Pemerintah Daerah (Pemda) mengalokasi 2 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH). Bicara Provinsi Riau, sudah tertuang sebagai prioritas dalam Perubahan APBD 2022 alokasi Bansos para pekerja informal seperti ojek hingga nelayan. Wujud penerapan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/PMK.07/2022 Tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.

Meski begitu, efektivitas program bantuan sosial diragukan. Daya jangkaunya sempit. Masih banyak warga terdampak belum terkover. Semaksimal apapun upaya Pemerintah menyempurnakan data bantuan sosial supaya tepat sasaran, tetap saja anggaran terbatas. Kalaupun ingin tetap mengoptimalkan program dimaksud, perluas penyalurannya. Dalam hal ini, alangkah lebih baik program seperti BSU Ketenagakerjaan dapat mengakomodir skema afirmasi.

Dengan begitu di tataran kebijakan semakin inklusif dengan memperluas akses bagi pekerja yang terdampak namun selama ini luput dari perhatian, semisal pekerja berstatus dirumahkan, pekerja migran yang terkena PHK atau dipulangkan, pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) iuran mandiri. Kemudian di luar itu, pendekatan Fokus Kesejahteraan Sosial juga dibutuhkan. Sejumlah program yang dinilai sangat membantu dan lebih tepat sasaran diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH) mestinya diperkuat.

Terakhir, di luar bantalan sosial harus ada siasat strategis lain. Terlebih bicara pekerja informal, perhatian khusus tertuju ke Riau. Mengingat banyak pekerja di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Berikutnya perdagangan besar dan eceran meliputi UMKM. Kontribusi sektor tadi terhadap perekonomian Riau sangat besar. Tenaga kerjanya pun tumbuh dan bertambah. Namun sektor tersebut rentan kebijakan Pemerintah. Walau mereka secara teknis tetap bekerja, batas dengan pengangguran sangat tipis.

Kebijakan kenaikan BBM sangat mempengaruhi harga input produksi dan bisa berakibat ke usaha mereka (UMKM) atau tempat mereka bekerja. Berangkat dari keadaan, perlu pendekatan serius Pemda guna mengurangi beban berlebihan yang dapat mengganggu stabilitas harga input dan output. Sehingga meminimalisir pergeseran para pekerja ke pengangguran dan kemiskinan lebih parah efek dari kenaikan BBM.

Sekali lagi, BLT, BSU dan Bansos tidak akan efektif menekan angka kemiskinan, sebab bersifat jangka pendek. Mustahil rasanya mengandalkan bantuan selama 4 bulan untuk meminimalisir kelompok masyarakat tertentu jatuh miskin terlebih lagi mencegah kemiskinan ekstrim. Karena setelah program BLT, Bansos dan apapun rupa-rupanya berakhir, bulan selanjutnya penerima kembali dihadapkan kepada efek rentetan kenaikan BBM.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Kamis, 22 September 2022 08:16 WIB
Meneroka RUU Sisdiknas
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 04 Desember 2022
Besok, Anies akan Lantik Relawan Perubahan Riau
Minggu, 04 Desember 2022
Polres Bengkalis Beri Bantuan Kepada Lansia yang Tengah Sakit
Minggu, 04 Desember 2022
KDC Food Park Gelar Lomba Mewarnai TK se-Kota Dumai
Sabtu, 03 Desember 2022
Kanwil DJPb Riau Dukung Desa Pulau Gadang sebagai Desa Berintegritas dan Anti Korupsi

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler
Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www