Selasa, 06 Desember 2022

Breaking News

  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Belajar Setia Dari Sejarah
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Sebagaimana kita ketahui, 30 September dan 1 Oktober punya arti penting dalam konteks kebangsaan. 30 September dikenang sebagai hari peringatan gerakan 30 September 1965 atau disingkat G30S/PKI, berikutnya 1 Oktober merupakan Hari Kesaktian Pancasila. Kedua hari tadi menyimpan kisah dan peristiwa kelam di masa lalu. Menggoreskan luka yang abadi lintas era.

Hal terpenting dari momen bersejarah adalah unsur pendidikan, pelajaran sekaligus bekal guna menjalani kehidupan sekarang dan mendatang. Bak pepatah bilang “orang cerdas belajar dari sejarah”. Jadi sebuah bentuk kecacatan berpikir jika ada perkataan bahwa yang berlalu biarlah tinggal di masa lalu. Terlebih G30S/PKI menuturkan kisah pengkhinatan paling berdarah. Itulah kenapa perbincangan tak boleh mati oleh waktu. Apalagi beberapa tahun belakangan muncul sejumlah kelompok menyuarakan narasi rekonsiliasi.

Walau maksudnya baik, sayangnya di balik itu ada upaya untuk memoles seakan PKI dan pengikutnya sebagai korban politik. Hal barusan jelas upaya nyata pembelokan dan penyesatan sejarah. Kita wajib bersikap adil terhadap keturunan dan pengikut PKI, tetapi gerakan, ajaran, simbol, pemikiran dan semua embel komunisme harus dilawan dan dilarang. Karena nyata berseberangan dengan Pancasila.

Peristiwa 1965 bukan hanya puncak pengkhianatan PKI. Disamping itu turut dipengaruhi banyak aspek waktu itu. Kegagalan negara mengelola ekonomi dan menjalankan agenda kesejahteraan rakyat, kekesalan rakyat melihat para menteri Kabinet Dwikora hidup berfoya-foya di tengah kesulitan rakyat dan kuatnya cengkaraman PKI hingga ke berbagai lini termasuk sosial dan budaya menambah eskalasi.

Saat itu perekonomian Indonesia nyaris ambruk. Harga BBM naik drastis diikuti melambungnya harga kebutuhan. Menurut Bank Indonesia (BI) dalam “Sejarah Moneter Periode 1959-1966”, laju inflasi teramat tinggi. Situasi semakin parah dari tahun ke tahun. Pemerintah juga mengalami defisit anggaran. Doktrin ekonomi terpimpin yang berorientasi sentralisasi menguras potensi ekonomi Indonesia karena dipakai untuk membiayai proyek-proyek politik ambisius pemerintah.

Wartawan senior Rosihan Anwar pernah menulis bahwa para menteri melarang pejabat memberi laporan situasi sebenarnya pada Presiden Soekarno. Jadi laporan dipoles agar keadaan tampak baik-baik saja. Alasannya "Takut Bapak marah." Emosi rakyat makin memuncak manakala kekuasaan seolah memelihara PKI ditambah tudingan ada pejabat sangat berpengaruh di lingkar kekuasaan jadi antek Peking sebab apa-apa condong ke China dan partai komunis di sana.

Riau pun tak luput dari pergolakan melawan PKI. Mengutip buku terbitan Pusjarah TNI 1999 berjudul “Komunisme di Indonesia Jilid IV: Pemberontakan G.30.S/ PKI Dan Penumpasannya (Tahun 1960-1965)”, seperti daerah lain CDB PKI untuk Riau tanggal 11 Agustus 1965 menerima instruksi untuk menyokong usaha perwira-perwira menentang Dewan Jenderal. Instruksi ini selanjutnya dibahas dengan petugas Biro Chusus PKI Riau. Merekapun berbagi tugas. Ada yang melakukan pendekatan politis dan ada juga mengatur gerakan militeristik. Selanjutnya dibentuk pula Badan Kesatuan Gerakan Militer Riau.

Akan tetapi pada tanggal 1 Oktober 1965, setelah mendengar dimulainya G30S/PKI di Jakarta melalui radio, tokoh PKI di Riau memutuskan menunda gerakan militer sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari Kepala Biro Chusus PKI daerah Sumatera Barat.

Sembari menyusun kembali personalia Dewan Revolusi dengan memasukkan unsur-unsur Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian serta tokoh partai politik dan para pejabat daerah yang menurut perhitungan bersimpati kepada G30S/PKI. Beruntung tokoh-tokoh CDB PKI Riau tak sempat menjalankan rencana dan keburu buronan.

Sejumlah bangunan di Pekanbaru jadi saksi. Diantaranya bangunan pusat perbelanjaan modern pertama di Pekanbaru yakni Plaza Citra. Barangkali tak banyak tahu bahwa sebelum dirobohkan dan dibangun pusat perbelanjaan, Plaza Citra dulunya penjara untuk menahan warga diduga terlibat PKI. Begitu juga Kantor Sobsi Riau di Jalan Sulawesi (kini Jalan Haji Agus Salim) belakang Plaza Sukaramai atau Pasar Pusat, serta kantor logistik Polda Riau. Tokoh utama G30S/PKI Riau diadili secara Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) juga di Gedung Nasional (kini Gedung Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri).

Belajar Setia

Sejarah G30S/PKI terkandung pelajaran berharga bahwa bukti kecintaan terhadap bangsa diukur dari seberapa peduli kita terhadap isu-isu bangsa dan kerakyatan. Peristiwa di masa lalu mengingatkan bahwa pengkhianat bangsa justru pihak yang berada di lingkar kekuasaan. Bahkan mengklaim diri paling Pancasilais dan tak segan-segan menuduh kelompok tak sejalan dengan mereka sebagai anti Pancasila, sebagaimana pentolan PKI DN Aidit yang menerbitkan buku berjudul “Membela Pantja Sila”. Padahal realitanya PKI terang-terangan memusuhi Pancasila, menghalalkan segala cara termasuk membunuh dan membantai demi mencapai tujuan.

Sejarah G30S/PKI juga mengajarkan bahwa oposisi terhadap kekuasaan bukan berarti tak cinta bangsa. Kalau saja dulu tak ada kelompok berani mengkritik dan menentang kekuasaan yang begitu mesra dengan PKI, para pengkhianat tentu bercokol lebih lama dan durinya menusuk lebih dalam ke tubuh bangsa. Turunnya rakyat, pemuda dan mahasiswa ke jalan bersatu dengan slogan "Bubarkan PKI, Reetol Kabinet Dwikora dan Turunkan Harga!" bukti kepedulian.

Meski konsekuensi berseberangan kekuasaan yang menyimpang sangat riskan. Tapi para pendahulu berani ambil resiko. Pembubaran dan pelarangan Partai Masyumi yang begitu anti PKI salah satu bukti betapa kuat pengaruh PKI di lingkar kekuasaan.

Dari pemaparan dapat disimpulkan bahwa begitu penting makna hari peringatan gerakan 30 September 1965 dan hari Kesaktian Pancasila. Iktibar agar generasi supaya tidak mengulangi kesalahan sama sekaligus meluruskan pola pikir bagaimana seharusnya membangun bangsa.

Seperti perkataan seorang filsuf “Mereka yang tidak mengenal masa lalunya, akan dikutuk untuk mengulangi kesalahan di masa lalunya.” Sungguh suatu kesalahan besar bila ada yang bilang bahwa negara yang selalu menyimpan dendam dan melestarikan kebencian masa lalu tak akan pernah maju.

Logika berpikir barusan sama sekali tak nyambung. Negara maju kayak Jerman saja sampai saat ini masih trauma dan sangat sensitif dengan paham Nazi, membuat pemerintah begitu ketat mengawasi berkembang dan menguatnya kembali paham dimaksud. Peristiwa G30S/PKI tidak hanya mengajarkan kita untuk mengantisipasi munculnya kembali para pengkhianat bangsa.

Paling utama mewariskan betapa pentingnya nilai kesetiaan terhadap bangsa. Karena bentuk kecintaan kepada bangsa dilihat dari sejauhmana kita dapat mengawal dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila serta membentengi dari pihak yang coba merongrongnya.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Kamis, 22 September 2022 08:16 WIB
Meneroka RUU Sisdiknas
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
DLHK Riau Distribusikan 10 Ribu Bibit Pohon di Siak
Senin, 05 Desember 2022
Soroti Vonis Tersangka Korupsi LPEI, CREED Desak Kejagung Banding
Senin, 05 Desember 2022
Tukar Informasi ke Towilfiets Jogja, Sopandi: Kita Juga Bisa Asal Ada Kemauan
Senin, 05 Desember 2022
9 Kali Berturut-turut, Kasmarni Terima Penghargaan WTP dari DJPb

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

03

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www