Rabu, 25 November 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 25 November 2020

Dokter Diduga Salah Beri Obat, Pasien di Selatpanjang Kejang-Kejang
Selasa, 08 Agustus 2017 21:23 WIB
Dokter Diduga Salah Beri Obat, Pasien di Selatpanjang Kejang-Kejang
SELATPANJANG (CAKAPLAH) - Salah seorang pasien, Pepi Rahmadani (22) warga Jalan Karet, Kelurahan Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, kejang-kejang usai diduga mengkonsumsi obat dari UPT Puskesmas Selatpanjang Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.


Pepi menceritakan, Sabtu (5/8/2017) lalu sekitar pukul 09.00 WIB, niat hati ingin menyembuhkan penyakit yang diderita dengan berobat ke Puskesmas Selatpanjang.

Usai mengikuti antrean, Pepi langsung dipanggil masuk ke ruangan untuk menyampaikan keluhan penyakit yang dideritanya yakni batuk-batuk. Namun anehnya dokter yang melayani seperti kurang respon malah melontarkan beberapa pertanyaan kepada pasien yang menurutnya tidak menjurus kepada penyakit yang dialaminya.

"Dokternya kurang respon dan cara pelayanannya pun kurang menyenangkan, mentang-mentanglah kita berobat tak bayar. Saya yang berobat malah suami kita yang ditanya," kata Pepi juga mengatakan bahwa saat itu dirinya ditangani Dokter berinisial Dn.

Dijelaskan wanita beranak dua itu lagi, dirinya sempat sedikit mengingatkan kepada dokter yang memberikan obat tersebut karena sebagai ibu menyusui tidak sembarangan mengkonsumsi obat.

"Melihat tingkahnya yang kurang menyenangkan, saya sempat menyampaikan bahwa saat ini anak saya lagi menyusu badan. Tapi dia malah bilang tidak apa-apa," jelas Pepi.

Sesampainya di rumah, Pepi yang diduga merupakan korban tersebut pun mengkonsumsi obat yang didapatkan dari Puskesmas itu. "Setelah tiba di rumah saya langsung makan obat sesuai dengan petunjuk dari dokter Puskesmas itu. Belum sampai satu jam badan saya malah merasa panas, jantung bedegup dan menggigil," ungkapnya.

Selang beberapa jam, melihat bayinya menangis Pepi juga sempat memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayinya yang masih berusia satu tahun itu. "Usai minum ASI yang saya kasih malah anak saya pula yang menjadi demam dan batuk-batuk," jelasnya lagi.

Melihat kondisi isteri dan anaknya tidak kunjung sembuh setelah berobat malah semakin parah suaminya menjadi cemas. Karena sudah malam dan Puskesmas telah tutup, Sugi yang merupakan suami korban mendatangi kediaman Kepala UPT Puskesmas Selatpanjang, Joko Santoso pada Sabtu (5/8/2017) sekitar pukul 21.30 WIB untuk menyampaikan keluhan terkait obat yang bermasalah tersebut.

"Kedatangan saya baik-baik untuk menyampaikan keluhan terkait obat ini, tapi pak Joko bilang obat yang diberikan oleh pihak puskesmas itu sudah benar," ungkap Sugi.

Selanjutnya, karena merasa tidak senang, Sugi mendatangi Puskesmas Kepulauan Meranti Senin (7/8/2017) siang sekitar pukul 11.00 WIB, untuk menemui dokter yang menangani isterinya menyampaikan permasalahan itu.

Tiba di Puskesmas, Sugi malah tidak dibolehkan untuk menemui dokter yang menangani isterinya itu. Kepala Puskesmas Tebingtinggi itu masih menyampaikan hal sama bahwa obat yang diberikan oleh dokter yang menangani isteri Sugi tersebut sudah benar.

"Kedatangan saya kembali mau menanyakan langsung sama dokter yang menangani isteri saya. Namun responnya kurang menyenangkan. Padahal saya datang baik-baik," sesal Sugi.

Tidak sampai disitu, karena merasa tidak puas dengan penjelasan dokter, Selasa (8/8/2017) Pepi menyempatkan diri pergi ke beberapa apotek yang berada di Selatpanjang. Tujuan ke apotek tersebut untuk mempertanyakan obat yang diberikan dokter Dn kepada dirinya.

"Setelah saya tanya apakah obat ini bisa diminum untuk ibu yang menyusui, kata pihak apotek bahwa obat antibiotik tidak boleh diminum untuk ibu yang menyusui," cerita Pepi.

Tidak puas dengan satu apotek, Pepi kembali menyambangi apotek lain untuk mencari kebenaran lagi. Dan jawaban dari apotek tersebut sama dengan sebelumnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Selatpanjang, Joko Santoso saat dikonfirmasi wartawan terkait permasalahan tersebut, Ia enggan memberikan tanggapan.

"Kalau sekarang saya belum bisa memberi statemen," ujar Kepala UPT Puskesmas Selatpanjang itu saat berada di kediamannya Jalan Rintis, Kecamatan Tebingtinggi itu.
Penulis : CK4
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 24 November 2020
Vaksin Upaya Serius Negara Melindungi Masyarakat
Selasa, 24 November 2020
Polsek Kerumutan Lakukan Pengamanan Kampanye Pilkada Serentak Kabupaten Pelalawan
Selasa, 24 November 2020
Polsek Pangkalan Kuras Edukasi Buruh Soal Saber Pungli
Selasa, 24 November 2020
Polsek Langgam Gencar Patroli dan Sosialisasi Covid-19

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik
Jumat, 23 Oktober 2020
Didukung Kemenristek/Brin, Dosen UIR Lakukan PKM Sistem Informasi Berbasis Pengaduan Masyarakat
Selasa, 13 Oktober 2020
UNISSA Brunei Gandeng UIR Kerjasama Buka Fakultas Pertanian

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi

05

Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020BSP Hut Riau ke-63APRIL RAPP HUT RI 75BOB PT BSP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPPRAPP Idul Fitri 1441 / 2020
www www