Sabtu, 10 Desember 2022

Breaking News

  • Penetapan UMK Tiga Daerah di Riau Sempat Dikoreksi sebelum Diteken Gubri   ●   
  • Polresta Pekanbaru Raih Predikat Pertama Terbaik se-Indonesia   ●   
  • Bapenda Riau Pastikan Tak Ada Pemutihan Denda Pajak Tahun Ini   ●   
  • Jelang Natal dan Tahun Baru, Muflihun Sebut Harga Sembako Masih Stabil   ●   
  • Masih Jauh dari Target, Retribusi Sampah di Pekanbaru Baru Rp 3,8 Miliar   ●   
  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023
Yamaha 7-12 Desember 2022

CAKAP RAKYAT
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Muji Basuki

Perhelatan KTT G20 di Bali sudah terselenggara pada 15-16 November 2022 yang lalu. Oleh banyak pihak, KTT G20 ini dinilai cukup sukses. Rekomendasi agar Rusia menghentikan serangannya ke Ukraina menjadi salah satu dari 5 butir rekomendasi yang dijadikan argumen oleh pihak-pihak yang menilai KTT ini terbilang sukses. Rekomendasi untuk penghentian invasi Rusia ke Ukraina ini menjadi rekomendasi yang dinilai sangat urgent and important, karena variabel perang Rusia-Ukraina ini dinilai telah menjadi variabel utama yang men-disrupsi banyak aspek kehidupan lain di seluruh belahan dunia.

Memang hanya sebuah rekomendasi, akan tetapi rekomendasi KTT G-20 ini terasa menjadi oase di tengah "gersangnya" peran lembaga multilateral dunia saat ini. Dunia tidak bisa lagi berharap kepada Uni Eropa misalnya, karena negara-negara di dalamnya secara psikologis pasti terlibat secara tidak langsung dalam konflik Rusia-Ukraina. Lembaga multilateral paling netral seperti PBB sekalipun, seperti tidak berdaya menyikapi perang ini, terlebih 5 anggota Dewan Keamanan PBB seluruhnya terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam perang ini. Maka wajar jika banyak pihak yang menaruh harapan besar kepada Forum G20. Sekalipun bukan sebuah organisasi internasional seperti PBB, tapi keberadaannya sebagai kumpulan negara-negara dengan share lebih kurang 80 persen dari total PDB dunia, menjadikan forum ini sangat strategis perannya di era krisis global ini.

Posisi strategis G20 dalam kancah global, ditambah dengan perhelatan KTT G20 Tahun 2022 yang bertepatan dengan kondisi krisis global, menjadi blessing in disguise bagi Indonesia sebagai tuan rumah dan Ketua Presidensi G20 ini, karena dengan posisi ini Indonesia telah menjadi pusat perhatian dunia sekaligus menjadi semacam leverage bagi Indonesia dalam percaturan konstelasi geopolitik dunia. 

Apa itu G20?

Dikutip dari situs Kementerian Keuangan G20 adalah sebuah forum kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia yang terdiri dari 19 negara dan 1 lembaga Uni Eropa.  G20 merupakan representasi lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.  Anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Pembentukan G20 pada tahun 1999 timbul akibat kekecewaan komunitas internasional terhadap kegagalan G7 dalam mencari solusi terhadap permasalahan perekonomian global yang dihadapi saat itu. Pandangan yang mengemuka saat itu adalah pentingnya bagi negara-negara berpendapatan menengah serta yang memiliki pengaruh ekonomi secara sistemik untuk diikutsertakan dalam perundingan demi mencari solusi permasalahan ekonomi global. Forum tersebut selanjutnya merangkul negara maju dan berkembang untuk bersama-sama mengatasi krisis utama yang melanda Asia, Rusia, dan Amerika Latin. Beberapa terobosan yang sudah dihasilkan oleh G20 adalah sebagai berikut:

1.      Penanganan krisis keuangan global 2008.  G20 dianggap telah membantu dunia kembali ke jalur pertumbuhan dan mendorong reformasi di bidang finansial.

2.      Kebijakan pajak.  G20 telah memacu OECD untuk mendorong pertukaran informasi terkait pajak untuk mengakhiri penghindaran pajak.

3.      Kontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19 yang mencakup penangguhan pembayaran utang luar negeri negara berpenghasilan rendah, injeksi penanganan     Covid-19, penurunan/penghapusan bea dan pajak impor, pengurangan bea untuk vaksin, hand sanitizer, disinfektan, alat medis dan obat-obatan.

4.      Isu lainnya termasuk perdagangan, iklim, dan pembangunan

Dari sejarah terbentuknya dan peran yang sudah ditorehkannya, wajar apabila di era krisis global yang bertepatan dengan mandulnya peran lembaga PBB, banyak pihak yang menaruh harapan besar terhadap keberadaan G20 ini.

Size G20 Dalam Indikator Statistik Ekonomi

Berdasarkan situs https://tradingeconomics.com, size Produk Domestik Bruto dari negara-negara anggota G20 adalah sebagai berikut :

 

Grafik 1. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Ukuran Ekonomi (PDB)

Dari Grafik 1 diatas terlihat posisi Indonesia berada pada urutan ke 16 diantara negara-negara anggota G20. Secara total, PDB negara-negara G20 mencapai 93 trilyun dollar dari sekitar 111 trilyun total PDB dunia.

Sementara jika diukur dengan indikator Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan indeks komposit pencapaian pembangunan di bidang ekonomi, kesehatan dan pendidikan, posisi negara-negara G20 seperti tercantum di link https://hdr.undp.org/towards-hdr-2022 adalah sebagai berikut:

 

Grafik 2. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (HDI)

Terlihat pada Grafik 2 diatas, capaian pembangunan negara anggota G20 yang diukur melalui indikator HDI. Indonesia sendiri berada para posisi 19, diatas negara India yang berada pada posisi 20. 

Sedangkan jika dilihat dari sisi pendapatan per kapita yang mencerminkan rata-rata kemampuan daya beli masyarakat di sebuah negara, maka posisi negara anggota G20 adalah sebagai berikut:

Grafik 3. Peringkat Negara G-20 Berdasarkan Pendapatan Perkapita

Diukur melalui indikator pendapatan perkapita seperti ditampilkan pada Grafik 3 diatas, terlihat posisi Indonesia berada pada peringkat ke 19 diatas India yang berada di peringkat 20. 

Dari indikator-indikator diatas terlihat bahwa Indonesia "diuntungkan" dengan size populasi penduduk yang besar, yang konsumsi penduduknya menjadi variabel utama dalam pembentukan nilai tambah perekonomiannya. Hal tersebut terlihat dari PDB Indonesia Tahun 2021, dimana distribusi PDB Indonesia didominasi oleh komponen konsumsi rumahtangga dengan share mencapai 52,91 persen. Karakteristik yang sama terjadi juga pada negara anggota G20 lain yang memiliki populasi besar, seperti Brazil dan India.

Akan tetapi, ada ukuran makro ekonomi lain yang merepresentasikan ekonomi yang relatif stabil di tengah guncangan krisis global, salah satunya inflasi. Memang inflasi yoy per September 2022 secara nasional mencapai 5,71 persen, akan tetapi angka ini masih jauh lebih rendah dibandingkan negara-negara G20 lainnya. Seperti Amerika Serikat yang mencapai 8,20 persen, Inggris yang mencapai 8,80 persen, Jerman yang mencapai 9,99 persen, bahkan Turki mengalami inflasi September secara yoy sebesar 83,50 persen. Artinya harga-harga komoditas secara nasional memang mengalami kenaikan, akan tetapi masyarakat masih relatif dapat menjangkau untuk mengkonsumsinya. Hal ini tercermin dari komponen konsumsi rumahtangga yang tetap tumbuh positif secara nasional pada triwulan III 2022 secara yoy sebesar 5,39 persen. 

Riau Dimana?

Provinsi Riau sendiri memiliki posisi yang cukup strategis dalam konteks nasional. Menurut rilis pertumbuhan ekonomi Triwulan III 2022, ekonomi Riau berada pada urutan ke 6 nasional, atau nomor 2 terbesar diluar Pulau Jawa setelah Provinsi Kalimantan Timur. Bahkan Riau pernah menjadi provinsi dengan size ekonomi terbesar diluar Pulau Jawa, seperti tercermin melalui rilis pertumbuhan ekonomi Triwulan II 2022. PDRB Riau sendiri pada Tahun 2021 tercatat sebesar Rp.843 trilyun berdasarkan harga berlaku, dengan share mencapai 4,97 persen dari total nasional. 

Persentase kemiskinan pada Semester I 2022 di Provinsi Riau relatif kecil, yaitu sebesar 6,78 persen, jauh dibawah persentase kemiskinan nasional yang sebesar 9,54 persen. Sementara dilihat dari sisi pembangunan manusia melalui indikator IPM, pada tahun 2022 Provinsi Riau berada pada peringkat ke 7 secara nasional dengan capaian IPM sebesar 73,52, lebih tinggi dari angka IPM nasional yang sebesar 72,91. 

Sektor ekonomi yang menjadi andalan Provinsi Riau adalah sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Hal itu terlihat dari angka PDRB Triwulan III 2022, dimana sektor pertanian yang didominasi oleh subsektor perkebunan memberi share 24,91 persen dan tumbuh yoy sebesar 3,59 persen. Sedangkan sektor industri pengolahan memberi share sebesar 27,91 persen dan tumbuh yoy sebesar 5,94 persen. Baik sektor pertanian dan industri pengolahan, di Provinsi Riau kedua sektor tersebut didominasi oleh komoditas kelapa sawit. Bahkan share CPO Provinsi Riau merupakan yang terbesar secara nasional, dimana memberi kontribusi sebesar 19 persen dari total CPO nasional. 

Kinerja sektor pertanian khususnya perkebunan kelapa sawit dan industri pengolahan yang didominasi oleh produk CPO ini, terus menunjukkan kinerja positif salah satunya karena komoditas ini adalah komoditas berorientasi ekspor. Komponen ekspor sendiri sepanjang tahun 2022 ini mencatatkan kinerja yang selalu positif. Pada Triwulan I 2022 tumbuh 9,50 persen, Triwulan II 2022 tumbuh 2,59 persen dan Triwulan III 2022 ekspor tumbuh 30,43 persen. Kinerja ekspor ini tidak lepas dari masih stabilnya permintaan komoditas CPO di pasar dunia. Tujuan utama ekspor nonmigas Provinsi Riau meliputi Tiongkok, Amerika Serikat, India, dan Uni Eropa.

Negara-negara tujuan utama ekspor nonmgas Provinsi Riau ini seluruhnya adalah negara-negara anggota G20. Dalam risk map (peta resiko) ekonomi makro dunia kondisi 2022 yang dirilis oleh New York Life Investments seperti terlihat pada situs https://advisor.visualcapitalist.com, dimana negara-negara di dunia dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu low risk, medium risk, sensitive risk and high risk, diketahui hanya Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Australia dan Selandia Baru yang masuk kategori low risk, Tiongkok masuk kategori medium risk, dan selebihnya masuk kategori sensitive risk dan high risk. Artinya, ke depan akan ada potensi ancaman terhadap kinerja ekspor komoditas ke negara-negara tersebut, karena kondisi ekonomi negara tersebut diprediksi akan mengalami guncangan. 

Akan tetapi dalam sebuah seminar perkebunan yang ditaja oleh BPS Provinsi Riau pada 16 November 2022 yang lalu, salah seorang narasumber memberikan optimismenya akan masa depan ekspor Provinsi Riau, khususnya untuk komoditas CPO dan turunannya. Beliau menyatakan : "tidak perlu khawatir ekspor CPO Riau ke depan akan terganggu, karena komoditas ini merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat dunia, dan sampai saat ini relatif belum ada komoditas substitusi yang menandinginya".. Penulis pun bergumam : "Semoga....."

Penulis : Muji Basuki, SST, MSi (Statistisi BPS Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Kamis, 01 Desember 2022 08:16 WIB
Kebijakan dan Strategi Pengelolaan Keuangan Desa
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 09 Desember 2022
DPRD Riau Godok Ranperda PKK, Ini Tujuannya
Jumat, 09 Desember 2022
Kapolres Bengkalis Arahkan Personel Tingkatkan Program "Curahan Hati Masyarakat"
Jumat, 09 Desember 2022
DPD KNPI Riau Apresiasi Polresta Pekanbaru dan Polda Riau Terima Penghargaan dari Kompolnas
Jumat, 09 Desember 2022
IKA FH Unri Gelar Rapat Perdana, Ini yang Dibahas

Serantau lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Kotak Baca Gairahkan Lagi Literasi di Pekanbaru
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 06 Desember 2022
Siak sudah Mulai Transformasi Keuangan ke Sistem Digital
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 09 Desember 2022
Fikom UIR dan Universitas Putra Malaysia Sepakat Lakukan Kolaborasi Akademik Selangor
Jumat, 09 Desember 2022
BEM FH Unilak Adakan Seminar Hukum Bertemakan Tantangan Praperadilan di Era Digitalisasi
Kamis, 08 Desember 2022
Menko PMK Launching PMB Umri, Target Terima 3.000 Mahasiswa Baru
Selasa, 06 Desember 2022
Rektor Unri Resmikan Stasiun Meteorologi Pertanian Khusus Fakultas Pertanian

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Khas Hotel November 2022
Terpopuler
DPRD Riau 2022 1
Foto
Diskes Rohul Agustus 2022
DPRD Riau 2022 2
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung

Selebriti lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Indeks Berita
DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www