Senin, 28 November 2022

Breaking News

  • Pemprov Riau Akui Gubri Batal ke Meranti, Erisman: Katanya Ada Penolakan Bupati Tapi Alasannya Kita Tak Tahu   ●   
  • Setubuhi Wanita Terbelakang Mental, Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi   ●   
  • Pimpinan MPR Pastikan Pilkada 2024 Tetap Dipilih Rakyat Langsung   ●   
  • Arab Saudi Percepat Proses Visa Umrah, Hanya Perlu 24 Jam   ●   
  • Jumpai Sekdako Pekanbaru, REI Riau Keluhkan Lambatnya Penerbitan Izin
Yamaha 27-30 November 2022

CAKAP RAKYAT
Penguatan Peran "Fungsional" Guru, Tantangan di Tengah Krisis
Kamis, 24 November 2022 10:44 WIB
Penguatan Peran Fungsional Guru, Tantangan di Tengah Krisis
Muji Basuki

25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional atau HGN. Tanggal ini diperingati sebagai hari guru untuk mengenang Kongres Guru Indonesia pertama yang diselenggarakan pada 24-25 November 1945. Sejarah penetapan Hari Guru Nasional ini sebenarnya sudah bermula pada tahun 1912. Pada saat itu, salah satu anggota Pengurus Besar Budi Utomo Raden Mas Ngabehi Dwidjosewojo membentuk organisasi Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Seiring dengan pergolakan perjuangan kemerdekaan, organisasi ini kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) melalui kongres pada tanggal 24-25 November 1945 di Surakarta. Selanjutnya berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 1994 Tentang Hari Guru Nasional, Presiden Soeharto kemudian menetapkan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional.

Guru, Variabel Penting Dalam Keberhasilan Pendidikan

Para pakar pendidikan menyebutkan ada 3 variabel penting dalam keberhasilan pendidikan selain dari peserta didik itu sendiri, yaitu lingkungan, kurikulum dan guru. Lingkungan adalah mileu yang mengelilingi peserta didik, baik yang bersifat fisik, psikologis maupun sosiologis.  Kurikulum adalah kumpulan materi pengajaran yang sudah di set-up sedemikian rupa agar sesuai dengan tingkat usia dan daya nalar peserta didik. Sementara guru adalah sosok manusia yang mendampingi peserta didik dalam proses belajar mengajar. 

Ketiga variabel tersebut semuanya tentu memegang peranan penting dalam keberhasilan sebuah pendidikan, akan tetapi variabel guru memiliki peranan yang sangat sentral dalam proses pendidikan, karena sebenarnya guru lah yang akan mentransformasi variabel pendidikan lainnya kepada para peserta didiknya. Guru lah yang sejatinya mendampingi peserta didik untuk  menyikapi beragam dinamika lingkungan yang mengitarinya. Juga guru lah sejatinya yang menyusun strategi terbaik untuk mentransfer kurikulum untuk peserta didiknya.

Guru, di Tengah Krisis dan Dunia Pendidikan Yang Masih Problematik

Di tengah peran sentral guru dalam proses pendidikan, mereka masih dihadapkan kepada begitu banyak problematika dunia pendidikan, baik yang langsung terkait dengan mereka sebagai tenaga pendidik, maupun problematika lain yang secara tidak langsung juga berdampak terhadap kinerja mereka. 

Berdasarkan data Kemendikbud, pada Tahun 2020 terdapat 72.976 guru pensiun. Jumlah tersebut menyumbang kekurangan guru yang angkanya mencapai 1.020.921 orang. Angka itu kemudian naik pada 2021. Kekurangan guru diprediksi mencapai 1.090.678 orang dan jumlah yang pensiun 69.757 orang. Tahun 2022 kekurangan guru menjadi 1.167.802 orang, dengan jumlah yang pensiun 77.124 orang. Hingga 2024, kekurangan guru diprediksi mencapai angka 1.312.759 orang. Sampai 2020 jumlah guru non-PNS di Indonesia mencapai 937.228 orang. Dari jumlah tersebut, 728.461 di antaranya berstatus guru honorer sekolah.

Selain permasalahan kecukupan jumlah yang tentu berimplikasi terhadap beban mengajar, guru juga dihadapkan pada problematika lainnya, seperti masalah sarana dan prasarana mengajar misalnya. Menurut buku publikasi Statistik Pendidikan Indonesia 2021 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik, rasio rombel (rombongan belajar) dengan jumlah kelas memang sudah mendekati 1 untuk semua jenjang pendidikan, yang berarti jumlah ruang kelas yang tersedia lebih besar daripada jumlah rombel. Kondisi ini menggambarkan bahwa kelas yang tersedia masih mencukupi untuk menampung jumlah peserta didik yang ada, dengan memperhatikan kewajaran daya tampung peserta didik per kelas. Akan tetapi jika dilihat secara lebih dalam, pada Tahun Ajaran 2020/2021 kondisi ruang kelas yang masuk kategori baik hanya sebesar 42,86 persen untuk jenjang SD, 49,43 persen untuk jenjang SMP, 57,13 persen untuk jenjang SMA dan 57,04 persen untuk jenjang SMK. Artinya, untuk semua jenjang pendidikan, kondisi ruang kelas dengan kondisi rusak ringan/sedang/berat persentasenya masih cukup besar. 

Ada permasalahan sarana prasarana penunjang lain yang sebenarnya juga cukup penting bagi optimalisasi kinerja guru dalam mengajar, yaitu permasalahan sanitasi sekolah. Menurut konsep yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ada 3 kategori sanitasi sekolah, yaitu sanitasi dasar dimana sekolah memiliki toilet yang layak dan terpisah antara laki-laki dan perempuan dengan kondisi yang baik atau rusak ringan, kemudian kategori sanitasi terbatas dimana sekolah memiliki toilet layak tetapi tidak terpisah laki-laki perempuan dan kondisi rusak berat, dan kategori tidak ada sanitasi dimana sekolah tidak memiliki toilet atau toilet tidak layak. Pada Tahun 2020, pada jenjang pendidikan SD hanya 40,80 persen yang masuk kategori sanitasi dasar, sementara pada jenjang pendidikan SMP hanya 52,50 persen yang masuk kategori sanitasi dasar, di jenjang pendidikan SMA hanya 59,54 persen yang masuk kategori sanitasi dasar, dan pada jenjang pendidikan SMK hanya 57,80 persen yang masuk kategori sanitasi dasar. Artinya, untuk semua jenjang pendidikan, kondisi sanitasi sekolah dengan kondisi tidak layak atau rusak berat persentasenya masih cukup besar. 

Persoalan lain juga terlihat dari dukungan sarana perpustakaan yang fungsinya cukup sentral terhadap kinerja seorang guru. Pada Tahun Ajaran 2020/2021, rasio perpustakaan terhadap jumlah sekolah sebesar 93,20 persen, artinya masih ada sekitar 6-7 persen sekolah yang belum memiliki perpustakaan, baik pada jenjang SD, SMP, SMA dan SMK. 

Belum lagi kondisi perekonomian nasional yang masih fluktuatif menyebabkan sebagian peserta didik harus membagi waktu antara sekolah dan bekerja. Tercatat menurut hasil Susenas Maret 2021 ada 6,91 persen peserta didik umur 10-24 tahun yang bekerja dalam seminggu terakhir. Kondisi ini tentu menyebabkan peserta didik ini menjadi tidak fokus dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah. 

Problematika, Tantangan Para Guru Untuk Terus Berkembang

"Hidup pada hakikatnya adalah ujian, hidup pada hakikatnya adalah kumpulan permasalahan". Begitulah kalimat hikmah yang sering kita dengar. Pada profesi apapun, problematika dan permasalahan adalah keniscayaan yang tidak bisa dihindari. Yang menjadi persoalan bukanlah pada problematika dan atau permasalahan itu sendiri, akan tetapi bagaimana skala sikap dan mental yang hadir pada diri seseorang dalam menghadapi problematika tersebut, itulah hakikat persoalannya. Sebuah persoalan akan menjadi peluang ketika dihadapi seseorang sebagai momentum untuk mematangkan dirinya. Sebaliknya, sebuah persoalan akan semakin membesar pada saat dihadapi seseorang dengan skala sikap dan mental yang negatif. 

Mengacu kepada sejarah Kongres Guru Pertama pada Tahun 1945, tentu para guru pada waktu itu dihadapkan pada situasi bangsa yang jauh dari tingkatan mapan dan stabil, karena Indonesia baru saja bebas dari cengkraman penjajah. Bahkan pada bulan yang sama dengan pelaksanaan Kongres Guru tersebut, beberapa hari sebelumnya baru saja pecah perang besar di Surabaya yang kelak diperingati sebagai Hari Pahlawan 10 November. Akan tetapi para guru saat itu menampilkan sikap dan mental yang luar biasa menghadapi situasi bangsa yang masih "start up", sampai akhirnya mereka bisa terus mengkonsolidasi organisasi mereka untuk menjadi salah satu pilar penting pembangunan nasional.

Dalam konteks kekinian, ditengah krisis multidimensi dan dunia pendidikan nasional yang masih problematik, tentu menjadi tantangan bagi para guru untuk menjadikan krisis dan problematika ini sebagai peluang menguatkan perannya dalam kerangka pembangunan nasional. 

Penguatan Peran "Fungsional" Guru, Tanggung Jawab Semua

Secara umum, terminologi guru mengacu kepada 2 dimensi, ada dimensi struktural dan dimensi fungsional. Guru dalam dimensi struktural maknanya adalah setiap orang yang bergelut dengan pekerjaan guru sebagai profesinya. Guru dalam dimensi fungsional maknanya adalah setiap orang yang membangun karakter dan mental guru di dalam dirinya, pada profesi apapun dia bekerja. Guru secara fungsional bisa ditinjau salah satunya melalui sudut pandang teologis. Guru secara fungsional maknanya adalah penyampai pesan. Penyampai pesan atau dalam dalam terminologi Bahasa Inggris disebut The Messenger digambarkan oleh kitab suci memiliki karakter dasar egaliter (min anfusikum), peduli (azizun ‘alaihi maa anittum), dan empatik (harisun ‘alaikum). Karakter dasar tersebut diperkuat secara terus menerus untuk mencapai target transformasi ilmu (yatluu ‘alaihim) dan transformasi akhlak (wayuzzakkiihim).

Apabila setiap penduduk negeri yang bekerja dalam profesi guru, maupun penduduk negeri yang bekerja dalam profesi non-guru, seluruhnya berikhtiar tanpa henti untuk memperkuat peran fungsional guru di dalam dirinya, maka kemajuan bangsa yang berperadaban hanya tinggal menunggu waktu.

Selamat Hari Guru Nasional..
Guru maju, Indonesia maju...

Penulis : Muji Basuki (Statistisi di BPS Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 26 Oktober 2022 22:08 WIB
BOS Optimal, SDM Handal
Kamis, 10 November 2022 18:00 WIB
Meneladani Nilai-Nilai Kepahlawanan
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Jum'at, 02 September 2022 14:49 WIB
One Command Center Solusi Kegawatdaruratan di Riau
Jum'at, 18 November 2022 08:22 WIB
G20 Dalam Angka, Riau Dimana?
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Sabtu, 08 Oktober 2022 20:34 WIB
Menjaga Warisan Nabi
Jum'at, 28 Oktober 2022 22:33 WIB
Melestarikan Warisan Sumpah Pemuda
Jum'at, 09 September 2022 14:10 WIB
Gotong Royong Perkuat Daya Saing SDM
Kamis, 20 Oktober 2022 09:59 WIB
Regsosek dan Semangat Sumpah Pemuda
Sabtu, 01 Oktober 2022 15:35 WIB
Belajar Setia Dari Sejarah
Senin, 15 Agustus 2022 19:21 WIB
Kesetaraan Kunci Bangun Bangsa
Rabu, 17 Agustus 2022 12:35 WIB
Mari Jaga Warisan Kemerdekaan
Minggu, 16 Oktober 2022 20:11 WIB
Stunting Dan Ancaman Daya Saing
Jum'at, 28 Oktober 2022 08:20 WIB
Pemuda, Tetaplah Optimis
Selasa, 30 Agustus 2022 11:48 WIB
Pendidikan Ruh Pembangunan
Kamis, 22 September 2022 08:16 WIB
Meneroka RUU Sisdiknas
Minggu, 18 September 2022 08:16 WIB
Karena Satu Nyawa Begitu Berharga
Minggu, 13 November 2022 00:36 WIB
RUU Kesehatan, Gagal Fokus?
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Saka Dirgantara Lanud Roesmin Nurjadin Kwarcab Kota Pekanbaru Resmi Dilantik
Senin, 28 November 2022
DPRD dan Pemprov Riau Bahas Ranperda RPPLH dan Pengelolaan Keuangan Daerah
Senin, 28 November 2022
Status Siaga Darurat Banjir di Riau Ditetapkan 1 Desember
Senin, 28 November 2022
Hadapi Tahun Politik, Kakanwil Minta Seluruh ASN Kemenkumham Netral

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif
Rabu, 23 November 2022
Lima Tempat Suci di Dunia, Salah Satunya Jadi Kota Suci Tiga Agama
Selasa, 22 November 2022
Gubri "Pamer" Jaket Bomber Tenun Riau Hasil Desain M Abyan Syah Pelajar Kelas 12 SMA Darma Yudha
Selasa, 15 November 2022
Ada Noda Membandel di Pakaian? Atasi dengan 5 Bahan Dapur Ini

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"
Jumat, 18 November 2022
PDS Mudahkan Konsumen Lakukan Transaksi, hanya Lewat Genggaman
Senin, 07 November 2022
Fenomena Gerhana Bulan Total Terjadi Besok, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Melihatnya

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6
Kamis, 17 November 2022
Eka Hospital Pekanbaru Gelar Seminar Awam Kendali Komplikasi pada Diabetes

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 28 November 2022
Hendriko Dikukuhkan sebagai Guru Besar Pertama di Politeknik Caltex Riau
Jumat, 25 November 2022
Pemko Pekanbaru Ajak Hima Persis Beri Kontribusi Nyata Bangun Pekanbaru
Rabu, 23 November 2022
Gelaran Puncak Acara Big Event Predatech 2022 Sukses Dilaksanakan Predatech dan LPI
Selasa, 22 November 2022
Diperkuat Unilak, Riau Tambah Medali dari Sepak Takraw di Pomnas 17 Padang

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

02

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi
Jumat, 28 Oktober 2022
Niat Awal untuk Pendidikan, Alina Kini Mencintai Islam
Selasa, 25 Oktober 2022
Ustaz Yurnalis di Hadapan Warga Binaan: Jika Ingin Jadi Insan Hebat, Lapangkan Hati

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www