Jumat, 03 Februari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT
Melawan Teror Kampanye LGBT
Sabtu, 03 Desember 2022 09:01 WIB
Melawan Teror Kampanye LGBT
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Lagi heboh pemberitaan, pekan depan Indonesia akan kedatangan Jessica Stern selaku utusan khusus Amerika Serikat (AS) yang membidangi upaya memajukan HAM khususnya Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transeksual (LGBT) yang kini istilahnya tambah rumit menjadi LGBTQI+. Direncanakan utusan tersebut akan menemui sejumlah pejabat pemerintahan dan kelompok masyarakat sipil. Dikutip dari pers release di situs Pemerintah AS (state.gov) Rabu (30/11), Jessica Stern akan melakukan rangkaian perjalanan ke Vietnam mulai tanggal 28 November-2 Desember, Filipina tanggal 3-6 Desember dan Indonesia 7-9 Desember.

Kabar kedatangan utusan tersebut sontak menuai polemik. Sejumlah organisasi keagamaan terbesar seperti Muhammadiyah dan tentunya MUI sudah lebih dulu bikin pernyataan tegas. MUI melalui Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas dalam keterangan tertulis (1/12/2022) meminta Pemerintah RI menolak kehadiran utusan khusus tersebut.

Kami di Komisi V DPRD Provinsi Riau mendukung sikap barusan. Karena ancaman propaganda LGBT di depan mata. Mendegradasi pendidikan karakter dan moral, kesehatan, budaya dan kehidupan sosial. Sebagai bangsa beragama dan berbudaya sepakat paham LGBT bertentangan. Kita menerima setiap perbedaan tapi tidak dengan penyimpangan. Bangsa kita selalu membuka diri dan menghargai tamu, tapi bukan berarti menerima tamu yang tujuannya membawa agenda mengacak-acak nilai luhur bangsa. Cukup sejarah sebagai bukti keterbukaan bangsa kita. VOC bisa masuk dengan mudahnya ke nusantara berkedok misi dagang lalu perlahan menjajah. Pola tadi pelajaran. Orang bijak berkata, sejarah akan selalu berulang. Modus penjajahan baru lewat penyebaran paham LGBT berkedok HAM.

Membawa isu kemanusiaan dan HAM untuk mendukung LGBT bentuk cacat logika. LGBT justru sangat berbahaya dan anti kemanusiaan. Paham ini membentuk manusia egois dan tak peduli konsekuensi perbuatan. Ekses negatif sudah tampak kasatmata. Segi kesehatan, laporan badan PBB di tahun 2019 bertema “Meningkatnya epidemi HIV di antara pria muda yang berhubungan seks dengan pria (LSL) di Indonesia” mengungkap hubungan seks sejenis khususnya laki-laki (LSL) menyumbang hampir sepertiga dari infeksi baru, dan beberapa negara menghadapi prevalensi tinggi dan tren meningkat.

Secara nasional, setiap tahun ada 48 ribu kasus baru HIV/AIDS di Indonesia. Kini total penderita penyakit mematikan itu mencapai 600 ribu orang. Dari jumlah total, 50 persen diantaranya pelaku homoseksual dan yang bisa diobati hanya 13 persen. Teristimewa Riau, alarm bahaya sehubungan Riau menempati peringkat ke 10 provinsi dengan jumlah penderita HIV/AIDS terbanyak se nasional yang mencapai 8.034 jiwa.

Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution saat acara Rapat Koordinasi Daerah Komisi Penananggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau di awal tahun 2022, menyatakan bahwa seks bebas dan LGBT penyumbang utama. Bulan lalu, ketika menyampaikan sambutan Gerakan Salat Subuh Berjamaah (GSSB) di Masjid Raya Nurul Wathan Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali menekankan hal sama berikut himbauan mewaspadai keberadaan kelompok LGBT yang tumbuh subur di di Bumi Lancang Kuning. Bahkan Gubri menyitir kabar ketua LGBT Indonesia ternyata orang Riau. “Ini sangat memalukan kita sebagai orang Melayu," cakap Gubri.

Riau pun beberapa kali dihebohkan kasus LGBT. Tahun 2018, acara Festival Musik di Taman Rekreasi Alam Mayang dihadiri artis Calum Scott. Acara memicu keresahan dan protes organisasi adat dan agama diantaranya MUI dan LAM Riau. Pangkalnya, terbersit informasi ada pesta LGBT. Pimpinan daerah saat itu Plt Gubri H. Wan Thamrin mengaku merasa tertipu oleh panitia yang tak jujur menjelaskan artis yang diundang. Belakangan diketahui artis berkebangsaan Inggris itu pernah terang-terangan membanggakan dirinya LGBT. Bikin miris dalam acara mempergunakan tanjak melayu. Sungguh penistaan terhadap adat. Kejadian berikut di tahun 2019, dimana warga menggerebek sebuah rumah di kawasan pinggiran Pekanbaru yang diduga markas kelompok LGBT.

Menurut warga, rumah yang dijadikan sekretariat organisasi sudah beroperasi sejak 2017. Namun, warga mulai melihat kejanggalan dan dibikin resah oleh aktivitas organisasi tersebut. Dari tampilan luar, di depan rumah terpampang papan nama Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (Opsi) Riau dengan aksen tulisan bercorak pelangi. Penghuni rumah mengaku ke ketua RT bahwa mereka relawan bergerak dibidang kesehatan serta penanggulangan HIV AIDS. Hebatnya, organisasi tadi mendapat legalitas dan pengesahan dari Kemenkumham, Dinas Kesehatan, Kesbangpol Kota dan Provinsi.

Tak Serius

Pihak pro LGBT tak akan peduli dampak yang ditimbulkan. Contoh sederhana, ketika pelaku LGBT penderita HIV/AIDS meninggal, mereka tak akan mau mengurusi jasadnya. Akhirnya pihak keluarga dan warga sekitar pihak yang peduli. Selain merusak kesehatan raga, LGBT musuh pendidikan yang mengacaukan pikiran, mental dan kejiwaan. Mengacu ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), LGBT merupakan masalah kesehatan jiwa. Ini tercantum dalam buku Pedoman Masalah Kesehatan Jiwa di Indonesia terbitan Kemenkes tahun 2017, yang diakomodasi dalam Undang-Undang Kesehatan Jiwa Nomor 18 Tahun 2014.

Berdasarkan kajian dan penelitian ahli psikologi, sosial, dan budaya dari berbagai kampus terkemuka di Indonesia, dapat ditarik kesimpulan LGBT sebagai penyakit mental dipengaruhi faktor sosial bukan genetika atau bawaan lahir. Penentangan hebat tentu datang dari kalangan pro LGBT. Terutama pihak asing, termasuk PBB, yang sejak 1973 sudah mengeluarkan LGBT dari gangguan kejiwaan. Secara kelembagaan, WHO juga telah menghapusnya dari daftar penyakit mental. Intinya, LGBT yang semula disepakati seluruh dunia sebagai gangguan kejiwaan saat ini sudah dihilangkan dari berbagai buku acuan dunia. Jadi wajar Indonesia jadi target selanjutnya.

Berkaca pada pemaparan, harus siap sedia. Sebab yang dihadapi bukan gerakan biasa. Kampanye paham LGBT punya pola sama dengan penyebaran paham terorisme. Dengan dampak jauh lebih merusak dibanding terorisme. Mengingat yang disasar penghancuran nilai agama dan norma yang membentuk moralitas serta tatanan sosial yakni keluarga.

Pihak pro-LGBT berjuang keras menggunakan segala cara untuk melegalkan paham menyimpang. Bersikap arogan dan intoleran tak peduli nilai dianut bangsa lain. Lihat saja Qatar selaku tuan rumah Piala Dunia dibombardir sana sini karena menolak kampanye LGBT. Kesamaan lain dengan terorisme adanya dukungan aliran dana secara global. Pernah disorot aliran dana dari United Nations Development Programme (UNDP) ke Indonesia sejak 2014 ke sejumlah organisasi. Mengutip pernyataan Ketua Komisi VIII DPR-RI, tertera di situs UNDP dana sekitar Rp 108 miliar dimaksud diperuntukkan bagi “kesejahteraan LGBT”.

Perihal tujuan tadi pantas mengundang kecurigaan. Disamping aliran UNDP, berbagai perusahaan multi nasional mendukung LGBT juga turut berkontribusi. Sayangnya meski ancaman LGBT nyata dan bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sikap negara tak kunjung tegas. Bicara hukum, Menteri terkait juga terkesan lempar bola panas. Menko Polhukam Mahfud MD pernah memastikan LGBT bakal dipidana dalam Rancangan Undang-undang (RUU) KUHP. Tapi anehnya di RUU KUHP sama sekali tak ditemukan kata LGBT. Seakan cuci tangan, Pemerintah berdalih semua tergantung DPR-RI. Padahal saat pembahasan RUU Cipta Kerja yang kontroversial dan melanggar konstitusi, Pemerintah bisa duduk bersama dan “mengondisikan” pembahasan di DPR-RI.

Pemerintah Daerah mau bikin Perda LGBT juga serba salah. Ini ujian komitmen. Pemerintah bisa bubarkan Ormas FPI dalam hitungan jam, tapi perkumpulan dan Ormas pro LGBT justru dapat legalitas dari kementerian terkait. Aliran dana terorisme begitu cepat ditindak, hingga lembaga pengelola dana kemanusiaan ikut dicurigai. Tapi giliran aliran dana kampanye LGBT berseliweran malah dibiarkan.

Memerangi teror paham LGBT tak bisa andalkan gerakan dari elemen atau unsur agama dan budaya saja. Sama halnya menyikapi terorisme, harus ada kajian strategis. Didukung penelitian dan kebijakan tersistematis; pusat ke daerah; lintas sektoral; dan pendekatan hulu ke hilir.  Karena penyebaran paham LGBT gerakannya terstruktur dan masif memanfaatkan berbagai media. Militer saja dibuat kelimpungan.

Minggu lalu, pengadilan militer Surabaya menjatuhkan hukuman kepada prajurit TNI yang terbukti lakukan hubungan sejenis. Ketua Kamar Militer Mahkamah Agung (MA) sampai menitip pesan ke hakim militer se-Indonesia agar membantunya menghapuskan LGBT dari tubuh TNI. Pimpinan TNI AD sempat marah besar karena majelis hakim pengadilan militer sepanjang tahun 2020-2021 membebaskan 20 tentara LGBT.

Berangkat dari kegentingan situasi, butuh aksi konkrit. Kriminalisasi LGBT diperlukan layaknya menindak penyimpangan lain. Kalau mereka mau direhabilitasi, biarkan sistem hukum bekerja. Pelaku kriminal di penjara juga menjalani pembinaan. Ketiadaan sanksi hukum yang jelas dan tegas bagi LGBT dan pelaku penyebarannya sangat berbahaya. Sebab ini bukan semata menyoal penyakit yang ditimbulkan. Tapi paham ini mengancam nasib bangsa ke depan. Pembiaran akan membuat LGBT dianggap biasa. Jika penyimpangan besar yang dilaknat Tuhan dianggap lumrah, tunggu waktu muncul penyimpangan lain lebih dahsyat kerusakannya.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 03 Februari 2023 08:16 WIB
Riau Dan Cita Destinasi Medis
Kamis, 02 Februari 2023 13:04 WIB
Tahun Politik dan Siklus Perubahan Bangsa
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Jum'at, 13 Januari 2023 08:59 WIB
Sensus Pertanian di Tengah Ancaman Krisis
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Sabtu, 10 Desember 2022 08:59 WIB
HAM Dan Masa Depan Bangsa
Rabu, 04 Januari 2023 08:02 WIB
Ketika Tongkat Membawa Rebah
Rabu, 14 Desember 2022 13:18 WIB
Keselamatan Pekerja Prioritas Utama!
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Sabtu, 17 Desember 2022 15:49 WIB
Menanti Kehadiran Negara
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Bupati Siak Sebut Disdukcapil Berperan Penting dalam Program Bujang Kampung
Kamis, 02 Februari 2023
Seleksi Wawancara Calon PKD, Panwaslu Kecamatan Rumbai Berharap Peserta Terpilih Punya Integritas Tinggi
Kamis, 02 Februari 2023
Pengurus IDI Siak Dilantik, Handry Ingin Perkuat Kolaborasi Program Kesehatan dengan Pemkab
Kamis, 02 Februari 2023
Kejari Rohil Laksanakan Penyuluhan Hukum di SMPN 10 Bangko Pusako

Serantau lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Diresmikan Istri Pj Walikota, Vinia Butik Marpoyan Tawarkan Produk Berkualitas Harga Terjangkau
Selasa, 31 Januari 2023
3 Zodiak Jalani Hidup Paling Beruntung Bulan Februari 2023
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Oppo Find X6 Series Akan Punya Tiga Varian, Ini Bocorannya
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Peringati Hari Kanker Dunia, IDI Pekanbaru akan Gelar Berbagai Kegiatan
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Tahun 2022 Santuni Rp 2 Triliun, Jasa Raharja Sambangi Unri untuk Tekan Lakalantas di Riau
Rabu, 01 Februari 2023
UIR Penjajakan Potensi Kerjasama dengan UTP Malaysia
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar Bangga Anak Riau Diterima Magang di Thailand dan Filipina
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
PCR 2023
Foto
Khas Hotel November 2022
Nataru 2022 April.RAPP
Selasa, 31 Januari 2023
7 Drakor Terbaru Februari 2023, Ada The Heavenly Idol dan Taxi Driver 2
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www