Senin, 30 Januari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
Selasa, 06 Desember 2022 11:00 WIB
Riau Dan Misi Pariwisata Medis
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Ada hal menarik untuk dibahas berkaitan pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Badan Legislasi DPR-RI pekan lalu. Dihadapan sejumlah pemangku kepentingan diantaranya IDI, PDGI, Adinkes, senator Dapil Riau Abdul Wahid menyinggung fenomena warga Riau yang lebih suka berobat ke luar negeri, seperti ke Malaysia dan Singapura. Apa yang disampaikan tokoh senayan bukan sesuatu yang baru dan sudah lama diketahui.

Di tahun 2016, Gubernur Riau (Gubri) dulu, Arsyadjuliandi Rachman pernah menyinggung hal sama saat acara peresmian salah satu RS swasta di Pekanbaru. Dihadapan Menteri Kesehatan (Menkes) saat itu Nila Farid Moeloek selaku yang hadir meresmikan, Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan kegelisahan dan kekhawatiran melihat banyaknya masyarakat Riau berobat ke luar negeri. Saat itu dipaparkan angka bahwa setiap tahun terdapat ribuan masyarakat Provinsi berobat ke Malaysia dan diperkirakan membelanjakan sekurangnya setengah triliun untuk keperluan berobat. Adapun pemicu kekhawatiran Gubri sebelumnya lebih ke sisi pendapatan. Seiring banyaknya warga berobat ke luar negeri otomatis Pendapatan Asli Daerah (PAD) Riau dari kesehatan berkurang. Gubri Syamsuar dalam satu kesempatan bersama Menkes Budi Gunadi kembali menceritakan kecenderungan masyarakat Riau dan pelayanan RS di negeri jiran. Menkes pun kaget dengar pemaparan Gubri.

Tak sulit menebak alasan kenapa masyarakat Riau lebih suka berobat ke luar negeri terutama Malaysia. Dari segi biaya transportasi jauh lebih murah daripada ke Jakarta. Terjangkaunya biaya transportasi tentu bukan satu-satunya pertimbangan. Aspek lain yang mempengaruhi, sebagaimana telah disinggung saudara Abdul Wahid adalah biaya dan harga obat lebih murah.

Selain itu, seperti dikemukakan Gubri Syamsuar dalam pertemuan dengan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) di Gedung Daerah Balai Serindit bulan lalu, didukung pula sistem pelayanan profesional, cepat, tepat dan sigap. Tulisan pengalaman seorang wartawan Riau yang dimuat di Kompasiana menarik diangkat. Singkat cerita, orang tuanya sakit dan dibawa ke RS dalam negeri. Setelah pemeriksaan, didiagnosis ada batu empedu dan harus dioperasi. Setelah melalui pertimbangan, pihak keluarga memutuskan tidak operasi dan memilih berobat ke Malaka. Hal kurang menyenangkan terjadi saat urus administrasi. Keluarga kaget lihat tagihan belasan juta selama perawatan seminggu. Merasa tak wajar, si wartawan meminta rincian tagihan dan menelpon pejabat BPJS Pekanbaru sekedar memastikan. Selang beberapa waktu, pihak RS memanggil dan mengklarifikasi tagihan cuman Rp. 6.000.000. Si wartawan merasa beruntung punya koneksi. “Gimana masyarakat biasa?,” Cakapnya.

Lanjut kisah, mereka bertolak ke Malaka. Setelah mendaftar lalu menemui dokter spesialis. Menariknya, saat pihak keluarga memberi hasil diagnosa RS dalam negeri, dokter tak percaya dan meminta periksa ulang. Esok pagi keluar hasil uji dan dokter menyatakan batu empedu tak ada, dan empedu pasien dalam kondisi bagus. Sang wartawan pun terkejut biaya lebih murah. Setelah bolak balik Malaysia selama 1 bulan, orang tuanya dinyatakan sembuh.

Wisata Berobat

Barangkali warga Riau lain juga alami peristiwa di atas. Bikin iri menengok betapa efisien dan efektifnya pelayanan kesehatan di negeri tetangga. Sekaligus getir lihat kondisi di negeri sendiri. Sekilas, fenomena warga berobat ke luar negeri sesuatu yang biasa saja. Toh tiap orang bebas mau berobat kemana. Tapi kalau dikaji lebih dalam, yang berobat bukan hanya kalangan ekonomi atas. Namun juga kalangan menengah. Wakil Menteri Kesehatan dr. Dante Saksono, Sp.PD., memaparkan sekurangnya ada 1 juta orang Indonesia berobat ke luar negeri. Total biaya dikeluarkan mencapai 1,1 miliar dolar! Jumlah tadi bukan sedikit.

Perkara yang perlu dikhawatirkan Pemerintah terutama daerah (Pemda) bukan hanya kehilangan PAD. Semestinya dasar pemikiran adalah semakin banyak duit diperoleh warga di dalam negeri pergi ke negara lain. Jadi poin terpenting sekarang bagaimana membuat dalam negeri punya daya tarik medis atau menurut istilah kekinian pariwisata medis. Bicara keuntungan, menurut riset pendapatan yang diperoleh pasar pariwisata medis di seluruh dunia diperkirakan mencapai 61,172 miliar dolar AS pada tahun 2016 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 165,3 miliar dolar AS pada tahun 2023. Sejumlah tempat di Malaysia jadi tujuan sebab warga tidak hanya disuguhkan tawaran menarik berobat dengan biaya lebih murah. Tapi juga plus sambil wisata. Sedikit banyak turut membantu pemulihan pasien.

Sudah saatnya Pemerintah pusat hingga daerah mencurahkan perhatian. Memfasilitasi pertumbuhan industri wisata medis dalam negeri. Apalagi Pusat sudah punya perencanaan. Batu loncatan pengembangan industri wisata medis nasional dibentuknya Indonesia Health Tourism Board yang sudah masuk pokok bahasan di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves). Namun jalan masih jauh penuh kerikil dan terjal. Kendati target sebatas membendung warga berobat ke luar negeri dan mengalihkan ke dalam negeri saja. Memancing minat warga harus diawali langkah memajukan layanan. Menyoal layanan publik kesehatan, kita tahu sama tahu kondisinya.

Perlu diakui, perihal terobosan atau inovasi sebenarnya negara kita tak kalah hebat. Kemenkes menyatakan akhir 2023, seluruh data RS di Indonesia terhubung dengan Indonesia Health Services (IHS) yang diberi nama SatuSehat. Secara konsep bagus. Mengintegrasikan seluruh aplikasi kesehatan yakni data rumah sakit, aplikasi pihak Organisasi Profesi, aplikasi kesehatan masyarakat semisal PeduliLindungi, hingga pendeteksi data kesehatan pribadi warga. Sayangnya, banyak sistem dan aplikasi dibuat tapi output-nya dipertanyakan. Tak usah dulu bahas aplikasi. Pengelolaan sistem jaminan kesehatan amburadul. Warga “dipaksa” ikut BPJS, sampai “diancam” tak bisa urus administrasi lain. Tapi pelayanan tak kunjung optimal. Paling miris pernyataan Menkes Budi Gunadi baru-baru ini menyentil orang kaya pakai BPJS. Netizen menilai Menkes tak paham Pancasila. Negara mestinya berterimakasih, berhubung orang kaya mau gotong royong bantu sesama warga. Karena bayar iuran, mereka berhak atas layanan. Di negara lain, jaminan kesehatan murni dari negara. Toh rakyat sudah ditagih pajak.

Tak hanya teknologi. Gedung megah, dokter hebat, fasilitas dan keberadaan alat termutakhir, RS kayak di Pekanbaru kayaknya cukup memadai. Namun itu saja tak cukup meniru kesuksesan wisata medis negara tetangga. Sarana dan prasarana masih banyak tuntutan. Perhatian dari Pemerintah Pusat sangat diperlukan. Kami di lembaga legislatif mendukung Gubri Syamsuar yang meminta agar dibangun Rumah Sakit Pusat (RSP) di Riau. Sudah sepantasnya Riau punya RS Pusat untuk penyakit tertentu. Seperti diketahui, Rumah Sakit Umum milik Pemerintah Pusat di Sumatera baru di Padang (RSUP M Djamil), di Medan RSUP (Adam Malik) dan Palembang (RSUP Mohammad Hoesin).

Mengingat sumbangsih kekayaan alam Riau, sepantasnya dapat atensi serupa. Terlebih secara historis Riau dulu punya peran sentral di Selat Malaka dan Sumatera. Sisi sejarah tadi didukung geografis Riau yang strategis.

Kehadiran RSP tidak hanya menarik minat warga Riau berobat di dalam negeri. Tapi juga menarik warga Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) yang kebanyakan memilih berobat ke Malaysia ketimbang ke Jakarta asbab ongkos lebih mahal. Bagi Riau, disamping membantu negara meminimalisir warga ke luar negeri juga datangkan keuntungan. Paling pokok, urgensi dibalik tuntutan RSP di Riau selaras dengan tujuan transformasi kesehatan Kemenkes, yaitu memenuhi pelayanan kesehatan secara maksimal di dalam negeri sehingga tidak perlu pergi jauh ke luar negeri guna memperoleh pelayanan kesehatan yang baik.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi V DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Jum'at, 13 Januari 2023 08:59 WIB
Sensus Pertanian di Tengah Ancaman Krisis
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Sabtu, 10 Desember 2022 08:59 WIB
HAM Dan Masa Depan Bangsa
Rabu, 04 Januari 2023 08:02 WIB
Ketika Tongkat Membawa Rebah
Rabu, 02 November 2022 14:13 WIB
Membentuk Mentalitas Pelayanan
Rabu, 14 Desember 2022 13:18 WIB
Keselamatan Pekerja Prioritas Utama!
Rabu, 12 Oktober 2022 08:10 WIB
Jiwa Sehat, Insan Kuat, Bangsa Hebat
Sabtu, 17 Desember 2022 15:49 WIB
Menanti Kehadiran Negara
Rabu, 14 September 2022 19:02 WIB
BLT Yang Bikin Bete
Selasa, 27 September 2022 16:21 WIB
Siasat Paska Kenaikan BBM
Kamis, 10 November 2022 13:13 WIB
Hari Pahlawan Dan Pentingnya Pendidikan Karakter
Rabu, 16 November 2022 11:43 WIB
Memupuk Sikap Toleransi
Kamis, 20 Oktober 2022 08:20 WIB
Pentingnya Integrasi Ke Sektor Pendidikan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 30 Januari 2023
Bupati Siap Bantu Sukseskan Kegiatan HPN dan HUT ke-77 PWI di Bengkalis
Senin, 30 Januari 2023
Swadaya Masyarakat, LAMR Bangga dengan Pesantren Tahfidz Masyarakat Bonai
Senin, 30 Januari 2023
Jarwo Kwat Lantik Pengurus PaSKI Riau
Minggu, 29 Januari 2023
Gubernur Syamsuar Resmikan Jalan Dua Jalur di Inhu 

Serantau lainnya ...
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023
Jumat, 20 Januari 2023
Masakan Dapur Lapas Pekanbaru Resmi Bersertifikasi Halal dari MUI
Rabu, 18 Januari 2023
Royal Century Purwodadi Menjawab Hunian Impian Setiap Orang
Selasa, 06 Desember 2022
Kotak Baca Gairahkan Lagi Literasi di Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023
Senin, 02 Januari 2023
Pemkab Meranti Kini Miliki Command Center yang Himpun Semua Data

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan
Minggu, 01 Januari 2023
Gubri Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Bahaya Narkoba
Selasa, 20 Desember 2022
RSJ Tampan Raih Akreditasi paripurna Bintang 5
Minggu, 11 Desember 2022
Gelar Seminar Hari Disabilitas, RSIA Zainab Berkomitmen Jadi Pusat Layanan Anak Penyandang Disabilitas

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak
Rabu, 18 Januari 2023
Syamsuar, Ganjar hingga Risma Hadiri Pelantikan Rektor IPB
Selasa, 17 Januari 2023
Mahasiswa IPB Goes to School ke 80 Sekolah di Riau
Sabtu, 14 Januari 2023
Sekolah Pascasarjana Unilak Gelar Seminar Nasional, Angkat Tema Hukum, Manajemen dan Lingkungan

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
BUMD 2023
Foto
PCR 2023
Khas Hotel November 2022
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku

Selebriti lainnya ...
Nataru 2022 April.RAPP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www