Jumat, 23 Februari 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
HUT CAKAPLAH 7 - PJ Walikota Muflihun

CAKAP RAKYAT:
Pekanbaru, Kota Besar dengan Inflasi Terkendali
Selasa, 24 Januari 2023 14:34 WIB
Pekanbaru, Kota Besar dengan Inflasi Terkendali
Irfarial, SE

(CAKAPLAH)-Kota Pekanbaru saat ini sangat jauh berbeda di banding Pekanbaru satu dasawarsa yang lalu. Dahulu, jembatan layang atau jalan layang yang disebut dengan Fly Over hanya ada di dalam mimpi, sekarang terlihat kokoh di beberapa tempat, dan kemungkinan akan terus bertambah.

Hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang masuk ke Pekanbaru, menjadikan jalan-jalan semakin hari semakin padat merayap oleh kendaraan pada waktu-waktu tertentu dan bahkan mungkin seluruh waktu. Disamping itu, pembangunan Jalan Toll Trans Sumatera (JTTS) yang melewati Kota Pekanbaru, semakin menampakkan sosok jati diri Kota Pekanbaru sebagai Kota Besar Kota Metropolitan. Kota yang merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di pulau Sumatra dan termasuk kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi.

Dengan luas wilayah hanya sekitar 632,26 km², penduduk Kota Pekanbaru terus bertambah kian padat. Pertambahan penduduk baik secara alami maupun migrasi yang berdatangan dari berbagai negeri baik dari wilayah sekitar maupun dari wilayah yang jauh seperti dari pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Mereka berdatangan ke Pekanbaru ibarat semut mengerumuni gula. Pembangunan Pekanbaru yang begitu pesat, menjadikannya sebagai tempat tujuan bagi berbagai kalangan untuk mencari rezeki mencari pekerjaan.  Maka tak heran jika rata-rata setiap kilometer di Pekanbaru dihuni kurang lebih dua ribuan penduduk. Kalau menurut hasil sensus penduduk 2020 yang lalu kepadatan penduduk kota Pekanbaru mencapai 1.555,28 jiwa/km².

Sebagai kota besar yang berkembang baik pembangunannya maupun pertambahan penduduknya, tentu akan memunculkan banyak persoalan yang harus segera dicarikan jalan keluarnya oleh pemangku kebijakan khususnya pemerintah kota. Diantaranya yang sangat vital adalah menjamin ketersediaan barang-barang dan jasa kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari dengan harga yang relatif terjangkau. Lebih khusus lagi menjamin ketersediaan berbagai kelompok pangan yang tergolong Volatile foods atau komoditas yang harganya kerap berfluktuasi (bergejolak). Sebab pada umumnya komoditas Volatile foods kerap memicu terjadinya inflasi, seperti beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, berbagai bumbu masak seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan lain sebagainya. Sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar pekanbaru.

Tentunya Pemerintah Kota Pekanbaru bersama TPID atau Tim Pengendali Inflasi Daerah harus bekerja keras mengupayakan ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat tersebut. Bukan saja sekedar mengupayakan ketersediaannya, akan tetapi juga mengupayakan komoditas tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan harga yang murah atau harga yang dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga tingkat kenaikan harga atau inflasi dapat terjaga atau terkendali. Terlebih pada momen-momen tertentu seperti bagi umat muslim dalam menyambut bulan puasa bulan Suci Ramadhan dan hari raya idul fitri. Juga momen akhir tahun dimana ada perayaan hari Natal dan Tahun Baru.

Turun naiknya harga suatu komoditas adalah hal yang biasa terjadi. Jika ketersediaan barang melebihi permintaan, maka harga barang akan cenderung turun. Sebaliknya jika ketersediaan barang lebih sedikit dari permintaan ke atas barang tersebut maka harga akan cenderung naik. Jadi yang paling utama dan penting adalah menjaga ketersediaan barang dengan tingkat harga yang tidak memberatkan bagi konsumen. Artinya baik konsumen maupun produsen atau pedagang sama-sama senang untuk bertransaksi. Disinilah letak peran pemerintah sebagai pengendali harga atau pengendali tingkat inflasi.

Di Indonesia sebagai acuan apakah inflasi terkendali atau tidak dalam suatu wilayah dalam waktu tertentu mengacu pada sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan sebagai target atau sasaran inflasi nasional pada tahun tertentu. Sehingga dengan adanya batas atau target inflasi yang di tetapkan, menjadi acuan bagi TPID dalam mengendalikan kenaikan harga di daerahnya.

Berdasarkan PMK No.93/PMK.011/2014 tanggal 21 Mei 2014 tentang Sasaran Inflasi tahun 2016, tahun 2017, dan tahun 2018, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2016 – 2018, masing-masing sebesar 4,0%, 4,0%, dan 3,5%, dengan deviasi masing-masing ±1%. Begitu juga untuk tahun sebelumnya berdasarkan PMK No.124/PMK.010/2017 tanggal 18 September 2017 tentang Sasaran Inflasi tahun 2019, tahun 2020, dan tahun 2021, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2019 – 2021, masing-masing sebesar 3,5%, 3,0%, dan 3,0%, dengan deviasi masing-masing ±1%. Berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021 tentang Sasaran Inflasi tahun 2022, tahun 2023, dan tahun 2024, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2022 – 2024, masing-masing sebesar 3,0%, 3,0%, dan 2,5%, dengan deviasi masing-masing ±1%.

Dengan merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan diatas, sebenarnyalah Kota Pekanbaru selama ini sudah dapat mengendalikan tingkat inflasi di daerahnya. Misalnya dari tahun 2016 sampai tahun 2021, kecuali tahun 2022. Rata-rata tingkat inflasi tahunan Kota Pekanbaru 2016-2021 masih dibawah rata-rata tingkat inflasi sasaran inflasi nasional atau target inflasi nasional. Hal ini terlihat dari angka inflasi Kota Pekanbaru yang telah di rilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. Pada tahun 2016 angka inflasi Kota Pekanbaru sebesar 4,19 %, berada dibawah sasasran inflasi nasional tahun 2016 yaitu sebesar 4,0% dengan deviasi masing-masing ±1%. Artinya pada tahun 2016 pemerintah menetapkan sasaran inflasi nasional berkisar 3,0% - 5,0%.

Begitu juga dengan rata-rata tingkat inflasi Kota Pekanbaru tahun 2017 hingga tahun 2021. Yaitu berturut-turut tahun 2017 sebesar 4,07%, kemudian turun cukup tajam pada tahun 2018 menjadi sebesar 2,54%, tahun 2019 sebesar 2,56%, tahun 2020 turun menjadi sebesar 2,24%, dan tahun 2021 turun lagi menjadi sebesar 1,55%.

Namun entah kenapa pada tahun 2022, pemerintah Kota Pekanbaru sedikit lengah hingga tingkat inflasinya pada tahun 2022 cukup tinggi mencapai 7,04% sangat jauh dari target atau sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,0%, dengan deviasi masing-masing ±1%.

Sedangkan komoditas yang menjadi pemicu utama inflasi di kota Pekanbaru berbeda-beda setiap tahunnya. Tidak melulu disebabkan oleh cabai merah ataupun bawang merah. Memang kalau dilihat dari tahun 2016 hingga 2022, andil cabai merah sebagai pemicu inflasi cukup besar. Andilnya terlihat di tahun 2016, 2019, 2020, dan tahun 2022, seperti berikut yang dikutip dari Berita Rilis Statistik (BRS) BPS Provinsi Riau.

Selama tahun 2016 komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Kota Pekanbaru adalah cabai merah dengan andil sebesar 1,27 persen, nasi dengan lauk sebesar 0,19 persen, tarif pulsa ponsel dan bawang merah masing-masing sebesar 0,16 persen, dan lain sebagainya.

Berikutnya selama tahun 2019 adalah cabai merah dengan andil sebesar 1,40 persen, emas perhiasan dengan andil sebesar 0,11 persen, tarif rumah sakit dengan andil sebesar 0,10 persen, lontong sayur dan telur ayam ras dengan andil masing-masing sebesar 0,08 persen, dan lain sebagainya.

Selanjutnya selama tahun 2020 adalah cabai merah dengan andil sebesar 0,58 persen, emas perhiasan dengan andil sebesar 0,27 persen, minyak goreng dengan andil sebesar 0,14 persen, ayam hidup dengan andil sebesar 0,13 persen, rokok kretek filter dengan andil sebesar 0,12 persen, rokok putih dengan andil sebesar 0,11 persen, nasi dengan lauk dengan andil sebesar 0,08 persen, telepon seluler dan cabai rawit dengan andil masing-masing sebesar 0,07 persen, dan lain sebagainya.

Dan terakhir selama tahun 2022 adalah bensin dengan andil sebesar 1,15 persen, beras dengan andil sebesar 0,62 persen, tarif angkutan udara dengan andil  sebesar 0,33 persen, rokok kretek filter dengan andil sebesar 0,30 persen, telur ayam ras dengan andil sebesar 0,23 persen, cabai merah dengan andil sebesar 0,21 persen, nasi dengan lauk dengan andil sebesar 0,16 persen, daging ayam ras dengan andil sebesar 0,15 persen, mobil dengan andil sebesar 0,13 persen, dan lain sebagainya.

Semoga pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya pemerintah Kota Pekanbaru dengan TPID kembali dapat mengendalikan harga-harga barang dan jasa kebutuhan pokok masyarakat di Kota Pekanbaru seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga tingkat inflasi di Kota Pekanbaru kembali berada di bawah sasaran inflasi nasional. 

Penulis : Irfarial, SE (Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau).
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
HAM: Bukan Semaunya, Tapi Kebebasan yang Beretika
Kamis, 22 Februari 2024
Telkomsel Luncurkan Program Hadiah Lintas Batas Pertama di Dunia
Kamis, 22 Februari 2024
Pergeseran Kotak Suara dari PPK Bandar Sei Kijang ke KPU Pelalawan Dikawal Ketat Polisi dan TNI
Kamis, 22 Februari 2024
Pleno Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 Aman dan Lancar, Kapolsek Pangkalan Kerinci Imbau Masyarakat Jaga Silaturahmi

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Januari 2024
FoodPedia Tanjung Datuk Berubah Menjadi "Aurora 86 Caffee and Resto", Suasana Nongkrong Jadi Lebih Seru!
Minggu, 17 Desember 2023
7 Fashion Item wanita populer Dari 9 to 12
Selasa, 12 Desember 2023
7 Tips Memilih Stroller Bayi yang Tepat, Beli Pakai Promo Year End Sale Blibli Biar Makin Hemat!
Jumat, 24 November 2023
Modena Luncurkan Purifier Hood Series, Gabungan Cooker Hood dan Air Purifier Pertama di Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip
Kamis, 01 Februari 2024
Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Minggu, 28 Januari 2024
Bocoran Model Google Pixel 9 Beredar, Bentuk Mengotak seperti iPhone

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati
Minggu, 17 Desember 2023
Liburan Sekolah Makin Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Khitanan Massal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 08 Februari 2024
STAI Imam Asy-Syafi'i Gandeng Lexie Edu Consultancy Tingkatkan Kemahiran Berkomunikasi Bahasa Inggris
Minggu, 28 Januari 2024
Sejalan dengan Program Unilak, Rektor Dukung Polri Buka Rekrutmen Penyandang Disabilitas
Selasa, 23 Januari 2024
Dukung Indonesia Emas 2024, Unilak Gelar LKBB Tingkat SMA se-Sumatra
Senin, 22 Januari 2024
Diikuti 1.412 Peserta, Pekan Raya Biologi 2024 Resmi Dibuka

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...

Iklan CAKAPLAH
Terpopuler
Foto
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...
Senin, 28 Agustus 2023
Ketua DPRD Siak Ikut Gerakan Tanam Ribuan Bibit Pohon bersama Polri
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www