Jumat, 03 Februari 2023

Breaking News

  • Terbukti Kolusi, Mantan Rektor UIN Suska Riau Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara   ●   
  • Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Waspada!! Awal Tahun 2023 Sejumlah Daerah di Riau Ini Berpotensi Terjadi Karhutla   ●   
  • Awal 2023, Penularan HIV/AIDS di Riau Beresiko Alami Kenaikan   ●   
  • 24 Desa di Riau Masuk Kategori Desa sangat Tertinggal, Mayoritas di Kampar   ●   
  • 12.966 Wisatawan Kunjungi Siak Sepanjang Libur Nataru   ●   
  • Tiga ASN Pemprov Dipecat Tidak Hormat Sepanjang 2022   ●   
  • Proses Tahap II Mandek, Tersangka Karhutla PT BMI tak Kunjung Diadili   ●   
  • 532 Peserta Tidak Lulus Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan Pemprov Riau   ●   
  • Jalan Rusak di Riau Capai 1.035 Km, Gubernur Akui Jadi 'PR' 2023
Bapenda dan NasDem

CAKAP RAKYAT:
Pekanbaru, Kota Besar dengan Inflasi Terkendali
Selasa, 24 Januari 2023 14:34 WIB
Pekanbaru, Kota Besar dengan Inflasi Terkendali
Irfarial, SE

(CAKAPLAH)-Kota Pekanbaru saat ini sangat jauh berbeda di banding Pekanbaru satu dasawarsa yang lalu. Dahulu, jembatan layang atau jalan layang yang disebut dengan Fly Over hanya ada di dalam mimpi, sekarang terlihat kokoh di beberapa tempat, dan kemungkinan akan terus bertambah.

Hal ini seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang masuk ke Pekanbaru, menjadikan jalan-jalan semakin hari semakin padat merayap oleh kendaraan pada waktu-waktu tertentu dan bahkan mungkin seluruh waktu. Disamping itu, pembangunan Jalan Toll Trans Sumatera (JTTS) yang melewati Kota Pekanbaru, semakin menampakkan sosok jati diri Kota Pekanbaru sebagai Kota Besar Kota Metropolitan. Kota yang merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di pulau Sumatra dan termasuk kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi.

Dengan luas wilayah hanya sekitar 632,26 km², penduduk Kota Pekanbaru terus bertambah kian padat. Pertambahan penduduk baik secara alami maupun migrasi yang berdatangan dari berbagai negeri baik dari wilayah sekitar maupun dari wilayah yang jauh seperti dari pulau Jawa dan pulau-pulau lainnya di Indonesia. Mereka berdatangan ke Pekanbaru ibarat semut mengerumuni gula. Pembangunan Pekanbaru yang begitu pesat, menjadikannya sebagai tempat tujuan bagi berbagai kalangan untuk mencari rezeki mencari pekerjaan.  Maka tak heran jika rata-rata setiap kilometer di Pekanbaru dihuni kurang lebih dua ribuan penduduk. Kalau menurut hasil sensus penduduk 2020 yang lalu kepadatan penduduk kota Pekanbaru mencapai 1.555,28 jiwa/km².

Sebagai kota besar yang berkembang baik pembangunannya maupun pertambahan penduduknya, tentu akan memunculkan banyak persoalan yang harus segera dicarikan jalan keluarnya oleh pemangku kebijakan khususnya pemerintah kota. Diantaranya yang sangat vital adalah menjamin ketersediaan barang-barang dan jasa kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari dengan harga yang relatif terjangkau. Lebih khusus lagi menjamin ketersediaan berbagai kelompok pangan yang tergolong Volatile foods atau komoditas yang harganya kerap berfluktuasi (bergejolak). Sebab pada umumnya komoditas Volatile foods kerap memicu terjadinya inflasi, seperti beras, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, berbagai bumbu masak seperti bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, dan lain sebagainya. Sebagian besar komoditas tersebut didatangkan dari luar pekanbaru.

Tentunya Pemerintah Kota Pekanbaru bersama TPID atau Tim Pengendali Inflasi Daerah harus bekerja keras mengupayakan ketersediaan berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat tersebut. Bukan saja sekedar mengupayakan ketersediaannya, akan tetapi juga mengupayakan komoditas tersebut dapat diperoleh masyarakat dengan harga yang murah atau harga yang dapat terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga tingkat kenaikan harga atau inflasi dapat terjaga atau terkendali. Terlebih pada momen-momen tertentu seperti bagi umat muslim dalam menyambut bulan puasa bulan Suci Ramadhan dan hari raya idul fitri. Juga momen akhir tahun dimana ada perayaan hari Natal dan Tahun Baru.

Turun naiknya harga suatu komoditas adalah hal yang biasa terjadi. Jika ketersediaan barang melebihi permintaan, maka harga barang akan cenderung turun. Sebaliknya jika ketersediaan barang lebih sedikit dari permintaan ke atas barang tersebut maka harga akan cenderung naik. Jadi yang paling utama dan penting adalah menjaga ketersediaan barang dengan tingkat harga yang tidak memberatkan bagi konsumen. Artinya baik konsumen maupun produsen atau pedagang sama-sama senang untuk bertransaksi. Disinilah letak peran pemerintah sebagai pengendali harga atau pengendali tingkat inflasi.

Di Indonesia sebagai acuan apakah inflasi terkendali atau tidak dalam suatu wilayah dalam waktu tertentu mengacu pada sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Keuangan sebagai target atau sasaran inflasi nasional pada tahun tertentu. Sehingga dengan adanya batas atau target inflasi yang di tetapkan, menjadi acuan bagi TPID dalam mengendalikan kenaikan harga di daerahnya.

Berdasarkan PMK No.93/PMK.011/2014 tanggal 21 Mei 2014 tentang Sasaran Inflasi tahun 2016, tahun 2017, dan tahun 2018, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2016 – 2018, masing-masing sebesar 4,0%, 4,0%, dan 3,5%, dengan deviasi masing-masing ±1%. Begitu juga untuk tahun sebelumnya berdasarkan PMK No.124/PMK.010/2017 tanggal 18 September 2017 tentang Sasaran Inflasi tahun 2019, tahun 2020, dan tahun 2021, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2019 – 2021, masing-masing sebesar 3,5%, 3,0%, dan 3,0%, dengan deviasi masing-masing ±1%. Berdasarkan PMK No.101/PMK.010/2021 tanggal 28 Juli 2021 tentang Sasaran Inflasi tahun 2022, tahun 2023, dan tahun 2024, sasaran inflasi yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk periode 2022 – 2024, masing-masing sebesar 3,0%, 3,0%, dan 2,5%, dengan deviasi masing-masing ±1%.

Dengan merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan diatas, sebenarnyalah Kota Pekanbaru selama ini sudah dapat mengendalikan tingkat inflasi di daerahnya. Misalnya dari tahun 2016 sampai tahun 2021, kecuali tahun 2022. Rata-rata tingkat inflasi tahunan Kota Pekanbaru 2016-2021 masih dibawah rata-rata tingkat inflasi sasaran inflasi nasional atau target inflasi nasional. Hal ini terlihat dari angka inflasi Kota Pekanbaru yang telah di rilis oleh Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. Pada tahun 2016 angka inflasi Kota Pekanbaru sebesar 4,19 %, berada dibawah sasasran inflasi nasional tahun 2016 yaitu sebesar 4,0% dengan deviasi masing-masing ±1%. Artinya pada tahun 2016 pemerintah menetapkan sasaran inflasi nasional berkisar 3,0% - 5,0%.

Begitu juga dengan rata-rata tingkat inflasi Kota Pekanbaru tahun 2017 hingga tahun 2021. Yaitu berturut-turut tahun 2017 sebesar 4,07%, kemudian turun cukup tajam pada tahun 2018 menjadi sebesar 2,54%, tahun 2019 sebesar 2,56%, tahun 2020 turun menjadi sebesar 2,24%, dan tahun 2021 turun lagi menjadi sebesar 1,55%.

Namun entah kenapa pada tahun 2022, pemerintah Kota Pekanbaru sedikit lengah hingga tingkat inflasinya pada tahun 2022 cukup tinggi mencapai 7,04% sangat jauh dari target atau sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah sebesar 3,0%, dengan deviasi masing-masing ±1%.

Sedangkan komoditas yang menjadi pemicu utama inflasi di kota Pekanbaru berbeda-beda setiap tahunnya. Tidak melulu disebabkan oleh cabai merah ataupun bawang merah. Memang kalau dilihat dari tahun 2016 hingga 2022, andil cabai merah sebagai pemicu inflasi cukup besar. Andilnya terlihat di tahun 2016, 2019, 2020, dan tahun 2022, seperti berikut yang dikutip dari Berita Rilis Statistik (BRS) BPS Provinsi Riau.

Selama tahun 2016 komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Kota Pekanbaru adalah cabai merah dengan andil sebesar 1,27 persen, nasi dengan lauk sebesar 0,19 persen, tarif pulsa ponsel dan bawang merah masing-masing sebesar 0,16 persen, dan lain sebagainya.

Berikutnya selama tahun 2019 adalah cabai merah dengan andil sebesar 1,40 persen, emas perhiasan dengan andil sebesar 0,11 persen, tarif rumah sakit dengan andil sebesar 0,10 persen, lontong sayur dan telur ayam ras dengan andil masing-masing sebesar 0,08 persen, dan lain sebagainya.

Selanjutnya selama tahun 2020 adalah cabai merah dengan andil sebesar 0,58 persen, emas perhiasan dengan andil sebesar 0,27 persen, minyak goreng dengan andil sebesar 0,14 persen, ayam hidup dengan andil sebesar 0,13 persen, rokok kretek filter dengan andil sebesar 0,12 persen, rokok putih dengan andil sebesar 0,11 persen, nasi dengan lauk dengan andil sebesar 0,08 persen, telepon seluler dan cabai rawit dengan andil masing-masing sebesar 0,07 persen, dan lain sebagainya.

Dan terakhir selama tahun 2022 adalah bensin dengan andil sebesar 1,15 persen, beras dengan andil sebesar 0,62 persen, tarif angkutan udara dengan andil  sebesar 0,33 persen, rokok kretek filter dengan andil sebesar 0,30 persen, telur ayam ras dengan andil sebesar 0,23 persen, cabai merah dengan andil sebesar 0,21 persen, nasi dengan lauk dengan andil sebesar 0,16 persen, daging ayam ras dengan andil sebesar 0,15 persen, mobil dengan andil sebesar 0,13 persen, dan lain sebagainya.

Semoga pada tahun 2023 dan tahun-tahun berikutnya pemerintah Kota Pekanbaru dengan TPID kembali dapat mengendalikan harga-harga barang dan jasa kebutuhan pokok masyarakat di Kota Pekanbaru seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga tingkat inflasi di Kota Pekanbaru kembali berada di bawah sasaran inflasi nasional. 

Penulis : Irfarial, SE (Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Riau).
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Bupati Siak Sebut Disdukcapil Berperan Penting dalam Program Bujang Kampung
Kamis, 02 Februari 2023
Seleksi Wawancara Calon PKD, Panwaslu Kecamatan Rumbai Berharap Peserta Terpilih Punya Integritas Tinggi
Kamis, 02 Februari 2023
Pengurus IDI Siak Dilantik, Handry Ingin Perkuat Kolaborasi Program Kesehatan dengan Pemkab
Kamis, 02 Februari 2023
Kejari Rohil Laksanakan Penyuluhan Hukum di SMPN 10 Bangko Pusako

Serantau lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Diresmikan Istri Pj Walikota, Vinia Butik Marpoyan Tawarkan Produk Berkualitas Harga Terjangkau
Selasa, 31 Januari 2023
3 Zodiak Jalani Hidup Paling Beruntung Bulan Februari 2023
Senin, 30 Januari 2023
Berdesain Unik, Pojok Baca RSUD Tengku Rafian Siak Juara 1 Lomba Perpustakaan
Selasa, 24 Januari 2023
Si Kembar Atlet Sepatu Roda Rohul Raih Gelar Perdana 2023

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Oppo Find X6 Series Akan Punya Tiga Varian, Ini Bocorannya
Senin, 16 Januari 2023
Asyik, Layar Samsung Galaxy Z Fold 5 Bakal Minim Kerutan
Sabtu, 14 Januari 2023
30 Anggota API BPD Riau Ikuti Kelas Digital Marketing
Rabu, 04 Januari 2023
Setahun Pasca Merger, IOH dan Twimbit Luncurkan Hasil Riset Empowering Indonesia 2023

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 31 Januari 2023
Peringati Hari Kanker Dunia, IDI Pekanbaru akan Gelar Berbagai Kegiatan
Senin, 30 Januari 2023
Prevalensi Stunting di Siak Naik 3 Persen, Wabup: Perlu Perhatian Serius
Senin, 30 Januari 2023
Sederhanakan Birokrasi, BKKBN Riau Terbitkan Surat Tugas Tim Kerja
Senin, 23 Januari 2023
Direktur Kemenkes Minta Layanan Kanker dan Jantung di RSUD Arifin Achmad Riau Ditingkatkan

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 02 Februari 2023
Tahun 2022 Santuni Rp 2 Triliun, Jasa Raharja Sambangi Unri untuk Tekan Lakalantas di Riau
Rabu, 01 Februari 2023
UIR Penjajakan Potensi Kerjasama dengan UTP Malaysia
Selasa, 31 Januari 2023
Gubernur Syamsuar Bangga Anak Riau Diterima Magang di Thailand dan Filipina
Jumat, 20 Januari 2023
Waka DPRD Riau Hardianto Raih Gelar Magister Manajemen dari Sekolah Pascasarjana Unilak

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

APRIl - Imlek 2023
Terpopuler
PCR 2023
Foto
Khas Hotel November 2022
Nataru 2022 April.RAPP
Selasa, 31 Januari 2023
7 Drakor Terbaru Februari 2023, Ada The Heavenly Idol dan Taxi Driver 2
Senin, 30 Januari 2023
Sosialisasi Upaya Konservasi Gajah, Komedian Komeng dan Djarwo Kwat Kunjungi PLG Minas
Selasa, 10 Januari 2023
Luna Maya Buka Suara Soal Kabar Menikah dengan Gading Marten
Selasa, 06 Desember 2022
Bukan dengan Istri, Shah Rukh Khan Umrah Didampingi Bodyguard

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www