Minggu, 03 Maret 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
Pelantikan Pj Gubri - PT Riau Petroleum

CAKAP RAKYAT
Wanita Dan Daya Saing Bangsa
Sabtu, 11 Maret 2023 08:40 WIB
Wanita Dan Daya Saing Bangsa
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM.

Hari Wanita Internasional (HWI) yang diperingati setiap tanggal 8 Maret punya makna begitu penting. Banyak aspek perlu diangkat, dikaji dan diwujudkan ke ranah realita. Berkaca ke sejarahnya, bermula dari gelombang protes dan aksi mogok kerja yang disuarakan belasan ribu perempuan di New York City, Amerika Serikat tahun 1908 menuntut hak-hak mereka. Utama sekali hak politik dan upah yang adil. Dua tahun kemudian, tepatnya tahun 1910, Konferensi Internasional Wanita di Kopenhagen mengusulkan 8 Maret diperingati sebagai HWI. Disusul kemudian di tahun 1975, PBB menetapkan secara resmi.

Namun sayang, topik yang diangkat setiap peringatan HWI condong memperjuangkan kesetaraan gender semata. Sementara penyadaran supaya perempuan berperan aktif dan berani menyuarakan hak-haknya belum ditempuh secara paripurna. Bukan berarti isu kesetaraan gender tidak prioritas. Kami di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Riau juga sudah membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tentang Pengarusutamaan Gender (PUG) Di Provinsi Riau. Akan tetapi, penguatan kesadaran akan hak dirasa jauh lebih penting. Terutama dalam memperoleh pelayanan publik mendasar seperti pendidikan, kesehatan dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Ketika ini terwujud, dengan sendirinya kesetaraan gender dapat dicapai.

Hak-hak disebut diatas setakad ini pekerjaan rumah mendasar. Untuk mendedah fakta mari berkaca ke data. Diantaranya mengacu ke laporan Global Gender Gap tahun 2022 yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF) yang memaparkan ketimpangan gender di empat bidang, yakni pemberdayaan politik, partisipasi dan peluang ekonomi, pencapaian pendidikan, serta kesehatan dan kelangsungan hidup.

Secara umum, skor indeks ketimpangan gender Indonesia berada di peringkat ke-92 dari 146 negara. Jika membaca terperinci, indeks pemberdayaan perempuan di Indonesia dalam bidang politik berada di bawah rata-rata global atau tergolong sangat rendah. Adapun bidang pendidikan dan kesehatan, skornya masih berada di kisaran rata-rata global.

Perlu introspeksi agar pembicaraan kesetaraan gender tidak semata menyoal banyaknya wanita menjabat atau berkuasa. Sampai-sampai paradigma barusan dijadikan indikator program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), yang mana satu dari sekian kriteria model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yakni daerah yang dipimpin perempuan.

Menengok ke kondisi kekinian, banyak wanita Indonesia menduduki posisi tinggi di lembaga eksekutif dan legislatif. Amerika Serikat yang katanya paling demokratis saja belum pernah dipimpin presiden wanita. Meski begitu, kenapa Indonesia masih dibayangi ketimpangan gender? Jadi, akar masalah bukan sebanyak apa wanita yang bertahta. Tapi sejauhmana konsistensi menyuarakan sesuatu yang sudah menjadi hak kaum hawa.

Partisipasi Aktif

Peran aktif adalah kunci mewujudkan pemenuhan hak-hak wanita. Peran aktif wanita juga menentukan arah bangsa. Ada baiknya kita belajar ke sejarah. Kisah relevan dan menarik diangkat saat khalifah Umar bin Khattab berkuasa. Para sejarawan dunia mengakui Umar seorang pemimpin paling adil. Beliau juga sahabat dijamin masuk surga. Bahkan dalam riwayat at-Tirmidzi, Al-Hakim dan Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Seandainya ada nabi setelahku maka ia adalah Umar”.

Meski pemimpin berkualifikasi mumpuni, suatu ketika pernah seorang wanita mengkritik Umar di hadapan khalayak ramai terkait pidatonya perihal mahar dimana beliau berkata "Wahai sekalian, jangan kalian banyak-banyak memberi mas kawin kepada istri. Karena mahar Rasulullah dan para sahabat sebesar 400 dirham atau di bawah itu. Seandainya memperbanyak mahar bernilai takwa di sisi Allah SWT dan mulia, jangan melampaui mereka. Aku tak pernah melihat ada lelaki menyerahkan mahar melebihi 400 dirham."

Dalam riwayat lain dikatakan, Khalifah Umar mengancam akan memangkas kelebihan mahar yang diberikan seorang pria dan dimasukkan ke kas baitul maal. Usai berpidato dan turun dari mimbar seketika seorang wanita berdiri dan protes. "Wahai Amirul Mukminin. Engkau melarang orang memberikan mahar kepada istri mereka lebih dari 400 dirham?" protes wanita itu. " Ya," jawab Khalifah Umar. "Apakah engkau belum pernah mendengar firman Allah SWT (Surat An Nisa: 20)?" Cakap sang wanita. Umar pun beristighfar lalu kembali naik ke mimbar dan berpidato lagi. "Wahai khalayak, tadi aku larang kalian beri mahar kepada istri melebihi 400 dirham. Sekarang silakan siapa pun memberi menurut kehendaknya," ucap beliau. Pelajaran bisa dipetik, selain kepemimpinan Umar yang adil dan amanah tapi tetap berjiwa terbuka dan anti-kritik, paling utama wanita menyampaikan aspirasinya.  

Partisipasi aktif inilah yang dimaksud. Jabatan tak menjamin keadaan lebih baik. Contoh kini wanita sangat mengemuka di sektor kepemimpinan. Tapi tak banyak yang bersuara dan punya agenda jelas memperjuangkan kaum wanita. Menunggu dan berharap diberi lebih banyak kuasa justru menguatkan stigma wanita tak berdaya dan selalu minta dikasihani. Sedang sejarah bertutur sebaliknya. Kemerdekaan bangsa ada peran aktif wanita.

Teruntuk Riau, jika Kartini digadangkan sebagai tokoh emansipasi, bumi lancang kuning punya sosok Syarifah Latifah istri Sultan Syarif Kasim II penguasa Kesultanan Siak Sri Inderapura. Tak sekedar mencurahkan kegundahan lewat tulisan, perjuangannya diwujudkan secara totalitas. Meski kiprah singkat, namun beliau meninggalkan warisan penting. Tercatat lahir dua institusi pendidikan.

Pertama Latifah School, semacam sekolah kejuruan berdiri rentang 1926 dan 1928. Lembaga pendidikan kedua yang terealisasi atas andil Syarifah Latifah adalah Madrasatun Nisa atau Madrasah An-Nisa yang dibuka awal tahun 1929. Sesuai nama, ini merupakan sekolah agama untuk perempuan pertama berdiri di Riau.

Pemikirannya pun reformis. Bahwa wanita semestinya mendapat kesempatan sama kendati tak lantas lupakan kodrat. Untuk mencapai tingkat itu harus pintar. Untuk pintar harus dapat pendidikan baik sejak dini. Inilah pangkal berdirinya sekolah khusus perempuan. Cara berpikir tadi sebenarnya sudah lebih dulu dijalankan sang suami.

Di tahun 1917, Sultan Syarif Kasim II mendirikan sekolah dasar bernama Madrasah Taufiqiyah al Hasyimiah. Selain ajarkan ilmu agama juga mempelajari ilmu pengetahuan umum. Tujuan Sultan Syarif Kasim II menggagas madrasah untuk menyaingi sekolah pemerintah kolonial Hindia Belanda di Riau yaitu Hollandsche Inlandsche School (HIS), yang hanya diperuntukkan bagi anak bangsa Eropa, keturunan Tionghoa, atau bangsawan pribumi.

Upaya memperkuat kesadaran wanita kunci perubahan ke arah lebih baik. Sebab, secara jumlah perempuan hampir -mungkin bisa lebih- dari separuh populasi. Untuk hasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing, potensi perempuan harus dioptimalkan melalui berbagai program pemberdayaan. Ditambah perempuan berkait-kelindan dengan anak-anak. Bicara Riau, aksi konkrit sangat ditunggu mengingat Indeks Pembangunan Gender (IPG) di tahun 2022 88,71.

Bandingkan provinsi tetangga terdekat, sebut saja Aceh 92,24, Sumatera Utara 91,06 dan Sumatera Barat 94,72. IPG sendiri adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kesetaraan gender dan bisa dipakai untuk melihat peran aktif perempuan terutama dalam berbagai sektor yakni politik, ekonomi dan lain-lain.

Upaya memperkecil kesenjangan gender dan pemberdayaan perempuan telah dituangkan Pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Tinggal bagaimana Pemerintah Daerah (Pemda) berkomitmen dan mengintegrasikannya baik itu berupa penerbitan produk hukum daerah, alokasi anggaran perlindungan perempuan dan anak, serta membangun sinergi dan kerjasama dengan segenap pemangku kepentingan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 07 Februari 2023 12:12 WIB
Kesejahteraan Pekerja dan Martabat Bangsa
Senin, 06 Maret 2023 09:43 WIB
Kebijakan Untuk Digugu Dan Ditiru
Kamis, 23 Februari 2023 08:02 WIB
Investasi Paling Untung Itu SDM
Rabu, 28 Desember 2022 10:22 WIB
Regulasi Mengatasi Penyimpangan
Selasa, 20 Desember 2022 17:48 WIB
Kesetiakawanan Butuh Keteladanan
Selasa, 29 November 2022 11:31 WIB
Korpri Dan Misi Mulia Bagi Negeri
Senin, 07 November 2022 10:01 WIB
Pariwisata Memperkuat Budaya
Minggu, 12 Februari 2023 19:23 WIB
Pers Dan Peran Mendidik Bangsa
Rabu, 25 Januari 2023 08:01 WIB
Tekad Ekstrem Atasi Kemiskinan
Kamis, 12 Januari 2023 08:38 WIB
Nasibmu Wahai Buruh Dan Pekerja
Senin, 09 Januari 2023 08:03 WIB
Pelayanan Adalah Pondasi
Jum'at, 20 Januari 2023 08:02 WIB
Budaya Sarana Memajukan Bangsa
Jum'at, 03 Februari 2023 08:16 WIB
Riau Dan Cita Destinasi Medis
Rabu, 23 November 2022 12:01 WIB
Permenaker 18, PHP?
Senin, 30 Januari 2023 08:04 WIB
Kearifan Lokal Solusi Persoalan Gizi
Senin, 21 November 2022 08:31 WIB
Anak Aset Bangsa
Sabtu, 31 Desember 2022 15:07 WIB
2023 dan Asa Lebih Baik
Jum'at, 25 November 2022 18:19 WIB
Guru Dan Tantangan Kekinian
Selasa, 28 Februari 2023 10:09 WIB
Insiden Kerja, Sampai Kapan?
Sabtu, 24 Desember 2022 08:01 WIB
Walau Anomali, Selamat Argentina! Indonesia?
Senin, 16 Januari 2023 08:02 WIB
Pentingnya Pengawasan
Senin, 20 Maret 2023 08:01 WIB
Riau Yang Tak Berdaya
Kamis, 02 Februari 2023 13:04 WIB
Tahun Politik dan Siklus Perubahan Bangsa
Rabu, 15 Maret 2023 10:07 WIB
Perjuangkan Hak Honorer!
Senin, 27 Februari 2023 11:22 WIB
Demokrasi Dibajak Oligarki
Selasa, 07 Maret 2023 11:48 WIB
Urban Farming dan Sensus Pertanian 2023
Jum'at, 03 Maret 2023 08:20 WIB
Menjaga Kedaulatan Negara
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 03 Maret 2024
Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Pekanbaru, Askara Nusantara Gelar Sayembara Aksi Jaga Bumi
Sabtu, 02 Maret 2024
Terpilih Aklamasi, Yose Saputra Jabat Ketua DPW PEKAT IB Riau
Jumat, 01 Maret 2024
Sambut Ramadan, Advokat Ladies Riau Bagikan Ratusan Sembako ke Warga Kurang Mampu
Jumat, 01 Maret 2024
Bawaslu Tak Punya Kewenangan Rekomendasikan PSU saat Rekapitulasi Tingkat Kabupaten

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Januari 2024
FoodPedia Tanjung Datuk Berubah Menjadi "Aurora 86 Caffee and Resto", Suasana Nongkrong Jadi Lebih Seru!
Minggu, 17 Desember 2023
7 Fashion Item wanita populer Dari 9 to 12
Selasa, 12 Desember 2023
7 Tips Memilih Stroller Bayi yang Tepat, Beli Pakai Promo Year End Sale Blibli Biar Makin Hemat!
Jumat, 24 November 2023
Modena Luncurkan Purifier Hood Series, Gabungan Cooker Hood dan Air Purifier Pertama di Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Kamis, 29 Februari 2024
Telkomsel dan ZTE Wujudkan Pengalaman Gigabit yang Andal dan Efisien
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip
Kamis, 01 Februari 2024
Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati
Minggu, 17 Desember 2023
Liburan Sekolah Makin Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Khitanan Massal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 01 Maret 2024
Tim Evaluasi Lapangan Visitasi Usulan Pembukaan Prodi Kebidanan Umri
Jumat, 01 Maret 2024
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Abdurrab Juara 1 Tingkat Nasional Seminar Hasil Kosabangsa Kemenristek Dikti 2023
Rabu, 28 Februari 2024
Keren, Universitas Abdurrab Kini Punya Alat High Performance Liquid Chromatography
Rabu, 28 Februari 2024
Buka Fakultas Kedokteran, Tim Evaluasi Lapangan Visitasi ke Kampus Universitas Muhammadiyah Riau

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...

Iklan CAKAPLAH
Terpopuler

01

Foto
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...
Senin, 28 Agustus 2023
Ketua DPRD Siak Ikut Gerakan Tanam Ribuan Bibit Pohon bersama Polri
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www