Sabtu, 24 Februari 2024

Breaking News

  • Catatan Banjir Terparah, Bupati Zukri: Ini Harus jadi Perhatian Pemerintah Pusat   ●   
  • Jalan Sudirman Ujung Tergenang Banjir, PUPR Riau Turunkan Ekskavator Amfibi Bersihkan Parit   ●   
  • Akibat Galian IPAL, Jalan Ahmad Dahlan dan Balam Ujung Pekanbaru Ambruk   ●   
  • Berhasrat Ikut Pilgub Riau, Syamsurizal Incar Septina jadi Wakil
HUT CAKAPLAH 7 - PJ Walikota Muflihun

Mega Proyek Pembangunan IKN: Butuh Perencanaan yang Matang
Rabu, 15 Juni 2022 13:31 WIB
Mega Proyek Pembangunan IKN: Butuh Perencanaan yang Matang

(CAKAPLAH) - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur sepertinya bukan hanya sekedar wacana saja. Pasalnya, pada tanggal 18 Januari 2022 Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (IKN) resmi disahkan menjadi UU oleh DPR. Sebelumnya, ide pemindahan IKN pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soekarno tanggal 17 Juli 1957. Soekarno memilih Palangkaraya sebagai IKN dengan alasan Palangkaraya berada di tengah kepulauan Indonesia dan wilayahnya luas. Soekarno juga ingin menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia mampu membangun IKN yang modern. Ide Soekarno tersebut tidak pernah terwujud. Sebaliknya, Presiden Soekarno menetapkan Jakarta sebagai IKN Indonesia dengan UU Nomor 10 tahun 1964 tanggal 22 Juni 1964.

Pada masa Orde Baru, tahun 1990-an, ada juga wacana pemindahan IKN ke Jonggol. Pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, wacana pemindahan IKN muncul kembali karena kemacetan dan banjir yang melanda Jakarta. Terdapat tiga opsi yang muncul pada saat itu yaitu, tetap mempertahankan Jakarta sebagai IKN dan pusat pemerintahan dengan melakukan pembenahan, Jakarta tetap menjadi IKN tetapi pusat pemerintahan dipindahkan ke daerah lain, dan membangun IKN baru. Hingga pada akhirnya, pemindahan IKN baru serius digarap oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 29 April 2019, Jokowi selaku presiden Indonesia menyampaikan informasi bahwa Ibu Kota Indonesia akan dipindahkan ke luar pulau Jawa, tepatnya di Penajam, Paser Utara, Kalimantan Timur dengan nama Ibu Kota “Nusantara”

Alasan Pemindahan IKN
Menteri PPN/kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, mengungkapkan 6 alasan utama pemindahan Ibu Kota, yakni:

  • Mengurangi beban Jakarta dan Jabotabek
  • Mendorong pemerataan pembangunan ke wilayah Indonesia bagian Timur
  • Mengubah mindset pembangunan dari Jawa centris menjadi Indonesia centris
  • Memiliki Ibu Kota Negara yang mempresentasikan identitas bangsa, kebhinekaan dan penghayatan terhadap pancasila
  • Meningkatkan pengelolaan pemerintahan pusat yang efisien dan efektif
  • Memiliki Ibu Kota yang menerapkan konsep smart, green and beautiful city untuk meningkatkan kemampuan daya saing (competitiveness) secara regional maupun internasional.


Pemindahan IKN membutuhkan dana yang besar. Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara mencapai ratusan triliun rupiah. Presiden Joko Widodo menjelaskan berdasarkan perhitungan sementara anggaran yang dibutuhkan adalah Rp 466 triliun. Adapun ketentuan pasal 24 ayat (1) UU IKN sendiri telah menjelaskan bahwa terdapat setidaknya dua sumber pendanaan dalam tahapan pembangunan IKN, yaitu Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan/atau sumber lain yang sah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang dalam ketentuan pasal 24 ayat (7) UU IKN disebutkan akan diatur dalam Peraturan Pemerintah.

Mengenai sumber pendanaan yang kedua, yaitu sumber pendanaan di luar APBN bahkan sudah diatur secara umum dalam ketentuan lampiran II UU IKN. Direktur Barang Milik Negara DJKN Kementerian Keuangan Encep Sudarwan menjelaskan skema pendanaan pembangunan IKN sebagai berikut:

  • APBN sebesar Rp 88 triliun (19,4%)
  • Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebesar Rp 252,2 triliun (54,2%). Pemerintah sangat mengharapkan partisipasi para pengusaha melalui skema KPBU untuk pembangunan IKN, baik KPBU tarif maupun KPBU availability payment
  • Investasi swasta dan BUMN/BUMD sebesar Rp 123,2 triliun (26,4%). Dalam hal ini pemerintah mengajak swasta untuk bersama-sama membangun Ibu Kota Nusantara
  • Dukungan pendanaan internasional. Dukungan pendanaan internasional merupakan skema untuk mewadahi pemberian dana, antara lain dari bilateral atau lembaga multilateral. Mereka dapat berpartisipasi dalam pengembangan IKN yang hijau dan cerdas yang dapat melalui hibah dan atau pemberian dana talangan.
  • Pendanaan crowdfunding (urun dana)
  • Pendanaan dari para donatur (filantropi)

Jika melihat salah satu alasan pemindahan IKN adalah pemerataan pembangunan, perlu diketahui bahwa arti dari pembangunan itu sendiri adalah proses perubahan yang mencakup seluruh sistem sosial, seperti politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan, dan budaya dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia secara menyeluruh melalui pelayanan pendidikan formal dan informal didukung oleh pelayanan kesehatan dan perumahan untuk menjadikan manusia yang cerdas sehat, dan peduli lingkungan. Nah, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) ini sendiri merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan di Indonesia, yang selama ini sangat terkonsentrasi di Pulau Jawa. Selain itu, IKN juga membantu kondisi Jawa/Jakarta yang telah mengalami tekanan yang sangat besar terhadap daya dukung lingkungan yang harus dijaga sustainabilitasnya.

Namun, perlu diingat bahwa beberapa contoh pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak lepas dari masalah akibat perencanaan yang terburu-buru, beberapa proyek infrastruktur dianggap dibangun secara kurang matang dan terkesan menolak kritik dan masukan dari banyak pihak. Banyak kritik yang diberikan oleh para pakar seperti Pembangunan Kereta Cepat Jakarta Bandung yang akan membebankan APBN dan kurang efisien karena rute yang pendek.

Proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung pada 2016 dengan biaya awal Rp 86,5 triliun, membengkak menjadi Rp 114 triliun yang harus ditanggung oleh APBN. Ekonom dan direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira menyatakan, “ini yang disebut sebagai debt trap atau jebakan utang. Awal masalah karena proyek yang disetujui secara feasibility study atau studi kelayakan bermasalah, biaya proyek membengkak, kemudian ujungnya pemerintah harus turun tangan. Pemerintah juga harus menanggung pembayaran utang Rp 405 triliun.

Laporan Bank Dunia menunjukkan banyak proyek infrastruktur yang tidak sesuai dengan standar. Ini berakibat pada biaya yang dikeluarkan tidak sesuai dengan target yang telah dicanangkan di awal. Dari laporan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), target pembangunan infrastruktur di Indonesia untuk periode 2015-2019 membutuhkan dana sebesar Rp 4,796 triliun. Namun, permasalahannya APBN hanya mampu menyediakan Rp 1,920 triliun atau sekitar 40%.

Melihat berbagai permasalahan pembangunan infrastruktur di atas, sebaiknya pemerintah bukan hanya fokus pada percepatan pembangunan, namun mampu merencanakan dengan matang dan cermat cost and benefit dari setiap pembangunan yang akan dicanangkan.

Jika pembangunan dijalankan dengan tidak matang maka ini akan menjadi bumerang di kemudian hari dan melahirkan masalah baru dalam bentuk utang luar negeri serta kualitas material yang buruk. Sama halnya dengan pembangunan IKN, dapat dikatakan bahwa pembangunan ini merupakan proyek besar-besaran dan membutuhkan anggaran yang banyak termasuk dari APBN dan non APBN. Oleh karena itu, pemerintah harus cermat dan mempersiapkan secara matang dikarenakan biaya finansial untuk membangun Ibu Kota baru sangat besar ditambah situasi pandemi covid-19 yang melanda Indonesia membuat kapasitas fiskal terbatas.

Selain banyaknya dana yang harus disiapkan dalam pembangunan IKN banyak hal lain yang perlu disiapkan juga ketika nantinya memang benar pemindahan Ibu Kota terealisasi seperti, terdapat guncangan sosial, budaya dan politik, infrastruktur masih lemah dan rawan bencana sosial di Ibu Kota baru. Harapannya adalah pemerintah tidak terburu-buru dalam melakukan pembangunan IKN artinya pembangunan mega proyek ini dipersiapkan secara matang dan dalam kondisi perekonomian negara sedang stabil dan mapan agar hasil pembangunannya sukses dan berkualitas.


Disclaimer: Isi tulisan tanggungjawab penulis sepenuhnya.

Penulis : Rizky Adelia, Mahasiswi UIN Suska Riau
Editor : Yusni
Kategori : Kampus
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Jumat, 29 September 2023
Komisi II Usul Kementerian ATR/BPN dan KLHK Kolaborasi Selesaikan Redistribusi Tanah
Jumat, 29 September 2023
Setjen DPR Berikan Perhatian Terhadap Pensiunan Melalui P3S
Kamis, 28 September 2023
TikTok Shop Cs Dilarang, Ketua DPR Berharap Aturan Baru Ciptakan Keseimbangan Pasar Digital dan Konvensional
Kamis, 21 September 2023
Ancaman DBD Meningkat, Puan Dorong Sosialisasi Masif Tekan Risiko Kematian

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 07 November 2023
Riau Terima Penghargaan Bhumandala Award 2023
Senin, 12 Desember 2022
Kapolda Riau Resmikan Kantor Pelayanan Terpadu Polres Rohil di Bagansiapiapi
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 23 Februari 2024
Tawarkan 250 Kuota Program Ikatan Kerja, Mahasiswa ITPLN Sosialisasi di Riau
Jumat, 23 Februari 2024
Kapolres Siak Resmikan Pelayanan SIM Keliling, Perpanjang SIM Kini Lebih Mudah
Jumat, 23 Februari 2024
Pasca Pemilu 2024, APDESI Rohul Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi
Kamis, 22 Februari 2024
HAM: Bukan Semaunya, Tapi Kebebasan yang Beretika

Serantau lainnya ...
Kamis, 04 Januari 2024
FoodPedia Tanjung Datuk Berubah Menjadi "Aurora 86 Caffee and Resto", Suasana Nongkrong Jadi Lebih Seru!
Minggu, 17 Desember 2023
7 Fashion Item wanita populer Dari 9 to 12
Selasa, 12 Desember 2023
7 Tips Memilih Stroller Bayi yang Tepat, Beli Pakai Promo Year End Sale Blibli Biar Makin Hemat!
Jumat, 24 November 2023
Modena Luncurkan Purifier Hood Series, Gabungan Cooker Hood dan Air Purifier Pertama di Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 02 Maret 2023
Wadah Menyalurkan Bakat, Ketua DPRD Riau Yulisman Hadiri Festival Musik Akustik di SMA Negeri 1 Pasir Penyu Inhu
Rabu, 01 Maret 2023
Rapat Paripurna, DPRD Provinsi Riau Umumkan Reses Masa Persidangan I Tahun 2023
Selasa, 28 Februari 2023
Kunjungi Kemendikbud, Komisi V DPRD Riau Bahas Persoalan PPDB
Kamis, 23 Februari 2023
Disdik Gelar Pelatihan Penguatan Profil Pelajar Pancasila Bagi Guru SD Se-Kota Pekanbaru

Advertorial lainnya ...
Selasa, 20 Februari 2024
Samsung Hadirkan Galaxy S24 Series dengan Kecerdasan Software Canggih
Jumat, 09 Februari 2024
Apple Kembangkan 2 Prototipe iPhone Lipat Bergaya Flip
Kamis, 01 Februari 2024
Samsung Buka-bukaan Soal Keunggulan Exynos 2400 di Galaxy S24 dan S24+
Minggu, 28 Januari 2024
Bocoran Model Google Pixel 9 Beredar, Bentuk Mengotak seperti iPhone

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 22 Februari 2024
Pemula di Dunia Yoga? Inilah Panduan Cara Memilih Matras Yoga yang Tepat
Sabtu, 27 Januari 2024
Cegah Resistensi, Gunakan Obat Antibiotik dengan Bijak
Senin, 15 Januari 2024
14 Persiapan Penting Awal Kehamilan untuk Calon Ibunda dan Buah Hati
Minggu, 17 Desember 2023
Liburan Sekolah Makin Meriah, Ratusan Peserta Ikuti Khitanan Massal

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 23 Februari 2024
Telkomsel Dukung Unri Akselerasikan Pengembangan Ekosistem Digital dan Talenta Unggulan
Kamis, 08 Februari 2024
STAI Imam Asy-Syafi'i Gandeng Lexie Edu Consultancy Tingkatkan Kemahiran Berkomunikasi Bahasa Inggris
Minggu, 28 Januari 2024
Sejalan dengan Program Unilak, Rektor Dukung Polri Buka Rekrutmen Penyandang Disabilitas
Selasa, 23 Januari 2024
Dukung Indonesia Emas 2024, Unilak Gelar LKBB Tingkat SMA se-Sumatra

Kampus lainnya ...
Rabu, 03 Mei 2023
Kompilasi Semarak Silaturahmi Satu HATI, CDN Bangkinang Santuni Anak Yatim
Rabu, 05 April 2023
Safari Ramadan, PT Musim Mas Salurkan Paket Sembako untuk Anak Yatim dan Fakir Miskin
Selasa, 04 April 2023
Telkomsel Siaga Rafi Sumbagteng Salurkan CSR untuk Panti Jompo bersama Dompet Dhuafa Riau
Jumat, 03 Maret 2023
Tingkatkan Kesehatan dan Budaya Lokal, Bank Mandiri Serahkan Bantuan ke Posyandu dan Grup Rebana

CSR lainnya ...

Iklan CAKAPLAH
Terpopuler
Foto
Jumat, 09 Februari 2024
Lika-liku 7 Perjalanan Asmara Ayu Ting Ting hingga Tunangan dengan Anggota TNI
Minggu, 28 Januari 2024
Huh Yunjin Bak Sehati Dengan Han So Hee Kala Cuma Pakai Dalaman Di Trailer LE SSERAFIM
Sabtu, 27 Januari 2024
Gigi Hadid dan Bradley Cooper Tak Sungkan Perlihatkan Kemesraan
Rabu, 24 Januari 2024
Park Ji-hyun Ungkap Persiapan Membinangi Drama Terbarunya

Selebriti lainnya ...
Senin, 28 Agustus 2023
Ketua DPRD Siak Ikut Gerakan Tanam Ribuan Bibit Pohon bersama Polri
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil

Parlementaria Siak lainnya ...
Senin, 14 Agustus 2023
Pengurus Masjid Nurul Ikhlas Kubang Minta Tunjuk Ajar ke Wagubri
Sabtu, 12 Agustus 2023
Gebyar Kandis Bersholawat Bakal Dihadiri Ribuan Jemaah NU
Senin, 31 Juli 2023
Mualaf Riau Butuh Pembinaan, Begini Caranya...
Sabtu, 29 Juli 2023
Mantan Wawako Pekanbaru, Ayat Cahyadi Turut Saksikan Pengukuhan Pengurus Masjid Al-Hamidah Rejosari

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www