Selasa, 16 Juli 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Yusril: Saksi Ahli Menjelaskan Izin Pelepasan Kawasan Hutan PT DSI Tak Palsu
Minggu, 02 Juni 2019 21:49 WIB
Yusril: Saksi Ahli Menjelaskan Izin Pelepasan Kawasan Hutan PT DSI Tak Palsu
Prof Mudzakir beri keterangan dalam sidang lanjutan dugaan pemalsuan SK Menhut RI, Kamis (23/5) di PN Siak Sri Indrapura.

SIAK - Sidang dugaan pemalsuan SK Menteri Kehutanan RI No l7/Kpts-II/l998 pada Pengadilan Negeri Siak yang dilaporkan Jimmy, terus berlanjut. Terdakwa Suratno Konadi selaku direktur PT Duta Swakarya Indah dan Teten Effendi selaku mantan Kadishutbun Siak (perkara terpisah) didakwa menggunakan surat palsu berupa izin Pelepasan Hutan dari Menteri Kehutan.

Dan yang jadi perdebatan dan penilaian dalam surat palsu oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah adanya diktum/keputusan kesembilan dalam SK tersebut yang menyatakan apabila PT Duta Swakarya Indah tidak memanfaatkan kawasan hutan sebagaimana diktum kesatu dan atau menyalahgunakan pemanfataatannya, dan atau tidak menyelesaikan pengurusan Hak Guna Usaha dalam jangka 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya keputusan ini, maka pelepasan kawasan hutan ini batal dengan sendirinya.

Dalam keterangan persnya kepada wartawan, Yusril Sabri selaku Ketua Tim Penasehat Hukum Terdakwa mengatakan bahwa pihaknya mengajukan 4 orang saksi yang meringankan pada sidang yang digelar Kamis (23/5/2019) lalu.

"Kita menghadirkan pak Agung selaku saksi fakta dari Biro Hukum Dirjen Planologi Departemen Kehutanan. Dalam persidangan dia mengatakan bahwa hingga saat ini SK Menhut nomor 17/Kpts-II/1998 tersebut belum pernah dicabut. Jadi tetap sah berlaku sebagaimana ditegaskan melalui surat Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan Departemen Kehutan RI nomor S.243/KUH-3/2010," jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menghadirkan saksi ahli Prof DR Mudzakir SH MH. Yusril menjelaskan bahwa dalam persidangan saksi ahli tersebut sudah menjelaskan bahwa surat palsu adalah surat yang sengaja dibuat palsu yang sebelumnya tidak ada dan atau surat yang dibuat tidak sesuai dengan aslinya dan atau ada yang diubah pada surat tersebut. Baik itu tanggalnya, isinya, capnya maupun tanda tangannya.

Mengenai diktum 'pelepasan kawasan hutan ini batal dengan sendiri' yang tertera dalam SK tersebut, kata Yusril, saksi ahli sudah menjelaskan bahwa itu tidak menyebabkan palsunya Izin Pelepasan Kawasan Hutan dimaksud.

Dua saksi lainnya, lanjut Yursil, adalah ahli tata negara dari Universitas Andalas Padang, DR Fery Amsari, dan ahli hukum administrasi dari Universitas Islam Riau, DR Husnu Abadi.

Menurut mereka, kata Yusril, meski dalam SK tersebut ada klausul 'pelepasan kawasan hutan ini batal dengan sendirinya' tetap saja harus ada pencabutannya secara tertulis dari institusi yang menerbitkan atau ada pembatalan dari Pengadilan Tata Usaha Negara.

"Sepanjang ini tidak ada, maka secara hukum keputusan Menteri Kehutanan dimaksud tetap sah dan berlaku. Karena dalam Tata Usaha Negaran dan Administrasi Negara tidak mengenal adanya Keputusan Tata Usaha Negara Batal Demi Hukum atau Batal dengan sendirinya," terang Yusril.

Ia menambahkan, dalam proses pemeriksaan perkara pidana ini muncul fakta lain, yaitu direktur PT Karya Dayun bernama Mhd Dasrin pernah dihukum pidana selama 1 tahun 6 bulan karena melakukan usaha budidaya perkebunan tanpa Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan.

Kebun kelapa sawit seluas kurang lebih 1.300 Ha itu merupakan bagian dari lahan Izin Lokasi dan Izin Usaha Perkebunan PT DSI. "Mhd Dasrin sudah menyatakan bahwa PT Karya Dayun tidak mempunyai lahan perkebunan. Karena yang dikerjakan PT Karya Dayun adalah diatas namakan masyarakat diantara Jimmy dan Steven Loran (anak Jimmy), Kobran dan beberapa nama lainnya," papar Yusril.

Ia menegaskan, fakta lain yang terungkap dalam persidangan ini sebagaimana keterangan Jimmy, PT Karya Dayun kalah dalam perkara perdata melawan PT DSI pada tingkat Peninjauan Kembali sebagaimana Putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung 30 Juli 2015 nomor 158 PK/DT/2015.

"Amarnya yaitu menyatakan tergugat PT Karya Dayun telah melakukan perbuatan melawan hukum. Termasuk juga menyatakan bahwa lahan atau tanah objek perkara seluas 1.300 Ha yang terletak di KM 8 Desa Dayun adalah sah merupakan kawasan perizinan dari PT Duta Swakarya Indah berdasarkan SK Menteri Kehutanan nomor 17/Kpts-II/1998 tertanggal 6 Januari 1998," terangnya.

Selain itu, lanjutnya, dalam amar tersebut menyatakan cacat hukum dan tidak mempunyai kekuatan hukum seluruh atas hak baik berupa Sertifikat Hak Milik atau atas hak dalam bentuk apapun yang dijadikan dasar oleh tergugat PT Karya Dayun untuk menduduki dan menguasai tanah objek sengketa seluas 1.300 Ha.

Penulis : Azumar/rls
Editor : Ali
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 16 Juli 2019
Sambangi PT TKWL, DPRD Siak Minta perusahaan Aktif dalam Penyaluran CSR
Selasa, 16 Juli 2019
Wagub: Pengenalan Jurnalistik Perlu Bagi Generasi Muda untuk Filter Hoax
Selasa, 16 Juli 2019
Komitmen Dukung Program JKN-KIS, RAPP Raih Penghargaan dari BPJS Kesehatan
Senin, 15 Juli 2019
FWL DPRD Riau akan Gelar Pengenalan Jurnalistik di SMAN 1 Pekanbaru

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Juni 2019
Zulkifli As Ajak Warga Tingkatkan Pendalaman, Penghayatan dan Pengamalan Alquran
Rabu, 26 Juni 2019
17 Anggota Komisi V DPR RI Berkunjung ke Kawasan Megaproyek Technopark Pelalawan
Minggu, 23 Juni 2019
DPRD Gelar Rapat Paripurna HUT ke-235 Kota Pekanbaru
Jumat, 21 Juni 2019
Pemkab Bengkalis Terus Pertahankan Tradisi Lampu Colok

Advertorial lainnya ...
Senin, 15 Juli 2019
Ini Bocoran Harga Galaxy Note10 Series yang Paling Murah
Minggu, 14 Juli 2019
ASUS ROG Terbaru Ini Pakai Desain BMW dan Intel Gen 9
Minggu, 14 Juli 2019
Wow! Black Shark 2 akan Dijual Resmi di Indonesia
Kamis, 11 Juli 2019
Ini Dia Laptop Gaming 17 Inci Ngebut Tertipis di Dunia

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 16 Juli 2019
2 Mahasiswa Unilak Bersaing dengan 336 Peserta di National University Debating Championship Surabaya
Jumat, 12 Juli 2019
Mahasiswa UNRI Gandeng Pertamina Sei Pakning Tanam Pohon Mangrove di Desa Tanjung Leban
Kamis, 11 Juli 2019
Rektor UIR dan 345 Pimpinan PTIS Hadiri Munas
Kamis, 11 Juli 2019
Univrab Ditunjuk sebagai Tempat Uji Kompetensi Nasional Tenaga Kesehatan

Kampus lainnya ...

PLN
Terpopuler
PTPN5
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www