Kamis, 28 Januari 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 14 Januari 2021

Dirgahayu Ke-18, Patriot Manggala Agni Fokus Antisipasi Bencana Ganda
Rabu, 23 September 2020 12:12 WIB
Dirgahayu Ke-18, Patriot Manggala Agni Fokus Antisipasi Bencana Ganda

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Tanggal 13 September 2020 Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Manggala Agni genap berusia 18 tahun. Berbeda dengan tahun sebelumnya, peringatan Hari Ulang Tahun kali ini terasa lebih berat. Dikarenakan pandemi Covid-19 yang tengah melanda tanah air dan dunia, para Pahlawan Langit Biru ini dituntut untuk tetap bekerja di lapangan mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya karhutla.

"Intinya, kita harus menghindari terjadinya bencana ganda. Di satu sisi karhutla harus tetap diwaspadai, sementara di sisi lain kita juga harus memperhatikan kesehatan karena negara kita masih berada di tengah ancaman wabah Covid-19," ujar Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Lahan (PKHL) KLHK, Basar Manullang.

Meski dirasa berat, namun Basar mengatakan hal itu tak akan mengurangi konsistensi jajaran Manggala Agni di lapangan. Sebab pihaknya telah memberikan arahan guna memandu para petugas saat melaksanakan tugas.

"Pada hakikatnya kita tetap melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dengan tetap mematuhi ketentuan pemerintah tentang antisipasi penyebaran dan penanganan Covid-19," tambahnya.

Di Riau saja misalnya, Manggala Agni tersebar pada lima Daerah Operasional (Daops), yakni Pekanbaru, Siak, Rengat, Dumai dan Batam. Menurut Basar, Riau menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian khusus dalam penanganan Karhutla di Indonesia. Hal ini mengingat di Riau terdapat lahan gambut yang luasnya mencapai lebih dari 4 juta hektar. Jika tidak terkelola dengan baik, lahan gambut ini sangat rawan menjadi sumber karhutla.

Sejauh ini, KLHK bersama pemerintah daerah dan para pihak terkait lainnya, terus melakukan berbagai upaya untuk menekan potensi kejadian karhutla di Riau. Di antaranya dengan penataan regulasi ekosistem gambut. Begitu pula halnya dengan tindakan menjaga kondisi gambut tetap basah, melalui pembangunan sekat kanal, embung dan rehabilitasi lahan gambut.

Upaya lainnya adalah pengawasan dan pembinaan bagi pemegang izin pengusahaan kehutanan dan perkebunan, serta peningkatan penyadartahuan pencegahan karhutla dan pemberdayaan masyarakat untuk usaha ekonomi alternatif.

Ditambahkannya, Manggala Agni di Riau dibentuk bersamaan juga dengan provinsi lainnya yaitu Sumatera Utara, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah pada 13 September 2002 silam. Sehingga saat ini, usianya telah genap 18 tahun.

Sejak dibentuk hingga berjalan pada kondisinya seperti saat ini, Basar mengatakan pihaknya merasa bersyukur mengingat sinergitas para pihak terkait pengendalian karhutla semakin menguat. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, POLRI, sektor swasta kehutanan/perkebunan, dan elemen masyarakat, terus bahu-membahu membangun sinergitas dalam pengendalian karhutla.

"Kondisi ini kita harapkan dapat terus berjalan dan semakin lebih baik pada masa-masa mendatang," tambahnya.

Menurutnya, saat ini paradigma penanganan Kahutla telah bergeser dengan lebih mengutamakan upaya Pencegahan, daripada pemadaman. Pengendalian karhutla tidak hanya dilakukan saat banyak terjadi kejadian karhutla, namun upaya pencegahan telah mulai pada fase awal siklus karhutla sebelum memasuki fase krisis.

Salah satu upaya pencegahan yang dilaksanakan saat ini adalah rekayasa hujan melalui operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Dengan adanya operasi ini, tidak hanya penanganan karhutla yang menjadi tujuan. Karena dengan adanya hujan buatan, bisa membasahi lahan gambut, mengisi kanal, embung serta kolam retensi. Pembasahan lahan gambut ini diharapkan akan menekan potensi terjadinya karhutla.

Dalam pelaksanaannya, operasi TMC ini mewujudkan sinergitas para pihak dalam pengendalian karhutla. Operasi TMC diupayakan bersama oleh KLHK, BNPB, BPPT, TNI AU, BMKG, Satgas Dalkarhutla Provinsi dan mitra kerja.

Sepanjang tahun 2020 ini, TMC dilakukan di Provinsi Riau bersama provinsi tetangga seperti Jambi, Sumatera Selatan serta Kalimantan Barat. Secara khusus sampai saat ini operasi TMC di Riau telah dilakukan sebanyak tiga periode, yaitu pada tanggal 18 Februari hingga 2 April, dilanjutkan pada 14 hingga 31 Mei, dan 12 Agustus hingga saat ini.
Menurut Basar, penanganan Karhutla sesungguhnya adalah tanggung jawab semua sektor terkait, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta dan yang terpenting adalah adanya peran serta masyarakat.

"Sebagai Brigade Pengendalian Karhutla KLHK, kita berharap Manggala Agni dapat mendorong peran semua sektor tersebut, baik yang bertindak sebagai pembuat kebijakan juga sebagai pemangku kawasan hutan dan lahan, dan terus memperkuat sinergi dalam pengendalian karhutla," ujarnya.

Tugas besar ini perlu didukung dengan upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan melalui pengayaan kompetensi dalam pengendalian karhutla. Selain itu pula status kepegawaian Manggala Agni menjadi perhatian serius KLHK untuk lebih ditingkatkan.

Menurut Basar, KLHK berupaya mewujudkan Manggala Agni sebagai Centre of Excelence, di mana lembaga ini diharapkan dapat berbagi ilmu dan kemampuan serta keterampilan dalam penanganan Karhutla kepada seluruh pihak terkait. Selanjutnya, bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

"Di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini, upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak boleh surut. Sebab, bila terjadi karhutla, maka beban masyarakat tentu akan semakin bertambah. Yang pasti, demi kesehatan dan keselamatan bersama dalam melaksanakan tugasnya mereka harus menerapkan protokol pencegahan Covid-19," tambah Basar.

Untuk program sosialisasi pencegahan Karhutla, petugas Manggala Agni melakukannya dengan melakukan kampanye dan penyadartahuan kepada masyarakat pada saat patroli. Selain itu, monitoring hotspot (titik panas) dan deteksi dini, juga terus dilakukan melalui pemantauan data satelit.

"Selain itu, setiap laporan adanya titik panas kita tindaklanjuti dengan melakuan groundcheck atau pengecekan lapangan, karena tidak semua titik panas merupakan kejadian karhutla" sambungnya.

Menurut Basar, selama 18 tahun perjalanannya, Manggala Agni telah menunjukkan pengabdiannya dalam pengendalian karhutla di tanah air.

"Kami bersyukur dan bangga, karena hal itu sekaligus menunjukkan sikap konsisten Manggala Agni terhadap tugas-tugas yang diembannya. Yang pasti, harapan kami di masa pandemi Covid-19 ini, semangat Manggala Agni tidak boleh pudar, Manggala Agni Patriot Indonesia harus tetap tangguh," tegasnya.

Senada dengan Basar, Koordinator Wilayah Manggala Agni Riau Edwin Putra menyampaikan sejak pandemi Covid-19 terjadi, ada beberapa perubahan yang dilakukan pihaknya dalam melaksanakan kegiatan di lapangan.

Khususnya yang berkaitan dengan interaksi dengan masyarakat dalam jumlah banyak. "Kalau dulu kita mengumpulkan warga guna melakukan sosialisasi. Sekarang tidak bisa seperti itu. Sebagai gantinya kita mendatangi warga satu per satu, ini untuk menghindari kontak dengan banyak orang atau physical distancing, sesuai himbauan dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19," ujarnya.

Meski dirasakan lebih berat, namun langkah ini tetap harus dilaksanakan karena berkaitan erat dengan pencegahan terjadinya karhutla, khususnya di beberapa titik yang dinilai rawan.

"Petugas di lapangan dalam bertugas tetap dilengkapi dengan alat pelindung diri pencegahan Covid-19, seperti mengenakan masker, hand sanitizer dan menjaga jarak," terang Edwin.

Di samping itu, pihaknya juga mengencarkan komunikasi digital dengan pihak terkait di lapangan, seperti dengan Masyarakat Peduli Api (MPA), Babinsa juga Bhabinkamtibmas. "Meski tidak bertemu langsung, komunikasi dan informasi tetap terjaga sebagai upaya sinergitas dalam pengendalian karhutla," pungkas Edwin.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Ali
Kategori : Serantau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 27 Januari 2021
Program Proklim RAPP Kurangi Emisi Rumah Kaca dan Perubahan Iklim
Rabu, 27 Januari 2021
Tabligh Akbar di Dusun Teratak Desa Sipungguk Hadirkan Ustad Komua dan Ketua DPRD Kampar
Rabu, 27 Januari 2021
Patroli C3, Polsek Pangkalan Kerinci Imbau Warga Waspada Terhadap Kriminal
Rabu, 27 Januari 2021
Polsek Kerumutan Pelalawan Patroli di Daerah Rawan Tindak Kejahatan

Serantau lainnya ...
Minggu, 24 Januari 2021
Jangan Asal-asalan Memakai Produk Kecantikan, Biar Aman Datang ke Klinik Isabell's Beauty Treatment
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 27 Januari 2021
Mahasiswa Unilak Gelar Kongres, Ini Presma dan Wapresma Terpilih
Minggu, 24 Januari 2021
UI Goes To Riau 2021 Roadshow ke SMAN 8 Pekanbaru
Rabu, 20 Januari 2021
Usia 20 Tahun, PCR Komit Beri Kontribusi Besar bagi Kemajuan Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak

Kampus lainnya ...

Pesonna Hotel Januari 2021
Terpopuler

02

Kamis, 21 Januari 2021 12:29 WIB
Ramai-ramai Tinggalkan WhatsApp, Beralih ke BiP
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www