Kamis, 23 Mei 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Jawab Tudingan Anti NKRI, Ustadz Abdul Somad Unggah Foto di Pedalaman Sumatera
Sabtu, 09 Desember 2017 15:39 WIB
Jawab Tudingan Anti NKRI, Ustadz Abdul Somad Unggah Foto di Pedalaman Sumatera

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ustadz Abdul Somad mendapat penghadangan oleh sejumlah orang ketika ingin berdakwah di Bali. Penceramah dari Riau ini sempat tertahan beberapa jam di hotel tempatnya menginap di Denpasar. Penolakan dari berbagai organisasi masyarakat yang tergabung dalam Komponen Rakyat Bali (KRB) menuding Ustadz Abdul Somad merupakan penceramah yang anti kebhinekaan dan anti-NKRI.



Ustaz Abdul Somad sudah membantah tudingan itu. Ia mengaku sebelum berangkat belajar ke Mesir pada 1998, ia telah lulus uji Pancasila dan penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila) sebagaimana disyaratkan.

Sementara itu melalui akun media sosialnya di Instagram dan Facebook, Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan kepada publik bagaimana kegiatannya dalam rangka mengajarkan anak-anak Suku terasaing, Talang Mamak mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"5 jam kami menempuh perjalanan darat, dilanjutkan 7 jam menggunakan sampan. Untuk mengajarkan anak anak Suku Talang Mamak cinta NKRI," tulis Ustadz Abdul Somad melalui akun FB dan Instagramnya.




Dalam unggahan status tersebut, Abdul Somad juga menyertakan enam foto yang memperlihatkan tentang kegiatannya mengedukasi anak-anak di tengah hutan untuk mencintai NKRI dalam acara pengibaran bendera merah putih.

"Saya menjadi saksi hidup perjalanan di atas bersama UAS (Ustadz Abdul Somad) menjelajah belantara Taman Nasional Bukit Tigapuluh Inhu Riau, mengarungi sungai Batang Gansal selama 7 jam dalam kondisi diguyur hujan mulai jam 10 siang sampai jam 5 sore, salah satu dari kami hampir pingsan karena hipotermia, badan kami semua termasuk UAS menggigil karena kedinginan," mengutip pernyataan Pak Mahmud, Koordinator Rombongan ke Talang Mamak.

"Tapi kami berhasil sampai pedalaman permukiman suku Talang Mamak dengan selamat. Kami mengajarkan mengaji sholat, berhitung menulis, membangun masjid, menanam jagung dan kacang, mengadakan bakti sosial pengobatan gratis dan mengajari beternak lebah madu dan lebah trigona. Kami bersama para murid yang datang berjalan kaki selama 1 jam, melakukan upacara bendera bersama di SD filial dusun Sadan." ujarnya lagi.

Sementara itu,  Direktur LBH Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Cabang Bali, Ustaz Ahmad Baraas mengatakan Ustadz Somad merupakan salah satu ulama terkemuka di Indonesia.

"Dia menjelaskan, agama Islam menjadi mudah dipahami umat. Walaupun beliau pengurus NU, hujjah-hujjah agamanya dapat diterima oleh umat Islam dari organisasi berbeda," kata Baraas, Sabtu (9/12/2017).

Menurutnya, gaya ceramahnya dengan bahasa lugas membuat kajian-kajian Ustadz Somad sangat mudah dimengerti pendengarnya dari berbagai lapisan umur dan masyarakat. Dalam berdakwah, Ustadz Somad selalu merangkul, mempertemukan berbagai pandangan berbeda dengan hujjah-hujjah yang kuat dan mendasar.

"Oleh mereka yang tidak paham, sikap merangkul ini diartikan seakan-akan Ustadz Somad mendukung kelompok tertentu," ujarnya.


Ustadz Baraas mengatakan, sejumlah orang yang menolak kehadiran Ustadz Somad merupakan mereka yang mengasosiasikan ustadz lulusan Mesir itu menjadi kelompok atau bagian dari yang selama ini disebut anti-NKRI.

Padahal, kata Baraas seperti dilansir viva.co.id, jika massa pendemo tahu riwayat hidup Ustadz Somad yang sebenarnya, mereka pasti akan terkejut dan tak akan berani menuduhnya anti-NKRI. Karena, Ustadz Somad merupakan ulama yang giat berjuang mengajarkan masyarakat untuk cinta pada NKRI.

"Jika para pendemo mengetahui sebelumnya dan punya informasi lengkap tentang Ustadz Somad, hujatan tidak akan mereka lakukan. Ustadz Somad dikenal sebagai salah satu ulama yang giat masuk ke pedalaman Sumatera menjelaskan kepada masyarakat setempat tentang NKRI dan mengajak mereka untuk mempertahankannya," kata Ustaz Baraas.

Di negara hukum, menghalangi orang berdakwah kepada umatnya sudah barang tentu bertentangan dengan undang-undang. "Seyogyanya tabayyun atau check and recheck sebelumnya," ucapnya.

Di sisi lain, cendekiawan muda Muslim Bali, Achmad Baidhowi menuturkan, apa yang menimpa Ustadz Somad sesungguhnya mencederai semangat persaudaraan sebagai sesama anak bangsa.

Ketua Bidang Hikmah dan Hubungan Antar Lembaga Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Bali itu mengatakan, seharusnya kehadiran Ustadz Somad ke Bali dijadikan ajang untuk tabayyun (konfirmasi) jika ada elemen masyarakat yang selama ini tidak sependapat dengan beberapa isi ceramah yang disampaikannya.

"Bukannya malah dijadikan ajang untuk menolak kehadirannya, sehingga cenderung kontra produktif. Jika pun seandainya Ustadz Abdul Somad ditengarai radikal, seharusnya tidak dilakukan tindakan yang radikal pula. Akan tetapi dengan dialog-dialog yang konstruktif," kata ketua presidium KAHMI Kota Denpasar itu.

Bagi dia, apa yang dipertontonkan elemen yang menolak kehadiran Ustadz Abdul Somad tak mendidik dan menjadi momok buruk bagi semangat persatuan di Indonesia.

"Menolak radikalisme dengan cara-cara radikal sungguh tidak efektif, tidak mendidik dan merupakan preseden buruk bagi demokratisasi dan semangat persatuan di negara kita," kata Achmad.

Penulis : Ojel
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Bali, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 17 Mei 2019
Kelompok Bertikai Diminta Menahan Diri, Kapolresta Pekanbaru Kerahkan Anggotanya Patroli
Jumat, 17 Mei 2019
5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan
Jumat, 17 Mei 2019
Tawuran di Jembatan Siak IV Berawal dari Senggolan Sepeda Motor
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 22 Mei 2019
Kejari Rohil Santuni Anak Yatim Serta Buka Bersama Awak Media
Rabu, 22 Mei 2019
Sinar Mas Group Santuni 100 Anak Yatim dan Berangkatkan Dua Wartawan Pergi Umrah
Rabu, 22 Mei 2019
Tingkatkan Hubungan Baik, FOX Harris Hotel Pekanbaru Gelar Corporate Gathering
Rabu, 22 Mei 2019
Polres Inhu Gandeng Baznas Salurkan Zakat Personel

Serantau lainnya ...
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut
Minggu, 28 April 2019
Gaya Hijab Casual untuk Kamu yang Feminin
Minggu, 28 April 2019
Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu
Senin, 15 April 2019
Mengintip Makanan dan Minuman Kesukaan Jokowi, Semuanya Kuliner Tradisional Indonesia

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 22 Mei 2019
Jaga Kedamaian Pasca Pemilu, Bupati Rohul Imbau Warganya Tak Ikut Aksi 22 di Jakarta
Selasa, 21 Mei 2019
DPMPSP Bengkalis Bakal Terapkan Teken Digital
Senin, 20 Mei 2019
Buka Puasa Bersama, Pemkab Meranti Eratkan Silaturrahmi dengan Masyarakat di Perantauan
Rabu, 15 Mei 2019
Safari Ramadan di Ruput, Bupati Bengkalis Berikan Sembako dan Santuni Anak Yatim

Advertorial lainnya ...
Minggu, 19 Mei 2019
Dua Varian Realme X Resmi Diumumkan, Harga Terjangkau!
Minggu, 19 Mei 2019
Ini Dia Zenfone 6, Smartphone Ter-flagship ASUS Berdesain Unik
Rabu, 15 Mei 2019
OnePlus 7 Pro Melenggang, Inilah Harga Resminya
Rabu, 15 Mei 2019
Apple Siapkan Dua Warna Baru untuk iPhone 2019

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya
Rabu, 15 Mei 2019
Efek Berhenti Olahraga Ketika Ramadan
Sabtu, 06 April 2019
Tidur dengan atau Tanpa Bantal, Mana yang Lebih Baik?
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 21 Mei 2019
Eratkan Silaturahim, Unilak Gelar Buka Puasa Bersama dengan Insan Pers
Selasa, 14 Mei 2019
Kedutaan AS Gelar Ramadan Outreach di Unilak, Rektor Ajak Buka Puasa Bersama
Minggu, 12 Mei 2019
Serahkan Bantuan, Rektor UIR Awali Safari Ramadan di Masjid An-Naba
Kamis, 09 Mei 2019
Belajar dari Para Penerima Beasiswa RAPP

Kampus lainnya ...

PCR
Terpopuler

01

Sabtu, 18 Mei 2019 14:00 WIB
Presiden Terbitkan Aturan Pemecatan PNS
IKLAN WAISAK APRIL
Foto
PTPN5
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar
Rabu, 03 April 2019
Masuki Era 4.0 SMA Plus Taruna Andalan Berikan Pelajaran Industri

CSR lainnya ...
Rabu, 08 Mei 2019
Terbelit Kasus Penistaan Agama, Andre Taulany Diistirahatkan Dari NET TV
Sabtu, 02 Maret 2019
Foto Perdana Syahrini dan Reino Barack Akhirnya Beredar
Senin, 25 Februari 2019
Rami Malek Dinobatkan Jadi Aktor Terbaik di Oscar 2019
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www