Jumat, 25 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


8 Pesan Simbolis Politik Turki Erdogan dari Hagia Sophia
Rabu, 29 Juli 2020 06:24 WIB
8 Pesan Simbolis Politik Turki Erdogan dari Hagia Sophia
Seorang wanita menaruh bunga mawar di depan Masjid Hagia Sophia.

(CAKAPLAH) - Keputusan mengkonversi Hagia Sophia dari museum ke masjid itu setidaknya diklaim sebagai kemenangan moral dan politik mayoritas penduduk Turki.

Dilansir di Arabic Post, Selasa (28/7), Mahkamah Agung Administratif Turki membatalkan keputusan lama yang dikeluarkan kabinet era Kemal Attaturk pada 1934 soal status museum Hagia Sophia. Selama periode menjelang keputusan itu hingga tanggal pelaksanaan sholat perdana di masjid Hagia Sophia, belum lama ini, tampak gelagat serta sikap politik dari konversi itu.

Misalnya, untuk pertama kalinya sejak 86 tahun, politisi Turki sengaja mengirim banyak pesan politik, moral, dan simbolis untuk menghasilkan acara itu dengan sekuat mungkin. Setidaknya, terdapat delapan pesan simbolis bernuansa politik penting yang ingin disampaikan Ankara lewat konversi Hagia Sophia menjadi masjid.

Pertama, soal pidato Erdogan tentang kembalinya Hagia Sophia sebagai masjid. Pada 10 Juli 2020, Mahkamah Agung Administratif Turki mengumumkan keputusannya untuk mengubah status Hagia Sophia.

Meskipun keputusan Mahkamah Agung Administrasi datang pada siang hari, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memilih untuk menunda pidatonya di televisi hingga pukul 20:53 waktu setempat.

Khususnya, hal itu merupakan tanda simbolis yang menandakan tahun 2053 sebagai peringatan 600 tahun penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Mehmet.

Kedua, memilih pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid. Walaupun putusan Mahkamah Agung Adinistratif dikeluarkan pada 10 Juli 2020, Erdogan menetapkan 24 Juli sebagai tanggal resmi perubahan status Hagia Sophia. Hal itu karena tidak ada hari lain untuk mengadakan sholat perdana di masjid bersejarah.

Lalu mengapa harus 24 Juli? Sebab, pada tanggal tersebut di tahun yang berbeda yakni 1923, pendiri Republik Turki modern-sekuler, Mustafa Kemal Ataturk, menandatangani Perjanjian Lausanne dengan Perancis, Inggris, Italia, Jepang, Yunani, Rumania, dan bekas Yugoslavia.

Orang-orang Turki menganggap, Perjanjian Lausanne sebagai kemenangan besar bagi negara mereka. Sebab di bawahnya, Perjanjian Sevres yang ditandatangani Kekaisaran Ottoman pada hari-hari terburuknya dibatalkan.

Turki kemudian menarik perbatasannya sekarang setelah mengusir orang-orang Yunani, Inggris, Perancis, dan Armenia dari sebagian besar Anatolia dalam perang pembebasan yang dipimpin Kemal Ataturk dan memulihkan Thrace Timur (bagian Eropa dari Turki).

Di bawah perjanjian yang sama, Turki menganeksasi tanah luas di perbatasan selatannya dan memulihkan wilayah Gaziantep, Kahraman, Marash, Urfa, Mersin, Adana, Diyarbakir, Mardin, dan daerah lainnya yang ditempatkan Perancis di dalam wilayah Suriah. Yaitu ketika mereka berbagi warisan Kekaisaran Ottoman dengan sekutu Inggris mereka.

Ketiga, warna karpet yang digunakan Masjid Hagia Sophia. Tugas membuat karpet yang digunakan di Masjid Hagia Sophia dipercayakan ke laboratorium bersejarah di pinggiran Demerji, negara bagian Manisa di Turki Barat.

Ketua Dewan Manajemen Masjid, Reza Ozkol mengatakan, ketika mengusulkan pilihan warna karpet yang sesuai, terdapat tiga warna yang disarankan. Yaitu bordeaux, cherry, dan turquoise. “Namun kami membuat warna pirus atas permintaan Presiden Erdogan,” kata Ozkol.

Mengapa Erdogan memilih warna pirus secara khusus? Sebab, pirus merupakan warna yang melambangkan simbolisme historis bagi orang Turki. Menurut Orientalis asal Prancis, pirus disebut warna pirus karena orang Turki berasal dari permata pirus dari Persia ke Eropa.

Kata ‘turk’ berarti orang Turki, sedangkan kata ‘waz’ berarti warna. Oleh karena itu terjemahan katanya menjadi pirus yang berarti warna Turki. Dinasti Ottoman menggunakan warna ini di banyak masjid dan bangunan tua mereka, sehingga warna pirus menjadi terkait dengan mereka.

Keempat, tanggal lahir akun Twitter Hagia Sophia. Tanggal lahir akun Twitter Masjid Hagia Sophia 29 Mei. Tanggal ini bertepatan dengan hari Sultan Mehmet II dengan pasukannya ketika memasuki Konstantinopel dan melakukan penaklukan. Meraih gereja Hagia Sophia dan mengubahnya menjadi masjid.

Pada Selasa, 29 Mei 1453, umat Islam menutupi simbol-simbol Kristen di gereja itu setelah mengubahnya menjadi masjid. Dan mereka melakukan shalat di dalamnya bersama kesultanan Ottoman untuk pertama kalinya.

Kelima, bahasa Arab Ottoman bertengger di atas lukisan Masjid Hagia Sophia. Meskipun Turki telah meninggalkan penggunaan huruf Arab sejak 1932, namun Pemerintah Turki saat ini memilih menulis nama Hagia Sophia Kabir Syarif dalam huruf Arab yang digunakan Ottoman sebelum pembentukan Republik Turki.

Sebagaimana diketahui, penggunaan bahasa Ottoman yang ditulis dalam huruf Arab adalah hal yang normal dalam lukisan lama masjid bersejarah di Turki. Namun demikian penerapannya dalam lukisan masjid baru dan penyajiannya pada bahasa Turki saat ini memiliki signifikansi politik menurut beberapa pengamat.

Penggunaan huruf-hururf Arab dianggap sebagai langkah simbolis untuk menekankan rekonsiliasi dengan sejarah Turki Utsmani. Yaitu dalam penyelesaian proyek rekonsiliasi yang diprakarsasi Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa sejak 2002.

Keenam, Erdogan menerbitkan sebuah lagu dalam sembilan bahasa yang digunakan berbagai umat Islam. Beberapa jam sebelum sholat perdana dilakukan di Hagia Sophia, Erdogan melalui akun Twitter resminya menerbitkan nyanyian-nyanyian rekonstruksi sejarah dari museum ke masjid.

Lagu itu dibawakan oleh 12 penyanyi dalam sembilan bahasa yang diucapkan oleh orang-orang Islam. Antara lain bahasa Arab, Turki, Kirgistan, Bosnia, Albania, Azerbaijan, Kurdi, Bengali, dan Swahili.

Produksi lagu dalam sembilan bahasa yang berbeda dianggap sebagai indikasi bahwa Hagia Sophia merupakan masjid simbolis yang menjadi perhatian umat Islam, bukan Turki semata. Ini sekaligus pesan politik kepada negara-negara Muslim.

Ketujuh, khatib Jumat naik ke mimbar dengan pedang Sang Penakluk, Sultan Mehmet II. Pada saat naik ke podium Hagia Sophia untuk berpidato di hadapan para jamaah, Kepala Urusan Agama Turki Ali Arbash membawa pedang milik Sultan Mehmet II yang ia pegang sepanjang khutbah.

Dalam kebiasaan Ottoman, perebutan pedang oleh imam dengan tangan kanan dimaksudkan untuk mengintimidasi musuh. Tentu saja, penggunaan pedang milik Sultan Mehmet oleh Arbash pada kesempatan itu juga membawa pesan-pesan politik yang menggarisbawahi kekuatan Turki.

Kedelapan, sebuah lagu '15 Juli' dimulai di depan masjid. Untuk merayakan ulang tahun keempat kegagalan percobaan kudeta terhadap Presiden Erdogan, Kepala Departemen Komunikasi Kepresidenan Turki Fakhruddin Al-Tun menerbitkan sebuah lagu tentang piala-piala yang ditulis orang Turki pada 15 Juli 2016.

Lagu tersebut juga pernah dinyanyikan oleh orkestra militer Ottoman yang dikenal sebagai ‘Muhtar’. Lagu itu menunjukkan secara khusus untuk Hagia Sophia tentang betapa pentingnya bangunan tersebut yang merupakan simbol nasional bangsa.

Editor : Ali
Sumber : Republika.co.id
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?

Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 24 September 2020
Ketum PB HMI Berkunjung ke Kampar dan Sambangi Waka DPRD Kampar, Ini Misinya
Kamis, 24 September 2020
Repol Bagikan Hadiah Lomba Video Pendek HUT RI ke-75
Kamis, 24 September 2020
Pegawai BKKBN Riau Diberi Pembekalan ZI WBK/WBBM
Kamis, 24 September 2020
Jelang Pilkada Pelalawan, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Gelar Patroli

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

02

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www