Senin, 05 Desember 2022

Breaking News

  • Kades di Meranti Berharap Perseteruan Bupati dan Gubri Tidak Berlanjut   ●   
  • Wamendes: Kemajuan Desa Mandiri di Riau Melejit   ●   
  • Riau Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor 2022 sampai Akhir Desember   ●   
  • Kasus Covid-19 Menanjak, Gubri Perintahkan Gesa Vaksinasi Booster   ●   
  • Paling Lambat 3 Desember, Pemprov Riau Ingatkan 8 Daerah segera Usulkan Draf APBD 2023   ●   
  • Kapolda Pertama yang Turun Langsung ke Lokasi Gempa Cianjur, Irjen Iqbal Bawa 9 Truk Sembako   ●   
  • Sensus Terkini, Pertumbuhan Islam di Inggris Meroket   ●   
  • Oknum Staf KUA Diduga Lecehkan Siswi MTs di Siak Ditangkap   ●   
  • UMK 2023 Kepulauan Meranti Naik 8,03 Persen, Jadi Rp3,224 Juta   ●   
  • Satpol PP Pekanbaru Turunkan 100 Personel Amankan Tour de Siak
Yamaha 27-30 November 2022

Air Hujan Aman Diminum? Ini Penjelasan Studi Terbaru
Selasa, 23 Agustus 2022 06:25 WIB
Air Hujan Aman Diminum? Ini Penjelasan Studi Terbaru
Meminum Air Hujan

(CAKAPLAH) - Jika kita secara tak sengaja pernah meminum tetesan air hujan, kita pasti akan mengira bahwa air hujan bisa diminum, karena rasanya yang mirip dengan air yang biasa kita minum. Lalu, apakah air hujan benar-benar aman diminum?

Studi terbaru yang dipublikasikan pada Agustus 2022 pada jurnal Environmental Science & Technology ditemukan bahwa ternyata air hujan dari seluruh dunia tidak aman untuk diminum, terutama jika tidak melewati proses pengolahan terlebih dahulu.

Dilansir dari Disease Control and Prevention (CDC), ada beberapa kontaminan dalam air hujan seperti bakteri, virus, parasit, debu, partikel asap, dan bahan kimia lainnya.
Selain itu, jika air hujan tersebut dikumpulkan dalam satu wadah terbuka, tidak menutup kemungkinan bahwa akana da serangga dan bahan kimia organik lain yang masuk dan membusuk di dalamya. Maka dari itu, CDC tidak menyarankan untuk kita mengumpulkan lalu mengonsumsi air hujan dan merekomendasikan kita untuk menggunakan air hujan untuk tujuan yang lain, seperti menyiram tanaman.

Namun, bahan-bahan kimia berbahaya tadi memiliki tingkat kontaminasi yang bervariasi.

Tempat tinggal dan sistem pengumpulan dan pengolahan air merupakan dua faktor penting yang dapat menentukan kualitas air serta resiko yang akan kita dapatkan.

Sebagian besar kotoran dan bahan kimia dalam air hujan dapat hilang jika kita mengikuti tata cara pensterilan air huja dengan benar, baik itu dengan bahan kimia atau dengan perebusan dan penyulingan.

Akan tetapi, mengutip livescience, dalam riset terbaru, para peneliti menemukan bahwa air hujan di seluruh dunia memiliki konsentrasi PFAS (per- and polyfluoroalkyl substances) yang beracun karena jumlahnya yang melebihi pedoman Kesehatan.

Perbesar

PFAS dikenal sebagai ‘forever chemicals’ karena merupakan salah satu bahan kimia yang tidak terurai di lingkungan. Mereka juga merupakan bahan kimia buatan manusia yang telah digunakan untuk berbagai produk seperti tekstil, busa pemadam kebakaran, peralatan masak anti-lengket, rumput sintetis, juga senar gitar.

Ian Cousins, seorang ahli kimia lingkungan di Universitas Stockholm, Swedia, kepada Live Science mengatakan bahwa saat ini, pemahaman tentang dampak biologis empat asam perfluoroalkyl (PFFA) yang merupakan sub-kelompok dari PFAS yang menjadi fokus utama penlitian.

“PFAS merupakan zat kimia yang tidak bisa terurai, yang berarti mereka akan tetap berada di lingkungan bahkan lama setelah mereka diproduksi, dan ini beracun”, ujar Cousins.

Jauh sebelum penelitian ini dilakukan, hasil penelitian sebelumnya telah meunjukkan bahwa bahan kimia ini sangat beracun dan dapat menyebabkan berbagai masalah Kesehatan seperti kanker, infertilitas, komplikasi kehamilan, penyakit usus, penyakit hati, dan juga tiroid. Zat kimia ini juga berpotensi menurunkan efektivitas vaksin pada anak-anak.

Bukti-bukti di atas merupakan alasan dilarangkan PFAA dan Sebagian besar PFAS lainnya—sub kelompok PFAS—dilarang atau sangat dibatasi dalam 20 hingga 30 tahun terakhir, kecuali di China dan beberapa negara Asia Lainnya.

Environmental Protection Agency (EPA) juga telah membuat regulasi dan pedoman Kesehatan seputar PFAS seperti halnya di AS, yang tingkat aman paparan PFOA nya adalah 37,4 juta kali lebih sedikit dari sebelumnya.

Air Hujan yang Terkontaminasi PFAS

Dalam studi tebaru, para peneliti mengumpulkan sampel seluruh air hujan dari seluruh penjuru dunia dan mengungkapkan bahwa PFAS masih tinggi konsentrasinya dari sluluh air hujan yang ada di bumi, dengan konsentrasi di atas pedoman keselamatan yang ditetapkan oleh EPA dan badan serupa lainnya.

Para peneliti mengira bahwa konsentrasi PFAS saat ini sudah mulai menurun, tapi ternyata hal tersebut tidak terjadi. Sebaliknya, para peneliti menemukan bahwa tingkat PFOA pada air hujan setidaknya 10 kali di atas tingkat aman EPA di setiap lokasi di seluruh penjuru dunia ini, termasuk salah satunya ialah Antartika.

Sangat mengejutkan bahwa PFAS ditemukan di Antartika, bagian terpencil di dunia. Hal ini merupakan penemuan baru yang mengejutkan para peneliti yang membawa mereka kepada hipotesis baru bahwa PFAS di permukaan laut dibawa oleh atmosfer lalu diangkut dan jatuh bersamaan dengan hujan, atau bahkan PFAS terbawa dari tempat pembuangan sampah ke daerah lain.

Haruskah Kita Waspada dengan Air Hujan?

“Masih terlalu dini untuk memprediksi berbagai dampak kesehatan yang akan diterima oleh masyarakat dari air hujan yang terkontaminasi oleh PFAS di seluruh dunia, tetapi hal itu mungkin sudah berlangsung selama puluhan tahun dan pada 20-30 tahun terakhir ada pada tingkat yang lebih tinggi,” kata Cousins.

Dampak dari PFAS kemungkinan akan lebih dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di negara berkembang, karena jutaan masyarakat bergantung pada air hujan sebagai satu-satunya sumber air minum mereka. Akan tetapi, di wilayah tertentu di negara maju, seperti di Australia Barat, meminum air hujan merupakan salah satu hal yang umum dilakukan juga.

Walaupun air hujan telah diolah dengan benar, belum ada jaminan yang pasti bahwa PFAS akan hilang. Selain itu, PFAS juga sebenarnya dapat kita temukan dalam kadar rendah dalam minuman dari keran dan juga botol, meskipun pada tingkat yang lebih aman.

Selain untuk hal konsumsi, kita tidak perlu khawatir akan air hujan. Saat ini, yang perlu menjadi fokus utama kita adalah pengonsumsian air hujan untuk kebutuhan sehari-hari yaitu minum dan masak.

Editor : Ali
Sumber : Liputan6.com
Kategori : Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 01 Desember 2022 07:05 WIB
KIB Prioritaskan Airlangga Jadi Capres 2024
Sabtu, 19 November 2022 08:04 WIB
Akhir Pekan, Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Lomba Baca Kitab Kuning Fraksi PKS DPRD Riau Tahun 2022, Ini Pemenangnya
Senin, 05 Desember 2022
GP Ansor Riau Gelar Haul dan Do'a Bersama 1.000 Hari Wafatnya "Ndan Alfa Isnaeni"
Minggu, 04 Desember 2022
Ratusan Masyarakat Antusias Ikut Donor Darah yang Digelar PSMTI Riau
Minggu, 04 Desember 2022
Besok, Anies akan Lantik Relawan Perubahan Riau

Serantau lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Resep Martabak Telur Roti Tawar, Simpel dan Enak ala Chef Devina Hermawan
Rabu, 30 November 2022
Forum Maxi Pekanbaru Peduli Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022
Rinaldi dan Chandra Resmi Pimpin Nmax Owner Communitas Periode 2022 - 2024
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Kamis, 01 Desember 2022
Kuau Raja, Si Burung Bermata Seratus dari Sumbar yang Terancam Punah
Rabu, 30 November 2022
Mengenal Ubur-ubur Kotak, Makhluk Laut Paling Berbisa di Dunia
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 30 November 2022
Sambiloto: Si Raja Pahit yang Kaya Manfaat bagi Kesehatan
Senin, 28 November 2022
Dinas P3AP2-KB Riau Luncurkan Aplikasi Perlindungan Perempuan dan Anak
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 05 Desember 2022
Pererat Silaturahmi Antar Mahasiswa Kampar di Yogyakarta, IPRY-KK Gelar Malam Keakraban
Jumat, 02 Desember 2022
5 Jurusan Kuliah yang Paling Banyak Disesali setelah Lulus, Kamu Bagaimana?
Kamis, 01 Desember 2022
Penggunaan Gedung SMK Revolusi 4.0 SMK Abdurrab Pekanbaru Diresmikan
Kamis, 01 Desember 2022
5 Kampus Paling Diminati di Indonesia

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 02 Desember 2022
Lima Waktu Mustajab untuk Berdoa
Jumat, 02 Desember 2022
Amalan Hari Jumat yang Disunnahkan Rasulullah
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www