Kamis, 06 Oktober 2022

Breaking News

  • Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 Dimulai, 840 Personel Gabungan Dikerahkan   ●   
  • Nasdem Umumkan Anies Baswedan Sebagai Capres 2024   ●   
  • Bandara SSK II Pekanbaru Tambah Rute Penerbangan ke Kuala Lumpur   ●   
  • Partai Ummat Riau akan Berjuang untuk Anies Baswedan   ●   
  • Pemprov Riau Bakal Beli 13 Unit Kendaraan Operasional Toyota Alphard dan Fortuner,   ●   
  • DBH Migas dan PBB Provinsi Riau 2023 Turun hingga Rp613 Miliar   ●   
  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi
Yamaha 5-10 Oktober 2022

CAKAP RAKYAT: Gunakan Akal Budi dengan Patuh Prokes, Jurus Jitu Hindari Bahaya Covid-19
Selasa, 06 Juli 2021 11:50 WIB
CAKAP RAKYAT: Gunakan Akal Budi dengan Patuh Prokes, Jurus Jitu Hindari Bahaya Covid-19

(CAKAPLAH)-Ancaman penularan Covid-19 terus tereskalasi karena virus Corona SARS-CoV-2 terus bermutasi. Durasi krisis kesehatan sekarang ini pun makin sulit untuk dihitung. Mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity) pun masih menjadi tantangan, karena vaksin Corona yang tersedia saat ini belum sepenuhnya efektif dan jumlahnya pun masih sangat terbatas. Maka, demi keselamatan bersama, semua orang didorong menggunakan akal budi dengan patuh pada protokol kesehatan (prokes) guna menghindari ancaman penularan Covid-19.

Sejumlah orang, termasuk figur publik, tetap saja terpapar Covid-19 kendati sudah dua kali menerima suntikan vaksin virus corona. Bagi masyarakat yang awam, fakta ini tentu membingungkan, karena sebelumnya sudah dibangun keyakinan bahwa mereka yang sudah dua kali disuntik vaksin Corona akan kebal dari potensi penularan.

Berkembanglah pemahaman di sejumlah kalangan bahwa dalam konteks kekebalan atau imunitas, vaksin Corona yang tersedia saat ini belum tentu efektif untuk semua orang. Apalagi, SARS-CoV-2 terus bermutasi. Maka, agar bisa terhindar dari penularan Covid-19, setiap orang harus tetap waspada kendati sudah dua kali disuntik vaksin. Kewaspadaan itu harus diaktualisasikan dengan kepatuhan tanpa syarat pada prokes.

Selain karena faktor efektivitas vaksin yang relatif belum maksimal itu, kewaspadaan semua orang harus tetap terjaga karena ancaman Covid-19 terus tereskalasi. Proses eskalasi ancaman ditandai dengan mutasi virus SARS-CoV-2 menjadi sejumlah varian. Ada yang digambarkan begitu mudah menular. Misalnya varian Delta yang memicu lonjakan kasus baru di sejumlah negara. Apalagi, varian Delta tidak hanya menyasar orang dewasa, melainkan juga mengintai anak dan remaja di bawah usia 18 tahun.

Virus SARS-CoV-2 yang terus bermutasi bisa saja menyebabkan alat diagnosa yang digunakan sejak awal pandemi tidak efektif lagi untuk mendeteksi varian baru. Bahkan, bukan tidak mungkin juga vaksin Corona yang sudah dibuat sekarang pun tidak cukup manjur untuk mewujudkan kekebalan personal ketika seseorang terpapar SARS-CoV-2 varian terbaru. Maka, sampai pada tahap sekarang ini, layak untuk dikatakan bahwa belum ada vaksin atau obat yang manjur untuk benar-benar melumpuhkan atau memutus rantai penularan Covid-19.

Oleh karena itu, satu-satunya pilihan yang tersedia bagi setiap orang agar terhindar dari penularan Covid-19 adalah melindungi diri dan keluarga. Perlindungan itu akan efektif jika setiap orang dengan kesadaran penuh mematuhi prokes. Perlindungan itu tidak bisa didapatkan dari kekuatan lain, pun tak bisa dibeli dengan uang. Virus Corona adalah musuh bersama yang wujudnya tidak jelas benar. Virus ini tak bisa dilumpuhkan atau dieliminasi dengan kekuatan senjata tercanggih atau teknologi terkini sekali pun. Hanya dengan akal budi setiap orang dalam melaksanakan prokes, potensi penularan Covid-19 bisa dihindari.

Patut untuk disadari bersama bahwa faktor mutasi virus SARS-CoV-2 dengan ragam ancamannya itu menyebabkan durasi pandemi Covid-19 menjadi semakin sulit untuk diperkirakan. Bahkan, oleh karena keterbatasan vaksin serta masih adanya kelompok masyarakat yang tidak percaya akan adanya pandemi, hampir bisa dipastikan bahwa virus Corona masih akan berada di sela-sela kehidupan semua orang untuk waktu yang lama.

Sebelumnya, sempat diasumsikan bahwa berkat perkembangan ilmu farmasi dan ilmu kedokteran era terkini, durasi Pandemi Covid-19 bisa lebih pendek dibanding pandemi global di masa lalu. Ternyata, krisis kesehatan global sekarang ini sudah memasuki tahun kedua. Bandingkan dengan pandemi Flu Spanyol yang berdurasi dua tahun lebih (Februari 1918-April 1920). Digambarkan sebagai pandemi paling mematikan dalam sejarah umat manusia, para sejarawan mencatat bahwa flu Spanyol mewabah ketika ilmu farmasi dan kedokteran belum memiliki alat atau infrastruktur untuk mengembangkan vaksin. Mikroskop pada era itu bahkan belum dapat mendeteksi virus.

Pada krisis kesehatan global sekarang ini, mutasi virus SARS-CoV-2 terbukti tak bisa dicegah oleh teknologi terkini di bidang farmasi dan kedokteran. Untuk menghentikan penularan dan mutasi virus, kekuatan dan andalan utamanya masih tetap pada kesadaran semua orang untuk menggunakan akal budi masing-masing, utamanya dengan mematuhi prokes di masa pandemi. Karena itu, siapa pun jangan pernah berperilaku tidak peduli prokes.

Indonesia saat ini sedang mengalami lonjakan kasus baru Covid-19 karena banyak orang lengah dan tidak peduli Prokes. Masih banyak orang yang tidak menggunakan akal budinya untuk bersungguh-sungguh menghindar dari ancaman penularan Covid-19. Tak hanya Indonesia, sejumlah negara di Eropa pun akan mengalami lonjakan kasus baru, karena kerumunan puluhan ribu orang dalam setiap pertandingan sepak bola Euro 2020. Usai pertandingan Inggris melawan Skotlandia misalnya, ditemukan lebih dari 2.000 orang terpapar Covid-19.

Seperti juga durasi pandemi global di masa lalu, durasi pandemi Covid-19 sekarang pun ditentukan oleh perilaku masyarakat. Semakin patuh masyarakat melindungi diri dengan kepatuhan pada prokes, pandemi Covid-19 akan lebih cepat berakhir. Sebaliknya, ketika semua orang yang berakal budi tidak realistis menyikapi krisis kesehatan sekarang ini, durasi pandemi Covid-19 akan berlarut-larut. Akibat lalai pada prokes dalam pelaksanaan Euro 2020 misalnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai cemas karena ada potensi Eropa akan mengalami gelombang III pandemi Covid-19.

Pada Jumat (2/7) kemarin, sejumlah media melaporkan adanya penumpukan jenazah di RSUD dr Sutomo, Surabaya. Sangat memilukan. Berita foto yang viral itu pun dibenarkan oleh Direktur RSUD Sutomo. Dijelaskan bahwa pada Kamis (1/7), terdata 27 pasien Covid-19 meninggal dunia di rumah sakit itu. Berita foto ini menjelaskan banyak aspek tentang beragam akibat dari krisis kesehatan sekarang ini.

Mari, gunakan akal budi kita untuk mematuhi prokes agar tidak tertular Covid-19.**

Penulis : Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI
Editor : Yusni
Kategori : MPR RI
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Artikel Terkait
0 Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 05 Oktober 2022
Kejar Rekor Muri, Golkar Kampar akan Gelar Jalan Sehat Berhadiah Sepeda Motor
Rabu, 05 Oktober 2022
Selain Pekanbaru, BPBD Riau Belum Terima Laporan Daerah Lain Alami Banjir Serius
Rabu, 05 Oktober 2022
Hadiri Perayaan HUT TNI di Meranti, Wabup Asmar Minta Jaga Kekompakan
Rabu, 05 Oktober 2022
HUT ke-77 TNI, Kapolda Riau Berikan Kejutan kepada Danrem 031/Wira Bima

Serantau lainnya ...
Rabu, 05 Oktober 2022
Viral Video Guru Dinyanyikan Murid 'Gajinya Kecil', Warganet: Dia Tahu Derita Gurunya
Minggu, 02 Oktober 2022
Hadir dengan 30 Brand Ternama, FCL Jadi Surga Belanja Muslimah Pekanbaru
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Rabu, 05 Oktober 2022
Peneliti Ungkap Fakta Mengerikan! Kota Suku Maya ternyata Diselimuti Racun Merkuri Mematikan
Rabu, 05 Oktober 2022
Dorong Digitalisasi UMKM Lokal dan Pedagang Pasar Tradisional, Pemko Pekanbaru Dukung Program Kota Masa Depan
Senin, 03 Oktober 2022
Spesifikasi, Kelebihan, dan Kekurangan Vivo Y33T
Jumat, 30 September 2022
Wujud Dukungan “Green Energy”, DPR Siapkan 55 Mobil Listrik di Acara P20

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 26 September 2022
Yayasan SIKLUS Melayani Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Napza
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 05 Oktober 2022
UMRI Gelar Workshop Bagi Peraih Hibah P2MW
Sabtu, 01 Oktober 2022
Melestarikan Budaya dan Kearifan Lokal melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Kamis, 29 September 2022
Umri Puncaki Ranking LL DIKTI Wilayah X Versi UniRank Edisi 2022
Rabu, 28 September 2022
Unilak Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru hingga 1 Oktober 2022

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

Khas 1 September 2022
Terpopuler
Pegadaian Oktober 2022
Foto
Pertamina
Diskes Rohul Agustus 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT RI 77 - APRIL RAPP
Indeks Berita
www www