Senin, 18 Februari 2019

Breaking News

  • Insiden Perusakan Baliho Demokrat, AHY Susul SBY ke Riau   ●   
  • Plt Gubri: Hari Pahlawan Momentum Menebar Rasa Cinta Tanah Air   ●   
  • Hari Ini Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan   ●   
  • Walikota Terbitkan SE Moratorium PNS Pindah Masuk ke Pemko Pekanbaru   ●   
  • Waspadai HIV/AIDS dan LGBT, Disdik Minta Guru dan Orang Tua Awasi Anak Didik   ●   
  • Selundupkan Sabu-sabu dari Malaysia, Warga Asal Aceh Diciduk KPPBC Dumai   ●   
  • Tak Bayar Pajak, Bapenda Segel Tiang Reklame di Pekanbaru   ●   
  • Pemkab Bengkalis Galang Dana Rp263 Juta untuk Korban Bencana di Sulteng   ●   
  • PAN Riau Sayangkan DPRD Kuansing Lambat Memproses PAW Andi Nurbay   ●   
  • BPBD Riau Kirim Kantong Mayat dan Bantuan Logistik ke Daerah Siaga Darurat Banjir
Muhibbah
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


Passing Grade Terlalu Liberalis, PPMR Prihatin Pendidikan di Riau
Kamis, 20 Juli 2017 14:07 WIB
Passing Grade Terlalu Liberalis, PPMR Prihatin Pendidikan di Riau
Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau, Nasrun Effendi
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 diwarnai beragam cerita pahit di berbagai daerah, termasuk di Riau. Anak-anak berprestasi di 12 Kabupaten/Kota di Bumi Melayu itu banyak yang harus tereliminasi ketika bersaing masuk ke sekolah-sekolah bermutu dan favorit di Pekanbaru, karena adanya pemberlakuan passing grade.


Passing grade adalah batas nilai minimal yang dipakai sebagai salah satu acuan untuk memilih jurusan di suatu sekolah atau Perguruan Tinggi.

Ketua Persebatian Pemuka Masyarakat Riau (PPMR), Nasrun Effendi saat berbincang dengan CAKAPLAH.COM mengatakan, dalam beberapa pekan belakangan ia banyak mendapat pengaduan dari masyarakat terkait sistem penerimaan siswa baru dan regulasi yang digunakan cenderung tidak adil.

"Misalnya, ada siswa berprestasi selalu juara dan nilainya 9,3 di Kabupaten, dan mereka ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah bermutu ataupun favorit di Pekanbaru. Tetapi dengan adanya pemberlakuan passing grade tadi, nilai mereka yang tinggi jadi 6,5, dan mereka pasti tersisih," ungkapnya, Kamis (20/7/2017)

Dikatakan Nasrun, penerapan passing grade penerimaan siswa baru tersebut belum layak saat ini. "Sangat tidak adil bagi siswa yang berprestasi di daerah dengan fasilitas dan infrastruktur minim, diadu dengan anak Pekanbaru yang fasilitas pendidikannya sudah sangat bagus. Passing grade fasilitas dan infrastruktur pendidikan, sama," ucapnya.

Nasrun mencontohkan kondisi yang terjadi di SMA Plus Riau dan Fakultas kedokteran Universitas Riau (UR). Kedua sarana pendidikan dulunya diharapkan bisa menampung anak-anak berprestasi dari 12 Kabupaten dan Kota di Riau melanjutkan proses pendidikan di sana.

"Sekarang filosofi itu terkikis karena passing grade tadi. Dulu SMA Plus itu dibangun dengan semangat menampung anak-anak berprestasi dari daerah untuk merasakan dan mengecap pendidikan bermutu, makanya SMA Plus itu dulu siswanya berasal dari seluruh Kabupaten dan Kota di Riau, jadi itu ada porsinya, tidak seperti sekarang," jelasnya.

Sebagai salah satu penggagas berdirinya SMA Plus dan Fakultas Kedokteran UR, Nasrun mengaku sangat prihatin melihat sistem penerimaan siswa tingkat SMA di Riau yang belakangan menuai persoalan.  

"Sebenarnya Pemda tidak perlu melulu ikut aturan pusat itu. Aturan pusat itu secara umum saja, tekhnisnya ada di daerah. Makanya saya minta Pemprov memperhatikan ini. Kalau tidak kita pikirkan nasib anak-anak terbaik kita di daerah ini, bisa berbahaya ke depannya," pungkas Nasrun.

Disamping itu, lanjut Nasrun, dunia pendidikan saat ini sudah sangat liberalis. Sehingga mengabaikan nilai-nilai dan semangat perjuangan membangun SDM handal yang berasal dari daerah.

"PPMR prihatin melihat kondisi pendidikan Riau saat ini. Pemprov jangan kaku dengan aturan pusat. Kita bisa lawan itu, asalkan semangatnya sama, untuk nasib pendidikan anak-anak kita sepuluh bahkan duapuluh tahun ke depan," pungkasnya.

Ia menyarankan, agar Pemprov Riau melalui Dinas Pendidikan membuat kebijakan pembagian porsi bagi anak-anak daerah untuk mengecap pendidikan bermutu di Pekanbaru.

"Pemprov bisa menerapkan pembagian porsi. Misalnya kuota untuk anak daerah bisa masih sekolah bermutu 30 persen, anak-anak kurang mampu 10 persen. Itu tinggal kita yang atur tekhnisnya, tidak mesti kaku dengan aturan yang ada. Pemda harus melawan ini, jangan jadi robot!" cetusnya.


Penulis : Hadi
Editor : Ali
Kategori : Riau, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?

Berita Lainnya
Senin, 18 Februari 2019 08:49 WIB
Awal Pekan, Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Senin, 18 Februari 2019 05:54 WIB
MotoGP: Jorge Lorenzo Berniat Pensiun di Honda
Minggu, 17 Februari 2019 05:58 WIB
Piatek 2 Gol, AC Milan Benamkan Atalanta
Minggu, 17 Februari 2019 06:15 WIB
Penalti Messi Bawa Barcelona Tundukkan Valladolid
Senin, 18 Februari 2019 12:19 WIB
BKD Riau Terima 181 Pelamar PPPK
Senin, 04 Februari 2019 12:20 WIB
Impor Riau Turun 23,18 Persen
Rabu, 13 Februari 2019 06:29 WIB
Dua Gol Zaniolo Menangkan AS Roma Atas Porto
0 Komentar
Berita Pilihan
Selasa, 12 Februari 2019
Warga yang Punya KTP Setelah Penetapan DPT akan Masuk Pemilih Khusus
Selasa, 12 Februari 2019
Polri Apresiasi BEM UIR Ciptakan Pemilu Damai dan Anti Hoax
Senin, 11 Februari 2019
Cemarkan Nama Baik Bupati Bengkalis, Toro Divonis 1 Tahun Penjara
Senin, 11 Februari 2019
Jaringan Listrik Terganggu saat Hujan Deras, Ranting Patah Penyebabnya
Senin, 11 Februari 2019
Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Senin, 11 Februari 2019
Polisi Akhirnya Tahan Kades Pedekik, Bengkalis
Senin, 11 Februari 2019
Mendagri Sebut Gubernur Riau Terpilih Dilantik 20 Februari
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 18 Februari 2019
Juarai Lomba Dai, Fauzan Akbar Dapat Hadiah Umrah
Senin, 18 Februari 2019
Bertuah Akshara Simphony Meriahkan Cap Go Meh di Mal SKA
Senin, 18 Februari 2019
Dihadiri Bupati Mursini, Almarhumah Fitria Arini SSTP Dilepas dengan Penuh Haru
Minggu, 17 Februari 2019
TNI AD akan Rekrut 15 Ribuan Pemuda-Pemudi Terbaik Bangsa

Serantau lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu
Rabu, 26 Desember 2018
Optimisme Para Perempuan Bekerja, Berpikir Mampu dan Tidak Membatasi Diri
Kamis, 06 Desember 2018
Usai Dapatkan 10 Bus dari Kemenhub, Ayat Ajak Masyarakat Naik Bus TMP
Rabu, 05 Desember 2018
Bupati Mursini Hadiri Rapurna TMMD TA 2018 di Mabes TNI Cilangkap

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 15 Februari 2019
Peringati HUT Kabupaten Kampar-69, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Kamis, 14 Februari 2019
Pokok-pokok Pikiran Dewan Tahun 2019 Diparipurnakan, Ini Isinya
Selasa, 12 Februari 2019
Sebelum Dilantik jadi Gubernur, Syamsuar Pamitan di 14 Kecamatan se Kabupaten Siak
Selasa, 11 Desember 2018
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham

Advertorial lainnya ...
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup
Sabtu, 29 Desember 2018
Pembaruan Bikin Jengkel Pengguna, Instagram Minta Maaf
Kamis, 27 Desember 2018
Pentingnya OPD Pemerintah Menggunakan ISP Berizin, Bila Tak Ingin Terkena Pidana
Sabtu, 01 Desember 2018
Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis dan Digital Security Perum Peruri

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit
Senin, 01 Oktober 2018
Sering Salah, Begini Cara Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 17 Februari 2019
Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Jambi, Bengkalis
Kamis, 14 Februari 2019
Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
Rabu, 30 Januari 2019
Lahirkan Generasi PASTI, PCR Hadirkan Bunda Romi di Seminar Guru BK
Sabtu, 26 Januari 2019
Lulusan UIR Diimbau Selalu Gunakan Ilmu Padi

Kampus lainnya ...
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


ACT
Terpopuler

05

IKLAN IMLEK RAPP
Foto
DPM-PTSP HUT CAKAPLAH
Pentas Lumba-lumba
Rabu, 13 Februari 2019
Menjalin Silaturahmi dengan EVP RAPP
Kamis, 31 Januari 2019
PHE Siak Siap Lakukan Pengeboran Eksplorasi Kotalama
Selasa, 29 Januari 2019
PGN Gagas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
Senin, 21 Januari 2019
Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu Disalurkan

CSR lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans
Minggu, 09 Desember 2018
Audi Marissa Batasi Endorse
Sabtu, 08 Desember 2018
Vanessa Ponce de Leon Jadi Juara Miss World 2018

Selebriti lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab
Jumat, 21 September 2018
Ustaz, Kyai: Sebutan di Persia, Pakistan, dan Indonesia

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www