Jumat, 17 Agustus 2018

Breaking News

  • BNN Amankan 2 Kg Sabu-sabu dan 24 Ribu Pil Ekstasi di Pekanbaru   ●   
  • KEIN RI Gelar Seminar 'Literasi Pariwisata dan Strategi Pengembangan Kawasan Pariwisata Unggulan di Riau   ●   
  • Baterai Traffic Light di Bengkalis Hilang Digondol Maling   ●   
  • KARIB Berharap Andi Rachman Bisa Duduk Bersama Syamsuar-Edy   ●   
  • Dua JCH Asal Pekanbaru Diisolasi di KKHI   ●   
  • Gubernur Andi Belum Bicarakan Soal 'Nyaleg' ke Wagubri   ●   
  • BPS Sebut Jumlah Orang Miskin di Riau Berkurang   ●   
  • BNN Riau Musnahkan 10 Kg Sabu Senilai Rp15 Miliar   ●   
  • Walikota Pekanbaru Mutasi Pejabat Eselon III dan IV   ●   
  • 40 Anggota Paskibra Pekanbaru Siap Tampilkan yang Terbaik di HUT RI
Muhibbah

OPINI
Mencari Pemimpin dalam Sebungkus Garam
Kamis, 24 Agustus 2017 10:01 WIB
Mencari Pemimpin dalam Sebungkus Garam

PELAJARAN dan hikmah memang bisa datang dari mana saja. Tak terkecuali dari seorang perempuan tua yang ditinggal pergi suaminya dan tak punya anak keturunan, serta tengah berjuang menghadapi kangker saluran empedu.



Hingga tulisan ini diturunkan, dokter memprediksi hidupnya tinggal tiga bulan, dan siang Kamis (24/8/2017) harus kembali dibawa ke rumah sakit Swasta di Pekanbaru.

Nurzaidya, 63 tahun, mungkin bukanlah perempuan istimewa bagi kebanyakan orang. Janda yang tak punya anak ini, sejak kecil mengalami kelainan pada tulang pinggulnya. Makanya, ia pun ia tak bisa berjalan normal seperti orang kebanyakan. Namun kondisinya itu bukanlah penghalang baginya.

Perempuan yang biasa dipanggil “Mak Tuo” oleh sanak saudaranya itu, sejak dulu dikenal sebagai pekerja keras. Bagaimana tidak, dengan kondisinya yang seperti itu, ia melakoni pekerjaan yang penuh resiko. Semasa muda dulu, ia melakoni pekerjaan sebagai pedagang yang memasok barang pecah belah dan bawang putih dari Tanjung Pinang ke Pekanbaru. Kala itu termasuk ilegal.

Seiring berjalannya waktu, kini perempuan yang hanya mengenyam pendidikan sampai tingkat SD ini hanya menghabiskan masa tuanya di kampung halamannya. Tinggal bersama ibu mertua kami, yang merupakan adik perempuannya dan memilih menginvestasikan uang dagangannya di sektor perkebunan.

Meski 'Mak Tuo' tidaklah perempuan yang berpendidikan tinggi, namun bagi penulis sosoknya merupakan salah seorang “guru” yang punya kepekaan sangat tinggi. Ia sering memberikan pelajaran tentang prinsip-prinsip hidup, dan sering jadi tempat mengadu bagi saya dan saudara-saudara lainnya tatkala mengalami kesulitan finansial. Biasanya sebelum kami berencana pinjam duit padanya, seringkali ia malah lebih dulu menyuruh kami memakai duitnya. he..he..  

Suatu ketika saat penulis berniat melanjutkan pendidikan, ia termasuk salah satu yang sangat mendukung. Sebagai bentuk dukungannnya, diam-diam ternyata ia memberikan uang ke isteri saya untuk membeli laptop yang saat itu masih tergolong mahal. Karena sering melihat saya harus meminjam laptop tetangga dan bolak-balik ke rental komputer hingga larut malam jika ada tugas kuliah yang mau di kerjakan.

Tak terbayang betapa senangnya hati saya ketika itu, meski tuk menggantinya harus menyicil hingga setahun.  

Bukan hanya itu dalam pengamatan penulis, 'Maktuo' juga sangat juga peduli dengan keadaan orang-orang yang sudah sepuh di sekitarnya. Banyak diantara orang-orang tua di sekitar tempat tinggalnya, yang lebih mempercayakan menitipkan uang padanya, ketimbang pada keluarganya sendiri.

Tak jarang pas gajian bulan baru beberapa kebun sawit miliknya ia bagi-bagikan, termasuk ke orang-orang tua di sekitar tempat tinggalnya.

Hingga minggu kedua di bulan Juli lalu, adik perempuan isteri saya begitu terperanjat ketika melihatnya keluar dari kamarnya siang itu. Sekujur badan dan mata 'Mak tuo' terlihat menguning.

Semula kami menyangka ia terjangkit hepatitis atau 'penyakit kuning' biasa, istilah orang kampung. Setelah sempat menjalani pengobatan kampung, karena tak ada kemajuan akhirnya di bawa ke salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru. Setelah menjalani cek laboratorium, ternyata 'Mak tuo' tidaklah mengidap hepatitis, melainkan ada penyumbatan di saluran empedu- itu yang menyebabkan seluruh badannya
menguning.

"kemungkinan batu empedu, tapi penyumbatannya sudah cukup parah. Mengapa baru
sekarang dibawa kerumah sakit?" ujar sang Dokter penyakit dalam saat itu.

Kami pun menjelaskan, kalau 'Mak tuo' tak pernah mengeluh dan menceritakan hal itu pada kami karena katanya tak ingin menyusahkan. Terakhir sang dokter menyarankan untuk di cek lebih lanjut ke Dokter spesialis bedah saluran empedu.

Beberapa hari berselang, kami pun membawa 'Mak tuo' ke dokter bedah saluran empedu di rumah sakit lainnya. Namun bagaikan disambar petir di siang hari, setelah melalui proses scanning ternyata 'Maktuo' tidaklah mengalami penyakit batu empedu, melainkan mengidap kangker saluran empedu yang sudah menjalar hingga ke paru-paru bahkan hingga ke otak.

“Dioperasi pun akan percuma, karena kemungkinan berhasil sangat kecil," ujar sang dokter. Dokter hanya menyarankan agar dibawa pulang saja, sambil menjelaskan fase-fase yang akan terjadi hingga ajal menjemputnya nanti.

“Pokoknya bisa bertahan dalam jangka waktu enam bulan saja, dia sudah tergolong kuat,” ujar dokter menambahkan.

Karena takut 'Maktuo' akan mengalami drop mendengar kabar itu, kami pun sepakat merahasiakan berita ini padanya. Isteri saya yang tengah menjalani hamil muda anak ketiga, karena terus terusan menangis sejak mendengar berita itu, akhirnya memutuskan untuk tinggal dikampung saja sementara waktu, bersama 'Maktuo' dan ibu mertua kami.

Setelah hampir sepekan sepulang dari rumah sakit kami masih sepakat untuk tetap merahasiakan keadaan yang sebenarnya pada 'Maktuo'. Tak dinyana, ternyata 'Maktuo' sendiri mengaku telah mengetahui perihal kangker saluran empedu yang dideritanya.
Ternyata adik laki-lakinyalah, yang beberapa hari lalu menelpon dan menceritakan keadaan yang sebenarnya pada 'Maktuo'. Diluar dugaan kami 'Maktuo' malah terlihat biasa-biasa saja. Ia tetap beraktifitas seperti biasa, tak ada kecemasan
yang tampak dari raut wajahnya. Walau untuk berjalan ia harus ditopang tongkat, ia tetap saja beraktifitas.  

Bahkan suatu hari, karena kondisi isteri yang sedang hamil muda, hampir seharian tak mau makan melainkan hanya tiduran dikasur. Justru 'Maktuo' pula yang setiap saaat menjenguknya dan menungguinya di tempat tidur. Ia selalu menanyakan sudah makan atau belum, dan ingin makan apa?

'Maktuo' sempet cerita ke isteri saya saat itu, kalau ia dari tadi minta adik saya membelikan sebungkus garam. Namun entah karena adik saya lupa, garam yang disuruh beli pun tak kunjung datang.

Pagi-pagi ketika keluar rumah giliran saya yang di pesan isteri untuk sekalian memberikan sebungkus garam. Setelah duduk sejenak di kedai kopi, langsung saja bergegas pulang. Setelah ditanya terkait pesanan sebungkus garam, kali ini malah giliran saya yang lupa membeli pesanan sebungkus garam yang tadi dipesan 'Maktuo'.
Akhirnya, karena memang ada barang lain yang hendak dibeli, saya pun langsung
bergegas ke warung harian yang ada di depan rumah, sambil membeli pesanan sebungkus garam tadi.

Sesampai di rumah, saya telah menemukan 'Maktuo' dan isteri di dapur. Matanya yang masih menguning, terlihat berbinar melihat sebungkus garam pesanannya yang saya bawakan. Saya pun duduk dikursi meja makan, tak jauh dari mereka memasak. Terlihat 'maktuo' membubuhkan garam tadi ke secawan air yang ternyata air kelapa. Air kelapa itu pun dijadikan campuran untuk menanak nasi.

Tak lama berselang, 'Maktuo' menyuruh isteri saya menggelar tikar rotan dilantai. Ia memanggil saya dan anggota keluarga lainnya tuk makan bersama. Terlihat menu yang disajikan sangatlah sederhana. Bersama nasi putih, telihat sayur bayam, goreng ikan teri, telor dadar dan sambal lado.

Namun ketika kami mendekat, seketika tercium aroma yang begitu menggoda pada nasi putih dan menu sederhana yang disajikan.

Benar saja, siang Ahad itu 'maktuo' dan kami anggota keluarga lainnya, makan dengan lahapnya, walau dengan menu sederhana. Bahkan isteri saya yang tadinya sangat sulit makan, malah terlihat beberapa kali tambah.

Saat beberapa anggota keluarga lainnya telah beranjak pergi meninggalkan ruang makan, saya bertanya pada 'Maktuo' mengapa kali ini nasinya begitu terasa enak? Dan apa rahasianya?

Sambil tersenyum, 'maktuo' menjawab singkat, “rahasianya sebungkus garam yang sering terlupakan oleh kita,” ungkapnya serius.

Saya pun termenung mendengar jawabannya, pikiran saya menerawang kemana-mana. Bahkan jawaban singkat itu seakan menjadi tamparan bagi penulis, bahkan mungkin bagi bangsa  kita saat ini. Acapkali kita melupakan sesuatu, tapi perannya sangatlah besar seperti halnya sebungkus garam.

Ketika garam dicampurkan makanan, yang jadi perhatian kita tatkala hanya pada nasi, lauk dan sayurannya yang enak. Padahal garamlah yang sangat brperan disitu. Begitu juga ketika garam dijadikan sebagai campuran kacang atau jangung rebus, pasti kita mengatakan kacang atau jangung rebus yang begitu enak. Tapi kita melupakan pentingnya peran garam di situ, sampai akhirnya sebagian kita baru tersadar ketika harga
garam tiba-tiba naik.

Intinya hingga saat ini kita dan sebagaian besar masyarakat kita hanya terlena dengan tampilan tetapi melupakan peran. Hal ini sejalan dengan pendapat Robert T. Moran (Mulyana: 2000) yang mengemukakan, budaya-budaya Timur cenderung melukiskan sesuatu dengan menggunakan visualisasi-visualisasi. Sedangkan budaya-budaya Barat cenderung lebih menggunakan konsep-konsep.

Kita lebih memeperhatikan komunikasi visual ketimbang komunikasi lainnya. Makanya tak heran, hingga saat ini masyarakat kita masih mudah terbius dengan pencitraan. Jika budaya ini terus dipertahankan, alamatlah demokrasi ke depan hanya akan melahirkan pemimpin-pemimpin karbitan. Dimana mereka hanya sibuk dengan hal-hal yang bisa seakan kelihatan, tetapi tak peduli dengan peran yang seharusnya dijalankan. Hanya peduli dengan ekonomi yang seakan mengalami peningkatan, namun menapikkan kenyataan masyarakat makin kesusahan.

Makanya sempena pemilihan gubernur Riau tahun depan, kita jangan lagi seakan hanya terbius dengan segala pencitraan yang dilakukan menjelang pemilihan. Baik melalui media-media massa yang ditampilkan, maupun lewat poster dan spanduk yang dipasang serampangan.

Lihat jugalah dari konsep yang diusung dan jejak rekam. Yang paling penting, sudah mampukah kah para calon Gubernur berperan laksana garam. Yang tidak terlalu mementingkan menunujuk-nunjukan diri dalam tampilan, namun komitmen menjalankan fungsi dan peran sesuai kedudukan dan jabatan. Wallahualam...

Penulis : Suardi, M.I.Kom (PNS Dosen Prodi Komunikasi FDK UIN Suska Riau)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Selasa, 14 Agustus 2018 14:14 WIB
Babinsa di Inhil Terus Jalin Komsos dengan Warga
Jum'at, 17 Agustus 2018 10:02 WIB
Kordias: Kemerdekaan Ini Sangat Mahal Harganya
Kamis, 16 Agustus 2018 19:32 WIB
Pemadaman Karhutla Difokuskan di Rohil
Jum'at, 03 Agustus 2018 14:32 WIB
Nihil Hotspot, Hari Ini Riau Cerah
Senin, 13 Agustus 2018 05:00 WIB
Ducati Masih Menjadi Raja MotoGP Austria
0 Komentar
Berita Pilihan
Rabu, 15 Agustus 2018
PBNU: Mahfud Itu Bukan NU Tapi MD
Rabu, 15 Agustus 2018
Pejabat Mundur Setelah Dilantik, Ini Komentar 'Menohok' Walikota Pekanbaru
Rabu, 15 Agustus 2018
Pemerintah Arab Saudi Nyatakan Jual Beli Bitcoin Ilegal
Jumat, 10 Agustus 2018
Walikota Pekanbaru akan Rombak Lagi Kabinetnya
Jumat, 10 Agustus 2018
LAM Riau Diminta Tepuk Tepung Tawar Cawapres Sandiaga Uno, Ini Alasannya
Jumat, 10 Agustus 2018
Sempat Tertinggal, PSPS Riau Harus Berbagi Poin dengan Persis Solo
Jumat, 10 Agustus 2018
Ini Realisasi Pencairan Bansos Pendidikan Pemprov Riau
Jumat, 10 Agustus 2018
Ini Alasan Suhardiman Amby Pilih Mengincar Kursi DPRD Riau Ketimbang DPR RI
Rabu, 08 Agustus 2018
Tiga Napi Lapas Bengkalis Kedapatan Simpan 1 Kilo Daun Ganja Kering, Kok Bisa?
Rabu, 08 Agustus 2018
BNN Amankan 2 Kg Sabu-sabu dan 24 Ribu Pil Ekstasi di Pekanbaru
Rabu, 08 Agustus 2018
Ini yang Membuat KEIN Tertarik Terhadap Pariwisata Riau
Rabu, 08 Agustus 2018
Ini Jadwal Pengumuman DCS Bacaleg Riau
Rabu, 08 Agustus 2018
Alek Kurniawan Tak Disebut Dalam Pelantikan Pejabat Esselon III dan IV, Non Job?
Rabu, 08 Agustus 2018
Gubri: Bujang Dara akan Jadi Duta Budaya Riau
Rabu, 08 Agustus 2018
PDIP Bocorkan Identitas Cawapres Jokowi: Sosok Religius
Rabu, 08 Agustus 2018
Komitmen SBY Turun Gunung Menangkan Prabowo
Rabu, 08 Agustus 2018
Jelang Pelantikan, 98 ASN Pekanbaru Padati Aula Kantor Bappeda
Rabu, 08 Agustus 2018
Baterai Traffic Light di Bengkalis Hilang Digondol Maling
Rabu, 08 Agustus 2018
KARIB Berharap Andi Rachman Bisa Duduk Bersama Syamsuar-Edy
Rabu, 08 Agustus 2018
Bahas Program Sanitasi, Dinas Perkim Gelar Rakor Bersama KSM dan TFL
Rabu, 08 Agustus 2018
Dua JCH Asal Pekanbaru Diisolasi di KKHI
Rabu, 08 Agustus 2018
Gubernur Andi Belum Bicarakan Soal 'Nyaleg' ke Wagubri
Rabu, 08 Agustus 2018
Kata BPS, Jumlah Orang Miskin di Riau Berkurang
Rabu, 08 Agustus 2018
Siap-siap, Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Sebentar Lagi
Rabu, 08 Agustus 2018
Bantah Isu Tarik Dukungan Jokowi, PBNU Tegaskan Bukan Parpol
Selasa, 07 Agustus 2018
Mantan Pimpinan Cabang BRI Agro Pekanbaru Diperiksa Jaksa
Selasa, 07 Agustus 2018
Plt Kepala BKD Pekanbaru Temui Firdaus di Bandara, Terkait Mutasi?
Selasa, 07 Agustus 2018
Usai Diperiksa KPK, Wako Dumai Ngaku Tak Tahu Aliran Dana Kasus Mafia Anggaran
Selasa, 07 Agustus 2018
Pemko Pekanbaru Larang Bangunan Ruko Berjejer di Jalan Soekarno-Hatta
Selasa, 07 Agustus 2018
Ustaz Abdul Somad Sampaikan Pentingnya Ekonomi Umat
Selasa, 07 Agustus 2018
Ini Alasan Penunjukan Riau Petroleum Kelola PI 10 Persen di Blok Siak
Selasa, 07 Agustus 2018
Budayawan Sebut Gedung Perkantoran Tenayan Raya Tak Cerminkan Budaya Melayu
Selasa, 07 Agustus 2018
Setelah Blok Siak, Riau akan Kejar PI 10 Persen di Ladang Minyak Lainnya
Selasa, 07 Agustus 2018
'Lompat Pagar', Tiga Kader PAN Pekanbaru di-PAW
Selasa, 07 Agustus 2018
Sekdaprov Sarankan Tim Transisi Gubernur Terpilih Surati DPRD Riau
Selasa, 07 Agustus 2018
KPK Panggil Bupati Kampar dan Walikota Dumai
Selasa, 07 Agustus 2018
Curva Nord 1955 Galang Dana untuk Bantu Finansial PSPS Riau
Selasa, 07 Agustus 2018
Rumah Kapitra Ampera Dimolotov, Empat Pelaku Terekam CCTV
Minggu, 05 Agustus 2018
31 Titik Panas Kepung Sumatera
Minggu, 05 Agustus 2018
Hujan Lebat, Rumah Janda 75 Tahun di Desa Domo Kampar Roboh
Minggu, 05 Agustus 2018
Israel Buldoser Lahan Warga Palestina di Selatan Bethlehem
Minggu, 05 Agustus 2018
Dovizioso Rebut Pole, Rossi Start di Depan Marquez
Sabtu, 04 Agustus 2018
Timnas Indonesia U-16 Raih Tiket ke Semifinal Piala AFF
Sabtu, 04 Agustus 2018
Buronan Korupsi Rp1,3 triliun Asal Riau Ditangkap di Bali
Sabtu, 04 Agustus 2018
Budayawan Asia Tenggara Ramaikan HPI di Istana Kerajaan Rantau Kampar Kiri-Gunung Sahilan
Sabtu, 04 Agustus 2018
Jokowi: Kalau di Sana Militan, di Sini Harus Lebih Militan!
Sabtu, 04 Agustus 2018
Majukan Pekanbaru, Pengusaha Diajak Contoh Malaysia dan Singapura
Sabtu, 04 Agustus 2018
4.286 Siswa Pekanbaru Menolak Imunisasi MR
Sabtu, 04 Agustus 2018
Jusuf Kalla: Jangan Bicara Politik di Masjid
Sabtu, 04 Agustus 2018
Sudah Enjoy Berdakwah, Jangan Seret-seret UAS ke Politik
Sabtu, 04 Agustus 2018
Firdaus: Kantor Sekretariat Pemko Pekanbaru Juga akan Pindah
Sabtu, 04 Agustus 2018
Diduga Pakai Sabu, Pilot Batik Air dan Regent Airways Diciduk
Rabu, 01 Agustus 2018
Wako Pekanbaru Desak Pemprov Riau Teken RTRW
Rabu, 01 Agustus 2018
Ingat! Mulai Hari Ini, Buang Sampah Sembarangan Didenda Rp2,5 Juta
Selasa, 31 Juli 2018
Hingga 2041, Pertamina Bakal Investasi Rp 980 Triliun di Blok Rokan
Selasa, 31 Juli 2018
Jika Riau Tak Dilibatkan, LAMR Ancam Tutup Blok Rokan
Selasa, 31 Juli 2018
Wako Firdaus Sebut Mutasi Pejabat Dilakukan Awal Agustus
Selasa, 31 Juli 2018
Mantan Kasatpol PP Kampar Divonis 18 Bulan Penjara
Selasa, 31 Juli 2018
Blok Rokan Diserahkan ke Pertamina, Ini Keinginan LAM Riau
Selasa, 31 Juli 2018
Sekda Kuansing Hadiri Rakornas Pemajuan Kebudayaan
Selasa, 31 Juli 2018
Keren, Ketua DPRD Riau Bilang Jajemon Rasanya Nikmat, Baik Buat Kesehatan
Selasa, 31 Juli 2018
SPN di Kampar Mulai Dibangun, Kapolda Riau dan Wabup Letakkan Batu Pertama
Selasa, 31 Juli 2018
Akhirnya Blok Rokan, Ladang Minyak Raksasa RI, Diserahkan ke Pertamina
Selasa, 31 Juli 2018
Bisakah Pembangunan Mapolda Riau dan Kejati Selesai Hingga Akhir Tahun?
Selasa, 31 Juli 2018
887 Personel Gabungan Amankan Pawai Api Obor Asian Games di Riau
Selasa, 31 Juli 2018
Pemko akan Bongkar Bangunan Masjid di Perbatasan Pekanbaru-Kampar
Selasa, 31 Juli 2018
Cadangan Minyak Blok Rokan Sebesar 2,875 Juta Barel
Selasa, 31 Juli 2018
Proyek Pembangunan TPA di Kuansing Bermasalah, Satker PSPLP Lakukan Lelang Ulang
Selasa, 31 Juli 2018
Pengakuan Mahasiswi yang Beasiswanya Dicabut karena Pindah Agama
Selasa, 31 Juli 2018
Ketua DPRD Benarkan Tujuh Proyek Multiyears Bengkalis Dipending
Rabu, 25 Juli 2018
Rektor UIR Sarankan Syamsuar Hidupkan Kembali Dewan Riset Riau
Rabu, 25 Juli 2018
Untuk Idul Adha, Riau Butuh 23 Ribu Ekor Sapi Kurban
Rabu, 25 Juli 2018
Polsek Bantan Bengkalis Tangkap 4 Pemuda
Rabu, 25 Juli 2018
Marhalim Zaini Pentaskan “Hikayat Orang Laut”
Rabu, 25 Juli 2018
Ini Pesan LAM Riau Kepada Gubernur Terpilih
Rabu, 25 Juli 2018
DPRD Minta Perusahaan Akomodir Pencari Kerja Tamatan SMA/SMK
Rabu, 25 Juli 2018
Bau Busuk Resahkan Warga, Begini Penjelasan DLHK Pekanbaru
Rabu, 25 Juli 2018
Heboh... Warga Pekanbaru Keluhkan Bau Busuk Menyengat
Rabu, 25 Juli 2018
DBH tak Kunjung Ditransfer, Pemprov Riau Belum Pastikan Angka Rasionalisasi
Rabu, 25 Juli 2018
Setelah Prabowo, SBY Akan Bertemu Zulkifli Hasan
Rabu, 25 Juli 2018
Ilmuwan Temukan Janin Mungil, Bayi Alien?
Rabu, 25 Juli 2018
Murid Sekolah Banting Teman Hingga Tewas Lalu Bunuh Diri
Rabu, 25 Juli 2018
Geger, Banyaknya Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Cile Terbongkar
Selasa, 24 Juli 2018
Sah Menang Pilgubri, Ini Janji Kampanye Syamsuar-Edy
Selasa, 24 Juli 2018
Kejati Kawal 116 Kegiatan Pembangunan di Riau
Selasa, 24 Juli 2018
'Nyaleg' Lewat PDIP, Kapitra Ampera Persilahkan Panggil Dirinya Cebong
AMSI
Topik
Jumat, 03 Agustus 2018
Kasus Video Mesum Luna Maya dan Cut Tari Dipraperadilankan
Rabu, 25 Juli 2018
Kisah Natalie Sarah dari Mualaf Kini Berhijab
Kamis, 19 Juli 2018
OMG! Satu Koleksi Tas Prilly Latuconsina Bisa Buat Pergi Umrah
Rabu, 18 Juli 2018
Dinar Candy Kapok Buka Baju di Jalan

Selebriti lainnya ...
Senin, 06 Agustus 2018
'The Batman' Takkan Cerita Asal-usul Manusia Kelelawar Lagi
Senin, 30 Juli 2018
Rahasia Pakai Lipstik Matte Tanpa Cracked ala Nadya Aqilla
Senin, 30 Juli 2018
Kulit Berminyak Jerawatan? Atasi Dengan 'Resep' Rumahan Ini
Rabu, 25 Juli 2018
5 Langkah Mudah dan Alami Menghilangkan Bibir Hitam

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 08 Agustus 2018
Morning Surge, Biang Kerok Serangan Jantung di Pagi Hari
Kamis, 19 Juli 2018
Sony Xperia XZ3 Sudah Bisa Dipesan
Kamis, 12 Juli 2018
Ahli: Merasa Lebih Muda dari Usia Sesungguhnya Pertanda Otak yang Sehat
Selasa, 26 Juni 2018
Sayuran Ini Ternyata tak Boleh Dijus

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 11 Agustus 2018
Catatkan 415 Inovasi Tahun Ini, IPB Diganjar Anugerah dari Menristek
Jumat, 05 Januari 2018
UIR Bertekad Jadi Perguruan Tertinggi Terkemuka di Asia Tenggara
Rabu, 29 November 2017
Mubarak Bertekad Jadikan UMRI sebagai Kampus Wisata
Rabu, 25 Oktober 2017
Prodi Ilmu Pemerintahan UIR Tuan Rumah ICODAG dan Kongres Kapsipi

Kampus lainnya ...
Senin, 13 Agustus 2018
Galeri: Reses, Irmi Syakip Sambangi Masyarakat Kelemantan Barat Bengkalis
Jumat, 10 Agustus 2018
Wardan Berharap Pembangunan Inhil Merata hingga Pelosok Desa
Kamis, 09 Agustus 2018
Pemkab Inhil Peringati Hari Jadi Provinsi Riau Ke-61
Rabu, 08 Agustus 2018
Bupati Inhil Hadiri Paripurna DPRD Masa Persidangan II 2018

Advertorial lainnya ...
Rabu, 08 Agustus 2018
Di Indonesia, Nokia 1 Dijual di Bawah Rp1 Juta
Rabu, 08 Agustus 2018
Inikah Tampang dan Spesifikasi Ponsel Xiaomi Pocophone?
Senin, 06 Agustus 2018
Samsung Jual Galaxy J8 di Indonesia, Apa Istimewanya?
Senin, 06 Agustus 2018
Dipatok Rp10,9 Juta, Samsung Galaxy Tab S4 Masuk Indonesia

Tekno dan Sains lainnya ...
www www