Kamis, 24 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020

CAKAP RAKYAT
Otokritik dan Komitmen Bersama Riau Hijau
Selasa, 15 September 2020 11:56 WIB
Otokritik dan Komitmen Bersama Riau Hijau
Taufik

Syamsuar - Edi Natar telah berazam untuk membangun Riau dengan konsep Riau Hijau. Konsep tersebut akan dilahirkan atas sikap keberpihakan gubernur terhadap pelestarian lingkungan yang semula kebijakan tersebut pernah diwujudkan beliau ketika menjadi bupati di kabupaten Siak dan dibuktikannya dengan lahirnya peraturan bupati Nomor 22 tahun 2018 tentang siak kabupaten hijau.

Mengamati desas-desus Riau hijau yang banyak dibincangkan dan menjadi poin utama kritik publik terhadap janji Syamsuar-Edi yang saat ini notabanenya belum terlaksana, membuat publik bertanda tanya. Sehingga patut ditelusuri dan disimak sejauh mana sebenarnya perkembangan Riau hijau yang dulu pernah diutarakan oleh Syamsuar-Edi pada saat kampanye Pilgub 2018 lalu pada level kebijakannya.

Ada konsep-konsepnya. Terutama berkaitan dengan kelestarian lingkungan, mengajak


masyarakat cinta lingkungan. Berkaitan dengan peningkatan ekonomi Riau, ada lahan gambut yang bisa dikelola, sehingga Karhutla bisa ditekan. Tidak lagi membakar lahan. Tanaman-tanaman yang di lahan gambut ini agar lebih ramah lingkungan. Jadi pembangunan tidak sekadar wah dan luar biasa, harus mengedepankan lingkungan dan dampaknya. (Syamsuar petikan wawancaranya dengan wartawan Riau Pos, Eka G Putra. www.riaupos.jawapos.com)

Jika publik melihat misi gubenur dan wakil gubenur Riau tahun 2019-2024, pada misi kedua menyatakan bahwa berkeinginan untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata dan berwawasan lingkungan. Patut ditelaah mendalam, terkait dengan misi tersebut karena korelasi Riau hijau sesungguhnya sudah terjawab kepada misi kedua, yang kemudian melalui kebijakan jangka menengah (RPJMD) dijabarkan sebagai Riau Hijau.

Apalagi, kalau mengkoneksikan dengan kebijakan Riau hijau ke dalam struktur perencanaan pembangunan daerah, sudah tergambarkan ke dalam indikator pembangunan kinerja lingkungan hidup, diantaranya; mengukur indeks kualitas lingkungan hidup dan menurunkan emisi gas rumah kaca dan indikator tersebut telah terencanakan kedalam sasaran dan arah perencanaan program kegiatan kebijakan tahun 2019-2024 Syamsuar-Edi.

Misalnya, pada indeks lingkungan hidup jika publik kaji pada akar permasalahan. Pertama, tingginya kerusakan kawasan hutan dan lahan dengan kondisi kerusakan hutan mencapai 4.804.120,3 Ha dan Permasalahan kedua, terkait dengan Degradasi dan Deforestrasi hutan dan lahan gambut yang cukup tinggi termasuk perubahan tata guna, fungsi hutan dan lahan gambut, serta okupasi kawasan konservasi. Menjawab ekspektasi uraian tersebut, maka pemerintah menekankan target peningkatan di tahun 2024 mencapai 76,24 dari kondisi awal tahun 2018 yaitu 68,64%. Sedangkan untuk indeks emisi gas rumah kaca, pemerintah menargetkan penurunan di tahun 2024 sebesar 285.075 yang mana target tersebut dijadikan sebagai arah kebijakan dalam penurunan emisi gas rumah kaca di provinsi Riau.

Boleh dikatakan Riau Hijau sudah tergambarkan ke dalam indikator kebijakan RPJMD dan diperkuat dengan Rencana Strategis OPD Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Akan tetapi terdapat problem terkait dengan pelaksanaannya bahwa, konsep Riau hijau yang selama ini menjadi perdebatan publik senyatanya belum terakomodir dan terumuskan. Tentunya hal ini menjadi poin utama dilematis antara pemerintah dengan publik. Sehingga dalam pelaksanaannya cenderung terhambat.

Salah satu renaksi pemerintah Riau dalam upaya perbaikan lingkungan hidup adalah
pembentukan tim terpadu penertiban penggunaan kawasan lahan secara illegal yang diketuai langsung oleh wakil gubenur, sampai saat inipun kejelasan terkait dengan progrest kinerja tersebut belum ada tersampaikan ke publik, apa yang sudah dilakukan dan bagiamana hasil sementara serta apa yang menjadi hambatan Pemprov Riau.

Dengan demikian, menyikapi hal tersebut perlu dorongan publik terhadap lahirnya konsep Riau hijau karena dengan konsep Riau hijau sebagai roadmap atau peta jalan arah kebijakan pemerintah untuk mendukung perbaikan tata kelola hutan dan lahan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan semua pihak serta berdampak kepada pembangunan ekonomi masayarakat dan menjadi peningkatan pemasukan pendapatan daerah disektor LHSDA.

Komitmen Bersama

Respon pemerintah terhadap Riau hijau telah diterjemahkan dalam kebijakan RPJMD melalui misi kedua. Disamping itu, keinginan publik terhadap Riau hijau adalah aksi nyata pemerintah dalam penyelamatan lingkungan hidup. Sampai saat ini, publik menilai aksi pemerintah tersebut belum dijalankan, sementara konsep Riau hijau itu sendiri belum terumuskan dan terkonsolidasi dengan baik.

Sudah satu tahun lebih pemerintah Syamsuar Edi berjalan, tetapi implementasi Riau hijau sesuai misi kedua belum nyata dan progres pelaksaannya belum terlihat, meskipun telah diakomodir dalam RPJMD Riau. Lalu saat ini Riau Hijau yang diwancanakan tersebut belum ada progres nyata dari pemerintah, sementara publik terus mendesak implementasi Riau hijau. Karna adanya perbedaan perspektif terkait dengan kedudukan Riau Hijau dalam Pijakan Kebijakan sehingga timbul asumsi publik bahwa Riau hijau yang dijanjikan itu hanya berbual manis dengan agenda kegiatan kinerja rutinitas pemerintah.

Perlu persamaan persepsi antara keinginan publik dengan indikator RPJMD yang dibuat
pemerintah. Publik menilai konsep yang saat ini belum menggabarkan Riau hijau. Lalu tawaran Riau hijau dari perspektif publik (masayarakat sipil) sampai saat ini pemerintah tidak bisa menterjemahkan keinginan publik sendiri karena konsep utuh tersebut belum menjadi prioritas sebagai monument jalannya Riau hijau sehingga perlu kiranya disusun secara utuh agar dillematif ini tidak menyebabkan diskomunikasi dan dispresepsi antara pemerintah dan publik.

Untuk itu, penting kedepan upaya percepatan pembangunan riau itu harus dibangun secara kolaboratif anatara publik dan pemerintah itu sendiri. Sehingga dinamika pemikiran dan interprestasi antara publik dan pemerintah itu dapat menyatu terkait dengan komitmen pelesatarian lingkungan sesuai pemenuhan capaian misi kedua Syamsuar-Edi.

Penulis : Taufik (Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan FITRA RIAU)
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Jum'at, 24 April 2020 15:01 WIB
Pemkab Siak Terima Bantuan APD dari PT BSP
Jum'at, 26 Juni 2020 13:22 WIB
Gesa Infrastruktur, Gubri Temui Dirjen SDA
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Polsubsektor Pelalawan Imbau Warga Terapkan AKB
Rabu, 23 September 2020
Pastikan Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Polsek Kerumutan Gelar Operasi Yustisi
Rabu, 23 September 2020
Polsek Bandar Sei Kijang Gelar Razia Protokol Kesehatan, Warga Terjaring Disanksi Bersihkan Fasum
Rabu, 23 September 2020
Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Apel Pengecekan Sarpras Jelang Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2020

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...

Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

02

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www