Kamis, 13 Mei 2021

Breaking News

  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam
Yamaha 7 Mei 2021
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


Deretan Tragedi Maut Kapal Selam di Dunia
Selasa, 27 April 2021 06:01 WIB
Deretan Tragedi Maut Kapal Selam di Dunia
Ilustrasi kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402. (ANTARA/Penal-9)

(CAKAPLAH) - Indonesia tengah berduka lantaran kapan selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402, dinyatakan tenggelam dan 53 awak kapal gugur.

Insiden tersebut menjadikan Indonesia termasuk negara yang mengalami bencana kapal selam terburuk dalam sejarah.

Tragedi kapal selam juga terjadi di berbagai negara di dunia. Berikut ini deretan insiden kapal selam mulai yang dirangkum CNNIndonesia.com.

USS Thresher (1963)

Tragedi kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Thresher, menjadi bencana paling mematikan dalam insiden sejarah negara itu.

Kapal selam bertenaga nuklir itu meledak dan tenggelam di Samudera Atlantik pada pada 10 April 1963.

Sebanyak 16 perwira angkatan laut AS, 96 pelaut dan 17 warga sipil tewas dalam kecelakaan mematikan itu.

Mengutip History, di hari nahas itu, tepat sebelum pukul 08.00, USS Thresher melakukan latihan di perairan Tanjung Cod.

Pada pukul 09.13, USS Skylark, kapal AL AS yang berpartisipasi dalam latihan, menerima komunikasi dari Thresher bahwa kapal selam itu mengalami masalah.

Percobaan komunikasi lainnya gagal. Lima menit kemudian, gambar sonar menunjukkan kapal selam itu pecah saat jatuh ke dasar laut.

Investigasi selanjutnya mengungkapkan bahwa terjadi kebocoran pada sambungan perak di ruang reaktor nuklir dan menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan. Korsleting itu dengan cepat menyebar di dalam kapal, membuat peralatan yang dibutuhkan untuk membawa kapal selam milik AS ini ke permukaan tidak dapat dioperasikan.

K-141 Kursk (2000)

Kapal selam bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Rusia itu menghilang di Laut Barents dan menewaskan 118 awak kapal pada 12 Agustus 2000.

Pemerintah Rusia menyatakan kapal itu meledak setelah salah satu torpedo mengalami kebocoran bahan bakar dan meledak sebelum diluncurkan.

Saat kapal selam itu menghantam dasar laut, masih ada 23 awak yang bertahan di kompartemen 9. Namun, mereka akhirnya tewas karena kekurangan oksigen.

Bangkai kapal itu berhasil diangkat lewat operasi yang rumit dan menyedot anggaran cukup besar. Namun, bagian haluan diledakkan di bawah laut karena masih terdapat torpedo dengan hulu ledak aktif.

Tragedi ini juga memicu pembentukan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO), organisasi koordinasi internasional untuk operasi penyelamatan kapal selam.

ISMERLO didirikan untuk menyediakan layanan penghubung internasional demi mencegah dan merespons dengan cepat jika ada insiden kapal selam.

USS Scorpion (1968)

Kapal selam Angkatan Laut AS, USS Scorpion, menghilang secara misterius bersama 99 pelaut di Samudera Atlantik pada 22 Mei 1968.

Tidak ada yang mengetahui penyebab hilangnya kapal selam milik AS itu. Lima bulan kemudian, kapal itu ditemukan di kedalaman 3000 meter di perairan barat daya Azores.

Scorpion diketahui sebagai salah satu dari empat kapal yang hilang secara misterius pada 1968.

Mengutip military.com, menurut dokumen pada 1984 diduga USS Scorpion tenggelam akibat ledakan torpedo yang tidak disengaja sehingga menghancurkan lambung kapal.

"Hilangnya USS Scorpion adalah salah satu tragedi non-perang terbesar dalam sejarah Angkatan Laut kami," kata juru bicara Angkatan Laut AS, Letnan Lauren Chatmas, dalam sebuah pernyataan memperingati 50 tahun hilangnya, Scorpion.

K-129 (1968)

Kapal selam milik Uni Soviet yang bisa membawa dan meluncurkan rudal balistik itu tenggelam bersama 98 awak pada 8 Maret 1968 di Samudera Pasifik.

Enam tahun kemudian, kapal itu baru ditemukan di kedalaman 4.800 meter oleh Amerika Serikat.

Minerve (1968)

Pada 27 Januari 1968, kapal selam milik Angkatan Laut Prancis, Minerve, menghilang beserta 52 awak kapal saat berlayar dalam cuaca buruk ketika akan kembali ke pangkalan.

Setelah setengah abad lebih tanpa kabar, pada 2019 bangkai kapal selam itu ditemukan di lepas pantai kota Toulon, Prancis, pada kedalaman 2.300 meter.

INS Dakar (1968)

Kapal selam milik Angkatan Laut Israel, INS Dakar, tenggelam di Laut Mediterania, saat berlayar pada 25 Januari 1965.

Sebanyak 69 awak kapal selam itu tewas. Setelah 34 tahun berlalu, kapal itu ditemukan di kedalaman 2.800 meter.

Hingga kini tak ada yang tahu penyebab tenggelamnya kapal itu.

ARA San Juan (2017)

Kapal selam diesel listrik milik Angkatan Laut Argentina, ARA San Juan, menghilang saat berpatroli dengan 44 awak kapal pada 15 November 2017.

Satu tahun kemudian, kapal selam itu ditemukan di laut Atlantik pada kedalaman 900 meter.

K-278 Komsomolets (1989)

Kapal selam bertenaga nuklir milik Uni Soviet itu tenggelam di Laut Norwegia pada 7 April 1989.

Sebelum kapal selam itu tenggelam, terjadi kebakaran yang begitu dahsyat.

Sebanyak 42 dari 49 awak kapal tewas dalam insiden ini. Beberapa tewas di atas kapal. Kru lain yang berusaha keluar dari kapal juga tewas karena tak tahan dengan suhu air yang sangat dingin di laut itu.

Padahal, kapal selam itu disebut sebagai salah satu yang paling canggih di masanya karena bisa menyelam hingga kedalaman 1.020 meter.

Eurydice (1970)

Kapal selam milik Angkatan Laut Prancis, Eurydice, hilang di Laut Mediterania saat menyelam di Cape Camerot pada 4 Maret 1970.

Kementerian Pertahanan Prancis menyatakan kapal itu tenggelam bersama 57 awak kapal, setelah diduga mengalami ledakan.

Editor : Ali
Sumber : Cnnindonesia.com
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 11 Mei 2021
Ibadah Haji 2021 Dibuka, MPR Minta Pemerintah segera Lobby Kuota Jamaah Haji
Senin, 10 Mei 2021
Sikapi Kekerasan Terhadap Umat Islam oleh Israel, PPP: Jangan Lagi Berpikir Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel
Senin, 10 Mei 2021
Sikapi Kekerasan Terhadap Umat Islam Palestina, PPP: Jangan Lagi Berpikir Ada Hubungan Diplomatik Dengan Israel
Kamis, 06 Mei 2021
MPR Harapkan Pandangan dari Kalangan Perguruan Tinggi Untuk Hidupkan Kembali GBHN

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 12 Mei 2021
Takbir Keliling Dilarang, Polsek Kerumutan Siagakan Personel di Jalan
Rabu, 12 Mei 2021
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Lakukan Tracking Contact Kasus Covid-19 di Dusun Barat
Rabu, 12 Mei 2021
Polsek Bandar Sei Kijang Siagakan Personel Amankan Mako
Rabu, 12 Mei 2021
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polsek Langgam Gelar Patroli

Serantau lainnya ...
Selasa, 11 Mei 2021
Tampil Cantik saat Lebaran, Fajar Cosmetic Ramai Pengunjung
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur
Selasa, 04 Mei 2021
Go Nasional, Fajar Cosmetic Akan Buka Cabang di Jakarta
Kamis, 29 April 2021
Punya Legalitas, Pekerja Musik di Bawah Naungan SPMI Difasilitasi BPJS

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 04 Mei 2021
Mahasiswa Unilak Lolos Hibah Program KBMI Dikti Tingkat Nasional
Minggu, 02 Mei 2021
BEMNUS dan BEMSI Gelar Aksi Seribu Lilin di Pekanbaru, Bacakan 6 Tuntutan
Jumat, 30 April 2021
Menampilkan Karya Ilmiyah Mahasiswa dan Alumni, Tadarus Ramadhan Seri ke-2 PSGA UIN Suska Riau Tuai Pujian
Kamis, 29 April 2021
GMI Sukses Gelar Webinar Pemuda dalam Menangkal Paham Radikal

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


Idul Fitri 1442 BRK
Terpopuler
Idul Fitri 1442 Syahrul Aidi
Foto
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin
SPR Idul Fitri 1442 H
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PKB Kampar - Catur Sugeng
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan
Jumat, 30 April 2021
Musala RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Berubah Menjadi Masjid
Selasa, 13 April 2021
Fatwa MUI Perbolehkan Buka Puasa Bersama

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin Centronet Data Indonesia
Indeks Berita
Pesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021Ucapan RamadanAPRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www