Sabtu, 23 Oktober 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 21-22 Oktober 2021

Sempat Bentrok, PT Padasa Enam Utama Tegaskan Bahwa Pengosongan Rumah Karyawan Legal dan Persuasif
Jum'at, 17 September 2021 20:38 WIB
Sempat Bentrok, PT Padasa Enam Utama Tegaskan Bahwa Pengosongan Rumah Karyawan Legal dan Persuasif
Corporate Lawyer Rekanan Rusdinur, SH, MH didampingi Staf Legal Fathun Fatih Siregar dan Staf Humas Juliardi memperlihatkan surat peringatan untuk mengosongkan rumah perusahaan kepada sejumlah wartawan, Jum'at (17/9/2021)

Bangkinang (CAKAPLAH) - Konflik eks pekerja dengan manajemen PT Padasa Enam Utama kembali mencuat ke permukaan karena adanya upaya pengosongan rumah karyawan yang dilakukan oleh manajemen PT Padasa Enam Utama sejak Jum'at (11/9/2021) lalu.

Upaya pengosongan rumah yang dilakukan pihak perusahaan berbuntut terjadinya bentrokan antara eks pekerja dengan pihak security perusahaan pada Senin (13/9/2021) lalu. Persoalan inipun berujung dengan adanya laporan kepada kepolisian oleh pihak eks pekerja.

Dari rekaman wawancara wartawan dan video yang beredar, Kuasa Hukum eks karyawan, Norma Sari, melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Kampar pada Selasa (14/9/2021) lalu
Norma menyebutkan bahwa ada sejumlah eks karyawan terluka karena bentrok dengan security perusahaan dalam proses melakukan pengosongan mess tersebut.

Terkait persoalan ini, Manajemen PT Padasa Enam Utama melalui Corporate Lawyer Rekanan Rusdinur, SH, MH didampingi Staf Legal Fathun Fatih Siregar dan Staf Humas Juliardi, kepada sejumlah wartawan, terkait masalah hukum yang terjadi beberapa hari lalu di PT Padasa Enam Utama dalam konferensi pers yang digelar Jum'at (17/9/2021) di Pekanbaru mengatakan, pada dasarnya PT beroperasi atas izin dan prosedur resmi dari negara.

Rusdinur menambahkan, tindakan pengosongan rumah yang masih dikuasai eks pekerja yang dilakukan oleh perusahaan adalah tindakan yang sah secara hukum dalam rangka mengamankan aset perusahaan. "Karena dengan status bukan lagi karyawan, mereka tidak lagi berhak menguasai rumah tersebut," cakap pengacara muda ini.

Selanjutnya ia menambahkan, berbagai tindakan hukum secara persuasif telah dilakukan oleh pihak Padasa namun tidak ada iktikad baik dari para mantan karyawan/pekerja.

"Tindakan yang dipersepsikan mantan karyawan sebagai kekerasan bukan tindakan yang direncanakan, hanya merupakan respon spontan atas tindakan yang dilakukan mantan karyawan," ulasnya.

Selanjutnya, tindakan security hanya menjalankan tugas dan dalam pelaksanaan tugas itu telah dikoordinasilan dengan pihak-pihak terkait.

Lebih jauh Rusdinur mengatakan, perusahaan selama ini telah melakukan upaya persuasif karena sejak bulan Desember 2020 lalu telah dilakukan pemanggilan karyawan agar mereka kembali bekerja. Namun pemanggilan pertama dan kedua tak diindahkan semua pekerja yang melakukan protes.

"Pekerja yang mau bekerja telah ditampung kembali. Terkait yang tak mau bekerja sudah dianjurkan menyelesaikan secara bipartit dan tripartit," kata Rusdinur. Pekerja yang bekerja kembali telah dibuat perjanjian kerjasama yang baru.

Bipartit pada tingkat perusahaan dan kemudian tripartit dengan bantuan dari Dinas Tenaga Kerja provinsi dan kabupaten namun lagi-lagi hal itu tak diindahkan oleh pekerja.
"Ini yang kami luruskan," ulas Rusdinur.

Kepada para eks karyawan yang tak mau bekerja kembali dari peringatan yang telah dikeluarkan dan dari anjuran Dinas Tenaga Kerja maka perusahaan menyerahkan mereka menempuh jalur hukum. Maka saat ini ada dua perkara di pengadilan hubungan industrial di Pekanbaru.

Kemudian dari hasil klarifikasi oleh pihak perusahaan, mereka yang tidak lagi mau bekerja terindikasi telah mengundurkan diri dan mereka diminta perusahaan untuk melakukan pengosongan rumah atau mess perusahaan yang masih mereka tempati.

Ia menegaskan bahwa sebelum upaya pengosongan yang dilakukan beberapa hari ini telah diajukan dan ditempuh secara hukum, diantaranya melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Rumah yang masih ditempati eks pekerja atau karyawan ini diakuinya sangat mengganggu perusahaan dan perusahaan tak bisa merekrut pekerja/karyawan baru.

"Tak sedikit, ada delapan puluh sembilan rumah ditempati dalam satu tahun ini," ulasnya.

Sementara sesuai aturan mereka yang telah keluar anjuran hanya boleh menikmati fasilitas perusahaan maksimal enam bulan. "Harusnya sudah keluar dari (rumah) perusahaan," katanya lagi.

Upaya persuasif lain juga pernah dilakukan Padasa dengan menawarkan relokasi namun tak diterima eks pekerja. Sebelum tindakan pengosongan dilakukan tanggal 11 September kemarin, pihak Padasa kembali memberikan toleransi dengan memberikan peringatan dan perundingan kembali namun juga tak diindahkan.

"Sebetulnya sudah cukup dari tiga peringatan selama ditempati satu tahun. Kami lakukan lagi peringatan dua hari, tapi tak diindahkan," beber Rusdi.

Tindakan paksa yang dilakukan oleh security kata Rusdinur hanyalah dengan cara memerintahkan eks pekerja keluar dari rumah dan mengeluarkan barang-barang mereka.

"Peringatan kami tak diindahkan oleh mereka, maka terjadilah bentrok. Bentrok ini tidak secara bentrok yang luar biasa. Bentrok ini hanya antara karyawan dengan security saja. Bagi pihak yang mendramatisir ini mohon maaf ini hanya untuk memperkeruh suasana," katanya.

"Bahkan banyak video-video beredar bahwasanya kami melakukan bentrok fisik dengan menggunakan parang misalnya dsngan menggunakan apa tapi tidak, kami sepanjang diperlihatkan video itu adalah video yang nyata parang itu milik pekerja. Sementara orang-kita kita di sana, satpam dan security hanya bawa pentungan dan tameng memungut barang, mereka ini yang dianggap tindakan yang luar biasa. Ada yang luka itu respon spontan saat itu," terang Rusdinur.

Ia menambahkan, apabila ada anggotanya dilaporkan ke Polres Kampar maka mereka juga sudah melaporkan tindakan eks pekerja ke Polsek XIII Koto Kampar.

"Kita serahkan hukum saja dan kita tidak akan menampik apabila ada karyawan kita, kemudian security kita melakukan tindakan melanggar hukum silakan proses. Kami tak akan ada lakukan tindakan luar biasa," tegasnya.

Ia mengatakan, sekarang situasi perusahaan sudah kondusif dan ia berharap jangan lagi ada pihak yang manfaatkan situasi dan ia berharap semua pihak menghormati hukum termasuk menghormati langkah hukum eks karyawan di persidangan hubungan industrial. Pihak PT Padasa juga akan patuh jika masalah hukum tersebut telah inkrah.

Sementara itu, Staf Humas PT Padasa Enam Utama Juliardi menyampaikan, sejak adanya aksi pekerja yang telah berlangsung satu tahun ini perusahaan mengalami kerugian yang cukup besar. "Kegiatan produksi terhenti, otomatis tak bisa jalan kegiatan perusahaaan," bebernya. Perusahaan juga kekurangan tenaga kerja sehingga produksi perusahaan menjadi terganggu," katanya.

Penulis : Tim
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Hukum, Kabupaten Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Rabu, 13 Oktober 2021
Semua Orang Sama Dimuka Hukum, Junimart : Penegak Hukum Mosok Dibiarkan Melanggar Hukum
Rabu, 06 Oktober 2021
Banyak Permasalahan di DKI Jakarta, Alasan Baleg DPR Dukung Pemindahan Ibukota Baru
Senin, 04 Oktober 2021
Ketua MPR: PPHN Keniscayaan Diamanatkan Oleh Konstitusi
Selasa, 28 September 2021
Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono Sebut Indonesia Negara Maritim yang Kekuatan Lautnya Lemah

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 22 Oktober 2021
Boyong Sejumlah Anggota DPR, Rachmad Gobel Tawarkan Herbal Indonesia di Belarusia
Jumat, 22 Oktober 2021
Wabup Siak Serahkan IMB Masjid Al Furqon Kualian
Jumat, 22 Oktober 2021
Santri Pondok Tahfidz Wakili Riau di STQ Nasional
Jumat, 22 Oktober 2021
Personel Polsek Kerumutan Sampaikan Pesan Kamtibmas Lewat Patroli Dialogis

Serantau lainnya ...
Kamis, 14 Oktober 2021
Kini Semakin Mudah Miliki Rumah di D'Village Regency 3, Ada Promo Bunga Hanya 2,3% Fixed 3 Tahun
Senin, 04 Oktober 2021
Memukau, Model AMS Sukses Peragakan Rancangan Busana Siswa SMKN 3 Pekanbaru
Senin, 04 Oktober 2021
Dea Gita Ningsih, Penulis Asal Pekanbaru yang Merangkum Senja dalam Sebuah Buku
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung
Minggu, 26 September 2021
Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui, Demi Menjaga Buah Hati dan Kesehatan Keluarga
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 22 Oktober 2021
Fakultas Pertanian Unri Jalin Kerjasama Kewirausahaan dengan Kadin Riau
Jumat, 22 Oktober 2021
Sempat Tertunda, BEM Institut Master Sukses Gelar Lomba Pildacil Virtual 2021
Rabu, 20 Oktober 2021
UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi Entrepreunership Award V LLDIKTI X
Selasa, 19 Oktober 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan FAI UIR

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

April HUT 3 Kabupaten 12 Oktober 2021
Terpopuler
DPRD Riau - Maulid Nabi Muhammad SAW
Foto
DPRD Riau - Sekwan - Maulid Nabi Muhammad SAW
DPRD Riau
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani
Senin, 04 Oktober 2021
Pernah Dimiliki Aktor Terkenal, Ini Penampakan Jam Tangan Termahal di Dunia yang Dihargai Rp243 Miliar
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama

Selebriti lainnya ...
HUT SIAK - 12 Oktober 2021 - Kabag
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos

Religi lainnya ...
DPRD Riau
Indeks Berita
DPRD Riau Ucapan Duka 1DPRD Riau Ucapan Duka 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakBhayangkara 2021 CAKAPLAHHUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www