Sabtu, 02 Juli 2022

Breaking News

  • Turunkan Harga TBS Sepihak, PKS di Riau Bisa Disanksi Tegas   ●   
  • Kuala Lumpur Kembali Dilanda Banjir Bandang   ●   
  • Harga Sawit di Riau Rp3.919,87 Perkilogram, PKS Diminta Tidak sewenang-wenang Tetapkan Harga   ●   
  • PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei   ●   
  • Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang   ●   
  • ASN Pemko Pekanbaru Wajib Ingat! Bawa Mobil Dinas saat Lebaran Bakal Disanksi   ●   
  • Tol Pekanbaru Bangkinang Dibuka untuk Mudik, Polisi Dikerahkan untuk Pengamanan   ●   
  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19
Yamaha 29-30 Juni 2022

CAKAP RAKYAT:
Strategi Membangun Kemandirian Bangsa
Sabtu, 28 Mei 2022 11:52 WIB
Strategi Membangun Kemandirian Bangsa

(CAKAPLAH) - Membahas soal kemandirian bangsa, rasanya bukan sesuatu yang asing lagi bagi kita. Sudah banyak diskusi dan beragam seminar yang mengkaji soal itu. Namun untuk mengingat kembali dan agar kita lebih mudah memahami substansinya, saya memilih mengutip definisi kemandirian dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Menurut KBBI, kemandirian diartikan sebagai hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain. Jika kita menggunakan definisi ini, maka terdapat dua kata kunci dari istilah kemandirian tersebut, yaitu berdiri sendiri dan tidak bergantung. Dua kata kunci kemandirian ini bila kita telusuri lebih lanjut ternyata sangat dekat dengan definisi independen. Kembali merujuk pada KBBI, istilah independen diartikan “yang berdiri sendiri; yang berjiwa bebas; tidak terikat pada pihak lain”. Dengan demikian makna istilah kemandirian tidaklah salah bila kita sejajarkan dengan istilah independen. Artinya, makna kemandirian bangsa juga berkaitan erat dengan bangsa yang independen, yaitu bangsa yang bebas dan tidak menggantungkan hidupnya kepada bangsa lain.

Sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, tentunya kita memahami bahwa makna kemerdekaan tidaklah hanya sebatas kebebasan terhadap teritorial atau kewilayahan saja, tetapi juga merdeka dalam arti yang seluas-luasnya, yaitu berdaulat di semua sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Bangsa yang merdeka dan berdaulat sejatinya adalah bangsa yang independen, dan ini diwujudkan dengan adanya kemandirian bangsa. Mengingat kemandirian bangsa ini bersifat dinamis, yaitu dipengaruhi oleh berbagai faktor baik itu internal dan eksternal, maka diperlukan strategi agar kemandirian bangsa kita terus terbangun dalam kancah pergaulan dunia. Berikut ini akan dibahas beberapa strategi yang diperlukan untuk membangun kemandirian bangsa.

Pertama, melakukan inovasi di segala bidang secara berkelanjutan. Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, inovasi adalah hasil pemikiran, penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan yang mengandung unsur kebaruan dan telah diterapkan serta memberikan kemanfaatan ekonomi dan sosial. Secara ringkas dapat dipahami bahwa inovasi adalah sesuatu yang memiliki unsur kebaruan dan mempunyai nilai manfaat. Untuk dapat bersaing dengan bangsa lainnya, maka inovasi adalah sesuatu yang mutlak. Kita harus senantiasa melakukan terobosan baru di semua bidang, sehingga barang/jasa yang dihasilkan memiliki keunggulan dan memberikan nilai manfaat lebih bila dibandingkan barang/jasa serupa dari negara lain, sehingga menambah nilai jual di pasaran dunia.

Untuk menjaga kontinuitas berinovasi, maka perlu membudayakan inovasi sebagai bagian dari setiap pelaksanaan tugas kerja. Setiap orang dengan profesinya masing-masing dapat melakukan inovasi sesuai dengan ruang lingkup dan tanggung jawabnya. Sebagai contoh, seorang pegawai dapat berinovasi dengan mengembangkan pola dan cara kerjanya menjadi lebih efisien dalam menyelesaikan tugas kerjanya. Begitu pula seorang pedagang yang dapat berinovasi dengan mengoptimalkan teknologi dan jaringan komunikasi untuk memasarkan dagangannya. Para petani, nelayan, dan penghasil bahan baku lainnya dapat berinovasi untuk menambah produktivitas produksi mereka. Tidak terkecuali semua orang yang mestinya bisa menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.

Melalui budaya berinovasi akan mendorong lahirnya inovasi-inovasi dengan kualitas unggul di semua bidang, yang selanjutnya akan berdampak pada peningkatan daya saing bangsa. Untuk mewujudkan budaya berinovasi ini, mutlak diperlukan peran pemerintah sebagai penggerak utamanya. Pemerintah beserta seluruh jajarannya juga diharapkan menjadi teladan dan pelopor budaya berinovasi, sekaligus mendorong peran aktif yang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berinovasi. Semangat untuk berinovasi harus terus digaungkan dengan diiringi implementasi yang nyata. Hanya dengan berinovasi bangsa kita dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan global yang terus terjadi, dan dengan berinovasi pulalah bangsa kita dapat bersaing dengan bangsa lainnya.

Kedua, membangun mindset kebangsaan yaitu kita bangga dan cinta produk dalam negeri. Dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia, sebenarnya negara kita telah lama menjadi target pasar yang sangat potensial bagi negara asing untuk memasarkan produknya. Tanpa kita sadari, kita membiarkan negara lain “menjajah” dengan produk-produknya yang berkeliaran bebas di sekitar kita. Parahnya lagi, kita pun turut andil dengan memilih menggunakan produk luar dibandingkan produk dari dalam negeri. Memang selama ini ada kesan dan pameo lama dari sebagian masyarakat yang menyebutkan bahwa produk luar biasanya lebih bagus dan berkualitas daripada produk lokal. Namun, itu tidak sepenuhnya benar, justru saat ini banyak sekali produk kita yang kualitasnya lebih baik atau setidaknya tidak kalah dari produk luar.

Untuk membangun mindset kebangsaan tersebut, maka pemerintah dengan segenap jajarannya memiliki peran utama dengan melakukan sosialisasi terpadu dan intensif kepada masyarakat. Sosialisasi yang dilakukan tentunya bukan asal-asalan, melainkan dilakukan secara terencana dan terukur sehingga dapat dievaluasi efektivitasnya. Pemilihan media komunikasi yang tepat juga sangat menentukan tersampainya pesan dengan baik kepada masyarakat. Selain itu pemerintah perlu melibatkan tokoh masyarakat sebagai teladan dan penggerak di tengah-tengah masyarakat, sehingga mindset kebangsaan tersebut dapat diwujudkan menjadi gerakan bersama.

Selanjutnya pemerintah juga diharapkan untuk konsisten membuat regulasi dan kebijakan soal pembatasan dan pengetatan masuknya barang-barang impor. Di sisi yang lain pemerintah menjamin, memfasilitasi, dan memberikan dukungan sepenuhnya terhadap kemajuan produk-produk dalam negeri. Dengan memproduksi barang-barang yang dibutuhkan bangsa sendiri, dan kemudian kita pun menggunakannya dalam kehidupan sehari-sehari, sudah barang tentu industri dalam negeri kita akan tetap hidup dan bisa terus berkembang. Oleh karena itu peningkatan daya saing produk dalam negeri seperti kualitas, harga, dan pelayanan tentunya perlu terus dilakukan, sehingga masyarakat dengan senang hati dan kesadaran sendiri menggunakan produk dalam negeri sebagai pilihannya.

Ketiga, penguatan kerja sama antar daerah. Sebagaimana yang kita ketahui Bangsa Indonesia terdiri dari kumpulan daerah-daerah dengan cakupan wilayah daratan dan perairan yang luas. Keberagaman potensi yang dimiliki dari masing-masing daerah menjadi kata kunci untuk menentukan produk andalan yang bisa dihasilkan. Jika ini benar-benar dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin beberapa pemenuhan kebutuhan dasar dari masing-masing daerah dapat dilakukan melalui kerja sama antardaerah dengan prinsip saling menguntungkan.

Pentingnya kerja sama antardaerah untuk mewujudkan kemandirian bangsa, juga sejalan dengan Penjelasan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2018 tentang Kerja Sama Daerah, yang menguraikan bahwa penyelanggaraan kerja sama daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, menyerasikan pembangunan daerah, menyinergikan potensi antar daerah, dan juga sebagai sarana untuk lebih memantapkan hubungan dan keterikatan antardaerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Melalui kerja sama yang solid antardaerah akan mewujudkan bangsa yang kuat dan memperkokoh kemandirian bangsa.

Keempat, membina dan mengembangkan jaringan kerja sama yang harmonis dengan negara lainnya. Prinsip kerja sama ini tidak hanya saling menguntungkan, tetapi juga saling menghormati kedaulatan dari masing-masing negara. Sangat disadari bahwa kemandirian tidak berarti bangsa kita hidup sendiri dan memenuhi semua kebutuhannya sendiri. Bahkan negara adidaya sekalipun tidak bisa hidup sendiri tanpa kerja sama dengan negara lain. Oleh karena itu kerja sama dengan negara lain yang telah dilakukan sebelumnya perlu dibina agar semakin mempererat hubungan antarnegara.

Berikutnya, pemerintah juga perlu aktif memperluas jaringan kerja sama dengan negara-negara lainnya. Semakin luas jaringan yang dibangun, akan semakin memperkuat posisi tawar negara kita dalam melakukan kerja sama antarnegara. Kekuatan jaringan ini juga akan menghindarkan kita dari ketergantungan dengan negara tertentu, karena kita memiliki banyak alternatif dapat bekerja sama dengan banyak negara. Semakin luas jaringan kerja sama negara kita, maka semakin kuat kemandirian kita dalam menentukan dengan siapa kita bekerjasa sama, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.

Kelima, pengembangan sumber daya manusia yang unggul. Karakteristik kemandirian yang bersifat dinamis mengharuskan kita untuk terus berubah seiring dengan perubahan yang terjadi. Bila bangsa kita saat ini dianggap telah memiliki kemandirian, maka belum tentu keadaaan tersebut juga berlaku di masa depan. Sedikit saja kita lengah, maka kita akan tertinggal dengan lajunya perubahan. Untuk itu kemandirian bangsa harus senantiasa dijaga dari waktu ke waktu. Dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul sedini mungkin, setidaknya kita sudah mulai melangkah menuju arah yang tepat.

Pengembangan sumber daya manusia yang unggul sebenarnya adalah investasi bagi setiap negara. Tidak instan untuk mewujudkannya, melainkan melalui proses yang kadangkala sering dianggap tidak populer dan tidak sepenting pembangunan infrastruktur yang hasilnya langsung dirasakan. Namun, di sinilah kita harus belajar, betapa banyak negara maju yang ada sekarang ini, adalah negara yang memprioritaskan pengembangan sumber daya manusianya.

Negara mereka boleh jadi tidak memiliki sumber kekayaan alam sebanyak negara kita, tetapi mereka terbukti menjadi negara yang lebih maju, karena mereka lebih dalam menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Beberapa strategi untuk membangun kemandirian bangsa yang telah dibahas tersebut adalah upaya berkesinambungan yang membutuhkan konsistensi dan semangat kebersamaan dalam bingkai NKRI. Kemandirian bangsa jelas tidak akan terwujud bila hanya pemerintah atau sekelompok masyarakat saja yang menghendakinya, sedangkan yang lain tidak perduli dan pasrah menerima keadaan. Kemandirian bangsa yang kita harapkan hanya akan terwujud bila ada kebulatan tekad dari pemerintah dan kita semua sebagai elemen bangsa, untuk bersama-sama menempatkan harkat dan martabat bangsa kita di tempat yang terhormat, yaitu bangsa yang memiliki kemandirian.

Penulis : Dr. Biryanto, Senior Trainer BPSDM Provinsi Riau
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 01 Juli 2022
Broery MP Nainggolan Terima Mandat sebagai Ketua PTMSI Pekanbaru
Jumat, 01 Juli 2022
HUT Bhayangkara ke-76, Polri Bentuk Direktorat Khusus Perempuan dan Anak, Puan: Sejalan dengan UU TPKS
Jumat, 01 Juli 2022
Menpan RB Meninggal, Kasmarni Sampaikan Belasungkawa
Jumat, 01 Juli 2022
Masyarakat Kecamatan Pelalawan Terima 648 Sertifikat Redis TORA Tahun 2021

Serantau lainnya ...
Jumat, 01 Juli 2022
Kartu Emas Pegadaian Raih Penghargaan Inewsmaker Awards 2022
Selasa, 21 Juni 2022
Begini 5 Cara Agar UMKM Go Online dan Sukses Besar
Selasa, 14 Juni 2022
7 Daftar Pekerjaan Untuk Lulusan SMA yang Gajinya Besar
Kamis, 02 Juni 2022
6 Olahraga Mudah Paling Pas untuk Turunkan Berat Badan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 10 Juni 2022
Tutorial Mengubah Alamat Warga di Kecamatan Pemekaran, Disdukcapil Pekanbaru Beri Kemudahan
Kamis, 09 Juni 2022
Disdukcapil Pekanbaru Gencar Sosialisasikan Perubahan Adminduk
Selasa, 07 Juni 2022
Komitmen Jaga Kebersihan, Pemko Pekanbaru Ubah Sampah Jadi Bahan Baku PLTU
Selasa, 31 Mei 2022
Turun ke Sungai Sail, Pj Walikota Komit Selesaikan Persoalan Banjir

Advertorial lainnya ...
Senin, 27 Juni 2022
Fenomena Planet Sejajar Akan Terjadi Lagi 28 Juni 2022!
Jumat, 03 Juni 2022
UMKM Lokal jadi Target Pemasaran, Warungpay sudah Tersebar di Berbagai Wilayah Riau
Kamis, 02 Juni 2022
Elon Musk Wajibkan Karyawan Tesla WFO, Menolak Disuruh Mundur
Selasa, 31 Mei 2022
Samsung Galaxy A03 Hadir, Harga hanya Sejutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 28 Juni 2022
Sosialisasi Layanan Kaki Palsu RS Awal Bros, Gubri Serahkan Kaki Palsu ke Pasien
Minggu, 26 Juni 2022
Pencanangan GERMAS, Sekda Pekanbaru Imbau Masyarakat Terapkan Pola Hidup Sehat
Rabu, 22 Juni 2022
Pernah Raih Rekor MURI, RSI Ibnu Sina Pekanbaru Komit Tingkatkan Layanan Bagi Pasien Bibir Sumbing
Rabu, 22 Juni 2022
Wabup Nasarudin Hadiri Baksos Sunatan Massal PT RAPP dan APR

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 30 Juni 2022
Eko Wibowo Dilantik Jadi Ketua IKA FTK UIN Suska Riau
Kamis, 30 Juni 2022
Pemilihan Dekan FISIP Unri Masuk Babak Baru, Ini Bakal Calon yang Siap Bertarung
Rabu, 29 Juni 2022
PKBM Primatrain Terima Peserta Didik Baru, Sudah Hasilkan Ribuan Alumni, Termasuk Kepala Daerah
Rabu, 29 Juni 2022
FH UIR Gelar Webinar Mengurai Digitalisasi Ekonomi dari Aspek Hukum

Kampus lainnya ...
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat

CSR lainnya ...

Duka Cita Didi Kurnia
Terpopuler
Pemko - KONI Pekanbaru
Foto
Khas Hotel 13 Juni 2022
HUT PEKANBARU 238 - CAKAPLAH
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!
Jumat, 06 Mei 2022
Cantiknya Sophia Latjuba saat Lebaran, Tetap Stylish Walau Pakai Sarung
Rabu, 27 April 2022
Dikira Mualaf, Ternyata Ini Alasan Celine Evangelista Sering Pakai Baju Muslim

Selebriti lainnya ...
HUT PEKANABRU 23 Juni 2022 - BSP
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Demokrat 2022
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis
Jumat, 24 Juni 2022
Peduli Masyarakat Kurang Mampu, LAZISMu Riau Launching Warung Makan 2000
Rabu, 27 April 2022
Dompet Dhuafa Volunteer Riau Gelar Puncak Serambi
Selasa, 26 April 2022
ACT Riau Tebar Sajian Iftar terbaik untuk Yatim, Penghapal Quran, dan Warga Prasejahtera

Religi lainnya ...
Dewan DPRD Riau 1
Indeks Berita
Dewan DPRD Riau 2Dewan DPRD Riau 3Dewan DPRD Riau 4Dewan DPRD Riau 5
www www