Sabtu, 12 Juni 2021

Breaking News

  • Tahun Ini Pemberangkatan Jamaah Haji Indonesia Kembali Dibatalkan   ●   
  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker
Yamaha 12 Juni 2021
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Perempuan adalah Penemu Ilmu Pertanian
Kamis, 20 April 2017 22:05 WIB
Perempuan adalah Penemu Ilmu Pertanian
JAKARTA (CAKAPLAH) - Dalam buku Sarinah (1947), presiden pertama Indonesia Soekarno, menceritakan sangat apik bagaimana awal mula manusia purbakala bertahan hidup. Dan perempuan, katanya, adalah penemu ilmu pertanian yang pertama kali. Perempuan jugalah yang mengenalkan konsep rumah atau permukiman.

Syahdan, ribuan tahun yang lalu, manusia hidup di rimba-rimba dan gua-gua. Mereka tidak punya rumah karena selalu berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk bertahan hidup.

Keseharian mereka adalah memburu: mencari ikan atau menangkap hewan. Jika ikan dan hewan sudah susah didapat, mereka akan mencari tempat lain.

"Mereka adalah hidup secara nomade, yang selalu berpindah kian kemari, jadi yang tak perlu mempunyai rumah. Hutan dan gua, itulah rumah mereka," kata Sukarno, di buku yang membahas tuntas soal perempuan ini.

Pada fase tersebut, mereka belum bermasyarakat secara luas seperti yang sekarang kita hidup. Mereka hidup dalam kelompok kecil saja yang dinamakan horde. Tidak ada ikatan apa-apa, selain bekerja sama untuk saling melindungi. Tidak ada pula moral yang kompleks. Moral mereka adalah sekadar moral mencari makan.

Apakah mereka sudah mengenal pernikahan atau perlaki-istrian? Sudah. Mereka tidak asal kawin atau memuaskan hasrat biologis kepada lawan jenis secara serampangan. Mereka memiliki ketertarikan satu sama lain. Hanya saja, jelas Sukarno mengutip pendapat para peneliti, mereka berpasang-pasangan untuk sementara.

Hubungan sementara itu malah membuat beban perempuan tidak lebih ringan. Laki-laki tidak menanggung akibat sedikit pun atas hubungan itu. Sebaliknya, perempuanlah yang menanggung hamilnya, perempuanlah yang menanggung pengasuhan anak dan segala konsekuensinya.

Sejak itu, kata Sukarno, perempuan sebenarnya sudah mulai ditaklukkan. Pembagian pekerjaan, mana yang untuk lelaki dan mana yang untuk perempuan, adalah sebabnya. Perempuan yang hamil atau membawa anak kecil dianggap tidak bisa lincah untuk berburu. Begitu pun bagi yang sudah kakek-nenek.

Menurut para ahli, mereka tidak sekadar hidup dari memakan daging dan ikan saja, melainkan dari tumbuh-tumbuhan. Di sinilah, perempuan punya peran yang sangat besar. Di saat yang laki-laki pergi berburu, perempuan mencari umbi-umbian dan daun-daunan, buah-buahan, atau tanaman apa saja yang bisa dimakan.

"Orang di kelompok itu, tidak hanya makan daging dan ikan saja, tetapi niscaya makan juga tumbuh-tumbuhan liar. Manusia bukan pemakan daging saja sebagai harimau dan serigala, manusia bukan carnivor. Manusia adalah perlu juga kepada tumbun-tumbuhan, kepada daun-daunan, kepada buah-buahan, kepada akar-akaran. Dia adalah omnivor."

Lambat laun, perempuan mulai berpikir untuk bercocok tanam di sekitar tempat tinggalnya. Di sinilah ilmu pertanian dimulai. Sukarno bahkan meyakini ilmu pertanian lebih ada sejak dulu daripada ilmu peternakan. Ilmu peternakan baru dimulai ketika hewan buruan manusia tidak langsung dimakan, tetapi dibiarkan hidup.

"Perempuan berjasa besar kepada kemanusiaan sebagai makhluk yang pertama-tama mendapatkan ilmu bercocok tanam, yang sampai sekarang menjadi tiang penghidupan manusia di muka bumi. Dan bukan saja yang mendapatkan rahasia pertanian! Ia juga pekerja pertanian yang pertama. Ia juga adalah petani yang pertama."

Di samping bercocok tanam, perempuan mulai mendirikan rumah untuk melindungi diri dan anak-anaknya dari panas matahari, hujan, dingin atau angin yang kencang. Perempuan mulai mempercantik rumahnya, membuat perkakas rumah tangga seperti tikar atau keranjang, membuat periuk dengan tanah liat.
Singkat kata, kata Sukarno, perempuan adalah induk kultur.

"Dia, kaum perempuan, dialah yang mula-mula induknya kultur. Dialah pembangun kultur yang pertama, dia dan bukan laki-laki. Dialah menurut Kautsky pembangun peradaban manusia yang pertama."

Sejak saat itu, cara hidup manusia mulai berubah. Hasil perburuan dan pencarian ikan tak selamanya tetap. Kadang-kadang dapat, kadang-kadang tidak. Tetapi pertanian selalu bisa diandalkan hasilnya. Maka, pertanian mulai mendapat perhatian yang besar. Sebaliknya, perburuan semakin diabaikan dan digantikan peternakan.

"Maka di sini pertanian itu disampingi oleh peternakan. Tapi kecuali di negeri-negeri yang memang negeri rumput, tak mampu peternakan itu mengalahkan pertanian. Pertanian tetap sumber hidup yang paling penting."

Saking pentingnya pertanian dalam kehidupan, ilmunya pun semakin berkembang---di samping peternakan. Manusia akhirnya mengenal alat-alat pertanian. Rumah menjadi sangat penting bagi sebuah keluarga, karena mereka tidak lagi hidup berpindah-pindah. Mereka menetap.

"Maka makin tambah pentingnya arti pertanian di dalam kehidupan dan penghidupan manusia itu, makin naiklah derajat perempuan. Sebab dialah yang kini menjadi produsen yang terpenting di dalam masyarakat, dari padanyalah tergantung selamat atau tidak selamatnya masyarakat."
Editor : Jef Syahrul
Sumber : Kumparan.com
Kategori : Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 08 Juni 2021
Pemerintah Diimbau Hentikan Impor Alkes, Bamsoet: Sektor Kesehatan Ini Justru Dinikmati oleh Asing
Senin, 07 Juni 2021
Soal Wawasan Kebangsaan, FPKB MPR RI: Itu Sesuatu yang Fundamental, Penting untuk Indonesia
Jumat, 28 Mei 2021
Ketua MPR RI Luncurkan Buku ke-19 Berjudul ‘Cegah Negara Tanpa Arah’
Selasa, 25 Mei 2021
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad: MPR Dorong 4 Pilar Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 12 Juni 2021
Polsek Pangkalan Kerinci Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi
Sabtu, 12 Juni 2021
Pastikan Lingkungannya Bebas C3, Polsek Pangkalan Lesung Patroli dan Sampaikan Imbauan Kamtibmas
Sabtu, 12 Juni 2021
Pantau Prokes, Polisi Kuala Kampar Jaga Ketat Kerumunan Masyarakat di Pelabuhan
Sabtu, 12 Juni 2021
Warga Kayu Ara Positif Covid-19, Polsek Kerumutan Laksanakan Contact Tracing

Serantau lainnya ...
Senin, 31 Mei 2021
Segera Diluncurkan, Biografi Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri
Minggu, 30 Mei 2021
UIR dan IAEI Riau Edukasi Pelaku Usaha di Pekanbaru tentang Konsep Laundry Syariah
Selasa, 11 Mei 2021
Tampil Cantik saat Lebaran, Fajar Cosmetic Ramai Pengunjung
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 11 Juni 2021
Perdana di Pekanbaru, Santri di Pondok Pesantren Terima Vaksin Covid-19
Rabu, 09 Juni 2021
Tingkatkan SDM Daerah, PCR Lakukan Pertemuan dengan Pemkab Meranti
Selasa, 01 Juni 2021
Alumni di Meranti Dukung Dr Moris Jadi Ketua IKA Unri
Kamis, 27 Mei 2021
ISAIS UIN Suska Riau Gelar Bincang Santai, Bahas Moderasi Beragama

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Unilak 1 Juni 2021
Terpopuler

03

Waisak 26 Mei 2021 - APRIL
Foto
Idul Fitri 1442 BRK
Idul Fitri 1442 Syahrul Aidi
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Muswil PPP 29 Mei 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PKB Kampar - Catur Sugeng
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan
Jumat, 30 April 2021
Musala RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Berubah Menjadi Masjid

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Pesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021APRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www