Senin, 18 Februari 2019

Breaking News

  • Insiden Perusakan Baliho Demokrat, AHY Susul SBY ke Riau   ●   
  • Plt Gubri: Hari Pahlawan Momentum Menebar Rasa Cinta Tanah Air   ●   
  • Hari Ini Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan   ●   
  • Walikota Terbitkan SE Moratorium PNS Pindah Masuk ke Pemko Pekanbaru   ●   
  • Waspadai HIV/AIDS dan LGBT, Disdik Minta Guru dan Orang Tua Awasi Anak Didik   ●   
  • Selundupkan Sabu-sabu dari Malaysia, Warga Asal Aceh Diciduk KPPBC Dumai   ●   
  • Tak Bayar Pajak, Bapenda Segel Tiang Reklame di Pekanbaru   ●   
  • Pemkab Bengkalis Galang Dana Rp263 Juta untuk Korban Bencana di Sulteng   ●   
  • PAN Riau Sayangkan DPRD Kuansing Lambat Memproses PAW Andi Nurbay   ●   
  • BPBD Riau Kirim Kantong Mayat dan Bantuan Logistik ke Daerah Siaga Darurat Banjir
Muhibbah
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


Menuju Pelalawan Sehat
Hanya di Ukui, Puskesmas Standar Bintang 4 di Riau
Jum'at, 19 Mei 2017 17:24 WIB
Hanya di Ukui, Puskesmas Standar Bintang 4 di Riau
PELALAWAN (CAKAPLAH) – Puskesmas sangatlah dibutuhkan bagi masyarakat Indonesia pada umumnya, apalagi saat sekarang ini biaya pengobatan sangatlah mahal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Oleh karena itulah, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia terus mengimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan Puskesmas guna mendukung pembangunan kesehatan di daerah.


Tak terkecuali di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Pembangunan puskesmas diupayakan semaksimal mungkin untuk menyejahterakan rakyat Pelalawan melalui pelayanan kesehatan. Berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pelalawan, diantaranya meningkatkan kinerja puskesmas dalam segi pelayanan yang paling berhubungan langsung dengan masyarakat.

Upaya ini setidaknya sudah membuahkan hasil. Buktinya, sejak awal tahun 2017 ini dua puskesmas yang ada di Kabupaten Pelalawan telah berhasil mendapatkan akreditasi dari Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Puskesmas yang meraih akreditasi tersebut adalah Puskesmas Ukui dan Puskesmas Pangkalan Kerinci. Hebatnya lagi, Puskesmas Ukui bahkan berhasil menyabet puskesmas dengan akreditasi bintang empat (utama). Perlu dicatat, ini menjadi yang satu-satunya di Provinsi Riau.

Menurut Kepala Diskes Pelalawan dr Endid Romo Pratiknyo MKes, dua puskesmas di Kabupaten Pelalawan ini sukses mendapatkan akreditasi sesuai dengan surat Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes tertanggal 31 Januari 2017. Dalam surat itu diberitahukan hasil akreditasi yang diajukan dari Kabupaten Pelalawan, dimana Puskesmas Ukui mendapat akreditasi tertinggi yaitu bintang empat (utama). Dan Puskesmas Pangkalan Kerinci meraih akreditasi bintang tiga (madya).

"Puskesmas Ukui merupakan satu-satunya puskesmas di Provinsi Riau yang telah meraih akreditasi bintang empat atau utama. Demikian isi surat Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau untuk diberitahukan dan diteruskan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan," ungkap dr Endid beberapa waktu lalu di Pangkalan Kerinci.

Dikatakannya, setelah diadakan kegiatan survei pada puskesmas untuk akreditasi. Maka hasil rekomendasi tim surveyor yang bertugas dan ditentukan rapat kelulusan dan penetapan status akreditasi oleh Komisi Akreditasi FKTP, ditetapkan Puskesmas Ukui sebagai akreditasi utama dan Puskesmas Pangkalan Kerinci akreditasi madya. Surat ditandatangani oleh Ketua Eksekutif Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes dr Tini Suryanti Suhandi MKes dan sekretarisnya.

"Terima kasih kepada Puskesmas Ukui dan Kepala Puskesmas (Kapus, red) dr Lela Handayani. Serta Puskesmas Pangkalan Kerinci dengan Kapusnya dr Herlinda Sahdie, semoga capaian itu semakin meningkat dan motivasi pelayanan kesehatan di Kabupaten Pelalawan," tutur dr Endid.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan  ini program akreditasi puskesmas yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berlangsung secara bertahap. Karena baru tahun ini dimulai akreditasi dan tahun ini Pelalawan mengusulkan 2 puskesmas untuk diakreditasi. Dan hasilnya baik, ini merupakan standart pelayanan dan penilaian.

Tiga unsur utama penilaian yakni administrasi manajemen, pelayanan publik, pelayanan medis. Berbagai sektor dinilai mulai dari SDM, keuangan, sarana dan prasarana, kemudahan pelayanan, kebersihan, lingkungan dan sebagainya.

Selanjutnya, untuk 11 puskesmas yang belum akreditasi di Kabupaten Pelalawan, secara perlahan akan dipenuhi berbagai kebutuhan yang bersentuhan dengan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.  Untuk tahun 2017 ini ada 4 puskesmas yang diusulkan akreditasi, yaitu Puskesmas Langgam, Puskesmas Pangkalan Lesung, Puskesmas Sorek 1, dan Puskesmas Bunut.

Dijelaskan dr Endid, perkembangan puskesmas dan pelayanan kesehatan ini terus dilakukan dalam upaya mewujudkan Program Pelalawan Sehat yang menjadi salah satu Visi dan Misi Pemkab Pelalawan dibawah kepemimpinan Bupati HM Harris. Pelayanan kesehatan yang baik dan menyentuh langsung masyarakat menjadi tujuan utama dari program ini. Maka dari itu sejumlah upaya yang terkait dengan pelayanan terus diterapkan.

Dr Endid menyebut sebanyak 13 puskesmas di Kabupaten Pelalawan yang sudah ada menggunakan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Diharapkan dengan BLUD ini peningkatan pelayanan dan kebutuhan puskesmas dapat dipenuhi. Selain itu bantuan Pemerintah Provinsi juga bisa membantu dalam peningkatan pelayanan puskesmas yang ada.

“Pemerintah Kabupaten Pelalawan, melalui program Bupati HM Harris yakni Pelalawan Sehat sangat mendukung program akreditasi ini, sehingga memotivasi daerah untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Program Pelalawan Sehat semakin mendekatkan pelayanan kesehatan bertambah puskesmas dan peningkatan pelayanan," tuturnya.

Sebab sesuai dengan defenisi puskesmas yakni organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat.

Tentunya, lanjut dr Endit, upaya kesehatan tersebut diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna mencapai derajat kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan.

Layanan Mobil Ambulance Gratis

Pemkab Pelalawan menjamin seluruh warganya mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal. Kini tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa berobat, seluruh puskesmas di Kabupaten Pelalawan siap melayani warga.

"Pencapaian Program Pelalawan Sehat, sejak tahun 2011 lalu kita nilai telah berhasil," kata Bupati Pelalawan HM Harris, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pelayanan kesehatan dilakukan secara merata baik di wilayah kecamatan maupun desa dan kelurahan yang ada di kabupaten ini. Bahkan, Bupati HM Harris mengatakan jika masyarakat yang sedang dalam kondisi sakit dan tidak lagi sanggup untuk datang ke puskesmas maka petugas akan mendatanginya.

Masyarakat tinggal telepon saja, petugas pasti akan datang. Namun tidak sembarangan orang yang menelepon, hanya Ketua RT atau RW-nya yang menelepon petugas Puskesmas.

Khusus desa yang berada di kawasan hutan, menurut Harris, pelayanan kesehatan masih dilakukan dengan cara keliling. Hal ini karena Pemkab belum dapat membangun puskesmas ataupun pos kesehatan di sana.

Tak hanya itu, program layanan ini juga dipadukan dengan program inovasi layanan kesehatan yang disebut dengan Public Service Center (PSC) atau layanan mobil ambulance gratis. Sebuah karya manis dari Pemkab Pelalawan dibawah pimpinan seorang Bupati yang inovatif dan visioner serta sangat gesit dalam menjalankan program.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pelalawan, dr Endid Romo Pratiknyo. Menurutnya, dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, seluruh puskesmas menyediakan layanan mobil ambulance gratis bagi warga yang sakit dan memerlukan bantuan ambulance.

Tujuan layanan ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Pelalawan yang sedang sakit dan memerlukan mobilitas dari tempat tinggal ke puskesmas dan diberikan rujukan ke rumah sakit dalam kota ataupun luar kota dengan waktu pelayanan adalah 7 hari per 24 jam.

Maksud dari program ini adalah guna meningkatkan pelayanan kesehatan agar orang sakit dapat segera ditangani penyakitnya secara cepat, dengan diantar ke pusat kesehatan masyarakat atau rumah sakit.

Seluruh biaya operasional layanan ambulance gratis ini disediakan oleh Pemkab Pelalawan. Sedangkan mekanisme untuk mendapatkan pelayanan ambulance gratis ini, diperuntukkan bagi semua masyarakat yang berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pelalawan serta Kartu Keluarga (KK) Pelalawan.

Semua masyarakat Pelalawan yang sedang sakit keras dan memerlukan bantuan ambulance sehingga perlu dijemput oleh ambulance, masyarakat harus menghubungi nomor HP Kepala TU Puskesmas atau sopir ambulance sesuai dengan lokasi kecamatan domisili masyarakat yang bersangkutan.

Saat ini, PSC diberlakukan bagi seluruh puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Pelalawan. Program layanan ambulance gratis ini pelaksanaannya masih per puskesmas, belum berpusat di Dinas Kesehatan. "Program layanan ambulance gratis atau PSC diperuntukkan bagi warga membutuhkan, bukan hanya yang sakit saja," ungkap dr Endid.

Dicontohkannya, layanan ambulance gratis berlaku bagi, seperti warga yang akan melahirkan dan harus dijemput karena kondisinya sudah tidak lagi memungkinkan. "Untuk kasus-kasus emergensi yang pasiennya sangat membutuhkan ambulance," terangnya.

Setelah masyarakat menelpon ke puskesmas terdekat, maka pihak puskesmas dengan mobil ambulance akan segera menjemput ke tempat tinggal warga yang bersangkutan. "Namun program ini masih per puskesmas, untuk kedepannya akan dipusatkan di Diskes," katanya.

Lanjut Endid, jadi nantinya ada call center yang berpusat di Diskes, selanjutnya Diskes yang akan mengkoordinir daerah mana terdekat dengan puskesmas untuk pelayanan menjemput pasien yang membutuhkan ambulance.

"Jadi nantinya ada nomor pusat layanan. Program ini masih dalam penyempurnaan, mempersiapkan mobil-mobil ambulance yang sudah ada. Sekarang ini program layanan mobil ambulance gratis masih per puskesmas dan mudahan dalam tahun ini bisa per pusat," tandasnya.

Dr Endid menyebutkan, untuk saat ini program layananan mobil ambulance gratis ini didukung sebanyak sebanyak 20 unit ambulance yang tersebar di seluruh puskesmas yang ada dan rumah sakit.

"Dengan jumlah mobil ambulance yang ada sekarang ini, kita sudah bisa menerapkan program ini, meski masih dibutuhkan beberapa mobil ambulance lagi. Karena rata-rata setiap puskesmas setidaknya harus memiliki dua ambulance," sebutnya.
Penulis : Arya
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Kabupaten Pelalawan, Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?

Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Selasa, 12 Februari 2019
Warga yang Punya KTP Setelah Penetapan DPT akan Masuk Pemilih Khusus
Selasa, 12 Februari 2019
Polri Apresiasi BEM UIR Ciptakan Pemilu Damai dan Anti Hoax
Senin, 11 Februari 2019
Cemarkan Nama Baik Bupati Bengkalis, Toro Divonis 1 Tahun Penjara
Senin, 11 Februari 2019
Jaringan Listrik Terganggu saat Hujan Deras, Ranting Patah Penyebabnya
Senin, 11 Februari 2019
Salman, Siswa Korban Tertimpa Pagar Sekolah Kini Telah Siuman
Senin, 11 Februari 2019
Polisi Akhirnya Tahan Kades Pedekik, Bengkalis
Senin, 11 Februari 2019
Mendagri Sebut Gubernur Riau Terpilih Dilantik 20 Februari
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 18 Februari 2019
Juarai Lomba Dai, Fauzan Akbar Dapat Hadiah Umrah
Senin, 18 Februari 2019
Bertuah Akshara Simphony Meriahkan Cap Go Meh di Mal SKA
Senin, 18 Februari 2019
Dihadiri Bupati Mursini, Almarhumah Fitria Arini SSTP Dilepas dengan Penuh Haru
Minggu, 17 Februari 2019
TNI AD akan Rekrut 15 Ribuan Pemuda-Pemudi Terbaik Bangsa

Serantau lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Tiga Alasan Mengapa Ibu Usai Persalinan Tidak Perlu Menerima Tamu
Rabu, 26 Desember 2018
Optimisme Para Perempuan Bekerja, Berpikir Mampu dan Tidak Membatasi Diri
Kamis, 06 Desember 2018
Usai Dapatkan 10 Bus dari Kemenhub, Ayat Ajak Masyarakat Naik Bus TMP
Rabu, 05 Desember 2018
Bupati Mursini Hadiri Rapurna TMMD TA 2018 di Mabes TNI Cilangkap

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 15 Februari 2019
Peringati HUT Kabupaten Kampar-69, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa
Kamis, 14 Februari 2019
Pokok-pokok Pikiran Dewan Tahun 2019 Diparipurnakan, Ini Isinya
Selasa, 12 Februari 2019
Sebelum Dilantik jadi Gubernur, Syamsuar Pamitan di 14 Kecamatan se Kabupaten Siak
Selasa, 11 Desember 2018
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan dari Kemenkumham

Advertorial lainnya ...
Kamis, 14 Februari 2019
WhatsApp Siapkan Fitur Baru Untuk Mengatur Undangan Grup
Sabtu, 29 Desember 2018
Pembaruan Bikin Jengkel Pengguna, Instagram Minta Maaf
Kamis, 27 Desember 2018
Pentingnya OPD Pemerintah Menggunakan ISP Berizin, Bila Tak Ingin Terkena Pidana
Sabtu, 01 Desember 2018
Telkomsel Solusi Digitalisasi Bisnis dan Digital Security Perum Peruri

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 10 November 2018
Jerawat Tumbuh di Miss V Kamu? Jangan Dipencet, Bahaya!
Selasa, 06 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Ruang Tidur Bebas dari Penyakit
Jumat, 26 Oktober 2018
Jurnalis dan Dokter Rentan Alami Saraf Terjepit
Senin, 01 Oktober 2018
Sering Salah, Begini Cara Penanganan Gigitan Ular yang Tepat

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 17 Februari 2019
Mahasiswa UNRI Adakan Pengabdian di Desa Pangkalan Jambi, Bengkalis
Kamis, 14 Februari 2019
Mahasiswa FMIPA UNRI Belajar Industri Ke PT RAPP
Rabu, 30 Januari 2019
Lahirkan Generasi PASTI, PCR Hadirkan Bunda Romi di Seminar Guru BK
Sabtu, 26 Januari 2019
Lulusan UIR Diimbau Selalu Gunakan Ilmu Padi

Kampus lainnya ...
Polling
polling presiden 2019 Siapakah Pasangan Capres dan Cawapres 2019 Pilihan Anda?


ACT
Terpopuler

05

IKLAN IMLEK RAPP
Foto
DPM-PTSP HUT CAKAPLAH
Pentas Lumba-lumba
Rabu, 13 Februari 2019
Menjalin Silaturahmi dengan EVP RAPP
Kamis, 31 Januari 2019
PHE Siak Siap Lakukan Pengeboran Eksplorasi Kotalama
Selasa, 29 Januari 2019
PGN Gagas Gelar Bakti Sosial dan Donor Darah
Senin, 21 Januari 2019
Bantuan Banjir untuk Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu Disalurkan

CSR lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Mulan Jameela Akan Dampingi Dhani Jalani Sidang Kedua
Sabtu, 05 Januari 2019
Promo Produk Pelangsing, Kim Kardashian Malah Diserang Fans
Minggu, 09 Desember 2018
Audi Marissa Batasi Endorse
Sabtu, 08 Desember 2018
Vanessa Ponce de Leon Jadi Juara Miss World 2018

Selebriti lainnya ...
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini
Jumat, 23 November 2018
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Riau Kompleks Berlangsung Semarak
Selasa, 06 November 2018
Keindahan Islam Menginspirasi Desainer Jepang Rancang Hijab
Jumat, 21 September 2018
Ustaz, Kyai: Sebutan di Persia, Pakistan, dan Indonesia

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www