Senin, 20 Januari 2020

Breaking News

  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa
Yamaha 14012020

BPBD Sebut Asap Kiriman
Sekolah di Meranti Tidak Diliburkan, Jalur Pelayaran Masih Aman
Senin, 09 September 2019 18:18 WIB
Sekolah di Meranti Tidak Diliburkan, Jalur Pelayaran Masih Aman

SELATPANJANG (CAKAPLAH) - Kabut asap menyelimuti Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (9/9/2019), dimana aroma asap juga tercium hingga ke dalam rumah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti memperkirakan kabut asap yang melanda daerah tersebut beberapa hari terakhir merupakan asap kiriman dari daerah lain di luar Kepulauan Meranti.

Kepala BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal mengatakan kabut yang menyelimuti Kabupaten termuda di Riau itu dipastikan asap kiriman dari kabupaten lain yang juga mengalami kebakaran jika berpedoman dengan arah angin.

"Asap tebal itu bukan dari kita, itu asap kiriman, jika berpedoman dengan pergerakan arah angin, arahnya itu ke selatan, itu larinya ke Sungai Apit, Kabupaten Siak, tak mungkin dia balik kemari," kata M Edy Afrizal.

Sementara itu untuk kebakaran di Kepulauan Meranti terdapat dua titik api. Lokasi kebakarannya terjadi di Desa Bumi Asri Kecamatan Merbau. Sedangkan di Dusun Kampung Balak Desa Tanjung Peranap sudah dipastikan padam.

"Kebakaran di Kampung Balak sudah padam tinggal proses pendinginan. Sementara dua titik api hari ini lokasinya berada di Desa Bumi Asri. kendala di sana itu sumber air tidak ada, namun kita sudah koordinasikan dengan pihak perusahaan untuk mengerahkan alat berat," ujar M Edy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Meranti, Drs H Nuriman Khair mengatakan, meskipun kabut asap sudah terlihat menyelimuti namun belum berdampak luas dan mempengaruhi aktivitas sekolah di daerah tersebut. Dan kebijakan untuk meliburkan sekolah pun belum dilakukan.

"Kabut tidak begitu tebal, makanya saya minta sama Dinas Kesehatan menyiapkan masker untuk sekolah- sekolah, tapi jangan sampai mengganggu jam pelajaran. Saat ini kita menerapkan kurikulum K13 jadi siswa tidak bisa sembarang diliburkan," kata Nuriman.

Mantan Sekretaris Dewan itu hanya akan meliburkan sekolah setelah


melihat kondisi kabut asap secara situasional.

"Saya mengimbau untuk siswa yang berada di sekolah untuk tidak beraktifitas di luar dan cukup hanya di kelas saja. Kalau kita harus meliburkan sekolah itu sampai kapan, tidak ada kepastian, kecuali kabut itu pekat betul, ukuran saya jarak pandang, kalau saat ini masih normal, jadi cukup pakai masker saja," ujar Nuriman.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti menyebutkan, secara kasat mata kondisi tersebut sangat tidak bagus untuk kesehatan masyarakat. Dan jika harus beraktifitas diluar disarankan untuk menggunakan masker.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri mengatakan saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan perihal meliburkan sekolah. Dia mengatakan bahwa langkah koordinasi ini dilakukan agar kebijakan meliburkan sekolah di Kepulauan Meranti bisa diambil secara bijaksana.

"Karena kita tidak punya alat ISPU (Indeks Standard Pencemar Udara) jadi kita masih bingung harus beracuan ke mana, namun untuk kondisi itu kita akan berkoordinasi dengan DLH," ujar Fahri.

Fahri mengatakan secara kasat mata, kondisi Kepulauan Meranti memang berasap, namun masih tidak signifikan. "Saat ini kalau menurut kita masih kondisi sedang," tutur Fahri.

Terkait hal ini juga Fahri menilai bahwa untuk meliburkan sekolah belum perlu dilakukan. "Levelnya (kondisi asap) apa kita tidak tahu persis, kalau diliburkan seperti itu tentu menyalahi aturan. jadi ini kita mau membicarakan dulu dengan dinas pendidikan," ujar Fahri.

Fahri mengatakan sudah berkoordinasi dengan DLH dan tim penanggulangan bencana kebakaran Kepulauan Meranti, namun belum juga mendapatkan informasi pasti terkait kondisi udara.

Dirinya juga menanggapi permintaan Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Meranti untuk menyiapkan masker bagi seluruh siswa. "Sekarang berapa orang siswa di Meranti, kalau kita menggunakan seperti itu, tentunya tidak mencukupi kapasitas masker kita," ujar Fahri.

Dirinya mengatakan apabila memang kondisi dinilai sudah berbahaya, maka tinggal mengikuti instruksi Gubernur Riau untuk meliburkan sekolah.

"Tapi tingkat emergency kita saat ini tidak diketahui karena tidak punya alat, yang bisa terdeteksi Pekanbaru, Siak, Dumai, Bengkalis, terus kita mau ikutin yang mana? kan perlu kesepakatan bersama," katanya.

Sementara itu, kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan membuat Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang mengeluarkan edaran waspada pelayaran untuk mengantisipasi resiko kecelakaan.

Kepala Keselamatan Berlayar KSOP Selatpanjang, Suharto mengatakan, untuk menghindari hal tidak diinginkan, maka syahbandar mengimbau aktivitas pelayaran meningkatkan kewaspadaan saat berlayar dan memperhatikan jarak pandang aman.

"Kemunculan kabut asap ini membuat risiko kecelakaan pelayaran semakin meningkat, dan kami mengimbau pengguna jasa untuk mewaspadai cuaca buruk saat berlayar," kata Suharto.

Dia mengimbau pelaku pelayaran untuk menghindari hal tidak diiinginkan dan nakhoda kapal mewaspadai jalur layar di sepanjang selat di Kepulauan Meranti

"Meski kabut asap masih dalam batas ambang normal jarak pandang, tapi kita selaku institusi wajib mengimbau dan mengeluarkan surat edaran agar semua pihak waspada," sebutnya.

Dikatakannya, pengguna jasa diharapkan juga untuk senantiasa memantau kondisi cuaca dan jarak pandang agar tidak tertutup kabut asap dengan menggunakan peralatan navigasi dan melengkapi kapal dengan alat keselamatan.

"Saat ini jarak pandang pelayaran masih aman, yakni berkisar 3 mil dan belum berbahaya. Tapi kami tetap menghimbau untuk nakhoda mengurangi kecepatan kapal, menghidupkan lampu navigasi pelayaran di siang hari dan mengaktifkan radar kapal dan GPS," ujar Suharto.

Penulis : CK4
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 13 Januari 2020 08:39 WIB
Hari Ini Riau akan Diguyur Hujan
Rabu, 11 Desember 2019 08:56 WIB
Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Senin, 25 November 2019 12:14 WIB
Hari Ini Hujan akan Mengguyur Riau
Kamis, 12 Desember 2019 09:57 WIB
Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
Minggu, 15 Desember 2019 09:05 WIB
Hujan Lebat Berpotensi Guyur Riau Hingga Dini Hari
Rabu, 27 November 2019 08:30 WIB
Hari Ini Riau akan Diguyur Hujan Lebat
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 20 Januari 2020
Kadiskominfo Riau Buka Bimtek dan Diskusi Keterbukaan Informasi Publik
Minggu, 19 Januari 2020
Tak hanya Fokus Kerja, Karyawan RAPP Juga Bantu Persediaan Darah
Minggu, 19 Januari 2020
Besok, Anggota For-KI Riau Jalani Bimtek Keterbukaan Informasi
Kamis, 16 Januari 2020
Di Hadapkan K3S dan Kepala SD, FOKAN Riau Sosialisasi Bahaya Narkoba

Serantau lainnya ...
Jumat, 29 November 2019
Yuk! Coba 6 Aktivitas Seru ini untuk Mengisi Waktu Akhir Pekan Kamu Bersama Anak
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 16 Januari 2020
Gubernur Syamsuar Terima Penghargaan dari Menteri Agama
Rabu, 18 Desember 2019
Sekda Rohul: Kita Cari Pejabat yang Menguasai Bidang dan Punya Inovasi
Rabu, 11 Desember 2019
Galeri Foto: 18 Lokasi, Dihadiri 3.000 Peserta
Rabu, 11 Desember 2019
Program Investasi Sosial PT CPI, VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 17 Januari 2020
Besok, IMR-UI Gelar Bedah Kampus UI di Hotel Mutiara Merdeka, Gratis!
Jumat, 17 Januari 2020
Tiga Wakil Rektor dan Dua Dekan Unilak Dilantik
Rabu, 15 Januari 2020
18 Prodi UIR Raih Premier Akreditasi International ASIC
Rabu, 15 Januari 2020
Dua Dosen Fekon Unilak Raih Gelar Doktor dengan Hasil Sangat Memuaskan

Kampus lainnya ...

Hotel Prime Park
Terpopuler

05

Kamis, 16 Januari 2020 09:03 WIB
Tiga Naga akan Berkandang di Stadion Utama Riau
April Ucapan Natal
Foto
HUT Meranti APRIL
Pangeran Hotel
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas

CSR lainnya ...
Minggu, 19 Januari 2020
Priyanka Chopra Rawat Rambut dengan Campuran 2 Minyak Ini
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www